Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Tangkas Lawan Pandemi COVID-19: Pelajaran dari Kearifan Lokal Aceh dan Kesiapan Aceh Hadapi Pandemi COVID-19 Herlina J. EL- Matury; Fatma Lestari; Selamat Ginting; Saiful Batubara; Bunga Mari Sembiring
Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management) Vol 12 No 4 (2022): Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (JPSL)
Publisher : Pusat Penelitian Lingkungan Hidup, IPB (PPLH-IPB) dan Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, IPB (PS. PSL, SPs. IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jpsl.12.4.689-695

Abstract

The Acehnese have a long history of disaster preparedness due to their experience with natural disasters, including tsunamis and epidemics. During the COVID-19 outbreak, Aceh has benefited from many lessons from collaboration at the central, regional, and village/gampong levels by the government and PENTAHELIX actors such as communities, academics, religious leaders, mass media, entrepreneurs, philanthropy, and local wisdom combined with modern technology for cross-border mobility. Handling COVID-19 in Aceh has strengths in the form of unique local wisdom and privileges of Aceh Province. This paper provides the best lessons on readiness, response, recovery efforts, a new disaster risk reduction approach, and future recommendations from the Aceh Province during the COVID-19 pandemic in 2020. Acehnese’s local wisdom is salt, water in the jar (le lam guci), henna on fingers (pakek gaca), chewing betel leaf (pajoh ranup), burning rice (tuet leumang), isolation of the sick, and hold a prayer, is obtained from the plague experience in the past.
EFFECT OF HESPERETIN TREATMENT ON BLOOD GLUCOSE LEVEL, SPERMATOZOA QUALITY, AND SPERMATOZOA QUANTITY IN ALLOXAN-INDUCED DIABETIC MICE Nerdy Nerdy; Linta Meliala; Bunga Rimta Barus; Puji Lestari; Selamat Ginting; Peny Ariani; Vriezka Mierza; Tedy Kurniawan Bakri
Jurnal Kedokteran Hewan Vol 15, No 1 (2021): March
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.069 KB) | DOI: 10.21157/j.ked.hewan.v15i1.18406

Abstract

Male infertility has occurred rapidly in the last few decades, primarily in developing countries. An antioxidant, hesperetin is a flavonoid that is found in abundance in orange peels. The aims of this research were to determine the effect of hesperetin on blood sugar levels, spermatozoaquality, and spermatozoa quantity. The research structure included induction of diabetes mellitus and treatment for 8 weeks, followed bydetermination of blood sugar levels, spermatozoa quality, and spermatozoa quantity. Hesperetin has the ability to restore blood sugar levels, spermatozoa quantity, seminiferous tubules diameter, and testicular weight, volume, and germinal epithelial layer thickness with significant difference from the normal control group. Hesperetin did not fully restore spermatozoa motility, viability, and morphology with significant difference from the normal control group, nor from the positive control group. However, overall, hesperetin decreased blood glucose levels, increased spermatozoa quantity, and improved the spermatozoa quality in alloxan-induced diabetes mellitus mice. Dose-dependent activity was observed with the optimum dose at 200 mg/kg body weight.
Sosialisasi Program K3 di PT PAJ Tahun 2023 Amril Purba; Rostiodertina Girsang; Selamat Ginting; Hariati; Friska Ernita Sitorus
Pengabdian Deli Sumatera Vol 3 No 2 (2024): Artikel Pengabdian Juli 2024
Publisher : LLPM Universitas Deli Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) memiliki peran strategis dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat. PT PAJ melaksanakan sosialisasi program K3 pada tahun 2023 untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan terhadap prosedur K3 di seluruh lapisan karyawan. Artikel ini membahas tujuan, pelaksanaan, serta dampak dari sosialisasi program K3 tersebut. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman dan penerapan K3 di tempat kerja, yang berdampak pada penurunan angka kecelakaan kerja
SOSIALISASI PEMERIKSAAN GULA DARAH PUASA DENGAN METODE SEDERHANA BAGI MASYARAKAT DI POSBINDU PTM: SOSIALISASI PEMERIKSAAN GULA DARAH PUASA DENGAN METODE SEDERHANA BAGI MASYARAKAT DI POSBINDU PTM Amril Purba; Sri Sudewi Praitiwi Sitio; Rostiodertina Girsang; Selamat Ginting; Hariati -; Friska Ernita Sitorus
Pengabdian Deli Sumatera Vol 4 No 1 (2025): Artikel Pengabdian Juli 2025
Publisher : LLPM Universitas Deli Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes Melitus (DM) menjadi salah satu masalah kesehatan global yang terus meningkat. Di Indonesia, prevalensi DM terus melonjak, sering kali tanpa disadari oleh penderitanya karena kurangnya skrining dan deteksi dini. Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM) merupakan wadah strategis di tingkat masyarakat untuk melaksanakan kegiatan preventif dan promotif kesehatan, termasuk skrining gula darah. Tujuan: Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan kemandirian masyarakat di Posbindu PTM dalam melakukan pemeriksaan gula darah puasa dengan metode sederhana. Metode: Pelaksanaan kegiatan ini mencakup sosialisasi interaktif, demonstrasi langsung, dan praktik mandiri. Peserta diberikan pemahaman teoretis tentang DM dan pentingnya gula darah puasa, diikuti dengan demonstrasi penggunaan alat glukometer, serta sesi praktik mandiri di bawah bimbingan tim pelaksana. Hasil dan Dampak: Penelitian ini melibatkan 20 pasien di Posbindu PTM. Hasil menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara hasil pemeriksaan metode glukometer (rata-rata 227,45 mg/dl) yang cenderung lebih tinggi dibandingkan metode GOD-PAP (rata-rata 206,15 mg/dl). Kegiatan ini berhasil mengidentifikasi individu dengan kadar gula darah di atas normal dan menekankan pentingnya penggunaan glukometer sebagai alat screening awal. Kesimpulan: Sosialisasi pemeriksaan gula darah puasa di Posbindu PTM efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat dan mendorong partisipasi aktif dalam deteksi dini DM. Pendekatan dengan metode sederhana dan praktik langsung terbukti lebih mudah dipahami dan diterapkan oleh masyarakat. Metode stik sangat sesuai untuk monitoring mandiri dan pemeriksaan cepat di lapangan, sementara GOD-PAP tetap menjadi standar diagnosis.
PENYULUHAN PENTINGNYA PEMERIKSAAN FUNGSI HATI PADA PASIEN DEMAM BERDARAH UNTUK KADER KESEHATAN DI PUSKESMAS TALUN KENAS Katarina Julike; Syaiful Batubara; Fahrizal Alwi; Selamat Ginting; Jilli Charissa
Pengabdian Deli Sumatera Vol 4 No 1 (2025): Artikel Pengabdian Juli 2025
Publisher : LLPM Universitas Deli Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes melitus merupakan salah satu masalah kesehatan utama yang berdampak signifikan pada kualitas hidup dan angka morbiditas. Pemantauan kadar gula darah secara rutin menjadi langkah penting dalam mencegah komplikasi. Namun, tingkat kepatuhan pasien masih rendah, terutama di fasilitas kesehatan primer. Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) di Indonesia dirancang untuk meningkatkan literasi kesehatan dan kepatuhan pasien melalui edukasi terstruktur.Tujuan: Mengevaluasi efektivitas edukasi pemeriksaan gula darah rutin terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan pasien Prolanis di Puskesmas Biru-Biru.Metode: Kegiatan pengabdian dilakukan melalui penyuluhan kelompok, demonstrasi penggunaan alat pengukur gula darah, dan pendampingan praktik mandiri kepada 50 pasien Prolanis. Penilaian dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test serta observasi langsung terhadap keterampilan pasien.Hasil: Edukasi yang diberikan mampu meningkatkan pemahaman pasien secara signifikan. Sebelum kegiatan, hanya sebagian kecil pasien yang memahami jadwal pemeriksaan dan mampu menggunakan alat mandiri, namun setelah edukasi, tingkat pengetahuan meningkat hingga 85% dan keterampilan praktik pasien menjadi lebih baik.Kesimpulan: Edukasi pemeriksaan gula darah rutin yang dilakukan secara terstruktur dan interaktif efektif dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kepatuhan pasien Prolanis. Program ini direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkelanjutan di fasilitas kesehatan primer sebagai upaya pencegahan komplikasi diabetes.