Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

EDUKASI TENTANG CUCI TANGAN PAKAI SABUN DI SDN NO.129 INPRES DESA BONTOLOE Adinda Ratu Nursholehaty; Fikriyyah Utami; Fitrah Chairunnisa Firman; Nur Devi Syamsir; Tiara Rahmadhani; Widia Meilia Yusuf; Dian Saputra Marzuki
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2023): Jurnal Panrita Abdi - April 2023
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v7i2.20004

Abstract

Globally, the Covid-19 epidemic has spread. Frequent physical contact with the body or other people might spread Covid-19. Hand washing with soap (CTPS) while employing airflow is one of the simple and efficient measures suggested by the World Health Organization to stop the spread of Covid-19. The goal of this exercise is to raise the knowledge of hand washing with soap among 80% of the pupils (CTPS). 15 kids participated in this outreach program, which was held at SDN No. 129 Inpres Bontoloe in the Takalar Regency's Galesong District. The teaching strategy include giving lectures, playing games, and singing the steps to washing your hands with soap (CTPS). The average knowledge increased from 8.93 to 9.93 according to the pre-test and post-test data. The Wilcoxon test analysis revealed a p-value of 0.002 0.05, indicating that there was a change in the respondents' level of knowledge between before and after receiving advice on hand washing with soap (CTPS). It undoubtedly affects the development of better CTPS processes. Also, the school must be able to upgrade its facilities and infrastructure to facilitate the effective use of hand washing with soap.  ---  Pandemi Covid-19 telah menyebar ke seluruh dunia. Covid-19 dapat menular melalui kontak berulang dengan tubuh sendiri atau tubuh orang lain. Salah satu langkah sederhana dan efektif yang direkomendasikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia untuk mencegah penyebaran Covid-19 adalah cuci tangan pakai sabun (CTPS) di bawah air mengalir. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan 80% siswa tentang cuci tangan pakai sabun (CTPS). Kegiatan penyuluhan ini  di bawah Keppres SDN No. 129  Bontoloe, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar dan diikuti oleh 15 siswa. Metodenya menggunakan ceramah dan diiringi dengan permainan dan nyanyian tentang langkah-langkah cuci tangan pakai sabun (CTPS). Hasil pre dan post test menunjukkan bahwa  rata-rata pengetahuan meningkat dari 8,93 menjadi 9,93. Berdasarkan hasil analisis uji Wilcoxon diperoleh nilai p sebesar 0,002 <; 0,05 yang berarti  tingkat pengetahuan responden berubah sebelum dan sesudah dilakukan konsultasi cuci tangan pakai sabun (CTPS). Hal ini tentunya akan berdampak pada peningkatan praktik CTPS yang lebih baik. Selain itu, diharapkan pihak sekolah  dapat meningkatkan sarana dan prasarana untuk mendukung pengenalan cuci tangan pakai sabun untuk mencegah Covid-19 secara efektif.
Pembagian Buku Saku Bahaya Merokok di dalam Rumah dengan Metode Sosialisasi Door to Door ke Rumah Masyarakat Kelurahan Mangallekana Ariani A Ariani A; Azatil Ismah; Wisnah Wisnah; Husnun Maisarah; Nadiyah Fadhilah AR Arsjad; Siti Noriah Binti Syarifuddin; Dian Saputra Marzuki
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i3.4773

Abstract

Kebiasaan orang tua merokok di dalam rumah menjadi masalah yang cukup mengkhawatirkan. Kebiasaanmerokok orang tua di rumah membuat anak kecil menjadi perokok pasif, dan mereka selalu terpapar asaprokok. WHO menyatakan bahwa efek buruk asap rokok lebih besar bagi perokok pasif dibandingkan perokokaktif. Menurut Global Adults Tobacco Survey (GATS) jumlah perokok pasif tahun 2011 yaitu sebesar 78,4%.Keterpaparan asap rokok di Indonesia pada tahun 2015 sebanyak 113 juta atau sebesar 78% orang terpaparasap rokok dirumah. Berdasarkan data didapatkan hasil bahawa permasalahan kesehatan di Kelurahantersebut adalah masih banyaknya masyarakat dengan perilaku merokok di dalam rumah. Salah satu faktorpenyebabnya adalah masih kurangnya edukasi kesehatan terkait bahaya merokok di dalam rumah. Intervensiyang kami lakukan adalah pembagian buku saku terkait bahaya merokok di dalam rumah. Sasarannya adalahmasyarakat Kelurahan Mangalakkena yang merupakan perokok aktif. Metode yang digunakan adalahsosialisasi secara door to door ke rumah masyarakat. Pelaksanaan kegiatan dilakukan pada 14 Januari 2023.Evaluasi kegiatan dilakukan dengan menggunakan pre test dan post test. Hasil dari kegiatan ini menunjukkanadanya peningkatan pengetahuan yang signifikan tentang bahaya merokok di dalam rumah yakni 27responden (77.1%) yang diharapkan dapat membantu meningkatkan pengetahuan terkait bahaya merokokdi dalam rumah.
Pemasangan Papan Wicara Terkait Rokok di Kelurahan Bonto-Bonto, Kabupaten Pangkep Marzuki, Dian Saputra; As Sahid, Muh. Rizaldy; Arny, Syahria Shava Tepu; Sudirman, Nurul Mutiara Syahputri; Tahrim, Nurmutmainna; Putri, Nisya Nadira; Athaya, Firdi; Lathifatunnisa’, Lathifatunnisa’
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Maret 2024 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v4i2.530

Abstract

Pemberdayaan masyarakat dalam mengatasi masalah kesehatan publik, seperti bahaya rokok, menjadi fokus penting di berbagai komunitas. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi implementasi papan wicara sebagai alat komunikasi alternatif dalam menyampaikan informasi mengenai bahaya rokok di Kelurahan Bonto-Bonto. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara dengan pemangku kepentingan terkait, dan analisis konten dari papan wicara yang dipasang di area kelurahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemasangan papan wicara telah berhasil memfasilitasi komunikasi mengenai bahaya rokok di Kelurahan Bonto-Bonto. Papan wicara menjadi media yang efektif untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat secara visual, terutama bagi mereka yang memiliki keterbatasan dalam kemampuan membaca dan menulis. Selain itu, papan wicara juga memperkuat kesadaran masyarakat akan dampak negatif rokok terhadap kesehatan dan lingkungan. Keterlibatan aktif masyarakat dalam perancangan dan pemasangan papan wicara juga terbukti meningkatkan rasa memiliki terhadap program pencegahan bahaya rokok. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa tantangan, seperti pemeliharaan dan keberlanjutan papan wicara dalam jangka panjang. Oleh karena itu, disarankan adanya kolaborasi antara pemerintah lokal, lembaga swadaya masyarakat, dan komunitas dalam mendukung implementasi papan wicara sebagai strategi pemberdayaan masyarakat dalam menghadapi masalah kesehatan publik.
Emo Demo Pentingnya Zat Besi dan Tablet Tambah Darah di SMPN 1 Ma’rang, Pangkep Marzuki, Dian Saputra; Tahrim, Nurmutmainna; As Sahid, Muh. Rizaldy; Sudirman, Nurul Mutiara Syahputri; Putri, Nisya Nadira; Arny, Syahria Shava Tepu; Athaya, Firdi; Lathifatunnisa’ , Lathifatunnisa’
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Maret 2024 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v4i2.531

Abstract

Anemia merupakan masalah kesehatan yang dialami oleh remaja putri yang ditandai suatu kondisi dimana kadar hemoglobin (Hb) dalam darah lebih rendah dari normal. Anemia memiliki dampak yang serius bagi remaja putri di masa yang akan datang. Sehingga untuk mencegah anemia perlu diberikan perhatian khusus mengenai pengetahuan gizi tentang pentingnya zat besi dan tablet tambah dara. Tujuan edukasi ini adalah terjadi peningkatan pengetahuan dan kesadaran tentang pentingnya konsumsi zat besi dan tablet tambah darah. Metode yang dilakukan dalam kegiatan ini adalah Emotional Demonstrasi (Emo Demo) menggunakan kartu ATIKA pada 26 siswi remaja putri SMPN 1 Ma’rang. Sebelum pelaksanaan kegiatan Emo Demo, dilakukan pretest untuk menilai sejauh mana pemahaman remaja putri dan diakhir diberikan post test. Hasil kegiatan dapat disimpulkan bahwa kegiatan Emo Demo dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswi remaja putri SMPN 1 Ma’rang.
Desentralisasi Pelaksanaan Program Penaggulangan HIV/AIDS di Kota Makassar Darmawansyah, Darmawansyah; Arifin, Muhammad Alwy; Abadi, Muh Yusri; Marzuki, Dian Saputra; Fajrin, Muhammad Al; Birawa, Rio Aristo; Rosdiana, Rosdiana
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 6, No 2 (2020): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, Kedua 2020
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (117.74 KB) | DOI: 10.29241/jmk.v6i2.537

Abstract

The availability of qualified and professional health human resources (HRH) will greatly determine the success of implementing decentralization. This study aims to examine decentralization in the HIV / AIDS prevention program in Makassar City. This study uses a qualitative research method with a case study design. The informants in this study were the Chairperson of the Provincial AIDS Commission (KPAP) of South Sulawesi Province, the holder of the HIV-AIDS program at the Puskesmas, and the Head of the NGO organization concerned with HIV-AIDS in Makassar. The selection of informants in this study used the snowball technique. The data analysis technique in this study used qualitative data analysis. The results showed that human resources for the HIV / AIDS program in Makassar City had been fulfilled and were in accordance with the qualifications consisting of doctors, nurses, laboratories, pharmacists, and public health workers. Community empowerment in HIV / AIDS prevention has been running so that cadres are formed in the field but this empowerment has not been maximized in its implementation. In order for the decentralization of the HIV / AIDS prevention program to run optimally, stakeholder cooperation is needed in its implementation to run well to reduce cases of HIV / AIDS in Makassar City and it is necessary to strengthen the role of community empowerment in preventing the spread of HIV / AIDS cases. Keywords: Decentralization, Prevention Program, HIV / AIDS, Makassar City
Analisis Kepatuhan Penggunaa Masker dalam Pencegahan COVID-19 Pada Pedagang (Studi Kasus Pasar Lakessi Kota Parepare) Marzuki, Dian Saputra; Abadi, Muh Yusri; Fajrin, Muhammad Al; Rahmadani, Suci
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 7, No 2 (2021): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, Kedua 2021
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.939 KB) | DOI: 10.29241/jmk.v7i2.625

Abstract

Kasus COVID-19 di Indonesia terus mengalami peningkatan setiap harinya. Peningkatan kasus tersebut menunjukkan kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengetahuan, sikap, informasi tentang masker, dan motivasi terhadap kepatuhan penggunaan masker dalam pencegahan COVID-19 pada Pedagang Pasar Lakessi Kota Parepare. Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pedagang aktif di Pasar Lakessi dengan jumlah sampel sebanyak 94 responden dengan menggunakan teknik accidental sampling. Analisis data dilakukan dengan menggunakan program SPSS for Windows. Adapun model analisis data yang dilakukan adalah analisis univariat dan analisis bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 38 pedagang (40,4%) yang patuh dan 56 pedagang (59,6%) yang tidak patuh dalam penggunaan masker. Adapun hasil uji statistik variabel penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan (value = 0.602), sikap (value = 0.656), informasi tentang masker (value = 0.604) dan motivasi (value = 0.707). Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel-variabel tersebut dengan kepatuhan penggunaan masker pedagang. 
Analisis Kemampuan Membayar dan Kemauan Membayar Peserta PBPU yang Menunggak Iuran JKN Di Kecamatan Tamalate Kota Makassar Marzuki, Dian Saputra; Abadi, Muh Yusri; Darmawansyah, Darmawansyah; Arifin, Muhammad Alwy; Rahmadani, Suci; Fajrin, Muhammad Al
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 5, No 2 (2019): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, Kedua 2019
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.67 KB) | DOI: 10.29241/jmk.v5i2.158

Abstract

ABSTRAK Tercatat jumlah peserta BPJS Kesehatan yang memiliki tunggakan khususnya di Kota Makassar per Desember 2017 sebanyak 143.794 jiwa penduduk. Tujuan penelitian ini untuk Menganalisis Kemampuan Membayar (ATP) dan Kemauan Membayar (WTP) Peserta PBPU yang menunggak iuran Jaminan Kesehatan Nasional di Kecamatan Tamalate Kota Makassar. Desain penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan survei deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta peserta PBPU yang menunggak iuran jaminan kesehatan nasional di kecamatan tamalate kota Makassar. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 100 sampel. Hasil yang diperoleh dari penelitian yaitu responden ATP 1 kategori mampu yaitu 61% dan tidak mampu 39%, ATP 2 non makanan berada mampu yaitu 46% untuk non-essensial kategori mampu yaitu 21%. Pada aspek kemauan membayar tunggakan responden kategori tidak mau yaitu sebanyak 70 responden (70%), kategori mau yaitu sebanyak 30 responden (30%). Pengetahuan mengenai tarif JKN yaitu 42%. Responden/anggota keluarga yang memiliki riwayat penyakit katastropik adalah 27% jenis penyakit terbanyak adalah stroke.Kata Kunci: Jaminan Kesehatan Nasional, ATP, WTP
Implementasi Sistem Rujukan Pasien BPJS Kesehatan Di Puskesmas Pulau Barrang Lompo Makassar Rahmadani, Suci; Nasrah, Nasrah; Nurhayani, Nurhayani; Abadi, Muhammad Yusri; Marzuki, Dian Saputra; Fauziah, Ayu Bella
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 6, No 2 (2020): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, Kedua 2020
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.532 KB) | DOI: 10.29241/jmk.v6i2.459

Abstract

ABSTRAKMasyarakat yang tinggal di kepulauan bisa menjadi korban, perjalanan jauh menyeberangi pulau dan biaya tidak sedikit menjadi sia-sia karena rumah sakit terpaksa menolak pasien rujukan. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi proses sistem rujukan Pasien BPJS di Puskesmas Pulau Barrang Lompo dengan pendekatan kualitatif (studi kasus) melalui Indepth Interview. Informan dalam penelitian adalah petugas kesehatan dan pasien rujukan BPJS yang ditentukan dengan teknik Purposive Sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien dirujuk sesuai SOP rujukan, dilakukan sosialisasi SOP secara online. Komunikasi pra rujukan dilakukan pihak puskesmas namun terkadang terjadi kesalahan, fasilitas kesehatan atau pelayanan yang ada tidak sesuai dengan diagnosa penyakit pasien, dan pasien akan kembali dirujuk ke rumah sakit lain dengan tiba-tiba tanpa adanya komunikasi. Sistem pencatatan dan pelaporan dilakukan menggunakan buku komunikasi rujukan lalu diinput dalam komputer dan dilaporkan setiap bulannya kepada Dinas Kesehatan dan BPJS. Disimpulkan bahwa proses rujukan telah sesuai SOP, dilakukan komunikasi pra rujukan namun terkadang terjadi kesalahan informasi dan sistem pencatatan dan pelaporan rutin dilaporkan.
Analisis Keikutsertaan BPJS Kesehatan Mandiri Pada Sektor Informal di Kota Makassar Abadi, Muhammad Yusri; Arifin, Muhammad Alwy; Darmawansyah, Darmawansyah; Rahmadani, Suci; Fajrin, Muhammad Al; Marzuki, Dian Saputra
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 5, No 2 (2019): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, Kedua 2019
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.873 KB) | DOI: 10.29241/jmk.v5i2.159

Abstract

ABSTRAKBPJS merencanakan bahwa tahun 2014 masyarakat Indonesia yang ikut dalam program Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) mencapai 70% dan ditargetkan tahun 2019 mencapai 100%. Tujuan Penelitian ini untuk menganalisis pengaruh beberapa faktor umur, pendidikan, pendapatan dan dukungan keluarga. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional study. Populasi yaitu seluruh Pedagang yang ada di Pasar Segar terkhusus Penjual makanan dan minuman yang aktif yaitu 63 orang dan 51 orang yang merupakan pekerja mebel dan bukan peserta BPJS Kesehatan Mandiri. Sampel dalam penelitian ini menggunakan perhitungan total sampling yaitu semua jumlah populasi diambil dalam penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pendapatan (p=0,000) dan dukungan keluarga (p=0,000) terhadap keikutsertaannya menjadi peserta BPJS Kesehatan. Namun, tidak terdapat pengaruh antara umur (p=0,296), pendidikan (p=0.350) terhadap keikutsertaannya menjadi peserta. Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan kepada pekerja informal agar mendaftarkan dirinya sebagai peserta BPJS Kesehatan dan bagi petugas BPJS Kesehatan perlumeningkatkan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya pada pedagang sektor infomal.Kata kunci : Partisipasi, Sektor Informal, BPJS Kesehatan
Efektivitas Kepatuhan Protokol Kesehatan Covid-19 Pada Pekerja Sektor Informal Di Kota Makassar (Studi Kasus di Terminal Mallengkeri) Abadi, Muh Yusri; Marzuki, Dian Saputra; Rahmadani, Suci; Fajrin, Muhammad Al
Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Vol 7, No 2 (2021): JMK Yayasan RS.Dr.Soetomo, Kedua 2021
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.101 KB) | DOI: 10.29241/jmk.v7i2.629

Abstract

ABSTRACT Facing the adaptation of new habits (IMR) towards a productive and safe society against COVID-19, the Minister of Health issued a Minister of Health Decree number HK.01.07 / MENKES / 382/2020 concerning Health Protocols. The target in this study is the availability of a Covid-19 Health Protocol Compliance Effectiveness Study for Informal sector workers at Mallengkeri Terminal. This research is a quantitative method with cross sectional design. The research was conducted at Mallengkeri Terminal. The population in this study were all Mallengkeri Terminal drivers with a total sample of 97 respondents using accidental sampling technique. The results showed that there were 88 respondents (90.7%) who were good and 9 respondents (9.3%) who were not good enough in the effectiveness of compliance with the COVID-19 health protocol. The statistical test results showed that the achievement of goals and results (p = 0.004), target group satisfaction (p = 0.357), maintenance systems (p = 0.236), action (p = 0.068), facilities (p = 0.288), and motivation ( p = 0.744). Based on the research results, it can be concluded that only the achievement of goals and outcomes variables have a significant relationship with the effectiveness of compliance with the COVID-19 health protocol, while the other variables have no relationship