Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Filosofi Lagu Permainan Anak “Lar-Olar Kolarjang” pada Masyarakat Madura Rahman, Bohri; Fadlillah, M.; Setyawan, Arief; Ni'mah, Ana Tsalitsatun
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Metalingua Vol 9, No 2 (2024): Metalingua, Edisi Oktober 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/metalingua.v9i2.27773

Abstract

Permainan anak-anak merupakan tradisi turun-temurun yang dilakukan masyarakat di Indonesia, termasuk di Madura. Salah satu jenis permainan tradisional tersebut ialah yang berbentuk lagu permainan anak-anak. Lagu permainan anak “Lar Olar Kolarjhang” merupakan lagu tradisional yang dimiliki oleh Masyarakat Madura. Lagu permainan anak “Lar-Olar Kolarjang” ini mirip atau memiliki nama lain di daerah-daerah yang lain. Adapun nama-nama tersebut antara lain Wak Wak Gung (Jakarta), Slepdur (Sulawesi Utara), Ancak-Ancak Alis (Jawa Tengah), Sledor (Jawa Timur), Oray-Orayan (Jawa Barat), Curik-Curik (Bali), Toko-Toko Dian (Palopo, Sulawesi Selatan). Lagu ini memiliki nilai filosofis yang dipegang teguh dan diwariskan secara turun temurun dari generasi ke generasi. Adapun nilai-nilai tersebut yakni nilai kebersamaan, nilai penghargaan terhadap diri sendiri dan orang lain, serta nilai kepemimpinan baik bagi diri sendiri maupun orang lain. Nilai-nilai inilah yang menjadikan lagu permainan anak “Lar Olar Kolarjhang” perlu untuk dilestarikan dan diajarkan ke generasi muda agar dijadikan pegangan hidup, baik secara khusus bagi masyarakat Madura maupun masyarakat luas lainnya di Indonesia.
Optimalisasi Nilai-Nilai Religius Madura Melalui Kegiatan Penyusunan Naskah Sorban Para Kyai Syarifudin, Albitar; Setyawan, Arief; Sumriyah; Fauzi, Irsyad; Sari, Dian Inka; Rosidah, Devi Zumrotin; Afifah, Rohmatul; Julianto, Kevin Piyu Garet
Jurnal ETAM Vol. 5 No. 1 (2025): FEBRUARY
Publisher : Politeknik Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46964/etam.v5i1.1256

Abstract

Potensi Religius wilayah pulau Madura menjadi daya tarik tersendiri untuk dikelola sebagai salah satu bentuk warisan lokal. Begitu banyaknya pondok pesantren dengan latar belakang kehasan masing-masing dengan para kyai yang memimpin adalah warisan yang sangat berharga bagi Masyarakat Madura. Namun, hal ini masih belum dioptimalisasi, sehingga potensi tersebut belum dapat dinikmati oleh masyrakat. Hal inilah yang menjadi latar belakang ditulisnya artikel ini sebagai bentuk dokumentasi potensi kearifan religius yang diwujudkan dalam bentuk dokumentasi naskah tentang kisah kiyai dalam mendirikan ponok pesantren di wilayah Madura. Lokasi yang dijadikan objek pengabdian adalah Pondok Pesantren Al Hikam Kemayoran Bangkalan. Artikel ini dikembangkan dengan metode PAR (Partisipatory Rural Aprasial) dengan harapan bahwa melalui metode ini akan didapatkan data-data yang kontekstual untuk penyusunan naskah bertajuk” Sorban Para Kyai”. Hasil dari kegiatan ini adalah sebuah naskah yang berisikan kisah sejarah sehuingga doharapakan akan mampu menjadi pembelajaran bagi masyarakat. Naskah dikemas dalam sebuah narasi cerita beralur, sehingga membaca naskah ini diharapkan mampu memberikan gambaran kontekstual tentang perjuangan para kyai dalam mendirikan sebuah pondok pesantren.
SOSIALISASI TEKNOLOGI MEDIA PEMBELAJARAN DIGITAL UNTUK GURU SMP AL HIKAM KEMAYORAN BANGKALAN Jovianto, Kevin Piyu Gareth; Rosidah, Devi Zumrotir; Fauzi, Irsyad; Afifah, Rohmatul; Sari, Dian Inka; Setyawan, Arief; Sumriyah, Sumriyah; Syarifudin, Albitar
Madiun Spoor : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): April 2025
Publisher : Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37367/jpm.v5i1.430

Abstract

The socialization of technology-based learning media at SMP Al Hikam Kemayoran aims to improve the capacity of teachers in utilizing website-based media as a learning aid. This activity focuses on introducing new media that can increase the variety and appeal of materials and motivate students to be more active in class. The socialization began with a survey through Mentimeter to find out the media that teachers have used. The results showed that although some common media have been used, there is still a need for more varied media that are in accordance with the digital era. The speaker introduced various application and website-based media, although challenges arose due to school policies that limit the use of digital devices by students. The speaker suggested that the policy on the use of gadgets in class be considered carefully, considering the effectiveness of digital media in increasing student interaction and learning motivation.
Pengembangan E-book Interaktif Materi Kesastraan Berkearifan Lokal Pulau Mandangin Berbasis Aplikasi Flip PDF Professional Setyawan, Arief; Faqih, Fiyan Ilman
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 23 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/didaktis.v23i1.16910

Abstract

Fokus penelitian ini adalah promosi wisata Pulau Mandangin sebagai upaya mengekslakasi potensi pariwisata di pesisir Madura melalui pengembangan media pembelajaran e-book interaktif yang menyasar pada bidang pendidikan. Secara umum, penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran e-book interaktif berbantukan aplikasiFlip Pdf Professional terkait kesastraan Pulau Mandangin agar memudahkan guru dalam melaksanakan pembelajaran sekaligus sebagai wahana promosi wisata wilayah pesisir Madura melalui jalur edukasi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengembangan dengan model 4D (Thiagarajan, Dorothy, dan Melvyn) yang terdiri atas empat tahap pengembangan, yaitu penetapan, perancangan, pengembangan, dan penyebarluasan. Adapun hasil dari penelitian ini meliputi: 1) Dihasilkan produk berupa e-book interaktif dengan judul Pesona Sastra di Pulau Mandanginyang efektif jika diterapkan dalam pembelajaran bahasa Indonesia di tingkat sekolah menengah, 2) Persentase yang didapatkan dari validasi materi 92% dan validasi media 90% yang artinya media pembelajaran e-book interaktif ini valid atau layak diimplementasikan. 3) Media pembelajaran e-book interaktif yang dihasilkan bisa dioperasikan di dalam PC (laptop),handphone android/Iphone, dan dipublikasi pada website dengan format html 5 (untuk plug-in website) dan diakses dari browser pengguna dengan lebih mudah dan praktis.
Pemanfaatan Platform Noice Sebagai Sarana Mengembangkan Audiobook Cerita Rakyat Madura Setyawan, Arief; Kusuma, Emy Rizta
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 24 No 1 (2024): Didaktis
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/didaktis.v24i1.21119

Abstract

The focus of this research is the utilization of technological developments combined with local Madurese literature. From this comes the research objective to optimize the features on the noice platform to develop the Audiobook of Madurese Folklore. The results of this research are expected to be an alternative in enjoying books or reading materials in a different way, namely by listening. The research method used in this research is development with the 4D model (Thiagarajan, Dorothy, and Melvyn) which consists of four development stages, namely determination, design, development, and dissemination. The results of this study include: 1) The product is produced in the form of Audiobook of Madurese Folklore which is effective to be utilized in understanding reading sources by listening, 2) The Noice platform is effectively used as a means of developing Audiobooks with reading material for Madura Folklore. 3) Audiobooks of Madurese folklore produced through the Noice platform can be operated on computers (laptops) and android/mobile phones easily and practically as long as they are connected to the internet network.
Representasi Rasa Salah yang Dialami Oleh Tokoh Utama dalam Novel “Ipar Adalah Maut” Karya Elizashifaa Luciani, Ega; Setyawan, Arief
Journal of Linguistics and Social Studies Vol 2, No 2: 2025
Publisher : STAI Nurul Islam Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52620/jls.v2i2.187

Abstract

Novel Ipar Adalah Maut merupakan Novel yang ditulis oleh Elizasifaa  diterbitkan pada tahun 2023. Novel ini di dalamnya menceritakan mengenai permasalahan perselingkuhan yang dialami oleh tokoh utama, yaitu Nisa, Rani, dan Aris. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan rasa salah yang dialami tokoh utama dalam novel Ipar Adalah Maut. Adapun teori yang digunakan ialah teori permasalahan psikis teori Saludin Muis, yang memuat beberapa indikator, yakni depresi, obsesi, cemas, takut, tidak aman, rasa salah, tidak mampu, frustasi, bimbang, harapan, ketergantungan, jengkel, marah, sakit hati, tidak puas, penghargaan, perhatian, kepercayaan, merawat, dan pemenuhan. Namun, dalam penelitian ini hanya difokuskan pada bentuk rasa salah. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil yang diperoleh tokoh utama Nisa mengalami perasaan bersalah yang mendalam hal ini dibuktikan dengan diperolehnya data sebanyak 10 data. Tokoh Rani sebanyak 7 data, sedangkan tokoh Aris hanya 5 data.
Peran Mahasiswa dalam Pembuatan Baju Adat melalui Limbah Plastik untuk Kegiatan P5 SMP Negeri 7 Bangkalan Cahyarani, Amelia Shabrina; Hikmiyah, Tsaniyatul; Zahroh, Fatimatus; Adecahyani, Ainin Sesa; Setiawati, Linda; Setyawan, Arief; Rofiq, Ainur; Ellisa, Ellisa
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat dan Komunitas Vol 1, No 2: 2024
Publisher : STAI Nurul Islam Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52620/jpmk.v1i2.89

Abstract

P5 sebagai proyek pengembangan karakter pelajar yang hidup dan berperilaku sesuai dengan nilai-nilai pada pancasila. Penerapan P5 ini dilakukan sebagai upaya mengimplementasian kurikulum merdeka yang telah diterapkan setiap tahunnya. Kegiatan ini menjadikan peserta lebih bisa berpikir kreatif dan inovatif dalam merancang dan membuat produk dalam kegiatan P5. Metode penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan menggunakan teknik wawancara, dokumentasi, dan catat. UPTD SMP Negeri 7 Bangkalan melaksanakan kegiatan P5 mengusung tema “Bhinneka Tunggal Ika” yang memanfaatkan barang bekas seperti limbah plastik dan karung untuk menjasilkan sebuah produk. Kegiatan ini, mulai tanggal 11 September 2024 yang diawali dengan sosialisasi dan pengarahan sampai tanggal 20 September 2024 dalam membuat dan menghasilkan baju adat. acara puncak kegiatan P5 dilaksanakan pada tanggal 4 Oktober 2024 waktu sore hari. kegiatan puncak tersebut dinamakan gelar karya yang dimulai dari gerbang UPTD SMP Negeri 7 Bangkalan sampai Balai Desa Kramat. Pemanfaatan kegiatan ini bisa menjadikan mahasiswa memperoleh pengalaman baru dan wawasan baru. selain itu, peserta didik bisa lebih berfikir kritis, kreatif, sebagai generasi yang berakhlak mulia, berkebinekaan global, bergotong royong dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Fakta-Fakta Sosial dalam Lagu-Lagu Madura sebagai Pendukung Pemahaman Wawasan Budaya bagi Siswa SMA Faqih, Fiyan Ilman; Syarifudin, Albitar Septian; Setyawan, Arief
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia SPECIAL EDITION: LALONGET VI
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.vi.21721

Abstract

Study of the social facts contained in Madurese songs can contribute to developing an understanding of cultural insight, especially Madurese culture. This research aims to examine the social facts contained in Madurese songs and how these facts can support the understanding of cultural insight for high school students in Madura. The approach in this research is a qualitative approach. This research using qualitative methods aims to thoroughly understand the characteristics of the side effects felt by the research subjects. The research results in this study are divided into two, namely material and non-material social facts. However, the data produced in material social facts does not exist. Meanwhile, non-material social facts received 13 data consisting of morality, collective consciousness, collective representation and social flows. The social facts that appear in the 7 Madura songs are non-material social facts. These Madurese songs contain non-material social facts consisting of morality, collective consciousness, collective representation and social flows. The results of the analysis of non-material social facts contained in these songs can be used by teachers to be used as teaching material in learning in Phase F so that they can support the understanding of cultural insight for high school students.