Claim Missing Document
Check
Articles

Tales More Than Just a Game: Dissecting Roblox as a Popular Culture and Digital Social Transformation Jihan Azmi Kusmawan; Dinillah Arifah; Bima Prana Chitra
LingPoet: Journal of Linguistics and Literary Research Vol. 7 No. 1 (2026): LingPoet: Journal of Linguistics and Literary Research
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper explores Roblox as a significant phenomenon within contemporary popular culture, focusing on its widespread influence among Generation Z and Alpha. Roblox is not merely a gaming platform but an expansive digital ecosystem that integrates creativity, social interaction, and economic activity. The study discusses four main factors that illustrate Roblox's role in popular culture: addiction and its cognitive consequences often described as ‘brainrot’, the rise of digital consumerism fueled by the Robux virtual currency, the emergence of cyberculture through customizable avatars that sometimes exhibit inappropriate content, and Roblox's function as a "third place" replacement for offline social spaces. By analyzing these factors, the paper reveals the complex socio- cultural dynamics of Roblox and underscores the urgency of critical digital literacy, content regulation, and balanced digital engagement. This research contributes to understanding how digital platforms redefine cultural participation and social interaction in the digital age.
Pendampingan Penerjemahan dan Penyusunan Media Promosi Wisata Dwibahasa Berbasis Digital di Tangkahan, Sumatera Utara, untuk Meningkatkan Visibilitas Destinasi, Kunjungan Wisatawan Mancanegara, dan Pendapatan Masyarakat Lokal Emmy Erwina; Bima Prana Chitra; Lisna Sari Siregar; Widelya Shafa April; Winanda Salvira
Prioritas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 02 (2024): EDISI SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Harapan Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan destinasi wisata berbasis masyarakat memerlukan strategi promosi yang mampu menjangkau wisatawan domestik maupun mancanegara. Ekowisata Tangkahan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, memiliki potensi wisata alam yang tinggi, namun masih menghadapi keterbatasan dalam penyediaan media promosi dwibahasa dan pemanfaatan teknologi digital sebagai sarana pemasaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi masyarakat dalam menerjemahkan dan menyusun media promosi wisata dwibahasa berbasis digital guna meningkatkan visibilitas destinasi, menarik kunjungan wisatawan mancanegara, dan mendukung peningkatan pendapatan masyarakat lokal. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang dipadukan dengan konsep Community-Based Tourism (CBT) melalui tahapan identifikasi kebutuhan, pelatihan English for Tourism, pendampingan penerjemahan, penyusunan media promosi digital, implementasi, serta monitoring dan evaluasi. Program melibatkan 20 peserta yang terdiri atas anggota Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), pelaku UMKM, pemandu wisata, dan pengelola destinasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan bahasa Inggris peserta meningkat dari 59,95 menjadi 84,45, sedangkan kemampuan promosi digital meningkat dari 56,15 menjadi 85,50. Tingkat kepuasan peserta mencapai rata-rata 4,65 pada skala lima, dengan 65% peserta menyatakan sangat puas dan 35% menyatakan puas terhadap pelaksanaan program. Selain peningkatan kompetensi, kegiatan ini menghasilkan berbagai media promosi wisata dwibahasa berbasis digital yang siap digunakan pada website dan media sosial destinasi. Program ini membuktikan bahwa pendampingan berbasis partisipatif mampu memperkuat kapasitas masyarakat dalam pengelolaan promosi digital, meningkatkan visibilitas destinasi, serta mendukung pengembangan ekowisata yang berkelanjutan.