Claim Missing Document
Check
Articles

Internet of Things and Web-App-Based Data Accessibility and Management System for Chromameter Sensor Database Samsuri, Faisal; Simatupang, Joni Welman
Green Intelligent Systems and Applications Volume 4 - Issue 1 - 2024
Publisher : Tecno Scientifica Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53623/gisa.v4i1.342

Abstract

Information technology, an integral part of most industrial activities, is essential for supporting the rapid and substantial processes of the industrial sector. A key component of this technology is the Internet of Things (IoT), which is extensively integrated into these systems. At PT Sugity Creatives, an analysis revealed impractical methods in the production process, such as manual data recording and input, as well as the use of stickers on the rear side of product bumpers. These stickers can be detached from the main body (car) for verification purposes. To improve these processes, a data accessibility and management system were incorporated into a Raspberry Pi-based chromameter sensor prototype. This integrated system is designed to collect and store data in a database and uniquely identify data using QR Codes. The system takes an average of 7.97 seconds to store data and generate a QR Code per entry. This includes a module processing time of 7.25 seconds per data point and a rapid transmission rate of 0.72 seconds, covering data recording and QR Code transmission from the chromameter prototype, with data sizes ranging between 700 to 750 bytes.
Direct Control Strategy using Polynomial Fuzzy-Based Adaptive Fractional Order PID Controller Rospawan, Ali; Angelina, Clara Lavita; Samsuri, Faisal; Baihaqi, Muhammad Yeza; Halawa, Edmun; Munajat, Muhammad; Vincent, Vincent; Setiyadi, Surawan; Purnama, Irwan; Simatupang, Joni Welman
Makara Journal of Technology Vol. 29, No. 2
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper presents a novel direct control strategy using a polynomial fuzzy neural network-based adaptive fractional order proportional integral derivative (PFNN-AFOPID) controller for nonlinear and time-varying systems. The proposed approach integrates the enhanced flexibility of fractional order calculus PID with the superior nonlinear approximation capabilities of polynomial fuzzy models, enabling dynamic adjustment of all control parameters without requiring precise mathematical modeling of system dynamics. By extending traditional PID control with fractional-order operations, the controller achieves improved frequency response and robustness against disturbances. Experimental validation on a DC motor position control system demonstrates significant performance improvements. Compared to traditional PID, the proposed PFNN-AFOPID achieved a performance improvement of 53.69% in RMSE, 78.56% in ISE, 69.92% in IAE, and 83.98% in ITAE. When compared to the existing fuzzy neural network-based adaptive PID (FNN-APID), our approach delivered improvements of 21.06% in RMSE, 28.79% in ISE, 5.69% in IAE, and 32.86% in ITAE. These results confirm the superior capability of the proposed approach in handling system nonlinearities while maintaining precise control under varying operational conditions, without requiring prior system dynamics knowledge or extensive offline training.
Analisis Efisiensi Penyerapan Daya Solar Tracker Dual Axis Dinamis dan Statis Pada Beban 250 Watt Haq, Aldi Hudabi Uladatul; Simatupang, Joni Welman
Jurnal Teknologi Elektro Vol 17, No 1 (2026)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jte.2026.v17i1.003

Abstract

Kebutuhan energi listrik yang besar adalah salah satu tantangan nasional yang perlu menjadi prioritas kita bersama. Dengan memanfaatkan energi matahari yang lebih efisien berbasis solar panel mungkin bisa menjadi salah satu upaya dalam menyediakan sumber energi alternatif yang lebih baik. Memang, saat ini masih banyak perdebatan manakah yang memiliki efisiensi lebih baik, menggunakan sistem solar panel bergerak (dinamis, sistem tracker) atau sistem yang tidak bergerak (statis). Penelitian ini dilakukan menggunakan metode kualitatif dengan pengumpulan data percobaan selama 6 hari: 3 hari pertama tidak menggunakan beban dan 3 hari berikutnya menggunakan beban. Data yang didapat seperti tegangan (V) dan arus (I) dari solar panel berdasarkan iradiasi intensitas cahaya matahari (watt/m²) telah dihitung dan dibandingkan untuk mencari efisiensi antara kedua sistem tersebut. Kita tahu bahwa besar kecilnya intensitas iradiasi matahari terhadap sistem solar panel statis dan dinamis sangat dipengaruhi oleh cuaca. Perubahan cuaca selama proses penelitian cukup mempengaruhi output tegangan dan arus sistem keseluruhan. Semakin besar iradiasi matahari maka akan menghasilkan daya yang lebih besar. Sedangkan efisiensi dipengaruhi oleh hubungan P(in) dan P(out). Semakin besar P(out) yang dihasilkan maka hasil perhitungan efisiensi terhadap P(in) semakin besar. Hasil pengujian menggunakan beban solar panel dinamis dan statis memiliki rata-rata selisih sebesar 1,53 % dimana efisiensi solar panel dinamis 3,68% dan solar panel statis 2,15%. Pengujian menggunakan beban rata-rata efisiensi solar panel dinamis 3,42% dan statis 2,64%, maka efisiensi kedua sistem tersebut memiliki selisih sebesar 0,78 %.
Prototipe Sistem Deteksi Kebakaran Rumah Terintegrasi Aplikasi Telegram dan Blynk Berbasis Internet of Things Dengan Sistem Otomatis Pada Saat Listrik Padam Simatupang, Joni Welman; Prastyo, Ludfi Ahmad; Suhartomo, Antonius; Galina, Mia
Jurnal Teknologi Elektro Vol 17, No 1 (2026)
Publisher : Electrical Engineering, Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jte.2026.v17i1.008

Abstract

Salah satu bencana yang sering terjadi akibat kelalaian kecil sekalipun adalah kebakaran yang dapat menimbulkan banyak korban jiwa. Penelitian ini bertujuan melaksanakan rancang bangun prototipe sistem deteksi kebakaran rumah terintegrasi telegram dan aplikasi online berbasis Internet of Things (iot) untuk mencegah terjadinya kebakaran dan meminimalisir korban jiwa. Sistem terintegrasi akan memberikan peringatan dalam bentuk notifikasi Telegram dan mengirimkan data pada aplikasi Blynk sehingga keadaan rumah dapat dipantau dari jarak jauh. Sistem dirancang dengan tiga level kebakaran. Level 1 (Level Aman) bekerja saat suhu ruangan ≤ 33 ◦C dan kepekatan asap 200 ppm. Level 2 (Level Waspada) bekerja saat suhu ruangan 34-39 ◦C dan kepekatan asap 200 – 349 ppm. Level 3 (Level Bahaya) bekerja saat terdeteksi adanya api, suhu ruangan ≥ 40 ◦C dan kepekatan asap > 350 ppm. Prototipe ini dilengkapi dengan sistem otomatis saat listrik padam menggunakan sensor api KY-026, sensor MQ-2, dan sensor DHT11. Sistem juga menerapkan kontak otomatis dengan power bank yang memberikan tegangan AC ke DC.
Reaktivasi Remote Control Weapon System Berbasis Mikrokontroler Teensy 3.5 Lumban Gaol, Rimbun Bintatar Ebenezer; Roni Permana Saputra; Hendrana Tjahhadi; Adam Mardamsyah; Simatupang, Joni Welman
Jurnal JE-UNISLA : Electronic Control, Telecomunication, Computer Information and Power System Vol 11 No 1 (2026): MARET
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/je-unisla.v11i1.1588

Abstract

Penelitian ini berfokus pada upaya pengaktifan kembali sistem Remote Control Weapon System (RCWS) yang mengalami kegagalan fungsi akibat kerusakan komponen dan penurunan kinerja sistem kendali seiring waktu. Tujuan penelitian adalah memulihkan operasional RCWS melalui proses evaluasi sistem, perancangan ulang kendali, serta integrasi kembali perangkat keras dan perangkat lunak berbasis mikrokontroler. Metode penelitian mencakup pemeriksaan kondisi awal sistem, penyusunan ulang skematik dan diagram blok, perbaikan jalur kelistrikan, penggantian komponen yang tidak berfungsi, serta pengujian kinerja sistem secara menyeluruh. Sistem kendali dikembangkan menggunakan Teensy 3.5 sebagai pengendali utama dan Arduino Mega 2560 Pro sebagai pengendali pendukung, dengan joystick sebagai antarmuka masukan dan rotary encoder sebagai sensor umpan balik posisi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa RCWS berhasil dioperasikan kembali dengan kinerja yang stabil, ditunjukkan oleh respons pergerakan yang presisi terhadap perintah operator serta fungsi pemicu yang berjalan dengan baik. Kontribusi penelitian ini terletak pada penyajian pendekatan teknis yang efektif untuk revitalisasi sistem pertahanan lama menggunakan teknologi mikrokontroler, sehingga sistem yang tidak aktif dapat dimanfaatkan kembali tanpa memerlukan pembangunan sistem baru.
Co-Authors Abdul Aziz Prihandoko Abdul Wahid Adam Mardamsyah Adamzah Suyuti Bakar Adistia, Nurul Amandha Aditya Rachmat Saputro Afira, Fadhillah Afristanto, Sasfitra Decky AGUS RIYANTO Aida Mahdalena Lubis Amar Ma’aruf Gusnadi Amiliansyah, Husna ANAM, FAJAR CHOIRUL Andri Setia Prabowo Antonius Suhartomo Asep Mamat Rahmat Solihat Aulia Rahman Azis Wibowo Aziz, Moch Baihaqi, Muhammad Yeza Bayu Prasetyo, Bayu Bintang Ramadhan Prasetya Bonifasius Raditya Cakranegara, Pandu Adi Carolus Kaswandi Clara Lavita Angelina Clementine Mavridis David Tyler Dewandaru, Bambang Dodi Garinto Enndi Chiu Evi Rismauli Faisal Samsuri Faisal Syamsuri Fajar Choirul Anam Fajar Heru Santoso Fauzi Hadinegara Fernando Fernando Filson Maratur Sidjabat Galih Suryo Gumilang Halawa, Edmun Haq, Aldi Hudabi Uladatul Harki Apri Yanto Harun Maya Baheli Hendra Jaya Tarigan Hendrana Tjahhadi Hendrana Tjahjadi Ibadurahman Hanif Indra Sucipta Intan Agnita Rizki Irwan Purnama Irwan Purnama Joana Victorine Harryanto Johan Krisnanto Runtuk Juno Fariko Kaburuan, Emil Robert Kristi Mahardi Kristiantho Sulistiohadi Kuncoro Kuncoro Kuncoro, Kuncoro Ludfi Ahmad Prastyo Lumban Gaol, Rimbun Bintatar Ebenezer Lydia Anggraini Marojahan Tampubolon Mau, Sealtial Melvin Harsono Michael Yosua Mochammad Aziz Muhammad Ekka Januar Akbar Muhammad Rayhan Syahida Ramadhan Munajat, Muhammad Ningrum Suryaningsih Nurul Amandha Adistia Prastyo, Ludfi Ahmad Pukhrambam, Puspa Devi Pukhrambam, Puspa Devi Purnama, Irwan Qurais Shihab, Rizky Aryan R. Hilary A Yoga R. Hilary Yoga Ardanta Rafael Ryan Putra Rafi Amartya Santosa Resmana Lim Ria Bramasto Ria Bramasto Ridha Muhlita Putra Rijal Hakiki Rizky Aditya Nurdiansyah Rizky Ariyan Qurais Shihab Rizky Aryan Qurais Shihab Roni Permana Saputra Rospawan, Ali RR. Ella Evrita Hestiandari Safitri, Cutifa Saifullana, Saifullana Samsuri, Faisal Sasfitra Decky Afristanto Setiyadi, Surawan Sielvya Rahma Maulida Simangunsong , Evanco Hollis Pardamean Siringoringo, Yosua Siti Hamidah Sri Anwar Ikhwanuddin Sucipta, Indra Suha Aritonang Theodora Valerie Tole Sutikno Vincent Vincent Vincent Vincent Vincent Vincent, Vincent Wibowo, Azis Wilbert Wijaya Yogi Saputra Yosua Marcellino Yosua Siringoringo Zahrotul Zanah Zano Junior