Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

ANALISIS STRATEGI PEMASARAN SELADA HIJAU(Lactuca sativa L.) DI HIDROPONIK DZAKIYYAH FARM KABUPATEN SUKOHARJO Pradana, Guntur Eka; Harinta, Yos Wahyu; Setyarini, Agung
Journal of Agribusiness, Social and Economic Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hydroponic plant cultivation is increasingly being enjoyed by urban communities. This hydroponic trend emerged in line with the increasingly limited agricultural land in urban areas. The aim of this research is to determine internal and external factors, alternative strategies and determine strategic priorities in marketing. The basic method used is descriptive qualitative. The types of data used are primary and secondary data. Determining key persons or respondents using Purposive and Snowball sampling techniques. For data analysis methods use IFE, EFE, SWOT, and QSPM. Based on the results of the IFE matrix, 5 strengths and 5 weaknesses were identified with the results showing marketing distribution and not having a greenhouse as the main weakness, and the results of the EFE matrix identified 5 opportunities and 4 threats with the results showing regular customers as the biggest opportunity and competitors' pricing strategies and distribution strategies as the biggest threat. The SWOT matrix produces 8 alternative strategies, namely increasing the number of planting holes, creating a permanent partnership, embracing hydroponic beginners as partners, adjusting planting schedules to avoid natural risks, creating SOPs, creating social media, creating greenhouses, improving better management. The alternative is then decided through the QSPM matrix which places the W-O strategy, namely Making SOPs (Product Operational Standards) as a strategic priority with a Total Alternative Score of 7.721. The results of this research prioritize the strategy for creating SOPs, starting from standardizing products for production and partners, as well as maintaining existing quality so that it remains in demand by regular customers.
ANALISIS PREFERENSI KONSUMEN TERHADAP PRODUK TEH CELUP HITAM DI KECAMATAN WONOGIRI Ady Pratama, Bambang; Arianti, Yoesti Silvana; Setyarini, Agung
Journal of Agribusiness, Social and Economic Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jase.v3i2.4657

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui urutan pengaruh atribut terhadap daya beli konsumen produk merek/brand teh celup hitam (2) Mengetahui preferensi konsumen terhadap beberapa brand/merek produk teh celup hitam. Metode dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, Pengambilan sampel menggunakan metode acidental sampling dengan teknik observasi, wawancara, kuesioner dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teknik acidental sampling karena memperhatikan pertimbangan tertentu yang kemungkinan akan dihadapi pada saat penelitian, jumlah sampel yang akan diambil dalam penelitian ini sebanyak 100 responden. Penelitian ini berlokasi di Kecamatan Wonogiri Kabupaten Wonogiri. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan preferensi atribut rasa, harga, aroma, warna, merek, dan desain kemasan teh celup hitam. Konsumen dalam melakukan pembelian teh celup hitam di beberapa merek/brand Tongji, Sariwnagi dan Sosro memiliki perbedaan preferensi atau terdapat perdebaan keputusan.
KOMPARASI BIAYA DAN PENDAPATAN USAHATANI PADI KONVENSIONAL DAN MODERN DI KECAMATAN TAWANGSARI KABUPATEN SUKOHARJO Rahayu, Putri; Basuki, Joko Setyo; Setyarini, Agung
Journal of Agribusiness, Social and Economic Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Dalangan Kecamatan Tawangsari Kabupaten Sukoharjo pada tahun 2015 menjadi percontohan mekanisasi pertanian meskipun demikian sampai saat ini belum semua petani tersebut beralih menggunakan alat mesin pertanian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya biaya, penerimaan, pendapatan dan efisiensi usahatani padi konvensional dan modern dan untuk mengetahi perbandingan biaya, pendapatan dan efisiensi usahatani padi konvensional dan modern. Metode dasar yang digunakan adalah deskriptif analitis. Pemilihan lokasi penelitian secara purposive di Desa Dalangan Kecamatan Tawangsari Kabupaten Sukoharjo. Teknik pengambilan sampel menggunakan snowball dengan jumlah responden 60. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekuder. Analisis yang digunakan adalah analisis usahatani dan uji beda tidak berpasangan menggunakan SPSS 23. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Biaya usahatani padi konvensional sebesar Rp. 4.955.720,- ha/MT dan biaya usahatani padi modern Rp. 5.091.763,- /ha/MT. (2) Penerimaan usahatani padi konvensional sebesar Rp. 15.591.333,- /ha/MT dan penerimaan usahatani padi modern Rp. 22.532.833,-/ha/MT. (3) Pendapatan usahatani padi konvensional sebesar Rp. 10.635.613,-/ha/MT dan pendapatan usahatani padi modern Rp. 17.441.070,-/ha/MT. (4) Efisiensi usahatani padi konvensional sebesar 3,13 dan efisiensi usahatani padi modern sebesar 4,45 sehingga layak diusahakan. Berdasarkan uji t-test didapatkan hasil signifikansi biaya sebesar 0,727 > 0,05 sehingga hipotesis ditolak, karena tidak terdapat berbedaan biaya yang signifikan antara usahatani konvensional dan modern sedangkan uji t-test signifikansi pada pendapatan dan efisiensi sebesar 0,000 < 0,05 sehingga hipotesis diterima, terdapat perbedaan Pendapatan dan Efisiensi antara usahatani padi konvensional dan modern di Desa Dalangan Kecamatan Tawangsari Kabupaten Sukoharjo.
KETAHANAN PANGAN RUMAH TANGGA PETANI PADI DI DESA JATIPURNO KECAMATAN JATIPURNO KABUPATEN WONOGIRI Pangestu, Mustika Indah; Retnaningsih, Nugraheni; Setyarini, Agung
Journal of Agribusiness, Social and Economic Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui besarnya pendapatan dan pengeluaran rumah tangga petani padi di Desa Jatipurno Kecamatan Jatipurno Kabupaten Wonogiri, mengetahui besarnya proporsi pengeluaran konsumsi pangan terhadap total pengeluaran rumah tangga petani padi, mengetahui besarnya konsumsi energi dan protein rumah tangga petani padi, mengetahui kondisi ketahanan pangan rumah tangga petani padi berdasarkan indikator proporsi pengeluaran pangan dan tingkat konsumsi energi. Metode dasar yang digunakan yaitu deskriptif analitis. Responden dipenelitian ini yaitu petani padi pemilik penggarap. Metode analisis data yang digunakan yaitu analisis pendapatan dan pengeluaran rumah tangga petani padi, proporsi pengeluaran pangan terhadap pengeluaran total, analisis tingkat konsumsi pangan rumah tangga petani padi, analisis ketahanan pangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata pendapatan rumah tangga petani padi sebesar Rp. 6.941.933 per tahun dari pendapatan usahatani dan Rp. 21.758.600 per tahun dari pendapatan luar usahatani. Rata-rata pengeluaran untuk pangan Rp. 1.275.907 per bulan dan rata-rata pengeluaran non pangan Rp. 696.154 per bulan. Besar proporsi pengeluaran konsumsi pangan terhadap total pengeluaran 66,75%. Rata-rata konsumsi energi 1.9505,55 kkal/orang/hari dan untuk konsumsi protein 57,36 gram/orang/hari. TKE 90,74% dan TKP 100,64%. Kondisi ketahanan pangan rumah tangga petani padi di Desa Jatipurno Kecamatan Jatipurno Kabupaten Wonogiri adalah rumah tangga kategori tahan pangan sebesar 13,33% dan 86,67% kategori rentan pangan.
ANALISIS USAHA INDUSTRI RUMAH TANGGA KERIPIK TEMPE MBAK ENDANG DI DESA SENDANG, KECAMATAN WONOGIRI, KABUPATEN WONOGIRI Darmawan Agung Prabowo; Yoesti Silvana Arianti; Agung Setyarini
Journal of Agribusiness, Social and Economic Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jase.v4i1.5210

Abstract

Keripik tempe kedelai adalah camilan ringan yang terbuat dari tempe kedelai yang diiris tipis dan digoreng hingga kering dan renyah. Keripik tempe yang diproduksi oleh IRT Mbak Endang Di Dusun Kedung Areng, RT. 1, RW. 1, Desa Sendang, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis biaya produksi, penerimaan, keuntungan, dan kelayakan usaha yang meliputi R/C Ratio, B/C Ratio, serta menentukan BEP produksi maupun penerimaan dan titik impas harga. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Lokasi penelitian dipilih secara sengaja, dan responden melibatkan pemilik usaha dan tiga tenaga kerja dari dalam keluarga. Analisis dilakukan melalui perhitungan biaya total, penerimaan, keuntungan, dan kelayakan usaha yang meliputi R/C Ratio, B/C Ratio, serta menentukan BEP produksi maupun penerimaan dan titik impas harga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya produksi bulanan mencakup biaya tetap sebesar Rp 130.638,89 dan biaya variabel sebesar Rp 9.891.402,73, dengan total biaya mencapai Rp 10.022.041,61. Total penerimaan mencapai Rp 13.992.000, menghasilkan keuntungan sebesar Rp 3.969.958,39. Analisis kelayakan finansial menunjukkan bahwa R/C rasio sebesar 1,40, menandakan usaha ini menguntungkan untuk diusahakan, sementara B/C rasio sebesar 0,40, menunjukkan bahwa usaha ini tidak layak karena biaya produksi yang tinggi dan harga jual yang masih terbilang rendah atau jumlah produksi yang masih rendah sehingga keuntungan yang didapat lebih kecil. Sedangkan BEP produksi berada titik impas sebesar 40,52 pcs, BEP penerimaannya sebesar Rp. 445,764,17 dan titik impas harganya sebesar Rp. 7.878,96
Penyuluhan Dalam Rangka Pengembangan Usaha Produk Olahan Porang pada Kelompok Usaha Sahabat Petani Porang Sukoharjo Dewati, Rosita; Setyarini, Agung; Harinta, Yos Wahyu; Widyastuti, Retno
IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ijecs.v4i2.4445

Abstract

Potensi pengembangan porang di Indonesia masih sangat besar. Selama ini, di Indonesia porang hanya di olah hingga bentuk chips kering, belum menjadi produk akhir. Sedangkan produk akhir dari olahan porang sejatinya memiliki harga yang tinggi. Melalui potensi-potensi tersebut, petani porang di desa Kamal Kecamatan Bulu Kabupaten Sukoharjo berinisiatif mengolah porang menjadi produk olahan yang bernilai tinggi juga bergizi tinggi. Sahabat Petani Porang Sukoharjo (SPPS) merupakan perkumpulan dari petani-petani porang yang memproduksi porang dari budidaya hingga kemudian di olah menjadi berbagai produk seperti beras porang, mie porang, tepung glukomanan. Strategi pemasaran utama yang disimpulkan adalah penerapan pengendalian mutu dengan menerapkan cara produksi pangan yang baik, agar menghasikan produk yang higienis. Strategi kedua adalah  perluasan jangkauan pemasaran hingga ke pasar ekspor, dengan cara promosi di media sosial menggunakan brosur dan bergabung ke dalam platform pemasaran online seperti shopee karena telah mendukung ekspor produk UMKM. Adapun saran untuk lanjutan kegiatan adalah dilaksanakannya penelitian bertema strategi pemasaran yang mendalam yang merinci faktor-faktor internal eksternal yang dimiliki SPPS.
Development Strategy for Food Security of Farmer Households in the Keduang Sub Watershed (DAS) in Wonogiri Regency Setyarini, Agung; Arianti, Yoesti Silvana; Dewati, Rosita
Journal of Science and Science Education Vol. 5 No. 2 (2024): October
Publisher : Pascasarjana, Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jossed.v5i2.9329

Abstract

The purpose of this study is to determine the internal and external factors that affect the food security of farmer households, and formulate strategies for developing food security of farmer households. The novelty of this research is to obtain alternative strategies to improve food security of farmer households. The method of determining the research location was carried out purposively, and the determination of the sample research area was carried out purposively, so that 3 sub-districts were selected, namely Jatipurno (upstream), Jatisrono (middle) and Sidoharjo (downstream). Data collection methods were observation, interview, and FGD (Focus Group Discussion). The data analysis method used two stages, including: a) Input Matrix of Internal Factor Evaluation (IFE) and External Factor Evaluation (EFE), and b) analysis using SWOT matrix.  The results explained that there were 10 strengths, 11 weaknesses, 4 opportunities, and 5 threats.  Based on the SWOT matrix, there are 12 alternative development strategies, namely: 1) increasing food availability of farmer households; 2) assistance by related agencies on food diversification, food safety and health; 3) reducing farming inputs; 4) increasing farmer household income; 5) training and counseling on nutrition; 6) making reservoirs; 7) incentives for millennial farmers; 8) using rice varieties that are low in emissions and resistant to pests and diseases; 9) government regulations on land use change; 10) adjustment of planting times and patterns; 11) selection of drought-resistant food crop commodities and 12) planting of plantation crops
PEMBERDAYAAN STRATEGI SEGMENTING TARGETING POSITIONING DIFERENSIASI BAGI USAHA MIKRO INDUSTRI RUMAH TANGGA KABUPATEN SUKOHARJO Suryono, Joko; Widodo, Yoto; Nugrahani, Farida; Gama, Betty; Hidajat, Diatmiko; Hartati, Sri; Setyarini, Agung; Wedaswari, Made; Nugroho, Aziz Widi
Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH) Vol. 7 No. 1 (2024): CIASTECH 2024 Potensi dan Dampak Artificial Intelligence (AI) di Era Society 5.
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/ciastech.v7i1.6915

Abstract

Industri Rumah Tangga memiliki fungsi yang kuat dalam menunjang ekonomi keluarga, dimana keterlibatan dan sumbangan dalam memperoleh penghasilan dan mengatur keuangan keluarga. sektor IRT perlu mengenali tantangan yang dihadapi yaitu dengan memahami konsep pemasaran strategi segmentasi, penargetan, penentuan posisi, dan diferensiasi. Tujuan untuk menggambarkan kapasitas pengetahuan dan pemahaman strategi pemasaran segmenting,targeting positioning,diferensiasi IRT di kabupaten Sukoharjo. Metode Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif, dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Teknik Pengumpulan Data studi dokumentasi, observasi, wawancara, Penyebaran daftar pertanyaan. Teknik analisis data menggunakan model logika induktif interaktif Miles dan Huberman. Hasil Temuan Pelaku Usaha mikro Industri Rumah Tangga di desa Sadakan dan desa Krajan masih sangat minim dalam memahami strategi pemasaran segmenting targeting, positioning, diferensiasi. Dengan daya kekuatan Industri Rumah Tangga dalam menunjang ekonomi keluarga, maka IRT ini perlu didukung dan diberdayakan dalam strategi ini. Memberdayakan usaha mikro industri rumah dalam segmentasi, penargetan, penentuan posisi, dan strategi diferensiasi sangat penting untuk meningkatkan kinerja pasar mereka. Strategi ini memungkinkan usaha mikro untuk mengidentifikasi dan memenuhi kebutuhan konsumen tertentu, yang pada akhirnya mengarah pada peningkatan penjualan dan keuntungan.
PENGUATAN LEGALITAS USAHA BAGI UMKM DI SUKOHARJO Widodo, Yoto; Nugrahani, Farida; Hartati, Sri; Gama, Betty; Suryono, Joko; Hidajat, Djatmiko; Setyarini, Agung; Wedaswari, Made; Nugroho, Aziz Widhi
Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH) Vol. 7 No. 1 (2024): CIASTECH 2024 Potensi dan Dampak Artificial Intelligence (AI) di Era Society 5.
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/ciastech.v7i1.6970

Abstract

Industri Rumah Tangga Usaha Mikro (IRT-UM) menjadi salah satu solusi peningkatan kesejahteraan Masyarakat. Tujuan dari kegiatan Pengabdian Masyarakat yaitu sebagai sarana memberikan Penyuluhan Legalitas Usaha Bagi UMKM di Sukoharjo. Metode pelaksanaan program ini terdiri atas lima tahap. Pertama tahap Sosialisasi, meliputi paparan secara umum mengenai gambaran program. Tahap kedua, yaitu Penyuluhan (pemaparan materi dan diskusi khusus mengenai pentingnya memiliki usaha dan pengurusan perizinan berusaha). Tahap ketiga yaitu pelatihan inovasi produk, dimana IRT_UM binaan mendapatkan pelatihan secara langsung mengenai tata cara praktik pembuatan kripik jamur dan keripi tempe alakatak. Tahap keempat meliputi pelatihan sanitasi guna memberikan pemahaman menyeluruh terkait saluran higienis dslm proses produksi. Tahap kelima yaitu pendampingan usaha yang terdiri atas pembukuan, managerial, dan legalitas usaha basis makanan. Hasil kegiatan pengabdian ini Pelaku usaha mengetahui dan memahami urgensi memiliki legalitas berusaha berupa NIB (Nomor Induk Berusaha) dan SPP-IRT. Serta pelaku usaha mampu untuk meningkatkan penjualan dengan pemanfaatan media soaial terkini. Selain itu, tim univet mampu menjembatani pelaku usaha tersebut sehingga persoalan izin telah tuntas dan pelaku usaha sudah tidak lagi bergantung dengan tengkulak yang sudah punya nama untuk memperjualbelikan produknya
Strategy for Optimizing Narrow Land Through Vegetable Planting With a Hydroponic System as an Effort to Improve Community Welfare Dewati, Rosita; Setyarini, Agung; Arianti, Yoesti Silvana; Harinta, Yos Wahyu
IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ijecs.v6i1.5592

Abstract

Lahan merupakan salah satu sumberdaya alam yang menjadi faktor produksi utama dalam kehidupan manusia. Di perkotaan lahan menjadi permasalahan karena banyak digunakan untuk sector non pertanian, sedangkan masyarakat kota tetap harus mengadapi permasalahan pemenuhan kebutuhan gizi keluarga. Salah satu upaya optimalisasi pengunaan lahan untuk bercocok tanam di pekarangan rumah dengan kondisi lahan sempit dan perkotaan adalah sistem hidroponik. Mitra dalam program pengabdian ini merupakan ibu-ibu PKK di Perumahan Sukoharjo Permata Asri yang merupakan masyarakat umum. yang antusias dan memiliki motivasi tinggi untuk belajar dan memanfaatkan lahan sempit disekitar perumahan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan dan pelatihan kepada mitra mengenai optimalisasi lahan pekarangan dengan menggunakan system hidroponik dalam budidaya sayuran, serta untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan pengetahuan sebelum dan setelah diberikan penyuluhan. Metode pelaksanaan kegiatan ini adalah dengan metode penyuluhan dan pelatihan, serta uji t berpasangan untuk mengetahui apakah ada perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah dilaksanakan kegiatan ini. Hasil uji t menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan pada nilai pretest dan posttest. Hal tersebut memperlihatkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan antara sebelum dan sesudah diberikan materi mengenai sistem hidroponik. Penyuluhan dan pelatihan ini memberikan peningkatan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu PKK Perum Sukoharjo Permata Asri dalam hal budidaya sayuran dengan sistem hidroponik. Selama proses pemantauan setelah dilaksanakan pengabdian, tanaman sayuran yang dipindah tanam saat pengabdian mengalami pertumbuhan yang bagus, dan benih sayuran yang disemai saat pengabdian mengalami pertumbuhan yang bagus. Hal tersebut menunjukkan adanya keberhasilan pelaksanaan program pengabdian ini. Kata kunci: Hidroponik, Lahan, Optimalisasi, Pelatihan, Penyuluhan