Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

The Effect of the Round Robin Learning Model on Collaboration Skills Among Students in Grade IV of MIN 1 West Lampung Fiteriani, Ida; Baharudin, Baharudin; Setiawan, Andri
Continuous Education: Journal of Science and Research Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/ce.v6i3.2857

Abstract

Collaborative skills are essential for learning. Teacher-centered learning often leads to students lack of active participation in learning activities, resulting in low collaborative skills. One way to improve students collaborative skills is by implementing a round-robin learning model. This model provides equal opportunities for all students to learn in groups, preventing any single student from dominating. This study aimed to determine the effect of the round-robin learning model on students' collaborative skills. This study was conducted at MIN 1 West Lampung. The research method used was a quasi-experimental design. Sampling was conducted using a purposive sampling technique, with 65 students each in the experimental and control classes. The instrument used was a collaboration skills questionnaire. This study shows the results of the post-test data hypothesis test using an independent sample t-test with a significance level of 5% (0.05) showing a Sig. (2-tailed) value of 0.038 which means that there is a rejection of H0 and acceptance of H1. Based on the results of the hypothesis test, it can be concluded that there is an influence of the round robin learning model on improving collaboration skills between students in class IV MIN 1 West Lampung.
PENDAMPINGAN PENGOLAHAN LIMBAH MENJADI PAKAN FERMENTASI TERNAK SAPI DAN BIOGAS DI DESA MEDANA KABUPATEN LOMBOK UTARA Muanah, Muanah; Marianah, Marianah; Agustina, Ahadiah; Dewi, Novi Yanti Sandra; Erwin, Erwin; Amil, Amil; Aditiawan, Lalu Fahat; Haikal, Muhammad; Setiawan, Andri; Aditir, Myhammad; Afrianti, Lusiana; Purnawirawan, Indra; Fitratusnnisa, Fitratunnisa
Journal of Community Empowerment Vol 4, No 3 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v4i3.36895

Abstract

ABSTRAKKegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemanfaatan limbah jerami dan limbah ternak melalui pendampingan teknologi pengolahan menjadi pakan fermentasi dan biogas di Desa Medana, Lombok Utara. Permasalahan utama mitra meliputi rendahnya pengetahuan peternak mengenai teknik fermentasi pakan, belum optimalnya pengelolaan limbah yang menimbulkan pencemaran, serta minimnya penerapan teknologi biogas sebagai sumber energi alternatif. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan teknis, praktik langsung, dan pendampingan intensif. Kegiatan diikuti oleh 20 anggota kelompok ternak dan 22 anggota kelompok tani. Hasil pendampingan menunjukkan peningkatan signifikan pada keterampilan mitra kelompok tani dan kelompok ternak, yaitu kemampuan membuat pakan fermentasi meningkat dari 20% menjadi 85%, dan kemampuan mengolah biogas meningkat dari 5% menjadi 78%. Program ini berdampak pada efisiensi biaya pakan, pengurangan pencemaran lingkungan, dan peningkatan pemanfaatan energi terbarukan berbasis limbah.Kata kunci: Limbah Jerami; Limbah Ternak; Pakan Fermentasi; Biogas. ABSTRACTThis community service program aims to improve the utilization of straw and livestock waste through assistance with processing technology into fermented feed and biogas in Medana Village, North Lombok. The main problems faced by partners include the limited knowledge of livestock farmers regarding feed fermentation techniques, suboptimal waste management that causes pollution, and the minimal application of biogas technology as an alternative energy source. The methods used included outreach, technical training, hands-on practice, and intensive mentoring. Twenty livestock group members and 22 farmer group members participated in the program. The mentoring results showed significant improvements in the skills of both farmer and livestock group partners, with the ability to make fermented feed increasing from 20% to 85%, and the ability to process biogas increasing from 5% to 78%. This program resulted in feed cost efficiency, reduced environmental pollution, and increased utilization of waste-based renewable energy. Keywords: Straw Waste; Livestock Waste; Fermented Feed; Biogas.
Urgensi Penerapan Constitutional Complaint di Indonesia: Suatu Kajian Hak Asasi Manusia Setiawan, Andri
PUSKAPSI Law Review Vol. 1 No. 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Pusat Pengkajian Pancasila dan Konstitusi (PUSKAPSI) FH UNEJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/puskapsi.v1i2.27819

Abstract

Pengadopsian hak asasi manusia dalam UUD NRI 1945 pada dasarnya merupakan upaya negara dalam memberikan status hak warga negara secara konstitusional. Namun, pelaksanaan jaminan terhadap hak asasi manusia belum sejalan dengan cita-cita negara yang termaktub dalam UUD NRI 1945 sebagai wujud konkrit perlindungan terhadap warga negara. Hal ini ditandai dengan tidak adanya jalan hukum yang dapat ditempuh oleh pencari keadilan lewat constitutional complaint, dimana negara hanya menyediakan melalui jalan judicial review. Padahal, pada faktanya banyak tindakan penyelenggara negara yang melanggar dan merugikan hak konstitusional warga negara, tetapi hingga saat ini aturan terkait penjaminan dan perlindungannya hanya menjadi sebuah resolusi belaka karena belum ada produk hukum yang mengaturnya. Maka, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara jaminan hak asasi manusia yang dan UUD NRI 1945 untuk memperkuat konstitusionalisme. Selanjutnya, praktik constitutional complaint yang diterapkan di beberapa negara juga dapat digunakan sebagai titik penilaian terhadap tingkat relevansinya di negara Indonesia. Tulisan ini mendeskripsikan melalui sudut pandang historis, komparatif, dan rekonstruksi untuk menemukan format ideal penerapan constitutional complaint di Indonsia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hak asasi manusia dan UUD NRI 1945 mempunyai hubungan kausalitas dan beberapa mekanisme praktik constitutional complaint di negara lain memiliki relevansi dengan Indonesia yang dapat diadopsi sebagai bahan masukan untuk menerapkannya. Sebab, dengan menerapkan constitutional complaint secara eksplisit negara telah melindungi hak-hal konstitusional warga negara yang diatur UUD NRI 1945 untuk memperkuat sistem konstitusionalisme.