Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Relationship Between Rate of Smartphone Addiction and Incidence of Digital Eye Strain in Adolescents Meilyana, Berna Detha; B, Nofriadi; Setyawan, Arif; Suroso, Heri; S, Hanifuddin Dwi; Ekwantoro, Ekwantoro
Adi Husada Nursing Journal Vol 11 No 1 (2025): Adi Husada Nursing Journal
Publisher : STIKES Adi Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37036/ahnj.v11i1.624

Abstract

The impact of the COVID-19 pandemic has had a big impact on the world of education. Because of online learning, smartphones have a very important role in meeting these needs. Smartphones have a negative impact that can be felt by students when used in their continuous learning is Digital Eye Strain (DES) or often referred to as eye fatigue. This study aims to determine the relationship between the rate of smartphone addiction and the incidence of digital eye strain in adolescents aged 13 – 15 years at Yohanes Gabriel Pare Junior High School. This study used a cross-sectional design. The sample selection used purposive sampling with a total of 115 respondents. The research was conducted using DES questionnaires. The results of the Kendall's Tau test showed that the correlation test results were known to have a significance value, or Sig. (2-tailed), between the variable level of smartphone addiction and the incidence of DES was 0.001. While the correlation is significant at 0.05, the value is 0.001 < 0.05. There is a significant relationship between the level of smartphone addiction and the incidence of digital eye strain in adolescents aged 13-15 years at Yohanes Gabriel Pare Junior High School. Smartphone addiction can affect eye function. The duration and frequency of prolonged smartphone use can affect dry eyes, redness, and the onset of DES symptoms.
Jenis dan Fungsi Kalimat Imperatif dalam Novel Rahasia Pelangi Karya Riawani Elyta & Shabrina WS sebagai Bahan Ajar Materi Teks Prosedur Oxana Jayawardani; Hari Wahyono; Arif Setyawan
Repetisi: Riset Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 8 No. 1 (2025): REPETISI VOLUME 8 NOMOR 1
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/repetisi.v8i01.4494

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya temuan fenomena dari penggunaan kalimat imperatif dalam novel yang memiliki potensi besar sebagai sumber belajar dan kalimat imperatif memiliki peran inti dalam menyusun teks prosedur. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu: (1) memperoleh deskripsi jenis kalimat imperatif pada novel Rahasia Pelangi, (2) memperoleh deskripsi fungsi kalimat imperatif pada novel Rahasia Pelangi, dan (3) menghasilkan bahan ajar materi teks prosedur kelas XI di SMA dari jenis dan fungsi kalimat imperatif pada novel Rahasia Pelangi Karya Riawani Elyta & Shabrina Ws. Adapun metode yang digunakan dalam menyediakan data berupa metode baca dan dilanjutkan dengan metode catat. Dalam menganalisis data, peneliti menggunakan metode agih dengan teknik bagi unsur langsung (BUL). Hasil penelitian membuktikan bahwa adanya penggunaan aspek kalimat imperatif dalam novel Rahasia Pelangi. Adapun jenis kalimat imperatif yang ditemukan yaitu kalimat imperatif biasa, kalimat imperatif halus, kalimat imperatif permintaan, kalimat imperatif ajakan, dan kalimat imperatif larangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis kalimat imperatif yang banyak ditemukan yaitu kalimat imperatif biasa. Adapun fungsi kalimat imperatif yang ditemukan yaitu kalimat imperatif yang berfungsi untuk memberikan perintah, memberi ajakan, memberi permintaan, dan memberi larangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi kalimat imperatif yang banyak ditemukan yaitu kalimat imperatif yang berfungsi untuk memberikan perintah. Hasil penelitiannya diimplementasikan sebagai bahan ajar berupa handout materi teks prosedur. Kata Kunci: kalimat imperatif, novel, teks prosedur, bahan ajar  
Kohesi Leksikal Pidato Jokowi HUT RI 2019 2024 sebagai Bahan Ajar SMP Devi Putri Larasati; Winasti Rahma Diani; Arif Setyawan
Repetisi: Riset Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 8 No. 1 (2025): REPETISI VOLUME 8 NOMOR 1
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/repetisi.v8i01.4596

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memahami penggunaan kohesi leksikaldalam teks pidato kenegaraan, khususnya pidato Presiden Joko Widodo pada peringatan HUT RIuntuk menganalisis kepaduan wacana dan efektivitas komunikasi politik. Tujuan penelitian iniadalah mendeskripsikan jenis kohesi leksikal, menganalisis fungsi kohesi leksikal, danmengimplementasikan hasil penelitian sebagai bahan ajar teks pidato. Metode penelitianmenggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik simak dan catat untuk pengumpulandata, serta metode agih dengan teknik dasar Bagi Unsur Langsung (BUL) dan teknik lanjutanbaca markah dan ganti untuk analisis data. Hasil penelitian menunjukkan terdapat enam jeniskohesi leksikal yaitu repetisi (epizeuksis, tautotes, anafora, epistrofa, simploke, mesodiplosis,epanalepsis, anadiplosis), sinonimi, antonimi, kolokasi, hiponimi, dan ekuivalensi. Fungsi kohesileksikal meliputi penegasan gagasan, mempertahankan topik wacana, menciptakan kepaduanwacana, dan membangun kesan emotif. Kesimpulan penelitian menunjukkan kohesi leksikalberperan penting dalam membangun kepaduan dan efektivitas komunikasi dalam pidatokenegaraan. Kontribusi penelitian berupa pengembangan bahan ajar handout materi teks pidatountuk siswa kelas VIII SMP sesuai kurikulum merdeka. Kata kunci: Bahan Ajar, Kohesi Leksikal, Kurikulum Merdeka, Pidato Kenegaraan, Presiden Joko Widodo.
Pengaruh Mutasi Terhadap Produktifitas Kerja ASN Pada Kantor Pengadilan Agama Wamena Papua Arif Setyawan; Soltan Takdir; Syarifah
Jurnal Honai Vol 2 No 2 (2023): Juni
Publisher : LPPM UNAIM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61578/honai.vol3.no1.art1

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh mutasi terhadap produktivitas kerja pegawai Kantor Pengadilan Agama Wamena. Untuk pengambilan sampel menggunakan Total Sampling karena populasi tidak melebihi 100 orang, yakni 12 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam yaitu studi pustaka, pengamatan (obervasi), dan kuesioner yang terdapat 30 pertanyaan. Untuk pengujian validitas setiap butirnya, menggunakan korelasi Pearson Product Moment, sedangkan pengujian reliabilitas instrumen penelitian menggunakan metode Chonbach Alpha. Kemudian pengujian analisa data menggunakan rumus korelasi Pearson Product Moment yang dalam penelitian ini digunakan α = 0,5 artinya kesalahan dari analisis sebesar 5%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa koefisien korelasi Mutasi dengan Produktivitas Kerja termasuk dalam kategori kuat yang ditunjukkan pada korelasi pearson product moment diperoleh sebesar 0,725. Berdasarkan hasil uji thitung pada taraf signifikan 5% dengan uji dua pihak dk-2 maka diperoleh nilai thitung sebesar 3,331 sedangkan nilai ttabel sebesar 2,228, berarti thitung > ttabel. Dengan demikian diketahui bahwa mutasi terdapat pengaruh yang signifikan terhadap Produktivitas Kerja. Sedangkan nilai kontribusi yang diberikan mutasi terhadap Produktivitas Kerja adalah sebesar 52,5%, sisanya 47,5% yang dipengaruhi faktor-faktor lain yang tidak diteliti. Adapun hasil uji hipotesis adalah ada pengaruh yang signifikan antara mutasi terhadap produktivitas kerja maka Ho ditolak dan Ha diterima.
tive Epidemiological Study of TB Occurrence In Matraman District Health Center Post Covid-19 Pandemic Faridi, Ahmad; birwin, Alib; Furqan, Mohammad; Maryusman, Taufik; Setyawan, Arif
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 8, No 3: September 2023
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/jika.v8i3.2015

Abstract

Objective :Tuberculosis (TB) is caused by Mycobacterium tuberculosis bacteria and is transmitted through coughing, sneezing, talking, or spitting. TB cases are more common in men than women and are higher in areas with poor living conditions and low socio-economic status. In 2018, East Java had 56,445 TB cases, with 31,211 cases in men and 25,234 cases in women. Puskesmas Kecamatan Matraman had 630 suspected TB cases in 2020, with 108 confirmed cases and a low TB CDR achievement. Methods: This is a descriptive study aimed at describing the frequency distribution pattern of Tuberculosis (TB) occurrences according to the variables of person, place, and time using a cross-sectional/prevalence study design approach. The study sample consisted of 159 individuals who were Tuberculosis (TB) patients, and the sample was selected using purposive sampling that met the inclusion and exclusion criteria. Results : show the gender and age group of TB patients. The study found that the majority of TB patients at Puskesmas Kecamatan Matraman were male. The proportion of male TB patients ranged from 55.45% to 67.5%, along with other factors such as lifestyle and environment. Most TB patients were in the productive age group of 15-59 years, Conclusion:indicating the need for prevention and control efforts targeted at this group, such as improving knowledge and awareness of TB, promoting healthy lifestyles, and providing accessible and quality health services. Diagnosis of TB patients can be done through microscopic examination or culture.
Family Experience Family Experience Caring for the Elderly with Diabetes Mellitus Using Sister Calista Roy's Adaptation Process Approach Fitriyadi, Junianto; Setyawan, Arif; Pertiwi, Nadia Ayu Elyana
Journal of Nursing Periodic Vol. 1 No. 2 (2024): July
Publisher : LPPM Universitas dr. Soebandi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36858/jnp.v1i2.28

Abstract

Introduction: Families who care for the elderly who suffer from diabetes mellitus experience problems in the adaptation process to prevent recurrence and it is difficult to provide an understanding of the condition of the disease to the elderly. The purpose of the study was to describe in detail the experience of families caring for the elderly with diabetes mellitus using a sister calista roy adaptation process approach. Methods: This study uses a qualitative method with a phenomenological study approach. The population of this study were all families living at home with the elderly who suffer from diabetes mellitus in Keling Village, Kepung District with a total sample of 6 participants using purposive sampling technique. The data collection method used in-depth interview techniques. Data analysis technique using Interpretative Phenomenological Analysis. Results: The analysis of this study resulted in the theme of the process of family adaptation to care for the elderly with diabetes mellitus, including: 1) Family stimulation by understanding the condition of the disease and obligations in caring for the patient; 2) Family coping mechanisms by having a patient and calm attitude, and providing effective communication; 3) Family self-regulation by exercising self-control and caring attitude; 4) Family behavior by providing consultation on health services, meeting needs and managing stress. Conclusions: The process of family adaptation in caring for the elderly with diabetes mellitus by reflecting on the behavior of the adjustment process with various kinds of coping that is done to produce an adaptive or maladaptive behavior.
Hubungan Kebisingan Dengan Keluhan Fisiologis, Keluhan Psikologis, Keluhan Komunikasi Pada Pekerja Bagian Produksi Pasaribu, Rinda Rusmaniar; Novianus, Cornelis; Setyawan, Arif
Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS) Vol 4, No 2 (2020): Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jukmas.v4i2.1025

Abstract

Kebisingan merupakan suara yang tidak dikehendaki yang bersumber dari alat-alat proses produksi dan/atau alat-alat kerja yang pada tingkat tertentu dapat menimbulkan gangguan pendengaran, kebisingan ini dapat menyebabkan keluhan non auditory seperti keluhan fisiologis, keluhan psikologis dan keluhan komunikasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kebisingan dengan keluhan non auditory pada pekerja bagian produksi di PT. Jeil Fajar Indonesia Cibinong tahun 2020. Desain penelitian yang digunakan cross sectional, dari 75 populasi seluruh pekerja produksi diambil sampel jenuh yang artinya semua pekerja dijadikan responden karena jumlah populasi 75 pekerja yang berada di gedung tersebut. Faktor yang diteliti adalah kebisingan, umur, masa kerja, pendidikan, penggunaan alat pelindung telinga, pengetahuan, keluhan fisiologis, keluhan psikologis dan keluhan komunikasi. Dari hasil analisis univariat yang telah dilakukan peneliti menemukan bahwa 50% intensitas kebisingan yang diatas NAB, usia tua 74.7%, masa kerja lama 68%, pendidikan terakhir sekolah dasar menengah 96%, penggunaan APT yang tidak patuh 92%, pengetahuan yang kurang baik 66.7%, sikap negatif 74.7%, keluhan fisiologis yang mengalami keluhan 53.3%, keluhan psikologis yang mengalami keluhan 56%, keluhan komunikasi yang mengalami keluhan 54.7%. Saran dalam penelitian ini agar lebih dipertegas dalam penggunaan APT serta pekerja juga perlu diberikan pengetahuan terkai dampak yang akan terjadi apabila tidak menggunakan APT ditempat kerja yang bising.
AR Buku Digital untuk Tingkatkan Kecakapan Riset Karya Ilmiah Remaja Pradita, Linda Eka; Setyawan, Arif; Wulandari, Sri; Ariefian, Maftukhin; Faizah, Inayah Isnaini
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.1687

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menghasilkan media pembelajaran yang relevan dengan kegiatan karya ilmiah remaja di sekolah. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (R&D). Pada penelitian ini, proses pengembangan hanya sampai tahap 5. Adapun kelima langkah dalam penelitian pengembangan sebagai berikut; (1) Studi Pendahuluan (Research and Information Collecting); (2) Merencanakan Penelitian (Planning); (3) Pengembangan Desain (Develop Preliminary of Product); (4) Uji Coba Terbatas (Preliminary Field Testing). Langkah ini merupakan uji produk secara terbatas; (5) Revisi Hasil Uji Lapangan Terbatas (Main Product Revision). Hasil penelitian pada media pembelajaran ARBook yang terintegrasi potensi lokal Magelang memberikan kemudahan dalam memahami konsep materi karya ilmiah. Potensi lokal yang digunakan meliputi fenomena gunung berapi, tempat wisata, kerajinan tangan, sumber daya alam dan pertanian. Pengintegrasian potensi lokal dalam pembelajaran menjadikan kegiatan belajar lebih aplikatif dan bermakna. Media ini membantu dalam memvisualisasikan konsep abstrak untuk pemahaman dan struktur suatu model objek. Pada objek tata surya dan gunung meletus, keduanya tidak mungkin dihadirkan di ruang kelas ternyata dapat dihadirkan secara virtual. Siswa dapat melihat pergerakan planet mengelilingi matahari dalam orbitnya dan memahami struktur, fungsi, hubungan antar elemen yang sulit dibayangkan oleh siswa melalui gambar atau teks. Selain itu, memvisualisasikan gunung berapi melalui media berbasis AR memberikan pemahaman tentang struktur, proses vulkanik dan fenomena alam terkait dengan gunung berapi. Media ARBook dirancang untuk memberikan informasi pengetahuan yang lebih detail pada pengguna dari objek nyata.
Deiksis Persona dalam Pidato-Pidato Anies Baswedan pada Pemilu 2024 Setyawan, Arif; Sudaryanto
Kode : Jurnal Bahasa Vol. 14 No. 4 (2025): Kode: Edisi Desember 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis deiksis persona dalam pidato Anies Baswedan selama Pemilu 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode simak, teknik dasar sadap, dan teknik lanjutan Simak Bebas Libat Cakap (SBLC). Data diambil dari tiga video pidato Anies Baswedan yang ditayangkan di kanal YouTube resmi, kemudian ditranskripsikan untuk dianalisis. Analisis data dilakukan dengan metode padan pragmatis, menggunakan teknik dasar Pilah Unsur Penentu (PUP) dan teknik lanjutan Hubung Banding Menyamakan (HBS). Validitas data diuji melalui triangulasi teori dan triangulasi peneliti untuk memastikan akurasi interpretasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pidato Anies Baswedan ditemukan 57 deiksis persona pertama tunggal, 245 persona pertama jamak, 1 persona kedua tunggal, 1 persona kedua jamak, serta 12 persona ketiga tunggal dan 28 persona ketiga jamak. Temuan ini menunjukkan dominasi penggunaan deiksis persona pertama dalam pidato Anies Baswedan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman mengenai penggunaan deiksis persona sebagai strategi komunikasi politik dalam pidato. Kata Kunci: Anies Baswedan, Deiksis Persona, Pemilu 2024, Pidato
MAPPING LITERARY MATERIAL IN THE INDONESIAN LANGUAGE AND LITERATURE TEXTBOOK IN KURIKULUM MERDEKA FOR HIGH SCHOOL LEVEL Susanti, Kharisma Endah; Setyawan, Arif
SOSIOEDUKASI Vol 15 No 2 (2026): SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/sosioedukasi.v15i2.7819

Abstract

This study aims to map the literary material contained in the Smart and Intelligent Indonesian Language and Literature textbook for the Independent Curriculum (Kurikulum Merdeka) for high school. The study focuses on the form, type, and depth of the literary material presented in the textbook and its suitability to the learning outcomes of the Independent Curriculum. This study uses a qualitative descriptive method with content analysis techniques. Data include texts, learning activities, and literary project assignments contained in the textbook for grades X, XI, and XII. The results show that the literary material in the textbook covers various genres, including poetry, short stories, novels, drama, and literary reflective texts. The material is presented with a contextual and integrative approach that emphasizes appreciation, interpretation, and creative expression of students. However, there is an imbalance in the proportion between classical and modern literature, as well as limited exploration of regional literary works and digital contemporary literature. In conclusion, this textbook has implemented the spirit of the Independent Curriculum, which emphasizes experience-based literary learning and humanitarian values. However, it needs content enrichment and cross-cultural appreciation activities to make literature learning in high school more holistic and relevant to current developments.