Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

OPTIMALISASI PENGGUNAAN SPSS UNTUK PENYUSUNAN ARTIKEL ILMIAH BERKUALITAS SCOPUS Qosim Qosim; Rita Nataliawati; Sri Yaumi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.38500

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan aplikasi SPSS (Statistical Package for the Social Sciences) dalam penyusunan artikel ilmiah berkualitas yang memenuhi standar publikasi jurnal bereputasi internasional, khususnya yang terindeks Scopus. Program ini dirancang sebagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui pelatihan intensif dengan pendekatan yang terstruktur dan berbasis praktik. Pelatihan mencakup pengenalan dasar SPSS, teknik analisis data, serta strategi penulisan artikel ilmiah yang sesuai dengan kriteria jurnal internasional. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta mengenai konsep statistik dasar, penguasaan teknis SPSS, serta kemampuan menyusun artikel ilmiah yang berkualitas. Peserta juga memperoleh keterampilan dalam menyajikan hasil analisis secara logis dan terorganisir, yang mendukung validitas penelitian dan peluang publikasi di jurnal bereputasi. Selain itu, program ini meningkatkan motivasi dan kepercayaan diri peserta dalam menghadapi tantangan akademik, sekaligus mendorong kolaborasi antarpeneliti. Melalui pendekatan holistik ini, pelatihan berhasil membekali peserta dengan kompetensi strategis yang dapat diterapkan secara berkelanjutan dalam kegiatan akademik dan profesional mereka. Program ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap penguatan daya saing peneliti Indonesia di tingkat global.
Driving Lecturer Performance: Integrating Transformational Leadership, Human Capital, and Effective Collaboration in Higher Education Abdul Majid; Erna Nur Faizah; Sri Yaumi; Romy Pramono
Journal of Business Management and Economic Development Том 4 № 02 (2026): Journal of Business Management and Economic Development
Publisher : PT. Riset Press International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59653/jbmed.v4i02.2422

Abstract

This study aims to investigate organizational support as a boundary condition regulating the performance-related effects of transformational leadership, human capital, and effective collaboration among university lecturers in East Java Province, Indonesia. Grounded in the theoretical integration of Job Demands-Resources Theory and Social Exchange Theory, a quantitative cross-sectional survey was conducted with 257 lecturers from both public and private institutions. Hypotheses were tested using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) via SmartPLS. The findings confirm that all four direct effects transformational leadership, effective collaboration, organizational support, and human capital have significant positive effects on lecturer performance. Notably, organizational support significantly moderates the transformational leadership–performance relationship. Simple slope analysis revealed that the leadership effects transition from negligible under low institutional support to dominant under high support, indicating an approximately eight-fold difference in performance return per unit of leadership investment. Moderation through human capital and effective collaboration was not supported. This study contributes by reframing organizational support from a performance antecedent to a structural amplifier. It offers a theoretically grounded solution to the contextual inconsistencies documented in the higher education leadership literature and provides evidence-based guidance for integrated faculty performance management strategies.
Organic Waste Processing in Efforts to Reduce Waste Accumulation: Social and Economic Impacts Kusuma Dewi, Stevani Eka Putri; Muhammad Irsyad Maulana; Darianto; Sri Yaumi; Ma'rufatur Rodhiyah
Society : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2026): Mei
Publisher : Edumedia Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55824/sd1vk951

Abstract

Organic waste management at SMP Negeri 1 Glagah faces challenges due to sanitation issues, limited facilities, and low environmental awareness. Waste from school activities that has not been managed optimally has led to a significant accumulation of waste, causing environmental pollution. To address this, an organic waste management program was implemented with the involvement of students and teachers. The methods used include observation, interviews, socialization, sorting training, and composting. Waste is processed in used plastic containers, which also serve as containers for growing school medicinal plants (TOS). The results of the activities show an increase in students' environmental awareness, as well as the creation of a simple waste management system and opportunities for creative economic activities. This program also supports skill-based learning and the role of students as agents of change. Despite facility constraints, it has had a positive impact on the environment, society, and education, while consistently applying the 3R principles (Reduce, Reuse, Recycle).
Model Tasharruf Zakat Untuk Optimalisasi Akses Kesehatan Lansia Berbasis Collaborative Community Engagement Teguh Hadi Wibowo; Lilin Turlina; Arifal Aris; Abdul Majid; Khubby Mulyono; Tatag Satria Praja; Ninik Mas'adah; Moh Saifudin; Abdul Rokhman; Sri Yaumi
Jurnal Entitas Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2025): DESEMBER
Publisher : PT Mara Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64465/jepm.v1i2.68

Abstract

Meskipun isu akses kesehatan lansia di wilayah perdesaan telah banyak dibahas dalam penelitian dan kegiatan pengabdian masyarakat, kajian yang secara khusus mengintegrasikan tasharruf zakat sebagai model intervensi kesehatan lansia berbasis Collaborative Community Engagement (CCE) masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas model tasharruf zakat dalam mengoptimalkan akses kesehatan lansia di Desa Solokuro, Kabupaten Lamongan. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan 60 lansia sebagai partisipan utama, dipilih melalui purposive sampling, serta didukung oleh kader PKK, perangkat desa, dan lembaga pengelola zakat. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara singkat, dokumentasi kegiatan, dan hasil pemeriksaan kesehatan dasar, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model tasharruf zakat melalui bakti sosial kesehatan mampu meningkatkan akses lansia terhadap layanan kesehatan dasar, kesadaran terhadap kondisi kesehatan, serta memperkuat peran komunitas dalam pendampingan lansia. Temuan ini berkontribusi pada pengembangan konsep Collaborative Community Engagement dan Islamic Social Finance, serta memperluas pemahaman mengenai zakat sebagai instrumen perlindungan sosial di sektor kesehatan. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan model serupa secara berkelanjutan dan membuka peluang kajian lanjutan terkait dampak jangka panjang serta integrasi zakat dengan sistem pembiayaan kesehatan lainnya.
PERAN INSENTIF PAJAK DALAM MENINGKATKAN INVESTASI HIJAU DAN PENURUNAN EMISI KARBON: STUDI EMPIRIS DI INDONESIA Sri Yaumi; Rita Nataliawati; Mesra Berlyn Hakim; Abdul Majid
JAD : Jurnal Riset Akuntansi & Keuangan Dewantara Vol. 9 No. 1 (2026): Januari (2026) - Juni (2026)
Publisher : STIE PGRI Dewantara Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26533/jad.v9i1.1490

Abstract

This study aims to analyze the role of tax incentives in encouraging green investment and reducing carbon emissions in Indonesia. The study used a descriptive qualitative approach with a systematic literature review design. Secondary data sources included green fiscal policies, official government reports, and reputable journal articles related to tax incentives, green investment, and carbon emissions from 2014–2024. The study's results indicate that since the strengthening of the green fiscal framework through the 2021 HPP Law, Presidential Regulation No. 98 of 2021 concerning the Economic Value of Carbon, and various PMKs on tax incentives, the value of green investment has increased by an average of around 21% per year, particularly in the renewable energy, low-carbon manufacturing, electric vehicles, and waste management sectors. National carbon emissions showed a moderate downward trend and a cumulative reduction of approximately 9.8 million tons of CO₂e in the 2020–2023 period. These findings confirm that tax incentives play a significant role as a fiscal instrument to accelerate the transition to a low-carbon economy.
UKURAN PERUSAHAAN SEBAGAI FAKTOR PENENTU KINERJA KEUANGAN DAN GCG DALAM PENGUNGKAPAN ESG DI PERUSAHAAN MANUFAKTUR BEI Sri Yaumi; Nur Fadjrih Asyik; Wahidahwati Wahidahwati
ANALISA : JURNAL MANAJEMEN DAN AKUNTANSI Vol 14 No 1 (2026): April 2026
Publisher : Fakultas Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62734/analisa.v14i1.941

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh kinerja keuangan (diukur dengan profitabilitas) dan Good Corporate Governance (GCG), yang diwakili oleh dewan komisaris independen (DKI), terhadap pengungkapan Environmental, Social, and Governance (ESG) pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Penelitian ini juga mengkaji peran ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi yang dapat memperkuat atau memperlemah hubungan antara profitabilitas, GCG, dan pengungkapan ESG. Menggunakan pendekatan kuantitatif, penelitian ini menganalisis data sekunder dari 55 perusahaan yang menerbitkan laporan tahunan dan laporan keberlanjutan selama periode 2022–2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas berpengaruh negatif terhadap pengungkapan ESG, sementara DKI berpengaruh positif signifikan. Selain itu, ukuran perusahaan memperlemah hubungan antara profitabilitas dan DKI terhadap pengungkapan ESG. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun perusahaan besar memiliki lebih banyak sumber daya, mereka cenderung lebih fokus pada keuntungan jangka pendek daripada kebijakan keberlanjutan jangka panjang, yang mengurangi efektivitas GCG dalam mendorong transparansi. Penelitian ini menekankan pentingnya memperkuat GCG dan transparansi pengungkapan ESG untuk meningkatkan kepercayaan investor dan keberlanjutan jangka panjang di sektor manufaktur Indonesia. Keterbatasan penelitian ini adalah fokus pada perusahaan manufaktur dan periode yang terbatas.
Strategi Transisi Kebijakan PPN Kendaraan Listrik Pasca-Insentif 2025: Perspektif Pemangku Kepentingan Qosim; Rita Nataliawati; Sri Yaumi; Tri Winarsih; Moch. Midchol Afan
Media Komunikasi Ilmu Ekonomi Vol 43 No 1 (2026): MELATI: Jurnal Media Komunikasi Ilmu Ekonomi Juni 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58906/melati.v43i1.437

Abstract

Berakhirnya insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) kendaraan listrik di Indonesia menimbulkan dilema antara keberlanjutan fiskal dan transisi transportasi rendah emisi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi alternatif kebijakan PPN kendaraan listrik pasca-insentif 2025 dari perspektif pemangku kepentingan menggunakan Teori Pajak Optimal. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui wawancara semi-terstruktur dengan regulator, perwakilan industri kendaraan listrik, konsultan pajak, analis kebijakan, dan akademisi, yang didukung oleh analisis regulasi perpajakan serta dokumen kebijakan terkait. Data dianalisis secara tematik untuk menilai tiga alternatif, yaitu penghentian langsung insentif, pengurangan insentif secara bertahap, dan insentif terarah. Penghentian langsung meningkatkan efisiensi fiskal dan kesederhanaan administrasi, tetapi berpotensi menurunkan keterjangkauan konsumen, permintaan pasar, dan kepastian investasi. Pengurangan bertahap menyediakan proses penyesuaian yang lebih dapat diprediksi sambil mengurangi beban fiskal secara progresif. Insentif terarah meningkatkan ketepatan penggunaan anggaran melalui prioritas bagi kendaraan dengan TKDN tinggi, angkutan umum listrik, kendaraan produktif, serta kelompok yang menghadapi hambatan adopsi. Evaluasi menunjukkan tidak ada satu alternatif yang sepenuhnya memenuhi tujuan fiskal, ekonomi, sosial, industri, dan lingkungan. Kombinasi pengurangan bertahap dan insentif terarah merupakan pendekatan paling seimbang bagi reformasi PPN pasca-insentif.