Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Optimalisasi Konsentrasi Ammonium Sulfat terhadap Kandungan β-Karoten dan Acceptability Organoleptik Nata de Papaya Chevi Ardiana; Annisa; Sri Mulyaningsih; Lida Amalia; Dewi Hernawati
Jurnal Life Science : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : IPI Garut Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pepaya, sebagai buah tropis yang melimpah dalam β-karoten, menghadapi kendala daya simpan yang minim pascapanen, sehingga mudah mengalami kerusakan. Mengubahnya menjadi nata de papaya menawarkan peluang untuk memperpanjang ketersediaan produk sekaligus meningkatkan nilai ekonomisnya. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan konsentrasi ammonium sulfat yang paling efektif sebagai sumber nitrogen bagi Acetobacter xylinum dalam produksi selulosa nata, dilihat dari dampaknya pada kandungan β-karoten dan kualitas organoleptik. Metodologi penelitian didasarkan pada Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang meliputi empat level perlakuan konsentrasi (0%; 0,25%; 0,5%; 0,7%) dengan enam ulangan. Pengujian organoleptik, meliputi aspek warna, aroma, tekstur, dan rasa, dilakukan oleh 30 panelis yang tidak memiliki pengalaman sebelumnya, sementara penetapan kandungan β-karoten dilakukan menggunakan spektrofotometri UV-Vis. Analisis statistik menunjukkan bahwa konsentrasi ammonium sulfat berpengaruh secara signifikan (p < 0,05) terhadap seluruh aspek organoleptik. Perlakuan dengan konsentrasi 0,5% menghasilkan nilai tertinggi untuk warna dan rasa, sedangkan konsentrasi 0,7% optimal untuk tekstur dan mampu mencapai kadar β-karoten tertinggi sebesar 1,817 mg/100 g. Dengan demikian, konsentrasi 0,5% direkomendasikan sebagai kondisi yang paling optimal untuk mutu sensori yang unggul.
Growth Inhibition and Proline Accumulation in Canavalia ensiformis under Salinity Stress Sri Mulyaningsih; Sifa Arofah; Rifaatul Muthmainnah
Florea : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol. 13 No. 1 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/florea.v13i1.24384

Abstract

Jack bean (Canavalia ensiformis L.) is a legume with considerable potential as an alternative food source due to its high protein and carbohydrate content and its ability to improve soil fertility. However, its cultivation remains limited, particularly on marginal lands such as saline soils that are increasingly expanding due to seawater intrusion and improper irrigation. Soil salinity inhibits plant growth by causing osmotic and ionic stress while triggering proline accumulation as a physiological adaptation. This study aimed to evaluate the effects of salinity stress (NaCl) on the morphological growth and proline content of jack bean plants. The experiment was conducted in Singkup Village, Pasirwangi District, Garut, from April 26 to June 10, 2025, using a Completely Randomized Design (CRD) with five NaCl concentrations (0, 1500, 2500, 3500, and 5000 ppm) and five replications. Observed parameters included plant height, leaf number, root length, fresh weight, and proline content. Analysis of variance (ANOVA) showed that NaCl significantly affected all growth parameters. Growth inhibition was most pronounced at 5000 ppm, whereas optimal growth occurred at 0 ppm. Conversely, proline content increased with higher NaCl concentrations, indicating the plant’s adaptive response to salinity stress. Overall, jack bean growth declined significantly at NaCl levels above 2500 ppm, accompanied by increased proline accumulation. These findings provide insights for developing legume cultivation strategies on saline soils