Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search
Journal : Journal of Instructional and Development Researches

Implementasi Media Visual Dalam Meningkatkan Semangat Belajar Siswa Kelas IV MI Nahdatul Ulama’ Ngingas Waru Sidoarjo Mohammad Roni; Melvy Karenia Putri; Juhaeni Juhaeni; Ninik Mahyuni; Safaruddin Safaruddin
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 1 No. 3 (2021): December
Publisher : Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.622 KB) | DOI: 10.53621/jider.v1i3.73

Abstract

Penelitian ini dilakukan di MI NAHDATUL ULAMA’ NGINGAS WARU SIDOARJO. Penilitian ini uga bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan media berbasis visual yang dapat meningkatkan semangat belajar siswa dalam proses pembelajaran. Metode Penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil Penelitian yang telah diperoleh bahwa terdapat siswa yang tidak memiliki semangat belajar yang tinggi ketika guru hanya mengandalkan metode ceramah dalam kegiatan pembelajaran, oleh karena itu guru diharapkan menggunakan media agar siswa dapat bersemangat dalam mengikuti pembelajaran. Berdasarkan penelitian dan pengamatan yang dilakukan di kelas IV MI NAHDATUL ULAMA’ NGINGAS WARU SIDOARJO, implementasi media visual sangat berperan dalam meningkatkan semangat belajar siswa. Implemetasi media visual Juga berpengaruh dalam proses belajar mengajar yaitu dengan meningkatnya semangat siswa sehingga tujuan pembelajaran mudah dicapai. Media visual juga bisa dijadikan sebagai alat yang membantu proses pembelajaran. Sehingga guru yang telah memilih media dengan tepat dan sesuia dengan materi serta prosedur yang ada diaharapkan siswa dapat menerima materi yang diajarkan oleh guru secara sempurna.
Strategi Guru dalam Mengatasi Kesulitan Membaca pada Siswa Madrasah Ibtidaiyah Juhaeni Juhaeni; Agista Ifain; Asadine Silmi Kurniakova; Azmi Tahmidah; Dwi Nur Arifah; Siti Faridha Friatnawati; Safaruddin Safaruddin; R. Nurhayati
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 2 No. 3 (2022): June
Publisher : Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.459 KB) | DOI: 10.53621/jider.v2i3.74

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki strategi yang digunakan oleh guru kelas 2 dalam mengatasi kesulitan membaca pada siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan triangulasi teknik, yakni dengan menerapkan teknik berbeda kepada sumber yang sama dalam mengecek data. Melalui kegiatan penelitian di MI Nahdlatul Ulama Ngingas tepatnya pada jenjang kelas II, didapatkan masih banyak siswa yang belum menguasai keterampilan membaca dan bahkan beberapa ada yang belum bisa membaca. Hal ini terjadi karena terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi kurangnya keterampilan membaca siswa di sekolah. Untuk itu, guru harus mempunyai sebuah strategi agar siswa tidak lagi merasa kesulitan dalam membaca. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang digunakan oleh guru kelas 2 dalam mengatasi kesulitan membaca siswa adalah: (1) Memanfaatkan sudut baca, (2) Membiasakan untuk selalu membaca bersama pada saat proses pembelajaran berlangsung baik membaca nyaring maupn membaca dalam hati, (3) Mengarahkan dan memotivasi siswa untuk terus belajar membaca.
Efektivitas Model Pembelajaran ROPES Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Sekolah Menengah Pertama Wa’ishah Mansur; Jamaluddin Jamaluddin; Safaruddin Safaruddin
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 2 No. 5 (2022): October
Publisher : Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.496 KB) | DOI: 10.53621/jider.v2i5.96

Abstract

Salah satu masalah yang memerlukan perhatian dalam kegiatan pembelajaran adalah teknik, strategi, dan model pembelajaran, model pembelajaran ROPES memiliki beberapa langkah; (1) review (2) overview (3) presentation (4) exercise (5) summary. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektivitas Model Pembelajaran ROPES Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas VIII 2 Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di UPTD SMPN 7 Sinjai Jenis penelitian ini termasuk dalam penelitian eksperimen dengan desain penelitian pre-eksperiment dan menggunakan pendekatan kuantitatif. Adapun metode pengumpulan data yaitu dengan observasi, tes dan dokumentasi. Sedangkan analisis datanya menggunakan analisis deskriptif dan analisis statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai yang diperoleh (Pretest) dengan rata rata nilai (Mean) 59,93 dan standard deviasi 8,103. Sedangkan untuk nilai (Post Test) pembelajaran dengan model pembelajaran ROPES statistika diperoleh skor dengan rata-rata nilai (Mean) 81,50 dan standard deviasi 10,945. Dan berdasarkan hasil analisis dengan bantuan aplikasi SPSS 25.0 dengan uji paired sampel T Test diperoleh Nilai Sig. (2 tailed) 0,000. Nilai signifikansi yang diperoleh tersebut lebih kecil dari (0,000 < 0,05). Sehingga dapat disimpulkan bahwa Penggunaan model ROPES efektif terhadap hasil belajar peserta didik kelas VIII 2 pada mata pendidikan agama Islam di UPTD SMPN 7 Sinjai.
Pengaruh Media Pembelajaran Teka Teki Silang Terhadap Hasil Belajar IPA Materi Perkembangbiakan Tumbuhan Juhaeni Juhaeni; Sri Wiji; Ahmad Jauharul Wadud; Hadi Saputra; Isna Nurul Azizah; Safaruddin Safaruddin
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 2 No. 6 (2022): December
Publisher : Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.404 KB) | DOI: 10.53621/jider.v2i6.176

Abstract

Pendidikan IPA di sekolah dasar dapat menjadi sarana bagi siswa untuk mempelajari diri sendiri maupun lingkungannya. Dengan demikian dibutuhkan media yang tepat agar pembelajaran lebih menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran teka teki silang terhadap hasil belajar IPA materi perkembangbiakan tumbuhan pada siswa kelas VI di MI Al Karim Surabaya. Jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah penelitian kuantitatif dengan mendeskripsikan statistik untuk menyajikan fakta ataupun menunjukkan hubungan antara variabel ataupun bersifat untuk mengembangkan konsep. Populasinya adalah seluruh siswa kelas VI di MI Al Karim Surabaya. Peneliti mengambil sampel kelas VI berjumlah 20 siswa. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini memakai teknik probability sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan beberapa instrument yaitu lembar tes atau soal pretest-posttest, wawancara, serta dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh yang signifikan pada media pembelajaran teka teki silang terhadap hasil belajar IPA materi perkembangbiakan tumbuhan pada siswa kelas VI di MI Al Karim Surabaya.
Pengembangan Media Pembelajaran E-Learning Melalui Aplikasi Quizizz Pada Mata Pelajaran Matematika Kelas 5 SD/MI Juhaeni Juhaeni; Nayli Okta Dwi Pratiwi; Rara Luthfiyah; Safaruddin Safaruddin
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 3 No. 1 (2023): February
Publisher : Yayasan Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jider.v3i1.107

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengembangkan media pembelajaran e-learning dengan menggunakan aplikasi Quizizz pada pembelajaran matematika kelas 5. Seperti yang kita ketahui perkembangan teknologi semakin berkembang pesat, hal itu tentu berpengaruh di semua bidang tak terkecuali dunia pendidikan. Oleh karena Untuk melihat keefektifan media pembelajaran ini, peneliti menggunakan jenis penelitian R&D (Research and Development), dan menggunakan model pengembangan ADDIE yang meliputi Analysis (Analisis), Design (Perencanaan), Development (Pengembangan), Implementation (Implementasi), Evaluation (Evaluasi). Teknik pengumpulan data diperoleh dari hasil analisis siswa saat mengerjakan soal di quizizz. Media pembelajaran ini divalidasi oleh ahli materi dengan kategori sangat baik dan ahli media dengan kategori sangat baik. Dilihat dari hasil percobaan, menunjukan bahwa aplikasi quizizz ini sangat baik dan interaktif digunakan sebagai media pembelajaran untuk siswa. Khususnya mata pelajaran matematika yang dianggap sulit. Dengan adanya aplikasi ini dapat merubah perspektif siswa tentang mata pelajaran matematika.
Pengembangan Media Game Edukasi dalam Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Kelas III Siswa Madrasah Ibtidaiyah Juhaeni Juhaeni; Elvita Indah Cahyani; Faricha Ajeng Mega Utami; Safaruddin Safaruddin
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 3 No. 2 (2023): April
Publisher : Yayasan Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jider.v3i2.225

Abstract

Penelitian ini bertujuan megebangkan dan menguji kelayakan media serta efektivitasnya dalam meningkatkan hasil belajar matematika kelas III. Metode penelitian yang digunakan yakni metode R&D (Research and Development), model ADDIE (analyze, design, development, implementation, dan evaluation). Hasil penelitian menunjukkan bahwa media game edukasi berbantuan canva dan quiz whizzer berdasarkan uji ahli materi (87%) dan ahli media (90%) dengan kategori sangat layak. Sementara ditinjau dari efektivitas media game edukasi dalam meningkatkan hasil belajar matematika yakni sebesar 84%. maka berdasarkan uji kelayakan dan efektivitas maka dapat dismpulkan bahwa pengebangan media game edukasi berbantuan canva dan quiz whizzer sangat layak digunakan sangat efektif dalam meningkatkan hasil belajar matematika materi penjumlahan dan pengurangan.
Pemanfaatan Media Google Classroom Terhadap Minat Belajar Peserta Didik pada Pembelajaran PAI Safaruddin Safaruddin; Nurafiah Nurafiah; Juhaeni Juhaeni
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 3 No. 4 (2023): August
Publisher : Yayasan Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jider.v3i4.252

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan media Google Classroom Terhadap Minat Belajar Peserta Didik pada Pembelajaran PAI dan dilakukan dengan menggunakan metodologi penelitian library research dengan tujuan untuk mengetahui manfaat media google classroom terhadap minat belajar siswa pada proses pembelajaran pendidikan agama Islam. Adapun hasil penelitian diperoleh bahwa terdapat media google classroom memberikan dampak positif terhadap motivasi belajar peserta didik pada proses pembelajaran Pendidikan agama Islam, artinya dalam konteks ini ditemukan bahwa google classroom mampu meningkatkan daya tarik, membangkitkan keinginan, memotivasi, merangsang kegaiatan proses belajar mengajar serta dapat membantu peserta didik dalam memahami materi yang diajarkan. Peserta didik akan termotivasi dengan adanya media yang digunakan oleh pendidik. Apabila media yang digunakan menarik, maka tentunya materi akan mudah dipahami ataupun dimengerti.
Pengembangan Media Travel Snake-Ladder Game Dalam Pembelajaran Matematika Sekolah Dasar Juhaeni Juhaeni; Dwi Ariyanti; Nafilatus Sa’adah; Safaruddin Safaruddin
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 3 No. 5 (2023): October
Publisher : Yayasan Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jider.v3i5.257

Abstract

Travel snake-ladder game adalah media pembelajaran berbasis permainan yang terkait dengan permainan kelompok yang beranggotakan hingga empat anak dengan menggunakan papan permainan, pion, dadu, smart card; materi, soal, ice breaking, dan pilihan jawaban. Media ini dibuat untuk memudahkan siswa kelas V SD dalam pengerjaan matematika yang nantinya akan berdampak pada pemahaman siswa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan (Research and Development), yakni suatu metode penelitian untuk menghasilkan suatu produk tertentu. Dalam penelitian ini peneliti memodifikasi produk yang telah dikembangkan oleh peneliti sebelumnya, yakni travel game dan permainan ular tangga menjadi produk baru, yakni travel snake-ladder game. Subjek pada penelitian ini adalah tiga siswa kelas V SDN Margorejo I yang terletak pada kota Surabaya dan dipilih dengan menggunakan simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan lembar validasi ahli materi, lembar validasi ahli media, wawancara, dan uji coba perorangan. Data dari instrumen dianalisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, dan Disseminate). Hasil penelitian menunjukkan bahwa media travel snake-ladder game layak digunakan untuk pembelajaran matematika mengenai bilangan pecahan pada kelas V SD. Hasil uji validitas media travel snake-ladder game oleh ahli mata pelajaran dan ahli media pembelajaran mendapatkan penilaian hampir mencapai “sangat baik” dengan skala 4,58. Hasil ujicoba dan wawancara dengan tiga siswa SDN Margorejo 1 juga mendapatkan nilai “sangat baik”. Media pembelajaran travel snake-ladder game memberikan efektivitas pada pembelajaran matematika mengenai bilangan pecahan pada kelas V SD dengan skala sebesar 85%.
Peran Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Meningkatkan Kecerdasan Emosional Peserta Didik Mirnawati Mirnawati; Nur Oktavianty; Muh. Judrah; Safaruddin Safaruddin; Akbar Akbar
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 3 No. 1 (2023): February
Publisher : Yayasan Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jider.v3i1.106

Abstract

Peran guru pendidikan selain, pemahaman orang tua terhadap proses konsentrasi siswa bermanfaat dalam mewujudkan kebebasan mengkonstruksi pendidikan yang dinamis. Peran guru pendidikan dan pemahaman orang tua siswa baik di dalam maupun di luar kelas. Melalui perencanaan pertumbuhan dan perkembangan yang cermat, guru harus menanamkan pengetahuan siswa. Guru pendidikan agama Islam berperan utama di dalam mengoptimalkan kecerdasan emosional, Posisi Guru PAI di dalam menaikkan kecerdasan Emosional Siswa, yang bertugas memberikan ilmu pengetahuan bagi peserta didik yang bisa bertanggung jawab dalam memberikan arah perbaikan fisik dan mendalam untuk sampai pada tingkat pembangunan. Guru adalah sumber inspirasi yang tak henti-hentinya, seseorang yang menjadi teladan bagi murid-muridnya sampai akhir hayat
Integrasi Bahasa Afektif Dalam Pembelajaran Mendalam Anak Usia Dini Rahayu, Rahayu; Herlina, Herlina; Vega, Nofvia De; Anas, Ismail; Safaruddin, Safaruddin
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 5 No. 5 (2025): October
Publisher : Yayasan Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jider.v5i5.590

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana integrasi bahasa afektif oleh guru PAUD mendukung pembelajaran mendalam (deep learning) serta perkembangan emosional dan regulasi diri anak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan data dikumpulkan melalui observasi naturalistik dan wawancara semi-terstruktur terhadap empat guru PAUD di kota Makassar. Hasil analisis tematik mengidentifikasi lima peran instrumental bahasa afektif dalam praktik pedagogis: (1) sebagai kurikulum tersembunyi yang secara implisit menanamkan nilai empati; (2) sebagai model regulasi emosi yang ditiru secara langsung oleh anak; (3) sebagai penghubung krusial antara wacana afektif dengan peningkatan keterlibatan kognitif; (4) sebagai mediator esensial dalam pembelajaran kolaboratif untuk mengelola interaksi sosial; dan (5) sebagai pilar pendekatan holistik yang mengintegrasikan dukungan emosional dan kognitif. Temuan ini menegaskan bahwa bahasa afektif bukan sekadar alat komunikasi transaksional, melainkan sebuah instrumen pedagogis fundamental untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman secara emosional dan merangsang secara intelektual bagi anak usia dini. Implikasi temuan ini mendorong pengembangan pelatihan profesional bagi pendidik usia dini dalam penggunaan bahasa afektif, serta membuka peluang penelitian lebih lanjut untuk mengkaji dampaknya dalam konteks yang lebih luas dan beragam