Claim Missing Document
Check
Articles

PENGGAMBARAN KEMATIAN PADA INSTALASI INTERAKTIF Sendang, Lusia; Trihanondo, Donny; Rachmawanti, Ranti
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makhluk hidup tak terhindarkan dari kematian. Semua manusia pasti akan menghadapi sebuah kematian. Dalam alam tak sadar, kematian tidak pernah kita inginkan. Kita semua seolah-olah sedang menunggu kematian datang tapi disaat yang bersamaan kita juga ingin menolaknya. Konflik antara Israel dan kelompok Hamas di Gaza menewaskan lebih dari 25.000 orang. Berbagai media sosial dan berita berbondong-bondong menampilkan kematian untuk menarik perhatian publik. Pada akhirnya kematian menjadi tontonan dan kehilangan kesakralannya. Perkembangan teknologi dan perubahan zaman membawa masyarakat pada era digital yang tidak hanya maju tetapi juga mengikis nilai kemanusiaan. Kematian yang merupakan bagian dari proses kemanusiaan dimanfaatkan untuk menarik simpati dan menggiring opini. Kematian yang dipertontonkan tersebut ditampilkan pada karya instalasi interaktif yang ditampilkan dengan performance art. Karya berjudul <Sumelang= merupakan penggambaran kondisi masyarakat yang mulai mempertontonkan kematian. Tujuan dari pengkaryaan ini adalah (1) membuat konsep karya instalasi interaktif yang bertemakan kematian dan (2) membuat karya instalasi interaktif yang bertemakan kematian. Kata kunci: kematian, media, instalasi interaktif
REPRESENTASI PERILAKU PENCEMARAN LINGKUNGAN MELALUI SAMPAH KEMASAN DALAM KARYA INSTALASI Mgahfira Akbar, Muhammad Sadam; Trihanondo, Donny; Rachmawanti, Ranti
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini mengeksplorasi representasi pelaku pencemaran lingkungan melalui instalasi seni. Dengan pendekatan multidisiplin yang menggabungkan seni visual dan studi lingkungan, karya ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang dampak pencemaran dan mendorong tindakan pelestarian. Instalasi ini menjadi media visual yang efektif untuk menyampaikan pesan tentang tanggung jawab manusia terhadap lingkungan. Melalui kritik sarkastik, penulis ingin menggugah pengunjung agar merenungkan dampak kebiasaan buruk dalam membuang sampah sembarangan. Karya ini tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga berfungsi sebagai pengingat untuk bertindak bijak dalam mengelola sampah dan menjaga lingkungan. Kata kunci: representasi, pelaku pencemaran lingkungan, karya instalasi, seni visual, sarkas}k.
SAMPAH PLASTIK PENYEBAB BANJIR SEBAGAI SALAH SATU KRISIS LINGKUNGAN DALAM BENTUK KARYA SENI INSTALASI Cahyani, Salsabila Qotrunnada; Trihanondo2, Donny; Maulana, Teddy Ageng
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampah plastik merupakan permasalahan yang cukup serius pada masa kini karena dapat menjadi ancaman bagi ekosistem darat dan laut. hal ini disebabkan sifat plastik yang sulit terurai. Jika permasalahan ini diabaikan, manusia harus menghadapi ancaman yang dapat menimbulkan berbagai macam penyakit, bencana alam, dan dampak merugikan lainnya.Terlebih lagi, saat ini Indonesia diberikan predikat sebagai negara penyumbang sampah plastik terbesar kedua di dunia setelah China. Hal ini tentu harus menjadi perhatian besar bagi masyakat. Dampak dari pencemaran lingkungan akibat sampah plastik yang sering kita rasakan adalah banjir. Hal ini disebabkan oleh kebiasaan buruk membuang sampah sembarangan ke sungai, selokan, dan saluran air lainnya, sehingga terjadi penumpukan dan menyumbatan aliran air. Bencana banjir akibat sampah plastik semakin hari semakin serius dan sulit ditangani akibat tingginya tingkat produksi sampah plastik yang dibuang sembarang. Maka dari itu, untuk menanggapi isu ini, penulis membuat karya seni instalasi yang membawa pesan seni ekologi dengan tujuan menyampaikan bagaimana sampah plastik dan banjir memiliki dampak buruk terhadap manusia dan lingkungan. Melalui karya ini, penulis berharap dapat memicu refleksi dan kesadaran akan perlunya perubahan perilaku serta kebijakan untuk melindungi lingkungan dan masyarakat dari dampak negatif sampah plastik dan bencana alam. Kata kunci: pencemaran, sampah plastik, banjir, seni ekologis, seni instalasi
VISUALISASI DAMPAK MEDIA SOSIAL TERHADAP HUBUNGAN INTERPERSONAL MELALUI KARYA FILM EKSPERIMENTAL "UNGRATEFUL" Rapekan, Muhammad Fakhrinur Shiyam; Trihanondo, Donny; Sintowoko, Dyah Ayu Wiwid
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media sosial menjadi salah satu platform berbagi informasi dan berekspresi, yang sangat populer pada zaman ini. Penggunaan media secara berlebihan ini dapat menimbulkan dampak negatif bagi para penggunanya, seperti rusaknya hubungan interpersonal dengan keluarga, serta timbulnya rasa iri dan kurang percaya diri. Kerusakan pada suatu hubungan yang diakibatkan oleh pengguna yang tidak bijak, dapat berpengaruh pada lingkungan di sekitarnya. Penulis membuat karya yang merepresentasikan salah satu dampak dari media sosial terhadap hubungan interpersonal. Karya film eksperimental ini diharapkan dapat menggambarkan bagaimana penggunaan media sosial yang tidak bijak dapat buruk bagi manusia sebagai makhluk sosial. Bersyukur dapat membantu manusia dalam mempererat suatu hubungan, dan mendapatkan kebahagiaan. Sehingga kedepannya, manusia dapat lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Kata kunci: media sosial, hubungan interpersonal, bersyukur
VISUALISASI EMOSI LONELINESS DALAM KARYA POTRET FOTOGRAFI Lailina, Fani; Trihanondo, Donny; Zen, Adrian Permana
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada masa dewasa awal yaitu sekitar usia 20an, individu akan mengalami perubahan emosional yang cukup signifikan. Perubahan ini dapat mengakibatkan berbagai fenomena seperti kecemasan, ketakutan, dan kesedihan, yang berpotensi mengarah pada isolasi dan keterasingan diri. Fenomena ini juga dapat menjadi faktor psikologis yang cukup serius karena dapat berdampak pada bunuh diri jika tidak ditangani dengan baik. Tujuan dari pengkaryaan ini adalah sebagai alat edukatif dan empatik dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang emosi kesepian di kalangan dewasa awal tersebut, sehingga dapat membantu mereka dalam menyeimbangkan kesehatan mental dan psikologis. Melalui metode pengkaryaan yaitu Potret Fotografi dan konseptual, karya ini juga berupaya untuk menyampaikan konsep emosi loneliness kepada audiens melalui visualisasi yang kuat, ekspresif dan simbolisme. Hasil karya akhir adalah untuk dapat membuka diskusi dan refleksi mengenai pengalaman kesepian serta membantu individu mengenali dan menghadapi emosi mereka, sehingga individu tersebut memiliki harapan baru, kepercayan diri dan juga ketegasan dalam menyeimbangi diri sendiri. Kata kunci: psikologi, psikoanalisis, kesepian, emosi, fotografi.
VISUALISASI KECEMASAN ANTISIPATIF DALAM KARYA FILM EKSPERIMENTAL FADED Nacazeta, Alghofiri Omar; Trihanondo, Donny; Sintowoko, Dyah Ayu Wiwid
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada kesempatan ini penulis membahas mengenai kecemasan. Kecemasan merupakan salah satu hal yang dirundungi oleh setiap manusia. Salah satu kecemasan yang sering dialami oleh manusia masa kini terutama adalah kecemasan Antisipatif. Kecemasan Antisipatif bisa saja terjadi karena faktor lingkungan, keluarga, ataupun sosial. Kecemasan ini terjadi apabila seseorang berlebihan memikirkan hal yang sudah atau yang akan terjadi. Salah satu contoh penyebab terjadinya kecemasan ini pada saat memikirkan wawancara kerja, memikirkan masa depan dengan teman-teman atau faktor keluarga yang tidak sejalan dan mendukung keinginan kita. Akibat dari kecemasan antisipatif ini sangat signifikan dan memiliki kecenderungan kepada suatu hal yang negatif. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka dari itu penulis membuat karya ini dengan tujuan memberikan informasi kepada pembaca serta masyarakat bahwasannya dampak kecemasan antisipatif ini sangat berbahaya khususnya terhadap diri sendiri. Dalam mengangkat permasalahan ini penulis membuat karya tugas akhir ini melalui medium film eksperimental. Kata kunci: kecemasan antisipatif, film eksperimental
VISUALISASI KEKUASAAN DAN KORUPSI PADA PEJABAT NEGARA DALAM KARYA FOTOGRAFI KONSEPTUAL Fikri, Irhamul; Trihanondo, Donny; Wiguna, Iqbal Prabawa
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Korupsi sudah menjadi bagian yang sulit dihindari di dalam pemerintahan Indonesia. Praktik korupsi korupsi terjadi secara bersama-sama baik di lembaga legislatif, yudikatif, maupun eksekutif. Pada saat ini banyak pejabat negara yang tersandung dalam tindakan korupsi. Korupsi yang dilakukan oleh menteri-menteri pembantu presiden di lembaga eksekutif telah berulang kali terjadi pada pemerintahan saat ini. Salah satu bentuknya seperti tindakan korupsi oleh mantan menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), korupsi dalam penyediaan BTS 4G Bakti di Kominfo. Dalam karya ini penulis akan menggunakan bentuk simbolik untuk lebih merepresentasikan kasus korupsi BTS 4G Bakti Kominfo seperti topeng tikus, jas, miniatur tower BTS, uang palsu dan berita online cetak. Tujuan pengkaryaan ini adalah untuk mengangkat masalah penyalahgunaan kekuasaan dengan menggunakan media fotografi konseptual dengan teknik chiaroscuro serta menghasilkan karya visual yang dapat memberikan kesadaran kepada masyarakat akan bahaya perilaku korupsi. Pendekatan fotografi konseptual dipilih karena dinilai sesuai untuk memberikan pesan, ulasan sosial, meluapkan emosional, maupun deklarasi politik. Pengkaryaan ini diharapkan menghasilkan karya fotografi konseptual yang mampu mendorong tindakan nyata untuk memerangi korupsi yang merajalela di pemerintahan Indonesia. Kata kunci : korupsi, pejabat negara, fotografi konseptual
VISUALISASI PENGIDAP PTSD MELALUI FILM EKSPERIMENTAL Yusuf, Saefullah Ali; Trihanondo, Donny; Rohadiat, Vega Giri
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PTSD atau post-traumatic stress disorder merupakan masalah mental oleh seseorang setelah mengalami kejadian traumatis seperti perang, pemerkosaan, dan kekerasan. Salah satu penyebab PTSD sendiri adalah bullying atau perundungan, baik fisik, verbal, perundungan emosional, sampai pelecehan seksual tidak dapat dihindari. Untuk mengatasi permasalahan tersebut penulis membuat karya tugas akhir ini dengan tujuan: (1) Terapi seni berupa katarsis untuk jiwa penulis, (2) Menjadi kritik terhadap pelaku bullying, juga (3) Meningkatkan mental health awareness kepada masyarakat. Karya yang dibuat akan merujuk ke kaidah-kaidah Film eksperimental yang dibagi menjadi dua bagian, karya tugas akhir ini akan menghasilkan film eksperimental dimana bagian pertama akan berupa visualisasi dari perjalanan menakutkan melewati alam mimpi dan juga ketakutan yang dialami dari pribadi penulis saat merasakan perundungan, dan bagian kedua yang menjadi antitesis dari bagian sebelumnya. Kata Kunci: bullying, film eksperimental, katarsis, mental health awareness, PTSD
Praktek Latihan Kreativitas Menggambar Untuk Remaja Karang Taruna Komplek Bumi Pasundan – Arcamanik Kota Bandung dengan Metode Bahasa Rupa Haryotedjo, Tri; Endriawan, Didit; Trihanondo, Donny; Maulana, Teddy Ageng
ATRAT: Jurnal Seni Rupa Vol 13 No 1 (2025): INOVASI DAN KREATIVITAS DALAM KARYA DESAIN
Publisher : Jurusan Seni Rupa ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/atrat.v13i1.4501

Abstract

This drawing activity aims to improve the drawing skills of Karang Taruna youth in the Bumi Pasundan - Arcamanik Complex, Bandung City, through training based on the Visual Language Method. Visual Language is a method that prioritizes visual understanding as an effective means of communication in fine arts, so that participants can develop creativity and drawing skills in a systematic and structured manner. This activity was designed by a lecturer in Creative Industries, Telkom University, who has competence in the fields of art and design. The method used in this activity consists of theory and practice sessions that cover the basics of drawing, exploration of shape and color, and the application of Visual Language principles in visual works. In addition, participants are also encouraged to understand visual elements such as lines, planes, textures, and composition to improve the quality of their work. A participatory approach is applied in this training, where participants are actively involved in discussions and drawing exercises based on personal experiences and their surroundings. With this activity, it is hoped that Karang Taruna youth in the Bumi Pasundan-Arcamanik Complex will be more motivated to continue developing their drawing skills and utilizing them in various fields, such as illustration, graphic design, or other creative arts. This creative activity is also expected to become a model for similar training in other communities, to encourage the development of local arts and culture.
KARYA VIDEO ART INNER SEBAGAI MEDIA KATARSIS Hazazi Rabindranattagore, Muhammad Hatman; Trihanondo, Donny; Kusumanugrah, Sigit
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rasa trauma, depresi bahkan stres kerap menyelimuti pikiran seseorang hingga membuat pengaruh yang serius baik secara fisik maupun psikis. Banyak cara yang digunakan agar rasa-rasa emosi negatif itu tidak selalu menumpuk dan menjadi beban pikiran salah satunya adalah katarsis yaitu penyaluran emosi dengan cara positif. Katarsis bisa dilakukan dengan cara berkarya melalui berbagai medium. Berbagai macam metode dapat dilakukan dalam berkarya diantaranya dengan memikirkan atau membuat sebuah perancangan apa yang ingin penulis luapkan kepada medium karya tersebut. Salah satu medium karya adalah Video Art atau seni video penulis dapat memvisualisasikan emosi-emosi negatif tersebut. Dan inilah yang penulis lakukan pada karya Video Art dengan judul Inner. Dan tentunya manfaat dalam karya ini adalah dalam rangka katarsis agar jiwa atau mental menjadi lebih tenang dan stabil. Maka karya seni bisa menjadi sarana dalam rangka katarsis ketika bagi banyak orang bingung bagaimana cara meluapkan emosi-emosi negatif yang menghantui pikiran.Kata kunci: Katarsis, Seni, Video, Emosi negatif, Visual.
Co-Authors Adeseptian, Ricco Adrian Permana Zen Adrian, Muhammad Yafi Agustina, Karina Alfianto, Rynaldi Alghifari, Muhammad Raihan Almachdar, Alvin Andrifalin, Muhammad Raihan Anggis Rizky Wiyaringtyas Ariq, Nadhif Jasir Asep Sufyan Muhakik Asfar, Muhammad Qessar Aziz, Fahri Hafidh Bancin, Zikry Satria Makmur Barran Antares, Shandy Belinda, Geby Ayu Cahyani, Salsabila Qotrunnada Devina, Deanna Didit Endriawan Dyah Ayu Wiwid Sintowoko Erdiansyah, Ananda Teguh Fahreza, Muhammad Refi Farhan, Aditya Muhammad Fikri, Irhamul Fikriyah, Fathimah Nur Fitran, Muhammad Raihan Hakim, Rafli Maulana Hanif, Auwalia Rahma Afifatul Hanina, Fathin Impyaz Harrie Lutfie Hazazi Rabindranattagore, Muhammad Hatman Ihsan, Fadlan Adhimas Iqbal Prabawa Wiguna Iskar, Roy Krisna Nomura Kusumanugrah, Sigit Kusumanugraha, Sigit Lailina, Fani Leni Cahyani Maharani, Dea Maisa Ananda Floresia Pratama Puan Malau, Nova Astrit Febrianty Maulana, Teddy Agung Mendanu, Trias Putra Mgahfira Akbar, Muhammad Sadam Mohammad Isa Pramana Koesoemadinata Nabila Quratuain, Nanda Nacazeta, Alghofiri Omar Natazya, Michelle Negara, Fajar Wijaya Prasetyo, Dewo Ananda Putra, Muammar Fariz Putri, Parvaty Pratiwi Rafael, Muhammad Reza Rahmat Hidayat Ramadhandi, Aqzra Rizki Ranti Rachmawanti Rapekan, Muhammad Fakhrinur Shiyam Ryansyah, Muhammad Safitri, Meliani Sampurno Wibowo Segara, Adam Damaian Pandji Sendang, Lusia Siska Noviaristanti Soni Sadono Sumarnis, Nisa Syasali, Shahirania Teddy Ageng Maulana Tilaar, Risyad Rafif N Tri Haryotedjo Vega Giri Rohadiat Wanapatra, Aldio Ganesa Yusuf, Saefullah Ali