Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

ANALISIS PERUBAHAN IKLIM (HUJAN) DI KAWASAN KABUPATEN BOYOLALI Muttiara Said; Siti Qomariyah; Solichin Solichin
Matriks Teknik Sipil Vol 3, No 1 (2015): Maret 2015
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v3i1.37321

Abstract

DAS Cemoro merupakan salah satu DAS di Kabupaten Boyolali yang bermuara di Sungai Bengawan Solo. Isu pemanasan global ditengarai berdampak pada perubahan iklim. Hujan merupakan salah satu parameter dari iklim. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui validitas data hujan, mengetahui adanya indikasi perubahan iklim terhadap curah hujan dan hujan wilayah di DAS Cemoro. Metode yang digunakan dalam penelitian ini untuk mengetahui validitas data hujan adalah metode RAPS (Rescaled Adjusted Partial Sums). Karakteristik hujan dan perubahan distribusi hujan dianalisis dengan uji statistik, yaitu uji rata-rata dengan uji-t, uji kesamaan jenis varian sampel dengan uji-Barlett Chikuadrat, dan uji varian populasi dengan uji-F. Data hujan diambil dari Stasiun Andong, Stasiun Karanggede, Stasiun Gisik Banyudono dan hujan wilayah DAS Cemoro.Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa ketiga stasiun hujan adalah panggah. Rata-rata curah hujan tahunan antara periode 1 dan 2 di masing-masing stasiun hujan dan hujan wilayah menunjukkan tidak ada beda nyata. Namun pada uji kesamaan jenis varian sampel menunjukkan bahwa Stasiun Karanggede, Gisik Banyudono, dan hujan wilayah mempunyai beda nyata, hanya Stasiun Andong yang tidak mempunyai beda nyata. Hasil analisis varian populasi menunjukkan bahwa varian curah hujan antar ketiga stasiun mempunyai beda nyata. Hasil analisis statistik dengan menggunakan curah hujan total tahunan, bulan basah (DJF), bulan kering (JJA), dan bulan peralihan (MAM & SON) menunjukkan bahwa terjadi perubahan distribusi curah hujan yang cukup signifikan berdasarkan nilai rata-rata dan varian.
ANALISIS ANGKUTAN SEDIMEN PADA SUNGAI BENGAWAN SOLO RUAS SERENAN-JURUG Djirjize Abdul Hakim; Suyanto Suyanto; Solichin Solichin
Matriks Teknik Sipil Vol 3, No 1 (2015): Maret 2015
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v3i1.37332

Abstract

Sungai sebagaisaluranterbukaalami (natural flow channel) memilikikecepatanaliran yang kadangberubah-ubahpadaaliransungai.Keadaankecepatanaliran yang berubah-ubahinimempengaruhistabilitassungaisendirisebagaisaluranterbuka, karenaperubahankecepatanalirantersebutdapatmengakibatkanterjadinyagerusan (scouring) di satusisidanpengendapan (sedimentasi) disisi lain. Lajupenggerusandanpengendapan yang terjadi di Sungai Bengawan Solo bergantungpadabesarnyaangkutansedimen yang terjadipada Sungai Bengawan Solo. Pengambilansampelsedimendasardilakukan di Sungai Bengawan Solo ruasSerenan-Jurugdenganmengambil 5 titiklokasi.Penelitiandilakukan di LaboratoriumMekanikan Tanah denganmengujiberatjenissedimen, analisissaringandananalisishidrometer.PerhitunganangkutansedimenmenggunkanMetodeAckers-White, Englund-Hansen dan Yang's.HasilanalisisdanperhitunganmenunjukanangkutansedimenAkibat debit maksimum di Sungai Bengawan Solo menghasilkanangkutansedimenterbesaryaitusebesar 1,679 x10-3 kg/dtmenurutMetodeAckers-White, 3,69x10-3 kg/dt kg/dtmenurutMetodeEnglund Hansen dan 134,7 kg/dtmenurutMetode Yang's. Akibat debit maksimum Sungai Bengawan Solo kenaikandasarsungaiterbesaryaitu 1,37x10-12 m danpenurunandasarsungaiterbesaryaitu 1,251x10-12 m padaBulanJanuari.
INDEKS KEKERINGAN HIDROLOGI DI DAS KEDUANG BERDASARKAN METODE FLOW DURATION CURVE (FDC) Andi Khalifa Avicenna; Rintis Hadiani; Solichin Solichin
Matriks Teknik Sipil Vol 3, No 3 (2015): September 2015
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.942 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v3i3.37283

Abstract

Pada dasarnya jumlah air yang berputar di bumi relative tetap karena adanya siklus hidrologi. Namun dengan semakin berubahnya kondisi iklim dunia memberikan dampak yang cukup besar terhadap terjadinya kekeringan di beberapa daerah. Salah satu yang menjadi tinjauan adalah di Daerah Aliran Sungau Keduang yang berada di Kabupaten Wonogiri Jawa Tengah. Penelitian ini bertujuan mengetehui nilai Indeks Kekeringan Hidrologi (IKH) dan mengetahui kriteria kekeringan berdasarkan durasi dan defisit yang terjadi menggunakan analogi Kriteria dari Oldeman. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Metode ini berupa pengumpulan data, analisis data, dan interpretasi hasil analisis untuk mendapatkan informasi guna pengambilan keputusan dan kesimpulan. Menggunakan analisis kekeringan dengan metode flow duration curve (FDC) di DAS Keduang.Yang kemudian kriteria kekeringan berdasarkan pada kriteria bulan kering dari Hadiani,R., tahun 2009. Yang merupakan anologi dari kriteria bulan basah dari Odeman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai durasi dan defisit serta indeks kekeringan hidrologi di DAS Keduang. Hasil analisis menunjukan bahwa pada tahun 2006 nilai IKH terendah mencapai -0.0019 dengan durasi 7 bulan. Pada tahun 2008 nilai IKH terendah mencapai -0,0019 dengan durasi kekeringan mencapai 6 bulan dan pada tahun 2012 nilai IKH terendah mencapai -0,0019 dengan durasi kekeringan mencapai 6 bulan. Sedangkan Indeks Kekeringan Hidrologi (IKH) di DAS Keduang memiliki besaran sebagai berikut kriteria Kering (K) antara : 0,000 < IKH < 0,0155 Kriteria Sangat Kering (SK) antara : - 0,0006 < IKH < 0,0000 Kriteria Amat Sangat Kering (ASK) antara : IKH < -0,0006 Kata Kunci : DAS Keduang, Kekeringan, Indeks Kekeringan Hidrologi, Kriteria Kering
POTENSI ENERGI TAHUNAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKRO HIDRO (PLTMH) BERDASARKAN SIMULASI WAKTU DI SUNGAI KEDUNG PASANG KABUPATEN PACITAN Muhammad Abi Rafdi; Raden Roro Rintis Hadiani; Solichin Solichin
Matriks Teknik Sipil Vol 6, No 1 (2018): Maret 2018
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (906.969 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v6i1.36613

Abstract

Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) adalah salah satu sumber energi alternatif yang ramah lingkungan serta relatif mudah untuk direalisasikan. Sejak tahun 1994, di Desa Nawangan, Kabupaten Pacitan terdapat PLTMH yang telah beroperasi, namun energi yang dihasilkan tidak mampu memenuhi kebutuhan pada saat musim kering terjadi, dan komponen PLTMH yang mengalami kerusakan telah menyebabkan penurunan tingkat efisiensi dan keandalan. Untuk mengatasi masalah tersebut akan dikaji ulang perhitungan potensi energi berdasarkan simulasi waktu operasional dan musim. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya potensi energi tahunan PLTMH berdasarkan debit andalan Q80, Q70, Q50 dan Q30, perbedaan potensi energi antara sebelum dan sesudah simulasi waktu serta memperoleh waktu operasi efektif PLTMH. Setelah merekapitulasi data hujan dan menguji konsistensi data hujan dengan metode analisis kurva linier massa ganda, evapotranspirasi dihitung menggunakan software Cropwat, debit sepanjang tahun dihitung dengan metode F.J Mock, kemudian debit andalan dihitung dengan metode Basic Year. Perhitungan potensi energi didapatkan dari pengolahan hasil survey kondisi eksisting PLTMH yaitu pengukuran bangunan eksisting serta tinggi jatuh (head) dan kemudian dihitung dengan rumus potensi energi secara fisika. Berdasarkan perhtiungan, diperoleh nilai potensi energi tahunan PLTMH berdasarkan debit andalan Q80, Q70, Q50, dan Q30 beruturut-turut sebesar 116342,516 kWh; 121531,367 kWh; 130339,711kWh dan 128310,412 kWh. Setelah potensi energi dihitung menggunakan simulasi waktu operasional, diperoleh nilai potensi energi beruturut-turut 92856,543 kWh; 98054,552 kWh; 115669,809 kWh dan 104217,597 kWh. Sedangkan potensi energi berdasarkan simulasi musim diperoleh 92128,858 kWh; 97770,770 kWh; 105573.01 kWh dan 103134,641 kWh. Untuk waktu operasional efektif PLTMH ditetapkan berdasarkan perhitungan energi dari debit andalan Q80 dengan simulasi waktu operasional yaitu PLTMH aktif pada 15 hari ke 1-13 (1 Januari - 15 Juli) kemudian dinonaktifkan pada 15 hari ke 14-22 (16 Juli-30 November) untuk keperluan maintenance, dan diaktifkan kembali pada 15 hari ke 23-24 (1-31 Desember).
ANALISIS INDIKASI PERUBAHAN IKLIM (HUJAN) DI WILAYAH KOTA SURAKARTA Dyah Khoirun Nisa; Siti Qomariyah; Solichin Solichin
Matriks Teknik Sipil Vol 3, No 1 (2015): Maret 2015
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v3i1.37338

Abstract

Perubahan iklim hujan merupakan salah satu faktor perubahan iklim. Kota Surakarta merupakan kota yang sering mengalami genangan/banjir di setiap musim hujan. Penelitian terhadap perubahan curah hujan di wilayah kota Surakarta ini menggunakan data dari 4 stasiun, yaitu : Bandara Adi Soemarmo, Pabelan, Weru, dan Mojolaban. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas data hujan, mengetahui adanya pengaruh perubahan iklim terhadap curah hujan di masing-masing stasiun dan di wilayah kota Surakarta. Penelitian ini meggunakan metode uji varian antar stasiun, uji varian masing-masing stasiun, dan uji varian hujan wilayah. Semua metode tersebutdilakukan dengan cara Uji-F. Uji nilai rata-rata masing-masing stasiun dan hujan wilayah menggunakan Uji-t. Uji musim dilakukan dengan melihat perubahan curah hujan dalam satu tahun. Uji kepanggahan data hujan dilakukan dengan menggunakan metode RAPS. Hasilnya adalah pada uji varian menunjukkan bahwa stasiun Pabelan dan Mojolaban terdapat perbedaan varian yang signifikan. Uji varian antar stasiun menunjukkan bahwa tidak ada perubahan signifikan di semua stasiun. Untuk uji nilai rata-rata menunjukkan bahwa hanya Pabelan yang tidak terdapat perbedaan nilai rata-rata. Dan di uji musim menunjukkan bahwa di uji varian menunjukkan bahwa DJF, JJA, MAM-SON dan Total Tahunan tidak terdapat perbedaan. Uji nilai rata-rata menunjukkan bahwa MAM-SON dan total tahunan terdapat perbedaan nilai rata-rata yang signifikan. Dan kualitas data hujan dari ke-empat stasiun tersebut dan di wilayah kota Surakarta sudah memenuhi uji kepanggahan/konsistensi. Kata kunci : Perubahan Iklim, Hujan, Surakarta
ANALISIS SISTEM JARINGAN PERPIPAAN PENYALUR AIR LIMBAH DI KAWASAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA Agung Pangestu Nugroho; Budi Utomo; Solichin Solichin
Matriks Teknik Sipil Vol 6, No 2 (2018): Juni 2018
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v6i2.36580

Abstract

Air limbah domestik yang timbul dikawasan Universitas Sebelas Maret Surakarta mendorong dibangunnya suatu sistem pengolahan yang dapat mengolah air limbah tersebut sehingga tidak menimbulkan pencemaran. Jaringan perpipaan penyalur air limbah diperlukan untuk mengalirkan air limbah menuju instalasi pengolahan secara gravitasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui total debit air limbah yang timbul di kawasan kampus UNS dan apakah desain jaringan pipa yang mengalirkan air limbah menuju IPAL sudah optimal bila didasarkan pada syarat yang telah ditentukan. Desain eksisting kemudian dibandingkan dengan desain variasi kecepatan dan kemiringan, yaitu kecepatan minimum 0.3 m/det – 1.2 m/det dengan kemiringan 0.1% - 0.5%, kecepatan medium 1.3 m/det – 2.2 m/det dengan kemiringan 0.5% - 3.5 % dan kecepatan maksimum 2.3 m/det – 3 m/det dengan kemiringan 1% - 10%. Analisis dilakukan secara manual dan dengan bantuan software. Hasil analisis desain rencana didapatkan nilai debit puncak sebesar 218.0806 liter/detik. Terdapat beberapa saluran pipa rencana tidak memenuhi persyaratan dan sebagian besar saluran debitnya melebihi desain rencana saat terjadi debit puncak. Hasil analisis desain dengan variasi kecepatan dipilih desain dengan kecepatan medium sebagai desain yang paling optimal dibanding desain lain karena desain dengan kecepatan medium mampu memenuhi syarat yang telah ditentukan.
PERSEPSI MASYARAKAT DALAM PEMANFAATAN DANA DESA UNTUK PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR DESA Solichin Solichin; Samsul Akmal
Mimbar : Jurnal Penelitian Sosial Dan Politik Vol 7 No 2 (2018): Mimbar : Jurnal Penelitian Sosial dan Politik (Desember)
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Prof Dr Hazairin, SH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32663/jpsp.v7i2.678

Abstract

Persepsi masyarakat tentang pemanfaatan dana desa belum sepenuhnya dipahami oleh masyarakat, karena kurangnya informasi dan transparansi dari pemerintah desa padahal transparansi dibutuhkan untuk membangun kepercayaan antara masyarakat dan pemerintah desa. Hampir semua program dan proyek pemerintah mensyaratkan partisipasi dan pemberdayaan masyarakat yang menjadi penentu keberhasilan program pembangunan, akan tetapi pada kenyataan di lapangan partisipasi masyarakat sering disalahgunakan baik secara sengaja maupun tidak sengaja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran persepsi masyarakat terhadap pemanfaatan dana desa dalam pembangunan Desa Dusun Baru. Metode yang digunakan yaitu metode kualitatif. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat dalam pemanfaatan dana desa tergolong baik dalam pembangunan infrastruktur, namun masih terdapat beberapa kendala seperti kurangnya informasi tentang anggaran dana desa berikut detail pengeluaran dana yang tidak bisa ditekan seminimalisir mungkin, karena manajemen pengelolaan pemerintah desa belum optimal.
Analisis Kecepatan Putar, Durasi Gesek dan Tekanan Terhadap Kekuatan Tarik Hasil Pengelasan Gesek (Friction Welding) Muhammad Rizka Gita Firmansyah; Solichin Solichin; Rr Poppy Puspitasari
Jurnal Teknik Mesin dan Pembelajaran Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (479.542 KB) | DOI: 10.17977/um054v1i2p1-5

Abstract

Pengelasan busur listrik elektroda terbungkus cocok digunakan untuk pelat-pelat datar. Namun untuk benda pejal sulit untuk dilakukan, apabila digunakan untuk benda pejal, maka, hasilnya kurang baik. Salah satu solusi untuk mengelas benda pejal yaitu menggunakan pengelasan gesek. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kekuatan tarik hasil pengelasan gesek (friction welding) dengan variasi kecepatan putar, durasi gesek dan tekanan serta mengetahui bagaimana struktur mikro hasil pengelasan gesek (friction welding). Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan model one-shot case study dan analisis deskriptif. Analisis deskriptif meliputi hasil uji tarik dan struktur mikro hasil pengelasan gesek. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, nilai kekuatan tarik yang paling tinggi dihasilkan pada variasi kecepatan putar 2850 Rpm, durasi gesek 60 detik pada tekanan 8 Mpa. Sedangkan untuk hasil kekuatan tarik yang paling rendah yaitu dihasilkan pada variasi kecepatan putar 2850 Rpm, durasi gesek 80 detik pada tekanan 8 Mpa. Hasil foto mikro menunjukan bahwa tidak ada perubahan fase pada hasil pengelasan gesek hanya terjadi penghalusan partikel Mg2Si pada daerah Zpd dan Zpl, sedangkan pada daerah Zud memiliki bentuk partikel Mg2Si yang sama dengan spesimen tanpa perlakuan.
Proses Manajemen Strategi untuk Membentuk Karakter Anak Usia Dini di TK Islam Al-Irsyad Purwokerto M. Najib; Novan Ardy Wiyani; Solichin Solichin
Jurnal Penelitian Agama Vol 17 No 1 (2016)
Publisher : IAIN Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (654.472 KB) | DOI: 10.24090/jpa.v17i1.2016.pp28-42

Abstract

Abstrak: Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan deskriptif kualitatif yang dilakukan di TK Islam Al-Irsyad Purwokerto, Tujuannya adalah menemukan model dari proses manajemen strategis untuk membangun karakter Islam anak usia dini di TK Islam Al-Irsyad Purwokerto. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa manajemen strategis untuk membangun karakter Islam anak usia dini dilakukan melalui empat proses. Pertama, proses pengamatanlingkungan untuk membangun karakter Islam anak usia dini di TK Islam, yang terdiri dari kegiatan analisis lingkungan eksternal (ALE) dan anailis lingkunganinternal yang (ALI). Kedua, proses perencanaan strategis untuk membangun karakter Islam anak usia dini di TK Islam. Ketiga, proses perencanaan strategis untuk membangun karkter Islam anak usia dini di TK Islam. Ketiga, proses pelaksanaan untuk membangun karakter Islam anak usia dini di TK Islam.Keempat, penilaian strategis untuk membangun karakter Islam anak usia dini di TK Islam. Tujuannya adalah program penilaian kinerja guru dalam keberhasilanpembentukan karkter dan perilaku yang ditampilkan oleh anak-anak. Kata kunci: Strategis, Observasi, Perencanaan, Implementasi, Assesment.
Studi Pengaruh Pemberian Bakteri Probiotik Komersial Terhadap Perubahan Kadar BOD dan COD Pada Air Limbah Tahu Dengan Perbedaan Interval Waktu Inkubasi 8 Jam Harviel Adzan Megantyaka; Budi Utomo; Solichin Solichin
Konstruksi: Publikasi Ilmu Teknik, Perencanaan Tata Ruang dan Teknik Sipil Vol. 2 No. 3 (2024): Juli: Konstruksi: Publikasi Ilmu Teknik, Perencanaan Tata Ruang dan Teknik Sipi
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/konstruksi.v2i3.433

Abstract

Environmental pollution has become a serious problem in the world, including in Indonesia. Tofu waste is waste from processing soybeans and consists of solid and liquid waste. Solid waste in the form of dirt left over from cleaning is usually called tofu dregs, while liquid waste is water resulting from washing tofu. Industry knows that disposing of waste directly into water bodies can pollute those waters, because it can lower the pH of the air and affect aquatic biota. Therefore, the industry knows that it must carry out processing first to prevent environmental problems. In this study, researchers used commercial probiotic bacteria to reduce BOD and COD levels in tofu wastewater. The research was carried out by testing in the laboratory and using statistical data with graphic methods which can provide a comparison of the water content of tofu waste before and after it was given. The action given in the research was a ratio of 1:1, 1:2 and 1:3 water to tofu waste with commercial probiotic bacteria. Apart from that, researchers also added incubation times within each 8 hour interval, namely at 0 hours, 8 hours, 16 hours, 24 hours and 32 hours. The results of the research show that administering commercial probiotics can reduce BOD and COD levels in tofu wastewater. The most significant reduction occurred in a ratio of 1:3 in COD and BOD to 242.69 mg/lt and 148.00 mg/lt with an incubation time of 32 hours. This proves the commercial effect of probiotic bacteria to reduce BOD and COD levels so that it can help reduce environmental pollution, especially in the air.