Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search
Journal : ENGINEERING

Analisis Pengaruh Time Buff Terhadap Tingkat Kekasaran dan Kekerasan Permukaan Pada Proses EDM MP-50 Material Stainless Steel SUS 304 Ahmad Syaifullah; Siswiyanti .; Rusnoto .
Engineering : Jurnal Bidang Teknik Vol 5 No 1 (2014): April
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (417.391 KB) | DOI: 10.24905/eng.v5i1.302

Abstract

Electrical Discarge Machine (EDM) merupakan salah satu proses permesinan non konvensional yang berbasis komputer sebagai pengendali utamanya. Dimana EDM digunakan untuk membuat rongga yang memiliki kontur yang kompleks dan kepresisisan yang tinggi. Untuk meningkatkan produktifitas dan kualitas hasil produk sesuai dengan yang diharapkan maka pengetahuan time buff selama proses permesinan EDM haruslah baik. Suatu eksperimen yang bertujuan untuk mempelajari pengaruh time buff terhadap kekasaran dan kekerasan permukaan produk. Eksperimen akan dilakukan pada mesin EDM MP-50 dan benda kerja stainless steel sus 304 serta menggunakan elektroda berbahan tembaga. Lamanya time buff akan memberikan pengaruh pada kekerasan dan kekasaran hasil dari benda kerja, sehingga perlu adanya variasi percobaan waktu time buff meningkatkan hasil produksi. Dalam penelitian ini benda kerja yang digunakan sebanyak 3 buah yang mendapatkan perlakuan yang berbeda dalam proses pembuatannya yaitu dengan variasi lama penekanannya. Kemudian  dari  ke  3 benda  kerja  tersebut  akan  ditentukan  tingkat  kekerasan dan kekasaran   permukaannya. Angka kekasaran pada time buff 1 detik=8,88 µm, 2 detik=6,05 µm, 3 detik=3,46 µm. Sedangkan nilai kekerasan untuk time buff 1 detik= 150,33 kg/mm², 2 detik=160 kg/mm² dan 3 detik=164,17 kg/mm². Kata kunci: Time buff, Tingkat kekerasan, Kekasaran, Proses EDM
RANCANGAN ALAT BANTU PEMUPUK BAWANG MERAH YANG ERGONOMIS SEBAGAI UP AYA MENGURANGI KELUHAN Studi Kasus Kelompok Tani "Bina Tani Mandiri” Desa Dukuhwringin, Wanasari, Brebes Hadi Asfuri; Siswiyanti .; Saufik Luthfianto
Engineering : Jurnal Bidang Teknik Vol 6 No 1 (2015): April
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.43 KB) | DOI: 10.24905/eng.v6i1.412

Abstract

Penelitian ini membahas tentang perancangan suatu alat sesuai dengan aspek ergonomi untuk mengurangi keluhan kerja pada proses pemupukan bawang merah.. Perancangan alat ini menggunakan pendekatan anthropometri untuk merancang sebuah alat yang sesuai dengan kebutuhan kelompok tani bawang merah. Hasil dari penelitian ini, yaitu dengan menggunakan perhitungan percentile P95 diperoleh rancangan yang lebih ergonomis. Adapun ukuran rancangan yang didapat dalam pembuatan alat bantu pemupukan bawang merah adalah dengan pendekatan anthropometri dengan lebar : 31,24 cm dan Tinggi : 52,32 cm. Hasil perbandingan alat baru dan alat lama dihasilkan tingkat keluhan yang mengalami penurunan, dibandingkan menggunakan alat lama dengan membandingkan bagian tubuh yang sering mengalami sakit.Kata Kunci : Perancangan, Anthropometri, Percentile, Ergonomi, Musculosceletal
ANALISA KELAYAKAN EKONOMI DAN STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA KONVEKSI CAHAYA PERMATA Mujito Sandi Laksono; Siswiyanti ,; M Fajar Nurwildani
Engineering : Jurnal Bidang Teknik Vol 6 No 2 (2015): Oktober
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.965 KB) | DOI: 10.24905/eng.v6i2.572

Abstract

Dewasa ini pertumbuhan dan persaingan, perkembangan usaha semakin ketat karena pada tahun ini akan diadakan pasar bebas dengan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA ), Tegal merupakan kota dengan berbagai ketrampilan, ada usaha bubut, konveksi maupun usaha-usaha kecil seperti tempe, krupuk maupun tahu.Tegal dengan potensi yang besar untuk melakukan kegiatan usaha yang salah satunya adalah Usaha konveksi cahaya permata yang bertempat di Jln. Prof. Moh. Yamin Slawi. Dengan semakin pesat dan ketatnya persaingan didunia usaha konveksi, maka perlu dilakukan pengembangan usaha guna memenuhi kebutuhan dan permintaan dari konsumen yang semakin tinggi dan bervariatif. pemilik usaha konveksi cahaya permata harus mampu bersaing dan mampu memenuhi kebutuhan   permintaan   pelangan.Dengan demikian   penelitian   ini   dilakukan   untuk mengetahui kelayakan  usaha  dan  menentukan  strategi  untuk mengembangkan  usaha tersebut dengan metode SWOT. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Pertama yang akan dilakukan dalam penelitian ini adalah observasi atau pengamatan, pencatatan dan dokumentasi   terhadap   aktifitas kerja   yang   ada   pada   Usaha   Konveksi   CAHAYA PERMATA secara  langsung.  Setelah  itu  dilakukan  wawancara  agar dapat  mengetahui proses produksi dan alat yang digunakan serta data finansial.kemudian melakukan perhitungan kelayakan ekonomi pada usaha tersebut,setelah itu melakukan analisis faktor internal dan eksternal untuk melakukan perhitungan SWOT untuk menentukan strategi yang akan digunakan. Hasil penelitian ini dapat diketahui, Usaha konveksi cahaya permata memiliki nilai NPV positif sebesar Rp. 225.660.894,5,dengan BEP sebanyak 386 unit.lama pengembalian modal investasi selama 2,4 tahun dilihat dari perhitungan Payback Periode dengan nilai B/C >1 maka usaha konveksi cahaya permata layak untuk dilakukan investasi.Matrik internal dan eksternal menunjukkan pada 2,075 pada faktor internal dan 2,05 pada factor eksternal. Hal ini berarti usaha konveksi cahaya permata berada pada posisi V dengan strategi konsentrasi melalui integrasi horizontal atau stabilitas (tidak ada perubahan dalam pendapatan). Karena kekuatan yang dimiliki lebih sedikit dan adanya kelemahan membuat usaha konveksi cahaya permata harus memanfaatkan peluang yang dimiliki.Strategi yang dipakai adalah SO (Strength Opportunities) yaitu mengatasi kelemahan-kelemahan yang ada dengan memanfaatkan peluang yang muncul.Kata Kunci : kelayakan Usaha, SWOT, Strategi pengembangan,Net Present Value (NPV), Benefit Cost Ratio (B/C), Payback Periode (PP).