Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Pangan Fungsional berbasis Rumput laut Gracilaria verrucosa dijadikan produk Nori di Masyarakat Pesisir Sidoarjo Hudi, Lukman; Prihatiningrum, Andriani Eko; Mauliana, Metatia Intan; Hilmi, Sectio Bachrul; Nurkhaliza, Aisyah
SINAR SANG SURYA Vol 10, No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/sss.v10i1.4299

Abstract

Gracilaria verrucosa adalah salah satu jenis rumput laut yang banyak digunakan dalam industri pangan, berkat kandungan gizinya yang kaya dan manfaat kesehatan yang signifikan. Rumput laut ini bisa digunakan dalam pembuatan produk makanan ringan, seperti nori dari rumput laut yang diperkaya dengan ekstrak rumput laut untuk menambah kandungan serat dan mineral. Proses pembuatan melibatkan pengeringan, pemotongan, dan penambahan bahan-bahan lain seperti rempah atau rasa. Nori sebagai camilan ringan sangat cocok untuk konsumen yang mencari alternatif makanan ringan sehat. Mengingat konsumsi makanan ringan sering kali dikaitkan dengan produk tinggi kalori dan rendah gizi. Nori dari rumput laut Gracilaria verrucosa memberikan pilihan yang lebih bergizi, rendah kalori, dan lebih ramah bagi mereka yang menjalani pola makan sehat. Proses pembuatan nori dari rumput laut ini relatif sederhana. Rumput laut dipanen, dicuci, dikeringkan, dan kemudian diproses menjadi lembaran tipis yang siap digunakan sebagai nori.
Optimasi Proses Pembuatan Kombucha Daun kelor (Moringa oleifera L.) Kajian Konsentrasi Sukrosa dan Lama Fermentasi Sebagai Minuman Probiotik menggunakan Response Surface Methodology Budiandari, Rahmah Utami; Hikmah, Allysa Rowihatunnufus; Nurbaya, Syarifa Ramadhani; Prihatiningrum, Andriani Eko; Indahsari, Fitriyan Nur
Agroteknika Vol 8 No 4 (2025): Desember 2025
Publisher : Green Engineering Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55043/agroteknika.v8i4.268

Abstract

Kombucha umumnya berbahan dasar teh hitam atau teh hijau, untuk meningkatkan nilai gizi dan bioaktivitas, penelitian modern telah mengalihkan fokus ke diversifikasi substrat, salah satunya adalah daun kelor (Moringa oleifera). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi optimum kombucha daun kelor terhadap karakteristik dari metode respons permukaan RSM variabel lama fermentasi dan konsentrasi sukrosa. Optimasi kombucha dilakukan dengan metode Response Surface Methodology (RSM) dua variabel bebas yakni konsentrasi sukrosa (X1) (10, 20, 30%) dan lama fermentasi (X2) (96, 144, 192 jam), terhadap respons total flavonoid. Hasil kombucha optimal pada perlakuan 20% sukrosa dan lama fermentasi selama 144 jam, dengan respons total flavonoid sebesar 0,182 mgQE/g. Karakterisik kombucha optimal meliputi nilai Total Padatan Terlarut (TPT) 15,4°Brix, pH 4,6, Vitamin C 0,12% dan total gula 0,62% yang dapat digunakan sebagai minuman probiotik fungsional bernilai ekonomi tinggi.
Pelatihan Managemen Sampah untuk Mengurangi Dampak Perubahan Iklim Sesuai SDG’s 13 di Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah Kalitengah Tanggulangin Syahrorini, Syamshudduha; Mulyadi, Akhmad; Ayuni, Shazana Dyah; Prihatiningrum, Andriani Eko
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 3 (2026): Volume 9 Nomor 3 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i3.22067

Abstract

ABSTRAK Sampah merupakan permasalahan yang selalu dihadapi baik di kota maupun di desa, karena setiap hari setiap individu membuang sampah setidaknya sebesar 0,5 kg. Untuk itu perlu adanya edukasi ke Masyarakat bagaimana mengolah sampah sebelum dibuang ke TPS. Desa Kalitengan dalam penanganan sampah masih mengandalkan pembuangan sampah di tingkat desa, dengan cara pengambilan sampah satu minggu sekali dengan biaya setiap rumah 20 ribu. Sampah rumah tangga adalah sampah yang paling banyak, sehingga perlu adanya pelatihan pengolahan sampah organik rumah tangga, pengumpulan atau daur ulang sampah plastik. Dengan demikian diharapkan masyarakat sudah bisa memilah sampah rumah tangganya sebelum dibuang ke TPS. Melalui Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) Pimpinan Ranting “Aisyiyah Kalitengan Tanggulangin Sidoarjo memberikan penyadaran akan managemen pemilahan sampah dan pengolahan sampah organic dari rumah tangga. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini dengan memberikan pelatihan managemen bank sampah, pengolahan sampah organic menjadi eco enzyme dan kegunaannya, serta pembuatan eco brik. Hasil dari pengabdian Masyarakat ini warga ‘Aisyiyah Ranting Kalitengah bisa mengolaha sampah organic menjadi eco enzyme, pembukuan bank sampah dan eco brik. Dari pelatihan ini warga ‘Aisyiyah bisa memilah sampah organic dan an organic yang bernilai ekonomis Kata Kunci: ‘Aisyiyah, Managemen Sampah, Organik, Pelatihan.  ABSTRACT Waste is a persistent problem in both cities and villages, as each individual disposes of at least 0.5 kg of waste daily. Therefore, community education is needed on how to process waste before disposing of it at the landfill (TPS). Kalitengan Village still relies on village-level waste disposal for waste management, with weekly collection at a cost of 20,000 Rupiah per household. Household waste constitutes the largest source of waste, necessitating training on organic household waste management, plastic waste collection, and recycling. This is expected to empower the community to sort their household waste before disposing of it at the TPS. Through the Institute for Environment and Disaster Management (LLHPB), the Branch Leadership of "Aisyiyah Kalitengan Tanggulangin Sidoarjo provides awareness of waste sorting management and organic waste processing from households. The method used in this community service is to provide training on waste bank management, processing organic waste into eco-enzymes and their uses, and making eco-briks. The results of this community service are that residents of 'Aisyiyah Kalitengah Branch can process organic waste into eco-enzymes, bookkeeping for waste banks and eco-briks. From this training, 'Aisyiyah residents can sort organic and inorganic waste that has economic value. Keywords: 'Aisyiyah, Waste Management, Organic, Training
Sosialisasi Kekompakan Tim Melalui Outbound pada Kelompok Sadar Wisata Desa Mojo Kabupaten Bojonegoro andajani, Erna; Rahayu, Siti; Prihatiningrum, Andriani Eko
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 3 No 2 (2018): November
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.07 KB) | DOI: 10.21067/jpm.v3i2.2702

Abstract

The socialization program for team cohesiveness was carried out at the Tourism Awareness Group (Pokdarwis) of Mojo Village. This Pokdarwis has just been formed and has a role in managing boat tours and star fruit plantation tourism owned by Mojo Village. Boat tours and star fruit gardens are the mainstay of Mojo Village. The socialization for team cohesiveness was carried out with 33 people targeting the entire Pokdarwis group. Outbound activities are carried out indoors and outdoors for one full day. The purpose of outbound activities is to build the work of the Pokdarwis team as a whole and foster motivation among Pokdarwis members. The success of the socialization program was seen from the enthusiasm of Pokdarwis during outbound and through filling out questionnaires from members of Pokdarwis. Pokdarwis members have internal motivation that is better than external motivation. Internal motivation leads to self-motivation of Pokdarwis members, while external motivation refers to factors outside oneself. The results of data processing indicate that Pokdarwis Mojo also has good team cohesiveness. Compact teamwork and strong self motivation are very much needed by Pokdarwis in developing tourism in Mojo Village.