Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Keluhan Subjektif Asthenopia pada Penjahit Garmen di PT. X Tahun 2024 Saputri, Deniya Mega Eka; Setyawan, Arif
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i3.128

Abstract

Asthenopia yang juga dikenal sebagai kelelahan mata adalah ketegangan pada mata yang disebabkan oleh penggunaan indera penglihatan dalam bekerja yang memerlukan kemampuan melihat dalam waktu yang lama dan disertai dengan kondisi penglihatan yang tidak nyaman. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keluhan subjektif asthenopia pada penjahit garmen. Variabel yang diteliti dalam penelitian ini adalah keluhan asthenopia, usia, kelainan refraksi mata, masa kerja, durasi kerja, dan pencahayaan. Jenis metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel pada penelitian adalah 75 pekerja penjahit garmen dengan menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner Visual Fatigue Index (VFI) dan dilakukannya pengukuran menggunakan lux meter. Analisis data pada penelitian ini adalah analisis univariat dan analisis bivariat dengan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 75 responden yang mengalami keluhan asthenopia sejumlah 41 (54,7%), serta terdapat hubungan antara keluhan asthenopia dengan usia (Pvalue = 0,000), kelainan refraksi mata (Pvalue = 0,013), masa kerja (Pvalue = 0,001) dan pencahayaan (Pvalue = 0,034). Disarankan untuk memperbarui tingkat pencahayaan yang sesuai standar, memberikan pengaturan waktu istirahat serta pelatihan pada para penjahit untuk menghindari keluhan asthenopia.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Keluhan Computer Vision Syndrome (CVS) pada Karyawan di PT X Tahun 2024 Hanifah, Dewi; Setyawan, Arif
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i3.131

Abstract

Computer Vision Syndrome (CVS) adalah gejala yang terjadi pada mata akibat penggunaan komputer, laptop, dan perangkat elektronik lainnya dalam waktu yang lama. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keluhan CVS pada karyawan di PT X. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif berdesain studi cross-sectional dengan jumlah sampel yaitu 98 karyawan yang menggunakan komputer, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Berdasarkan hasil penelitian sebanyak 68 responden (69,4%) mengalami keluhan CVS. Hasil uji statistik diperoleh bahwa variabel yang terdapat hubungan dengan keluhan CVS adalah usia (pvalue = 0,003), jenis kelamin (pvalue = 0,028), masa kerja (pvalue = 0,012), durasi penggunaan komputer (pvalue = 0,028), jarak pandang mata ke layar monitor (pvalue = 0,038), dan variabel pencahayaan tidak terdapat hubungan dengan keluhan CVS (pvalue = 0,610). Oleh karena itu, disarankan bagi perusahaan untuk mengadakan sosialisasi kepada karyawan terkait gejala CVS dan cara pencegahannya
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Keluhan Gotrak pada Pekerja Porter di Stasiun XY Tahun 2024 MU'AYAT, MUHAMMAD RAIHAN; Setyawan, Arif
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i3.132

Abstract

Keluhan Gangguan Otot Rangka merupakan kelainan pada otot rangka, mulai dari yang ringan hingga yang parah. Gangguan otot rangka dapat menganggung seseorang yang berkerja dalam kondisi sikap kerja tidak alamiah, salah satunya buruh angkat-angkut memiliki berbagai resiko. Oleh sebab itu, penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keluhan gangguan otot rangka pada pekerja buruh angkut (Porter) di Stasiun XY tahun 2024. Jenis penelitian ini merupakan kuantitatif dengan desain cross sectional terdiri dari 390 pekerja. Pengambilan sampel menggunakan teknik sampling non probability sampling secara accidental sampling pada 115 pekerja buruh angkut (Porter). Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji chi square. Analisis Univariat menunjukan bahwa Porter dengan keluhan Gangguan Otot Rangka yang di alami oleh 100 pekerja terdiri dari keluhan gangguan otot rangka  keluhan berat (74%), berumur tua (77%), Ukuran tubuh/IMT normal ( 65%), Masa kerja ≥ 5 tahun (70%), durasi kerja standar (51%) dan Sikap Kerja tidak alamiah risiko tinggi (73%). Hasi uji statistik bivariat menunjukan variabel yang berhubungan adalah umur (p=0.000), Masa Kerja (p=0.005) dan Sikap Kerja Tidak Alamiah (p=0.005).
Faktor Karakteristik Individu dan Pekerjaan yang Berhubungan dengan Keluhan Fotokeratitis pada Pekerja Pengelasan di Bengkel Las Kecamatan Jagakarsa Tahun 2024 Khusaini, Fakhri; Setyawan, Arif
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i3.133

Abstract

Fotokeratitis merupakan peradangan akut pada kornea dan konjungtiva yang muncul setelah terpapar percikan api pengelasan yang menghasilkan sinar Ultraviolet. Pekerja pengelasan termaksud salah satu pekerjaan yang berisiko pekerjanya mengalami fotokeratitis akibat radiasi sinar UV pengelasan. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor karakteristik individu dan pekerjaan yang berhubungan dengan keluhan fotokeratitis pada pekerja pengelasan. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan jenis penelitian kuantitatif. Menggunakan data primer. Sampel pada penelitian ini sebanyak 80 pekerja dari total populasi. Pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling. analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan Uji chi square. Temuan penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara Penggunaan alat pelindung mata (P-value = 0,0001), Jarak Pengelasan (P-value = 0,028), Lama Paparan (P-value = 0,012) dengan keluhan fotokeratitis. Serta tidak ada hubungan antara Masa Kerja (P-value = 1,000), Usia (P-value = 0,144) dengan keluhan fotokeratitis. Disarankan agar pekerja tidak terlalu dekat dengan sumber radiasi ketika bekerja, serta menggunakan alat pelindung mata yang sesuai dengan standar khusus pengelasan.
Relationship Between Rate of Smartphone Addiction and Incidence of Digital Eye Strain in Adolescents Meilyana, Berna Detha; B, Nofriadi; Setyawan, Arif; Suroso, Heri; S, Hanifuddin Dwi; Ekwantoro, Ekwantoro
Adi Husada Nursing Journal Vol 11 No 1 (2025): Adi Husada Nursing Journal
Publisher : STIKES Adi Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37036/ahnj.v11i1.624

Abstract

The impact of the COVID-19 pandemic has had a big impact on the world of education. Because of online learning, smartphones have a very important role in meeting these needs. Smartphones have a negative impact that can be felt by students when used in their continuous learning is Digital Eye Strain (DES) or often referred to as eye fatigue. This study aims to determine the relationship between the rate of smartphone addiction and the incidence of digital eye strain in adolescents aged 13 – 15 years at Yohanes Gabriel Pare Junior High School. This study used a cross-sectional design. The sample selection used purposive sampling with a total of 115 respondents. The research was conducted using DES questionnaires. The results of the Kendall's Tau test showed that the correlation test results were known to have a significance value, or Sig. (2-tailed), between the variable level of smartphone addiction and the incidence of DES was 0.001. While the correlation is significant at 0.05, the value is 0.001 < 0.05. There is a significant relationship between the level of smartphone addiction and the incidence of digital eye strain in adolescents aged 13-15 years at Yohanes Gabriel Pare Junior High School. Smartphone addiction can affect eye function. The duration and frequency of prolonged smartphone use can affect dry eyes, redness, and the onset of DES symptoms.
Jenis dan Fungsi Kalimat Imperatif dalam Novel Rahasia Pelangi Karya Riawani Elyta & Shabrina WS sebagai Bahan Ajar Materi Teks Prosedur Oxana Jayawardani; Hari Wahyono; Arif Setyawan
Repetisi: Riset Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 8 No. 01 (2025): REPETISI VOLUME 8 NOMOR 1
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/repetisi.v8i01.4494

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya temuan fenomena dari penggunaan kalimat imperatif dalam novel yang memiliki potensi besar sebagai sumber belajar dan kalimat imperatif memiliki peran inti dalam menyusun teks prosedur. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu: (1) memperoleh deskripsi jenis kalimat imperatif pada novel Rahasia Pelangi, (2) memperoleh deskripsi fungsi kalimat imperatif pada novel Rahasia Pelangi, dan (3) menghasilkan bahan ajar materi teks prosedur kelas XI di SMA dari jenis dan fungsi kalimat imperatif pada novel Rahasia Pelangi Karya Riawani Elyta & Shabrina Ws. Adapun metode yang digunakan dalam menyediakan data berupa metode baca dan dilanjutkan dengan metode catat. Dalam menganalisis data, peneliti menggunakan metode agih dengan teknik bagi unsur langsung (BUL). Hasil penelitian membuktikan bahwa adanya penggunaan aspek kalimat imperatif dalam novel Rahasia Pelangi. Adapun jenis kalimat imperatif yang ditemukan yaitu kalimat imperatif biasa, kalimat imperatif halus, kalimat imperatif permintaan, kalimat imperatif ajakan, dan kalimat imperatif larangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis kalimat imperatif yang banyak ditemukan yaitu kalimat imperatif biasa. Adapun fungsi kalimat imperatif yang ditemukan yaitu kalimat imperatif yang berfungsi untuk memberikan perintah, memberi ajakan, memberi permintaan, dan memberi larangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi kalimat imperatif yang banyak ditemukan yaitu kalimat imperatif yang berfungsi untuk memberikan perintah. Hasil penelitiannya diimplementasikan sebagai bahan ajar berupa handout materi teks prosedur. Kata Kunci: kalimat imperatif, novel, teks prosedur, bahan ajar  
Kohesi Leksikal Pidato Jokowi HUT RI 2019 2024 sebagai Bahan Ajar SMP Devi Putri Larasati; Winasti Rahma Diani; Arif Setyawan
Repetisi: Riset Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 8 No. 01 (2025): REPETISI VOLUME 8 NOMOR 1
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/repetisi.v8i01.4596

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memahami penggunaan kohesi leksikaldalam teks pidato kenegaraan, khususnya pidato Presiden Joko Widodo pada peringatan HUT RIuntuk menganalisis kepaduan wacana dan efektivitas komunikasi politik. Tujuan penelitian iniadalah mendeskripsikan jenis kohesi leksikal, menganalisis fungsi kohesi leksikal, danmengimplementasikan hasil penelitian sebagai bahan ajar teks pidato. Metode penelitianmenggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik simak dan catat untuk pengumpulandata, serta metode agih dengan teknik dasar Bagi Unsur Langsung (BUL) dan teknik lanjutanbaca markah dan ganti untuk analisis data. Hasil penelitian menunjukkan terdapat enam jeniskohesi leksikal yaitu repetisi (epizeuksis, tautotes, anafora, epistrofa, simploke, mesodiplosis,epanalepsis, anadiplosis), sinonimi, antonimi, kolokasi, hiponimi, dan ekuivalensi. Fungsi kohesileksikal meliputi penegasan gagasan, mempertahankan topik wacana, menciptakan kepaduanwacana, dan membangun kesan emotif. Kesimpulan penelitian menunjukkan kohesi leksikalberperan penting dalam membangun kepaduan dan efektivitas komunikasi dalam pidatokenegaraan. Kontribusi penelitian berupa pengembangan bahan ajar handout materi teks pidatountuk siswa kelas VIII SMP sesuai kurikulum merdeka. Kata kunci: Bahan Ajar, Kohesi Leksikal, Kurikulum Merdeka, Pidato Kenegaraan, Presiden Joko Widodo.
Pengaruh Mutasi Terhadap Produktifitas Kerja ASN Pada Kantor Pengadilan Agama Wamena Papua Arif Setyawan; Soltan Takdir; Syarifah
Jurnal Honai Vol 2 No 2 (2023): Juni
Publisher : LPPM UNAIM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61578/honai.vol3.no1.art1

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh mutasi terhadap produktivitas kerja pegawai Kantor Pengadilan Agama Wamena. Untuk pengambilan sampel menggunakan Total Sampling karena populasi tidak melebihi 100 orang, yakni 12 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam yaitu studi pustaka, pengamatan (obervasi), dan kuesioner yang terdapat 30 pertanyaan. Untuk pengujian validitas setiap butirnya, menggunakan korelasi Pearson Product Moment, sedangkan pengujian reliabilitas instrumen penelitian menggunakan metode Chonbach Alpha. Kemudian pengujian analisa data menggunakan rumus korelasi Pearson Product Moment yang dalam penelitian ini digunakan α = 0,5 artinya kesalahan dari analisis sebesar 5%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa koefisien korelasi Mutasi dengan Produktivitas Kerja termasuk dalam kategori kuat yang ditunjukkan pada korelasi pearson product moment diperoleh sebesar 0,725. Berdasarkan hasil uji thitung pada taraf signifikan 5% dengan uji dua pihak dk-2 maka diperoleh nilai thitung sebesar 3,331 sedangkan nilai ttabel sebesar 2,228, berarti thitung > ttabel. Dengan demikian diketahui bahwa mutasi terdapat pengaruh yang signifikan terhadap Produktivitas Kerja. Sedangkan nilai kontribusi yang diberikan mutasi terhadap Produktivitas Kerja adalah sebesar 52,5%, sisanya 47,5% yang dipengaruhi faktor-faktor lain yang tidak diteliti. Adapun hasil uji hipotesis adalah ada pengaruh yang signifikan antara mutasi terhadap produktivitas kerja maka Ho ditolak dan Ha diterima.
tive Epidemiological Study of TB Occurrence In Matraman District Health Center Post Covid-19 Pandemic Faridi, Ahmad; birwin, Alib; Furqan, Mohammad; Maryusman, Taufik; Setyawan, Arif
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 8, No 3: September 2023
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/jika.v8i3.2015

Abstract

Objective :Tuberculosis (TB) is caused by Mycobacterium tuberculosis bacteria and is transmitted through coughing, sneezing, talking, or spitting. TB cases are more common in men than women and are higher in areas with poor living conditions and low socio-economic status. In 2018, East Java had 56,445 TB cases, with 31,211 cases in men and 25,234 cases in women. Puskesmas Kecamatan Matraman had 630 suspected TB cases in 2020, with 108 confirmed cases and a low TB CDR achievement. Methods: This is a descriptive study aimed at describing the frequency distribution pattern of Tuberculosis (TB) occurrences according to the variables of person, place, and time using a cross-sectional/prevalence study design approach. The study sample consisted of 159 individuals who were Tuberculosis (TB) patients, and the sample was selected using purposive sampling that met the inclusion and exclusion criteria. Results : show the gender and age group of TB patients. The study found that the majority of TB patients at Puskesmas Kecamatan Matraman were male. The proportion of male TB patients ranged from 55.45% to 67.5%, along with other factors such as lifestyle and environment. Most TB patients were in the productive age group of 15-59 years, Conclusion:indicating the need for prevention and control efforts targeted at this group, such as improving knowledge and awareness of TB, promoting healthy lifestyles, and providing accessible and quality health services. Diagnosis of TB patients can be done through microscopic examination or culture.
Family Experience Family Experience Caring for the Elderly with Diabetes Mellitus Using Sister Calista Roy's Adaptation Process Approach Fitriyadi, Junianto; Setyawan, Arif; Pertiwi, Nadia Ayu Elyana
Journal of Nursing Periodic Vol. 1 No. 2 (2024): July
Publisher : LPPM Universitas dr. Soebandi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36858/jnp.v1i2.28

Abstract

Introduction: Families who care for the elderly who suffer from diabetes mellitus experience problems in the adaptation process to prevent recurrence and it is difficult to provide an understanding of the condition of the disease to the elderly. The purpose of the study was to describe in detail the experience of families caring for the elderly with diabetes mellitus using a sister calista roy adaptation process approach. Methods: This study uses a qualitative method with a phenomenological study approach. The population of this study were all families living at home with the elderly who suffer from diabetes mellitus in Keling Village, Kepung District with a total sample of 6 participants using purposive sampling technique. The data collection method used in-depth interview techniques. Data analysis technique using Interpretative Phenomenological Analysis. Results: The analysis of this study resulted in the theme of the process of family adaptation to care for the elderly with diabetes mellitus, including: 1) Family stimulation by understanding the condition of the disease and obligations in caring for the patient; 2) Family coping mechanisms by having a patient and calm attitude, and providing effective communication; 3) Family self-regulation by exercising self-control and caring attitude; 4) Family behavior by providing consultation on health services, meeting needs and managing stress. Conclusions: The process of family adaptation in caring for the elderly with diabetes mellitus by reflecting on the behavior of the adjustment process with various kinds of coping that is done to produce an adaptive or maladaptive behavior.