Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Research Trends on the Use of Avocado Starch for Biofilm Production: Bibliometric Analysis Using VOSviewer Nazir, Novizar; Hariry, Amelia; Widiyastuti, W.; Panatarani , Camelia; Praseptiangga, Danar; Aziz, Rizki; Syamani, Firda Aulya
AJARCDE (Asian Journal of Applied Research for Community Development and Empowerment) Vol. 7 No. 3 (2023)
Publisher : Asia Pacific Network for Sustainable Agriculture, Food and Energy (SAFE-Network)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29165/ajarcde.v7i3.359

Abstract

Avocado starch has gained attention as a potential bio-based material due to its unique features that make it suitable for forming biofilms. This work thoroughly examines the changing field of research focused on using avocado starch for biofilm applications. It uses VOSviewer, a tool for analyzing bibliometric data, to uncover important insights using a database of Scopus-indexed journal publishers. This study aimed to determine research trends on the use of avocado starch for biofilm production. The Scopus database collected information on research trends in the use of avocado starch for biofilm production. To obtain search results, subject categories with titles, keywords, and abstract criteria from the use of avocado starch extraction, biofilm/bioplastic production, and biocomposite were used as a reference. Using VOSviewer, search result extraction was performed. The results of bibliometric mapping were then further evaluated. The findings of the bibliometric study are demonstrated through network visualization, overlay visualization, and density visualization. The findings indicate that starch produced from avocados has the potential to be a viable resource for manufacturing biofilms. However, further investigation is required to enhance the overall quality of the produced biofilm.
Pectin-based Edible Coatings with Lemongrass Essential Oils for Shelf-life Extension of Papaya Danar Praseptiangga; Husnawati Fatihah Habibie; Dyah Ayu Ashari; Dea Widyaastuti; Rohula Utami; Lia Umi Khasanah
Advance Sustainable Science Engineering and Technology Vol. 8 No. 1 (2026): November - January
Publisher : Science and Technology Research Centre Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/asset.v8i1.2043

Abstract

The urgency of biodegradable packaging as an alternative for plastic-based packaging has been demanding. Accordingly, in this study, the development of pectin-based edible coating incorporated with lemongrass essential oils (LEO) has been done to sustain the physicochemical quality of papaya. The edible coating was prepared by using a simple solution method, while LEO was produced by using the water vapor distillation method. Basically, there are five applied treatments, which are uncoating (control), dip-coating (DC), spray-coating (SC), dip-coating with LEO introduction (DC/LEO1%), and spray-coating LEO incorporation (SC/LEO1%). The physicochemical characteristics of papaya were examined over 12 days of storage. Compared to the control, the application of edible coating was significantly (p < 0.05) enhanced weight loss, pH, ascorbic acid, and yeast and mold counts. Therefore, by mixing pectin-based coating solution with LEO can preserve the quality of papaya for almost more than 12 days at room temperature.
Sustainable Repurposing of Coffee By-Products: A Systematic Review of Bioactive Potential and Safety Risks Aurum, Fawzan Sigma; Wibowo, Nendyo Adhi; Purwanto, Eko Heri; Wanita, Yeyen Prestyaning; Novitasari, Erliana; Amri, Aldicky Faizal; Yulianti, Yulianti; Karim, Mirwan Ardiansyah; Zainal, Putri Wulandari; Praseptiangga, Danar
Journal of Multidisciplinary Applied Natural Science Articles in Press
Publisher : Pandawa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47352/jmans.2774-3047.359

Abstract

This systematic review (2020–2025) synthesizes evidence from recently peer-reviewed studies to evaluate the sustainable repurposing of coffee by-products. The analysis addresses four research questions (RQs) focused on chemical composition, application, safety, and sustainability. Quantitative results for RQ1 (bioactive composition) confirm that 100% of the studies identify high phytochemical density, notably chlorogenic acids, caffeine, and melanoidins. Specific benchmarks include caffeine levels up to around 31 mg/g in silverskin and a 6–10% lipid fraction in spent coffee grounds (SCG). For RQ2 (the application of the by-product) the evidence primarily concentrates on bakery products (bread, biscuits, gluten-free formulations) and beverages (teas, kombucha, soft drinks), followed by dermato-cosmetic formulations like creams and exfoliants. Critically, RQ3 (safety issues) reveals a significant evidence gap; while 10 hazard categories including mycotoxins and acrylamide were identified, standardized toxicological data remains fragmented. Similarly, RQ4 (sustainability aspect) remains conceptually strong but empirically weak, with only less than15% of studies providing quantitative indicators such as life cycle assessment (LCA) metrics. Despite qualitative support for circular economy integration, the lack of standardized safety protocols and human clinical trials limits regulatory approval. This manuscript integrates compositional value, real-world functionality, regulatory-relevant safety (including microbiology), and decision-useful sustainability into a single PRISMA-guided evidence map, making it a translational assessment rather than a descriptive inventory.
PENAPISAN HEMAGGLUTININ DARI ALGA HIJAU GENUS Codium (Chlorophyceae, Codiaceae) Praseptiangga, Danar
Jurnal Teknologi Hasil Pertanian Vol 6, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Sebelas Maret (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.008 KB) | DOI: 10.20961/jthp.v0i0.13234

Abstract

Lektin (hemagglutinin) tersebar secara luas di alam dan memiliki potensi yang baik terkait denganprospeksinya dari alga laut. Sifat terpenting lektin adalah kemampuannya untuk mengikat karbohidrat danmengaglutinasi sel. Lektin dapat berguna sebagai alat yang mudah digunakan untuk menunjukkan perbedaanstruktur karbohidrat dan mempunyai berbagai macam aktifitas biologis terkait dengan pengikatan daninteraksinya dengan karbohidrat, sehingga terdapat ketertarikan yang besar dalam upaya untuk menemukan danmengisolasi lektin baru dari perspektif penggunaan lektin, khususnya dalam bidang glycomics dan medis. Fraksikasar lektin dari enam spesies alga hijau genus Codium disiapkan dan diuji aktifitas hemaglutinasinya denganmenggunakan trypsin-treated rabbit erythrocytes. Hasil positif pada limaspesies alga hijau genus Codium yangdiuji dalam hemagglutination assay mengindikasikan keberadaan lektin (hemagglutinin) pada spesies-spesiestersebut. Namun demikian, masih diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai pemurnian lektin dan karakterisasisifat biokimianya.
Pengaruh Pengeringan terhadap Karakteristik Minyak Atsiri Kulit Jeruk Keprok Terigas (Citrus reticulata Blanco) Utami, Rohula; Ibrahim, Hasan Aji; Sari, Ardhea Mustika; Praseptiangga, Danar; Nursiwi, Asri; Ikarini, Imro'Ah; Ashari, Hasim; Hanif, Zainuri
Jurnal Teknologi Hasil Pertanian Vol 17, No 2 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Sebelas Maret (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jthp.v17i2.67058

Abstract

Jeruk (Citrus sp.) merupakan buah subtropis yang berasal dari Asia, terutama India hingga Cina. Jeruk dapat beradaptasi di Indonesia bahkan dapat menjadi spesies unggul regional. Kulit jeruk biasanya hanya dibuang begitu saja sebagai sampah. Oleh karena itu, untuk mengatasi masalah tersebut, kulit jeruk dapat diekstrak menjadi minyak atsiri. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh jenis pengeringan terhadap karakteristik minyak atsiri kulit jeruk keprok terigas. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan jenis pengeringan sebagai faktor perlakuan. Jenis pengeringan yang digunakan adalah microwave 180 watt, microwave 270 watt, dehydrator 6 jam, dehydrator 8 jam. Sampel tanpa pengeringan juga disiapkan sebagai sampel kontrol. Penelitian ini dilakukan di Balitjestro, Batu, mulai bulan November 2021 sampai dengan Juni 2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis pengeringan berpengaruh terhadap karakteristik minyak atsiri kulit jeruk keprok pada parameter rendemen, berat jenis, kelarutan dalam alkohol, bilangan asam, bilangan ester, indeks bias, putaran optik, dan warna, sedangkan pada aroma tidak berpengaruh nyata. Berdasarkan karakteristik minyak, perlakuan pengeringan dehidrator selama 8 jam menunjukkan karakteristik yang lebih baik dibandingkan dengan perlakuan lainnya. Hasil GCMS menunjukkan bahwa minyak dengan perlakuan pengeringan dehidrator selama 8 jam memiliki kandungan senyawa limonene sebesar 93,071%, beta-myrcene sebesar 3,719%, dan trans-geraniol sebesar 3,210%.
PENGARUH APLIKASI EDIBLE COATING HIDROKSI PROPIL METIL SELULOSA DAN METIL SELULOSA TERHADAP PENURUNAN SERAPAN MINYAK DAN KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA KERIPIK SINGKONG Praseptiangga, Danar; Maheswari, Dyah Eti; Parnanto, Nur Her Riyadi
Jurnal Teknologi Hasil Pertanian Vol 13, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Sebelas Maret (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (127.203 KB) | DOI: 10.20961/jthp.v13i2.42275

Abstract

Keripik singkong adalah salah satu makanan ringan popular di Indonesia. Deep frying merupakan metode penggorengan yang sering digunakan dalam industri keripik dan dapat meningkatkan serapan minyak pada produk akhirnya, sehingga kajian untuk mengurangi serapan minyak pada produk hasil penggorengan perlu dilakukan. Salah satunya dengan aplikasi edible coating sebelum penggorengan. Hidroksi propil metil selulosa (HPMC) dan metil selulosa (MC) merupakan derivat selulosa yang dapat digunakan dalam aplikasi pangan dan farmasi, sehingga aplikasinya sebagai edible coating pada keripik singkong diharapkan dapat mengurangi serapan minyak selama penggorengan, dilihat dari penurunan kadar lemak produk akhirnya. Pengaruh perlakuan aplikasi edible coating HPMC dan MC terhadap penurunan serapan minyak dan karakteristik fisikokimia keripik singkong pada penggorengan dengan minyak baru dan minyak jelantah dikaji dalam penelitian ini dengan menggunakan desain penelitian rancangan acak lengkap satu faktor, yaitu jenis derivat selulosa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keripik singkong perlakuan edible coating dengan HPMC dan MC mampu menurunkan serapan minyak keripik singkong dibanding kontrol dengan persentase penurunan HPMC (26,03%) dan MC (17,23%), pada penggorengan dengan minyak baru, sedang persen penurunan pada penggorengan keripik dengan menggunakan minyak jelantah HPMC (24,41%) dan MC (17,07%). Pengaruh aplikasi edible coating HPMC dan MC pada karakteristik fisikokimia keripik singkong yang dihasilkan dibanding keripik kontrol berupa peningkatan kadar air, penurunan kadar lemak, peningkatan kadar abu, dan tekstur semakin keras (berkurang tingkat kerenyahan) baik pada penggorengan dengan minyak baru maupun minyak jelantah. Analisis warna menunjukkan hasil yang berbeda pada tingkat perbedaan kecil untuk produk hasil goreng dengan minyak baru, dan tingkat perbedaan warna sedang pada produk hasil goreng dengan minyak jelantah.
Analisis Kepuasan Konsumen terhadap Produk Minuman Herbal Jahe Instan di Eks-Karesidenan Surakarta Anam, Choirul; Salsabila, Risdhania; Atmaka, Windi; Praseptiangga, Danar; Ariyantoro, Achmad Ridwan; Yulviatun, Anastriyani
Jurnal Teknologi Hasil Pertanian Vol 17, No 2 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Sebelas Maret (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jthp.v17i2.67063

Abstract

Ginger is a herbal plant that is quite popular. It has a distinctively spicy taste, so it can provide warmth to the body, and it is widely used as a cooking spice, medicine, and herbal drink. Ginger contains essential oils with active chemical compounds, such as: zingiberene, camphor, lemonin, borneol, shogaol, cineol, fellandren, zingiberol, gingerol, and zingerone. Consumer satisfaction is the performance achievement of a product or service that consumers receive in accordance with consumer expectations. The urgency of this research is to determine the quality properties of ginger-based product“Polanmadu Instant Ginger Herbal Drink” that meet consumer criteria, the priority of improving product attributes, and the level of consumer satisfaction with the product. The basic method used in this research is the descriptive method utilizing Google Forms-based questionnaires. The size of respondents was determined using the Slovin formula, with a total of 100 respondents. The data analysis consisted of descriptive analysis, customer satisfaction index, and importance performance analysis using Microsoft Excel 2013 and SPSS version 25 software. This study's results indicate that most respondents were satisfied with Polanmadu Instant Ginger Herbal Drink with a product performance index value of 80.42%. Product attributes that have met consumer satisfaction were price, practicality, aroma, and shelf life. Meanwhile, attributes that have a high priority for improvement are aftertaste, ease of obtaining, packaging size, packaging design, and product information.
Media Edukatif Berbasis Permainan Interaktif dalam Pembelajaran Manajemen Pemilahan Sampah pada Murid Sekolah Dasar Anam, Choirul; Mumtaz, Tanaya Nafilya; Christy, Yosefina Angie Sekhinah; Praseptiangga, Danar; Handoyo, Gani Cahyo; Khasanah, Lia Umi; Mujiyo, Mujiyo; Barido, Farouk Heidar; Pasha, Raka Rayhan; Subowo, Rachel Amanda Meilanny; Ramania, Saskia Maritza; Abdulwahab, Mustapha Abolore; Rosmiati, Ana; Yunianto, Ipung Kurniawan
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 14, No 2 (2025): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v14i2.110335

Abstract

Edukasi pengelolaan sampah sejak usia dini merupakan fondasi penting dalam membentuk perilaku ramah lingkungan yang berkelanjutan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berfokus pada pemilahan sampah organik dan anorganik untuk siswa kelas 1, 2, dan 3 sekolah dasar. Metode partisipatif yang digunakan adalah permainan edukatif “mencari harta karun” untuk menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan di SDN 1 Turus, Polanharjo, Klaten. Dalam permainan ini, siswa dibagi menjadi kelompok kecil dan diberi peta petunjuk menuju “harta karun” berupa berbagai benda atau sampah. Setelah menemukannya, mereka menempelkan stiker sampah pada tempat sampah sesuai kategori organik atau anorganik. Kegiatan yang dilaksanakan pada 15 Juli 2025 ini mendapat antusias tinggi dari para siswa. Melalui permainan ini, siswa memperoleh pengetahuan teoritis dan pengalaman praktis tentang pentingnya memilah sampah dengan benar. Hal tersebut terlihat dari kemampuan anak-anak memisahkan sampah organik dan anorganik berdasarkan tempat sampah yang tersedia. Secara keseluruhan, metode ini membuktikan bahwa edukasi lingkungan berbasis permainan efektif diterapkan pada anak usia sekolah dasar, karena 83,34 persen siswa berhasil memisahkan sampah dengan benar. Metode interaktif ini dapat menjadi model alternatif yang menjanjikan untuk sosialisasi lingkungan di sekolah. Di masa yang akan datang, siswa dapat berperan aktif dan berkolaborasi dengan mitra pengelolaan sampah, yaitu bank sampah ”Mrisen Makmur” yang ada di desa tersebut.
Co-Authors Abdulwahab, Mustapha Abolore Achmad Ridwan Ariyantoro, Achmad Ridwan Amri, Aldicky Faizal Ana Rosmiati AR, Djunaidi Arinda Laksmi Fitantri, Arinda Laksmi Asri Nursiwi, Asri Aviany, Theresia Pramita Bambang Sigit Amanto, Bambang Sigit Barido, Farouk Heidar Choiroel Anam Choirul Anam AM Diponegoro Christy, Yosefina Angie Sekhinah Dea Widyaastuti Dendy Murdiyanto Dewi Kurniasari Dian Rachmawanti Affandi, Dian Rachmawanti Dimas Rahadian Aji Muhammad, Dimas Rahadian Aji Dyah Ayu Ashari Edhi Nurhartadi Eko Heri Purwanto Ekowati Chasanah Ekowati Chasanah Fawzan Sigma Aurum, Fawzan Sigma Handoyo, Gani Cahyo Hanif, Zainuri Hariry, Amelia Hasim Ashari Husnawati Fatihah Habibie Ibrahim, Hasan Aji Ikarini, Imro'ah Karim, Mirwan Ardiansyah Kawiji, Kawiji Kusumaningdyah Nurul Handayani, Kusumaningdyah Nurul Maheswari, Dyah Eti Mujiyo Mujiyo Mumtaz, Tanaya Nafilya Mutiah, Inas Hasnah Naomi Intaqta Naomi Intaqta Nendika Dyah Ayu Murika Sari NENDYO ADHI WIBOWO, NENDYO ADHI Novia Rakhmawati, Novia Novitasari, Erliana Novizar Nazir Nur Her Riyadi Parnanto Nur Lathifah Mardiyati Nurrahmi Dewi Fajarningsih Nurrahmi Dewi Fajarningsih Nurrahmi Dewi Fajarningsih, Nurrahmi Dewi Okta Aldayra, Fannia Panatarani , Camelia Pasha, Raka Rayhan Purwandaru, Pandu Putri Wulandari Zainal Ramania, Saskia Maritza Ridwan Ariyantoro, Achmad Rizki Aziz Rohula Utami Salsabila, Risdhania Saputra, Muhammad Rhaufly Dwi Arga Sari, Ardhea Mustika Septriyani Kaswindiarti Siswanti Siswanti Subowo, Rachel Amanda Meilanny Syamani, Firda Aulya Wardhani, Fannisa Widianto, Shafwan Rafif Widiyastuti, W. Windi Atmaka Windi Atmaka, Windi Yasmin Nabila Yeyen Prestyaning Wanita Yudiatna, Clara Cessa Putri Yulianti Yulianti Yulviatun, Anastriyani Yunianto, Ipung Kurniawan