Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

PENGEMBANGAN ALAT PERAGA MENGGUNAKAN RANGKAIAN LISTRIK SERI-PARALEL UNTUK MENGAJARKAN LOGIKA MATEMATIKA DI SMK NEGERI 2 PALEMBANG Yulianti, Eni; Zulkardi; Siroj, Rusdy A
Mathematics Education Journal Vol. 4 No. 1 (2010): Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Sriwijaya in collaboration with Indonesian Mathematical Society (IndoMS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) untuk mendapatkan produk berupa alat peraga yang valid dan praktis yang dapat digunakan dalam mengajarkan materi logika matematika (2) melihat efek potensial alat peraga terhadap keaktifan siswa dalam pembelajaran logika matematika. (3) melihat efek potensial alat peraga terhadap hasil belajar siswa dalam pembelajaran logika matematika. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (development research). Subjek penelitian adalah siswa kelas X TKJ 1 SMK Negeri 2 Palembang sebanyak 39 orang. Pengumpulan data berupa observasi, dan tes. Semua data yang dikumpulkan dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil analisis data menyimpulkan bahwa (1) penelitian ini telah menghasilkan produk berupa alat peraga yang valid dan praktis. (2) alat peraga yang dikembangkan memiliki efek potensial yang positif terhadap keaktifan, dan (3) alat peraga tersebut memiliki efek positif terhadap hasil belajar siswa , hal ini terlihat dengan adanya korelasi yang cukup positif antara keaktifan dengan hasil belajar, dan nilai ketuntasan siswa mencapai 78,38 %. DOI: 10.22342/jpm.4.1.308
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INVESTIGASI KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS VIII-4 SMP NEGERI 27 PALEMBANG Anggraini, Lela; Siroj, Rusdy A; Putri, Ratu Ilma Indra
Mathematics Education Journal Vol. 4 No. 1 (2010): Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Sriwijaya in collaboration with Indonesian Mathematical Society (IndoMS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa pada pokok bahasan bangun ruang sisi datar siswa kelas VIII-4 Sekolah Menengah Pertama Negeri 27 Palembang melalui penerapan model pembelajaran investigasi kelompok. Penelitian ini melibatkan kelas VIII-4 dengan jumlah siswa 38 orang terdiri dari 16 siswa laki-laki dan 22 siswa perempuan. Penelitian berlangsung dalam dua siklus, siklus pertama berkaitan dengan materi kubus dan balok, hasil tes siklus pertama, rata-rata kemampuan siswa dalam memecahkan masalah matematika 66 sudah di atas nilai KKM 60, tapi hanya 18 siswa yang mendapat nilai ³ 60 artinya ketuntasan belajar secara klasikal baru mencapai 60%. Siklus kedua berkaitan dengan materi prisma dan limas, rata-rata kemampuan siswa dalam memecahkan masalah matematika 76 sudah di atas nilai KKM 60 dan siswa yang mendapat nilai ³ 60 sudah mencapai 89%, artinya sudah tuntas secara klasikal.Kesimpulan dari penelitian ini adalah kemampuan pemecahan masalah matematika siswa pada pokok bahasan bangun ruang sisi datar siswa kelas VIII-4 Sekolah Menengah Pertama Negeri 27 Palembang dapat ditingkatkan melalui penerapan model pembelajaran investigasi kelompok. DOI: 10.22342/jpm.4.1.309
BAHAN AJAR KESEBANGUNAN DAN SIMETRI BERBASIS CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) MENGGUNAKAN MACROMEDIA FLASH DI KELAS 5 SEKOLAH DASAR Nalurita, Liya; Siroj, Rusdy A; Putri, Ratu Ilma Indra
Mathematics Education Journal Vol. 4 No. 1 (2010): Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Sriwijaya in collaboration with Indonesian Mathematical Society (IndoMS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran matematika disekolah pada umumnya belum banyak memanfaatkan media dalam proses pembelajaran. Selain itu media yang digunakan dalam pembelajaran matematika terkadang kurang mendukung proses pembelajaran tersebut. Oleh karena itu, untuk melengkapi komponen belajar dan pembelajaran di sekolah, sudah seharusnya guru memanfaatkan media atau alat bantu yang mampu merangsang pembelajaran secara efektif dan efesien. Pemanfaatan teknologi komputer tersebut tentu saja harus dibarengi dengan kesiapan bahan ajar yang ditampilkan pada media komputer tersebut. Untuk itulah guru diharapkan dapat membuat bahan ajar yang valid, praktis dan mempunyai efek potensial terhadap hasil belajar siswa. DOI: 10.22342/jpm.4.2.310
PENGARUH PEMBELAJARAN PROBLEM POSING TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA KELAS XI IPA SMA NEGERI 6 PALEMBANG Herawati, Oktiana Dwi Putra; Siroj, Rusdy A; Basir, H. M. Djahir
Mathematics Education Journal Vol. 4 No. 1 (2010): Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Sriwijaya in collaboration with Indonesian Mathematical Society (IndoMS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Mengetahui perbedaan kemampuan pemahaman konsep matematika antara siswa pada kelas yang memperoleh pembelajaran problem posing dengan siswa pada kelas yang memperoleh pembelajaran konvensional. (2) Mengetahui perbedaan kemampuan pemahaman konsep matematika antara siswa dalam kelompok tinggi, sedang dan rendah ditinjau dari tingkat penguasaan matematika. (3) Mengetahui interaksi antara model pembelajaran dan tingkat penguasaan matematika dalam kemampuan pemahaman konsep matematika. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan unit-unit penelitian ditentukan berdasarkan kelompok pembelajaran dan tingkat penguasaan matematika siswa. Kelompok pembelajaran dibedakan menjadi dua yaitu pembelajaran problem posing dan pembelajaran konvensional. Sedangkan tingkat penguasaan matematika siswa dibedakan ke dalam kelompok tinggi, sedang dan rendah. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPA SMAN 6 Palembang tahun ajaran 2009/2010. Sampel penelitian adalah kelas XI IPA 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPA 2 sebagai kelas kontrol. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh kesimpulan sebagai berikut: (1) Terdapat perbedaan kemampuan pemahaman konsep matematika antara siswa yang memperoleh pembelajaran problem posing dengan siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional. (2) Terdapat perbedaan kemampuan pemahaman konsep matematika antara siswa pada kelompok tinggi dan sedang serta tinggi dan rendah. Tetapi tidak terdapat perbedaan kemampuan pemahaman konsep matematika antara siswa pada kelompok sedang dan rendah. (3) Terdapat interaksi antara pembelajaran (Problem Posing dan Konvensional) dengan tingkat penguasaan matematika siswa dalam kemampuan pemahaman konsep matematika. Interaksi terjadi antara pembelajaran (PP dan KV) dengan tingkat penguasaan matematika siswa pada kelompok tinggi dan sedang serta tinggi dan rendah dalam kemampuan pemahaman konsep matematika. Tetapi tidak terdapat interaksi antara pembelajaran (PP dan KV) dengan tingkat penguasaan matematika siswa dalam kelompok sedang dan rendah. DOI: 10.22342/jpm.4.1.312
PENGEMBANGAN BAHAN FASILITASI PEMBERDAYAAN KELOMPOK KERJA GURU DASAR PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS OPEN-ENDED Pirdaus; Siroj, Rusdy A; Putri, Ratu Ilma Indra
Mathematics Education Journal Vol. 4 No. 1 (2010): Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Sriwijaya in collaboration with Indonesian Mathematical Society (IndoMS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) menghasilkan bahan fasilitasi pemberdayaan KKG SD pada mata pelajaran matematika berbasis open-ended yang valid dan praktis dan 2) mengetahui efek potensial setelah guru menggunakan bahan fasilitasi pemberdayaan KKG SD pada mata pelajaran matematika berbasis open- ended. Penelitian ini menggunakan desain penelitian pengembangan atau development research. Subjek penelitian adalah guru-guru SD yang menjadi peserta KKG SD Gugus III Kecamatan Indralaya Kabupaten Ogan Ilir. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode walk through, observasi, tes hasil belajar, dan kuesioner. Analisis data penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif, analisis validitas dan reliabilitas soal tes, dan analisis hasil belajar. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan sebagai berikut. Pertama, penelitian ini telah menghasilkan bahan fasilitasi pemberdayaan KKG SD pada mata pelajaran matematika berbasis open-ended yang valid dan praktis. Validitas bahan fasilitasi ini tampak dari tinjauan, validasi, dan evaluasi pakar, panelis, dan tester terhadap isi, konstruksi, dan bahasa/budaya yang menyatakan bahwa bahan fasilitasi ini sudah baik. Bahan fasilitasi berupa instrumen tes hasil belajar, baik tes hasil belajar I maupun tes hasil belajar II, secara empirik juga valid. Kedua, penggunaan bahan fasilitasi pemberdayaan KKG SD pada mata pelajaran matematika berbasis open- ended dalam kegiatan KKG SD Gugus III Kecamatan Indralaya Kabupaten Ogan Ilir telah memberikan efek potensial berupa kemampuan guru yang cukup baik dalam menyusun soal open-ended matematika dan menyusun silabus dan RPP yang menerapkan pendekatan open-ended dalam pembelajaran matematika di SD. Berdasarkan analisis tes hasil belajar, nilai rata-rata kemampuan guru menyusun soal open-ended melalui tes hasil belajar I adalah 71,32 sedangkan nilai rata-rata kemampuan guru menyusun silabus dan RPP dengan penerapan pendekatan open- ended dalam pembelajaran matematika di SD melalui tes hasil belajar II adalah 74,78. DOI: 10.22342/jpm.4.1.313
Peningkatan Hasil Belajar Matematika melalui Pembelajaran dengan Media Jam Sudut pada Materi Pengukuran Sudut Ditinjau dari Pengetahuan Awal Peserta Didik Kelas IV SD Negeri di Kecamatan Alang-Alang Lebar Palembang Marianita, Marianita; Siroj, Rusdy A; Santoso, Agus
Instructional Development Journal Vol 8, No 2 (2025): IDJ
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/idj.v8i2.38086

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan hasil belajar peserta didik yang pembelajarannya menggunakan media jam sudut dan yang tidak menggunakan media jam sudut, untuk menganalisis perbedaan hasil belajar peserta didik yang pengetahuan awal matematikanya dengan kemampuan tinggi dan rendah dan juga untuk menganalisis interaksi antara media jam sudut dan kemampuan awal siswa. Jenis  penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode quasi eksperimen. Populasi dalam peneitian ini adalah siswa kelas 4 di kecamatan Alang-Alang Lebar. Teknik pengambilan sampel adalah dengan teknik purpusive yaitu kelas IV di SDN 238  sebagai kelas kontrol dan kelas IV SDN 242 sebagai kelas ekperimen. Teknik analisis menggunakan teknik anova 2 jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar matematika siswa yang menggunakan media  jam sudut lebih baik daripada hasil belajar matematika siswa yang belajar tidak menggunakan jam sudut,  hasil belajar siswa yang memiliki pengetahuan awal dengan kemampuan tinggi dengan hasil belajar matematika siswa yang pengetahuan awal dengan kemampuan rendah.
Correlational Research Selviana, Lista; Afgani, M Win; Siroj, Rusdy A
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.7841

Abstract

Penelitian merupakan proses yang panjang. Ia berawal pada minat untuk mengetahui fenomena tertentu dan selanjutnya berkembang menjadi gagasan, teori, konseptualisasi, pemilihan metode penelitian yang sesuai, dan seterusnya. Hal yang sangat penting bagi peneliti ialah minat untuk mengetahui masalah tertentu, minat tersebut dapat timbul dan berkembang karena ransangan bacaan, diskusi, seminar atau pengamatan.Metode penelitian pada dasarnya merupakan cara yang digunakan untuk memecahkan masalah dalam proses penelitian. Untuk itu penggunaan penelitian harus sesuai dengan tujuan penelitian. Dalam menyelesaikan penelitian ini, peneliti menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research). Bahan pustaka menjadi sumber (data) utama dalam penelitian iniPenelitian korelasi ialah penelitian nonexperimental dimana pada prinsipnya penelitian korelasional mencari hubungan atau korelasi antar dua variabel atau lebih untuk mengetahui tingkatan hubungannya. Penelitian korelasional dilakukan untuk satu atau dua tujuan yang mendasar. Salah satu tujuan yang mendasar adalah untuk membantu menjelaskan/mendeskripsikan tingkah laku manusia. Sedangkan tujuan lainnya adalah untuk memprediksi hasil-hasil yang mungkin akan terjadi. Macam-Macam penelitian korelasional adalah penelitian hubungan, penelitian prediktif, korelasi multivariat, korelasi kanonik. Rancangan penelitian korelasonal adalah korelasi bivariat, regresi dan prediksi, regresi jamak, analisis faktor, rancangan korelasional yang digunakan untuk menarik kesimpulan kausal, dan analisis sitem. Langkah-langkah dalam penerapan penelitian korelasional penentuan masalah, peninjauan masalah atau studi pustaka, pertanyaan penelitian atau hipotesis, rancangan penelitian dan metodologi penelitian, pengumpulan data, dan analisis data. Kelebihan dari penelitian korelasional adalah Penelitian korelasi memungkinkan untuk menyelidiki beberapa variabel yang diselidiki secara intensif dan penelitian ini bisa melakukan analisis prediksi tanpa membutuhkan sampel yang besar. Sedangkan kekurangannya adalah Penelitian tipe ini kurang tertib apabila dengan tipe penelitian eksperimen untuk menentukan pengaruh. Karena tidak dapat dilakukan kontrol atau manipulasi terhadap peristiwa yang akan diteliti.
Perception of Teachers Regarding Problem-Based Learning and Traditional Method in the Classroom Learning Innovation Process Gumartifa, Asti; Syahri, Indawan; Siroj, Rusdy A; Nurrahmi, Maftuhah; Yusof, Norazmie
Indonesian Journal on Learning and Advanced Education (IJOLAE) Vol. 5, No. 2, May 2023
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ijolae.v5i2.20714

Abstract

The implementation of problem-based learning (PBL) method in the teaching of English at the junior high school level has proven to be beneficial and effective, as evidenced by the research findings. PBL focuses on the learning process itself by incorporating real-world issues and problems that are aligned with the school curriculum. This approach addresses various challenges that may arise during the learning process, such as lack of engagement, learning disabilities, language barriers, limited resources, and teacher-student relationships. Therefore, this research aimed to investigate perception of teachers regarding PBL and traditional method of teaching English at the junior high School level. The research design used was descriptive, and it involved data collection through interviews, as well as analysis. The data were gathered from various English teachers at different Junior High Schools in South Sumatra, with a total of 34 participants. A questionnaire was used to measure perception of teachers regarding both learning methods in teaching. The results showed a dominant preference for PBL as the selected method. Moreover, teachers also acknowledged a significant improvement in the learning outcomes of students. The contributions of PBL were twofold, 1) it promoted active learning by requiring students to take an active role during the learning process, and 2) it developed problem-solving skills by requiring the identification, analysis, and resolution of real-world problems.
KESALAHAN SISWA SD DALAM MENYELESAIKAN SOAL PEMECAHAN MASALAH MATERI FPB DAN KPK BERDASARKAN TAHAPAN POLYA Yulianti, Devi; Siroj, Rusdy A; Rizta, Amrina; Na'imah, Ummu
Differential: Journal on Mathematics Education Vol. 1 No. 2 (2023): Differential: Journal on Mathematics Education
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/differential.v1i2.111

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah pada materi FPB dan KPK berdasarkan tahapan Polya di kelas V SD di Kelurahan Plaju Ulu. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif-kualitatif. Subjek yang diambil dalam penelitian ini yaitu siswa kelas Vc SD Negeri 222 Palembang, kelas Vc SD Negeri 224 Palembang, dan kelas VA SD IT Salsabila Palembang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa soal bentuk uraian yang terdiri dari 6 soal mengenai pemecahan masalah materi FPB dan KPK dengan 3 submateri yaitu Faktor Bilangan, FPB, dan KPK. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil dari analisis menyatakan seluruh kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah pada materi FPB dan KPK berdasarkan tahapan Polya di kelas V SD dikategorikan sangat tinggi dengan persentase 81,40%. Pada tahap kesalahan memahami masalah yaitu sebesar 87,57% dengan kategori sangat tinggi, pada tahap menyusun rencana yaitu 73,91% dengan kategori tinggi, kemudian kesalahan pada tahap melaksanakan rencana yaitu 66,85% dengan kategori tinggi, dan kesalahan pada tahap memeriksa kembali yaitu 97,27% dengan kategori sangat tinggi.