Claim Missing Document
Check
Articles

Penyutradaraan Dalam Film Pendek Eksperimental 180 Degrees Ryansyah, Muhammad; Trihanondo, Donny; Kusumanugraha, Sigit
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Keagamaan adalah prinsip utama umat manusia untuk menjalani kehidupan yang baik, tanpa adanya prinsip keagamaan atau keimanan akan menjadikan manusia menjadi makhluk yang serakah atau sering mengalami ketidakpuasan, karena ketidakpuasan terjadi atas dasar ketiadaan, karena manusia terus berpikir apakah ketiadaan itu ada. Tidak dapat dipungkiri ketidakpuasan dan keserakahan adalah sifat dasar manusia. Tugas Akhir yang bertajuk <180 Degrees= ini bertujuan untuk memberikan masukan kepada seluruh manusia bahwasannya hidup tidak harus bergantung atas ketidakpuasan dan menganggap bahwa ketiadaan itu ada. Karya ini diciptakan dengan menggunakan teknik eksperimental yang tentunya hal ini sangat jarang ditemui di Indonesia. Dalam pembuatan eksperimen ini diperlukan data-data yang dikumpulkan melalui survei seberapa mengenal responden tentang eksperimen. Untuk hasil akhirnya karya ini berupa film bergenre eksperimental dengan total waktu 10 menit 42 detik yang dapat disaksikan di channel YouTube TwentyFour Project. Kata Kunci : keagamaan, ketidakpuasan, ketiadaan, film eksperimental. Abstract : Religion is the main principle of mankind to live a good life, without any religious principles or faith will make humans become greedy creatures or often experience dissatisfaction, because dissatisfaction occurs on the basis of nothing, because humans keep thinking whether nothing exists. It is undeniable that dissatisfaction and greed are human nature. This Final Project entitled "180 Degrees" aims to provide input to all humans that life does not have to depend on dissatisfaction and assume that nothing exists. This work was created using experimental techniques, which of course is very rare in Indonesia. In making this experiment, it is necessary to collect data collected through a survey of how well the respondents know about the experiment. For the final result, this work is in the form of an experimental genre film with a total time of 10 minutes 42 seconds which can be watched on the TwentyFour Project YouTube channel. Keywords : religion, dissatisfaction, nothingness, experimental movie.
Permainan Tradisional Petak Umpet Dan Lompat Tali Dalam Fotografi Eksperimental Safitri, Meliani; Trihanondo, Donny; Zen, Adrian Permana
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK: Permainan tradisional merupakan salahsatu warisan leluhur yang perlu dilestarikan karena mimiliki nilai budaya. Hal ini memicu menjadi bagian gagasan penulisdalam membuat karya tugas akhir dengan judul <Permainan Tradisional Petak Umpet danLompat Tali Dalam Fotografi Eksperimental= bertujuan untuk menginterpretasikanpermainan tradisional petak umpet dan lompat tali dalam bentuk fotografi eksperimental.Latar belakang penulis mengambil tema ini karena disekitaran lingkungan tempat tinggalpenulis merasakan keresahan terhadap anak yang mulai melupakan nilai budayanyaterhadap permainan tradisional karena pengaruh negatif dari gadget. Teknik fotografi yangakan ditujukkan ke dalam karya adalah teknik fotografi eksperimental dengan beberapawarna dan pantulan cahaya yang menyebabkan adanya bayangan objek nyata yang akanmenyampaikan makna fotonya dengan beberapa karya foto yang membahas petak umpetdan lompat tali yang di satukan dengan bayangan objek yang bermain gadget dalam satuframe.Kata Kunci: Petak Umpet, Lompat Tali, FotografiABSTRACT : Traditional games are one of the ancestral heritages that need to be preservedbecause they have cultural values. This triggered the writer's idea to create a final projectentitled "Traditional Game of Hide and Seek and Jump Rope in Experimental Photography"at interpreting the traditional game of hide and seek and jump rope in the form ofexperimental photography. The author's background in taking this theme is because in theneighborhood where the author lives, he feels uneasy about children who are starting toforget their cultural values for traditional games because of the negative influence ofgadgets. The photographic technique that will be shown in the work is an experimentalphotography technique with several colors and light reflections that cause a shadow of areal object that will convey the meaning of the photo with several photo works that discusshide-and-seek and jumping rope which are combined with the shadow of objects playinggadgets in the game. one frame.Keywords: Hide and Seek, Jump Rope, Photography
Potret Wanita Single Parent Dalam Fotografi Miniatur Sumarnis, Nisa; Trihanondo, Donny; Sintowoko, Dyah Ayu Wiwid
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK: Karya tugas akhir dengan judul <POTRET WANITA SINGLE PARENT DALAMFOTOGRAFI MINIATUR= bertujuan untuk mengeksplorasi gesture wanita single parent kedalam medium fotografi miniatur. Metode yang digunakan dalam penciptaan karya ini ialahmelakukan observasi di kawasan Margawangi Raya, dan rumusan masalahnya ialah bagaimanapotret wanita single parent dengan pendekatan fotografi miniatur. Hasil dari penciptaan karyaini dapat dijabarkan sebagai berikut. Karya 1 berjudul Penyembuh luka, menceritakan tentanganak yang kabur dari rumah. Karya 2 berjudul Bermain bersama anak, menceritakan tentangkegiatan setiap hari ibu serta anak yang bermain bersama. Karya 3 berjudul Kepenatan,menceritakan tentang kelelahan seorang wanita single parent. Karya 4 berjudul Peran ganda,menceritakan tentang peran ganda seorang wanita single parent. Karya 5 berjudul Perasaansedih, menceritakan tentang kesedihan menjadi wanita single parent. Teknik yang digunakandalam pembuatan karya ini ialah ruang tajam sempit (Depth of Field) dan Selective focus. Daripenciptaan karya ini setidaknya dapat menggambarkan potret wanita single parent.Kata-kata Kunci: Wanita Single Parent, Fotografi, Miniatur, GestureABSTRACT: The final project entitled "PORTRAIT OF SINGLE PARENT WOMEN IN MINIATUREPHOTOGRAPHY" aims to explore the gesture of a single parent women in the medium ofminiature photography. The method used in the creation of this work is to make observationsin the Margawangi Raya area, and the formulation of the problem is how to portrait a singleparent women with a miniature photography approach. The results of the creation of this workcan be described as follows. Work 1 entitled Healing wounds, tells about a child who runs awayfrom home. Work 2 entitled Playing with children, tells about the daily activities of mothers andchildren who play together. Work 3 entitled Kepenatan, tells about the exhaustion of a singleparent women. Karya 4, entitled Dual Roles, tells about the dual roles of a single parentwomen. Work 5 entitled Feelings of sadness, tells about the sadness of being a single parentwomen. The techniques used in making this work are depth of field and selective focus. Fromthe creation of this work, at least it can describe the portrait of a single parent women.Keywords: Single Parent Women, Photography, Miniature, Gesture
Visualisasi Emosi Sendu Pada Karya Fotografi Menggunakan Teknik Infrared Putri, Parvaty Pratiwi; Trihanondo, Donny; Maulana, Teddy Ageng
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Fotografi sudah menjadi hal yang biasa ditemukan setiap saat. Fotografi pun disebut sebagai pencerminan kembali realitas .Disebut demikian karena fotografi mengambil bagian dari suatu peristiwa yang terjadi saat itu untuk diabadikan moment. Semakin berkembangnya zaman, semakin banyak muncul teknik fotografi baru. Salah satunya yaitu Fotografi Infrared. Hal ini tercipta karena adanya gabungan dua teknik yang berbeda yaitu teknik foto dan teknik infrared yang biasanya dilakukan pada kegiatan penelitian atau sains. Emosi pun menjadi salah satu pendukung dalam memperkuat pesan karya. Media foto menjadi salah satu cara untuk mengekspresikan dan menangkap kejadian itu. Sendu merupakan emosi yang selalu dianggap memiliki emosi negative. Namun di sisi lain terdapat hal menarik. Emosi dapat diperlihatkan dengan beberapa cara, seperti suasana, ekspresi, dan gerak tubuh. Dengan fotografi, hal itu akan memperlihatkan sisi menarik dari emosi sendu itu sendiri dengan menggunakan objek pendukung. Dalam karya ini objek yang akan memperlihatkan emosi sendu itu merupakan seorang wanita. Wanita dapat memperlihatkan sisi emosionalnya lebih dalam dari berbagai hal seperti ekspresi dan gerak tubuh. Dengan menggunakan teknik Fotografi Infrared, visual yang dihasilkan akan berbeda dengan yang lainnya. Dikarenakan hasil visual memiliki warna yang cenderung dingin dan negatif. Kata Kunci : Fotografi, Infrared, Sendu. Abstract : Photography has become a common thing found all the time. Photography is also referred to as a reflection of reality. So called because photography takes part of an event that occurred at that time to capture the moment. As the times progressed, more techniques emerged. One of them is Infrared Photography. This was created because of the combination of two different techniques, namely photo techniques and infrared techniques which are usually carried out in research or science activities. Emotion is also one of the supporters in strengthening the message of the work. Photo media is one way to express and capture the incident. Sendu is an emotion that is always considered to have negative emotions. But on the other hand there are interesting things. Emotions can be expressed in several ways, such as mood, expressions and gestures. With photography, it will show the interesting side of the sendu emotion itself by using a supporting object. In this work, the object that will show the sendu emotion is a woman. Woman can show their deeper emotional side from things such as expressions and gestures. By using the Infrared Photography technique, the resulting visual will be different from the other.because the visual results have colors that tend to be cold and negative. Keywords: Photography, Infrared, Sendu,
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT BERBASIS MOTION GRAPHIC "BAHAYA SOSIAL MEDIA" Ariq, Nadhif Jasir; Trihanondo, Donny; Sintowoko, Dyah Ayu Wiwid
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyak orang yang menyalahgunakan media sosial, seperti menyebarkan berita atau informasi bohong atau disebut dengan berita hoax, memberikan komentar yang bersifat negatif di media  sosial  dan  juga merekam  dan menyebarkan  video  yang mengakibatkan  keributan, menjatuhkan  (memfitnah)  orang  di media  sosial.  Iklan  layanan masyarakat  berbasis  motion graphic  adalah  salah  satu  perkembangan  teknologi  yang  dapat  dimanfaatkan  sebagai media untuk menyampaikan  informasi dan edukasi kepada khalayak umum. Penulis  ingin membuat sebuah  karya  besar  dalam  bentuk  video  Iklan  Layanan Masyarakat  berbasis motion  graphic dengan mengangkat permasalahan dampak negatif dari media  sosial dengan menyampaikan informasi dan edukasi. Metode penelitian yang mendukung pembuatan karya ini adalah dengan menggunakan metode Deskriptif Kuantitatif, yaitu dengan berbagai penelitian menurut kejadian dengan berdasarkan hasil wawancara, observasi, serta yang dapat diungkapkan melalui bahan-bahan  dokumenter.  Tujuannya  adalah  merancang  video  iklan  layanan  masyarakat  berbasis motion graphic yang menarik dan memberikan informasi yang baik dan benar tentang bahaya media  sosial tersebut. Saran untuk ke depannya dari pembuatan karya  ini adalah video  iklan layanan masyarakat berbasis motion graphic ini bisa dinilai efektif sebagai salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan yang terjadi pada penyalahgunaan media sosial saat ini.Kata Kunci: Bahaya Media Sosial,  Iklan  Layanan Masyarakat,  Berita Hoax, Komentar Negatif,  Menyebarkan Video Bohong, Motion Graphic
MEMPERKENALKAN VISUAL TEMPO DULU PADA ERA MODERNISASI DENGAN MENGGUNAKAN METODE KAMERA LUBANG JARUM Putra, Muammar Fariz; Trihanondo, Donny; Zen, Adrian Permana
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan  perancangan  fotografi  bergaya  tempo  dulu  ini,  diharapkan  dapat memberi  visual  yang  berbeda  di  era  Modernisasi.  Dalam  Karya  ini  terdapat  proses pembuatan  lensa  lubang  jarum  yang  dapat memberikan  kesan  tempo  dulu  pada  foto. Pembuatannya sendiri yaitu menggunakan metode kamera lubang jarum dengan maksud dan  tujuan  untuk memperkembangkan  fotografi  dalam metode  kamera  lubang  jarum. Karya <Bandung Dalam Semu= yang berlokasi di kota Bandung dan dicetak padaphotopaper dengan ukuran A3. Karya fotografi gaya tempo dulu ini dapat menjadi sesuatu yang baru dalam media fotografi, dengan cara mengembangkan teknik melalui eksplorasi mengenai penggunaan alat dan bahan yang dipakai untuk media seni fotografi.Kata kunci: era modernisasi, memperkenalkan visual tempo dulu, kamera lubang jarum
MENTAL ILLNES DALAM KARYA SENI VIDEO EKSPERIMENTAL BERJUDUL "MENTALLY UNSTABLE" Rafael, Muhammad Reza; Trihanondo, Donny; Rachmawanti, Ranti
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gangguan kecemasan yakni diangkat dengan permasalahan anak muda zaman sekarang yang terkait dengan gangguan mental dan biasa kita kenal dengan <Mental Illnes=. Dalam karya ini kita dapat mengetahui bahwa bahayanya gangguan  mental  untuk  anak  muda  zaman  sekarang,  dan  karya  ini  pun membawakan metode Eksperimental Video untuk memberi kesan lebih abstrak.  Kata Kunci: anxiety, eksperimental video, mental illness, mentally unstable. 
MENTAL ILLNESS DEPRESI DENGAN JUDUL KARYA MENTALLY UNSTABLE PADA PERFORMANCE ART Belinda, Geby Ayu; Trihanondo, Donny; Sintowoko, Dyah Ayu Wiwid
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seni Rupa memiliki banyak sekali kategori – kategori salah satu nya yaitu seniPerformance Art yang penulis angkat sebagai Tugas Akhir ini. Seiring perkembanganjaman tentunya berdampak juga terhadap perkembangan dan kemajuan Seni Rupa dalamsegala aspek, semakin banyak bermunculan seniman – seniman Performance Art yangkarya nya hebat - hebat hingga mendapat banyak penghargaan. Beberapa seniman –seniman yang karya nya pernah tampil di luar negeri bahkan mendapat penghargaanyaitu, Melati Suryodarmo, FX Harsono, dan masih banyak lagi. Karya tugas akhir iniberjudul Mental Illness Depresi Dengan Judul Karya Mentally Unstable Pada PerformanceArt, penulis ingin menceritakan tentang keresahan dan depresi yang terjadi pada individu,karena rasa trauma di masa lalu dari kecil hingga dewasa, salah satu penyebabnya bisadari anak yang broken home, bullying, dan masih banyak lagi. Karya Tugas AkhirPerformance Art ini sengaja penulis pilih setelah banyak pertimbangan dan referensi yangdi dapatkan, salah satu nya dari tugas yang pernah penulis buat di mata kuliahPerformance Art di semester 6.Kata Kunci: mental illness, performance art, broken home
PENCIPTAAN FOTOGRAFI DENGAN MENGGUNAKAN PRISMA PADA KARYA REFRACTION OF ME Alfianto, Rynaldi; Trihanondo, Donny; Sintowoko, Dyah Ayu Wiwid
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karya tugas akhir dengan judul <Penciptaan fotografi dengan menggunakanprisma pada karya Refreaction of me= bertujuan untuk mengeksplorasi dalam pembuatankarya fotografi menggunakan prisma. Latar belakang penulis mengambil tema ini adalahketertarikan dari hasil fotografi yang tidak biasa dilihat sehari – hari dan perubahanekspresi manusia yang dibiaskan oleh prisma. Metoode yang digunakan penulis saatpembuatan karya adalah pengambilan gambar eksperimeltal menggunakan prismasebagai filter kamera. hasil pengambilan gambar tersebut terliha perpecahan ataupembiasan cahaya yang di tipantulkan pada prisma. Saran penulis jika ingin membuatkarya dengan menggunakan prisma menggunakan tripod agar stabil saat pengambilangambar dan pencahayaan yang cukup agar hasil yang diinginkan bisa terlihat dengan jelas.Selain itu banyak bereksperimen dengan prisma agar mendapatkan gambaran hasil yangdiinginkan.Kata Kunci: Ekspesi, Fotografi, Prisma
PENCIPTAAN KARYA FILM PENDEK COLLAPSE Agustina, Karina; Trihanondo, Donny; Kusumanugraha, Sigit
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mental illness bukanlah hal yang asing lagi untuk didengar saat ini. Banyak dari jenis  mental  illness  yang  belum  banyak  orang  ketahui. Namun  pada  umumnya  orang-orang sudah pernah mendengar mengenai depresi sebagai salah satu dari mental illness. Meskipun  banyak  orang  mengetahui  mengenai  depresi  masih  banyak  orang  yang menyepelekan depresi dan mengartikan depresi hanya sebagai rasa sedih baik penderita maupun  orang-orang  disekitarnya.  Bagi  beberapa  penderita  sering  kali  mereka  tidak menyadari  bahwa  dirinya  sedang mengalami  depresi  hingga  akhirnya  hal  ini menjadi berminggu-minggu bahkan bertahun-tahun, sementara bagi penderita yang menyadari adanya  gejala depresi mereka  sering  kali  takut mengungkapan  keadaan mereka  karna stigma masyarakat secara umum yang berpikir bahwa penderita depresi hanya mencari perhatian. Maka dari itu penulis ingin menyampaikan dengan karya film pendek yang ingin dibuat betapa pentingnya untuk peka terhadap diri sendiri dan orang sekitar mengenai adanya depresi.Kata kunci: mental illness, depresi, film pendek
Co-Authors Adeseptian, Ricco Adrian Permana Zen Adrian, Muhammad Yafi Agustina, Karina Alfianto, Rynaldi Alghifari, Muhammad Raihan Almachdar, Alvin Andrifalin, Muhammad Raihan Anggis Rizky Wiyaringtyas Ariq, Nadhif Jasir Asep Sufyan Muhakik Asfar, Muhammad Qessar Aziz, Fahri Hafidh Bancin, Zikry Satria Makmur Barran Antares, Shandy Belinda, Geby Ayu Cahyani, Salsabila Qotrunnada Devina, Deanna Didit Endriawan Dyah Ayu Wiwid Sintowoko Erdiansyah, Ananda Teguh Fahreza, Muhammad Refi Farhan, Aditya Muhammad Fikri, Irhamul Fikriyah, Fathimah Nur Fitran, Muhammad Raihan Hakim, Rafli Maulana Hanif, Auwalia Rahma Afifatul Hanina, Fathin Impyaz Harrie Lutfie Hazazi Rabindranattagore, Muhammad Hatman Ihsan, Fadlan Adhimas Iqbal Prabawa Wiguna Iskar, Roy Krisna Nomura Kusumanugrah, Sigit Kusumanugraha, Sigit Lailina, Fani Leni Cahyani Maharani, Dea Maisa Ananda Floresia Pratama Puan Malau, Nova Astrit Febrianty Maulana, Teddy Agung Mendanu, Trias Putra Mgahfira Akbar, Muhammad Sadam Mohammad Isa Pramana Koesoemadinata Nabila Quratuain, Nanda Nacazeta, Alghofiri Omar Natazya, Michelle Negara, Fajar Wijaya Prasetyo, Dewo Ananda Putra, Muammar Fariz Putri, Parvaty Pratiwi Rafael, Muhammad Reza Rahmat Hidayat Ramadhandi, Aqzra Rizki Ranti Rachmawanti Rapekan, Muhammad Fakhrinur Shiyam Ryansyah, Muhammad Safitri, Meliani Sampurno Wibowo Segara, Adam Damaian Pandji Sendang, Lusia Siska Noviaristanti Soni Sadono Sumarnis, Nisa Syasali, Shahirania Teddy Ageng Maulana Tilaar, Risyad Rafif N Tri Haryotedjo Vega Giri Rohadiat Wanapatra, Aldio Ganesa Yusuf, Saefullah Ali