p-Index From 2021 - 2026
5.569
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Karya Pendidikan Matematika AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Khazanah Pendidikan Proceeding Seminar LPPM UMP Tahun 2014 AlphaMath: Journal of Mathematics Education PYTHAGORAS: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika JSSH (Jurnal Sains Sosial dan Humaniora) Jurnal Mercumatika : Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika KALAMATIKA Jurnal Pendidikan Matematika Numeracy : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Abdimas Dewantara Jurnal Pendidikan Matematika Raflesia Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal Basicedu JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) Jurnal Pendidikan Matematika (Jupitek) Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming BIORMATIKA : JURNAL ILMIAH FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN JPMI (Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif) PHI: Jurnal Pendidikan Matematika Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Variabel Jurnal Riset Pembelajaran Matematika Sekolah Jurnal Lebesgue : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, Matematika dan Statistika Journal of Educational Review and Research Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Prima Abdika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Jendela Pendidikan Proceedings Series on Social Sciences & Humanities JES-MAT (Jurnal Edukasi dan Sains Matematika) Jurnal Basicedu Prosiding Seminar Nasional Hasil-hasil Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat JNPM (Jurnal Nasional Pendidikan Matematika) Jurnal Pendidikan MIPA
Claim Missing Document
Check
Articles

Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Berdasarkan Gaya Kognitif pada Siswa Azahra, Mayfiana; Subekti, Fitrianto Eko
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 1 (2024): Sustainable Development Goal in Mathematics and Mathematics Education
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/proximal.v7i1.4117

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah dibutuhkan untuk memahami dan memecahkan masalah yang tidak memiliki solusi langsung. Artikel ini berfokus pada upaya menemukan, mengevaluasi, dan menarik kesimpulan dari penelitian tentang pengaruh gaya berpikir kognitif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Systematic Literature Review. Untuk mengumpulkan data, dilakukan peninjauan terhadap sebuah artikel yang berkaitan dengan kemampuan pemecahan masalah matematika antara tahun 2016 hingga 2024. Penelitian ini menggunakan artikel jurnal nasional yang terakreditasi. Artikel-artikel ini ditemukan dengan bantuan pencari Google Cendekia, Publish or Perish, dan Mendeley. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan siswa dalam memecahkan masalah matematika dipengaruhi oleh gaya kognitifnya. Dalam studi ini, potensi dalam memecahkan masalah dieksplorasi dengan mempertimbangkan gaya kognitif pada Field Independent (FI) dan Field Dependent (FD). Tingkat kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dapat bervariasi sesuai dengan gaya kognitif siswa dalam mempelajari matematika. Sebagian besar siswa kategori FI memiliki kemampuan yang lebih unggul dalam menyelesaikan permasalahan matematika dibandingkan dengan siswa kategori FD.
Pengaruh Gaya Belajar Siswa Terhadap Literasi Matematika Atika Putri Restyani; Subekti, Fitrianto Eko
JURNAL RISET PEMBELAJARAN MATEMATIKA SEKOLAH Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal Riset Pembelajaran Matematika sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jrpms.082.06

Abstract

Literasi matematika siswa bergantung pada bagaimana mereka belajar, dengan setiap siswa memiliki gaya belajar yang berbeda ketika untuk menyelesaikan permasalahan berdasarkan kuantitas, bentuk, dan ruang serta perubahan dan hubungan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan apakah ada efek dari gaya belajar pada literasi matematika. Penulis menggunakan Sistematis Literature Review (SLR) untuk mengidentifikasi, menganalisis, mengevaluasi, dan meringkas semua hasil penelitian yang tersedia. Selain itu, data dari artikel dianalisis untuk mengambil kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, penulis dapat menyimpulkan sebagai berikut: (1) gaya belajar siswa memiliki dampak yang signifikan pada pendidikan matematika mereka. Oleh karena itu, dalam pemebelajaran, siswa akan menggunakan kegiatan belajar yang selaras dengan gaya belajar mereka dan mengembangkan konseptual tentang matematika. (2) literasi matematika siswa, masih ada beberapa sekolah dengan siswa yang memiliki tingkat kemahiran matematika yang cukup tinggi. Namun, ada sekolah lain yang memiliki siswa dengan keterampilan matematika kategori rendah. (3) gaya belajar siswa memiliki dampak pada keterampilan matematika. Namun, ada perbedaan dalam kemampuan literasi untuk setiap gaya belajar siswa.
Efektivitas Penggunaan Game Edukasi Digital terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Afidah, Nurul; Subekti, Fitrianto Eko
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i3.7564

Abstract

Masalah serius yang timbul akibat rendahnya prestasi belajar siswa dan penggunaan gadget yang tinggi pada usia sekolah menuntut solusi cepat dan tepat dari orang tua dan guru yang memiliki tanggung jawab besar untuk menghadirkan inovasi dalam proses belajar dan mengajar. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas penerapan aplikasi game edukasi digital seperti Wordwall dan Quizizz yang menjadi cara agar hasil belajar, pencapaian, prestasi siswa meningkat melalui studi literature hasil penelitian sebelumnya. Melalui pendekatan kualitatif dengan menganalisis secara deskriptif berdasarkan tinjauan pustaka, peneliti dapat merumuskan media yang paling efektif untuk meningkatkan pencapaian hasil belajar siswa. Langkah-langkah penelitian meliputi pengumpulan data melalui Google Scholar dengan rentang tahun 2020-2024, yang menghasilkan 31 artikel yang relevan. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa penerapan teknologi digital seperti game edukasi digital seperti Wordwall dan Quizizz dalam kegiatan belajar mengajar mampu membawa peningkatkan semangat siswa dalam menekuni kegiatan belajar sehingga berdampak peningkatan hasil belajar siswa. Game edukasi digital juga mendapat respon positif dari siswa. Dengan adanya hal itu, diharapkan bahwa para guru dapat memfasilitasi pembelajaran sesuai dengan kebutuhan dan minat siswa terhadap game digital.
TINJAUAN SISTEMATIS LITERATUR REVIEW: OPTIMALISASI PEMBELAJARAN MATEMATIKA MELALUI INTEGRASI TEKNOLOGI WEBSITE Saputra, Ivan Dwi; Subekti, Fitrianto Eko
Jurnal Numeracy Vol 11 No 2 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/numeracy.v11i2.2767

Abstract

Studi ini menyelidiki penggunaan teknologi website dalam meningkatkan kualitas pembelajaran matematika secara online melalui pendekatan Tinjauan Sistematis Literatur (SLR). Penelitian ini mengumpulkan dan mengevaluasi 30 artikel terkini dari Google Scholar dan Mendeley yang dipublikasikan antara 2020 hingga 2024. Analisis SLR dilakukan untuk mengidentifikasi manfaat integrasi website dalam pembelajaran matematika. Hasilnya menunjukkan bahwa penggunaan website seperti Liveworksheets, Google Sites, dan Quizizz berkontribusi atas meningkatnya keterlibatan siswa di Sekolah Dasar dan Menengah. Di tingkat SMP, e-learning melalui website dan aplikasi Android meningkatkan kemandirian siswa, sementara video pembelajaran dan website khusus membantu meningkatkan motivasi belajr siswa. Di SMA dan Perguruan Tinggi, website pembelajaran matematika berdampak positif terhadap hasil akademik dan aktivitas belajar siswa. Meskipun terdapat beberapa kendala, penggunaan Google Sites dan Sistem Manajemen Pembelajaran (LMS) selama pandemi menunjukkan hasil yang menggembirakan. Secara keseluruhan, integrasi website dalam pembelajaran matematika memberikan manfaat yang signifikan dalam meningkatkan hasil belajar, motivasi, dan keterlibatan siswa di semua tingkatan pendidikan.AbstractThis study uses a Systematic Literature Review (SLR) methodology to examine how website technology can enhance online mathematics instruction. 31 current publications from Mendeley and Google Scholar that were published between 2020 and 2024 are gathered and assessed in this study. To determine the advantages of website integration in mathematics education, SLR analysis was done. According to the findings, using websites like Quizizz, Google Sites, and Liveworksheets helps raise student involvement in primary and intermediate schools. Learning videos and specialized websites assist boost motivation, but e-learning through websites and Android applications enhances student independence at the junior high school level. Websites that teach mathematics have a good effect on students' academic performance and learning activities in high schools and colleges. The usage of learning management systems (LMS) and Google Sites throughout the pandemic has shown excellent outcomes despite a number of challenges. All things considered, website integration in mathematics instruction has a considerable positive impact on student engagement, motivation, and learning outcomes at all educational levels.
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA DITINJAU DARI SELF-EFFICACY Gunawan, Gunawan; Putri, Ika Septiani; Subekti, Fitrianto Eko; Kusuma, Jaka Wijaya
Jurnal Lebesgue : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, Matematika dan Statistika Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Lebesgue : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, Matematika dan Statistik
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/lb.v6i1.819

Abstract

Critical thinking is very important in education, especially in learning mathematics, because it is expected that students can not only solve problems, but also be able to understand and explain the thought processes underlying their solutions. One of the factors that can affect students' critical thinking ability is self-efficacy, which is a person's belief in their own ability to achieve goals. The purpose of this study is to describe students' mathematical critical thinking ability in terms of self-efficacy. This research used descriptive qualitative method. Based on the results of the self-efficacy questionnaire, researchers divided the subjects into low, medium, and high categories. Furthermore, researchers used interviews and critical thinking ability tests to collect information. To analyze the data, the researcher reduced, presented, and drew conclusions. In this study, the critical thinking process includes identifying problems/information, developing solution strategies, evaluating processes and results, and drawing conclusions. The results of this study indicate that students with high self-efficacy show better critical thinking skills compared to students with moderate and low self-efficacy. Students with high self-efficacy are not only able to identify problems well, but also develop appropriate solution strategies and evaluate results logically. Students with moderate self-efficacy have limited abilities and tend to lack confidence, although they can identify important information.
PROSES BERPIKIR KOMPUTASIONAL SISWA BERDASARKAN PRIOR KNOWLEDGE Gunawan Gunawan; Joko Purwanto; Fitrianto Eko Subekti
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 13, No 4 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v13i4.9982

Abstract

Prior knowledge is one of the primary factors in the birth of ideas in computational thinking. Solving problems in the 21st century requires computational thinking skills. The computational thinking process involves abstraction, design, decomposition, algorithms, and verification. Research was conducted to describe students' computational thinking processes in solving contextual problems based on previous knowledge. The research process uses qualitative with an explanatory approach. A total of 40 students were grouped into low, medium, and high prior knowledge categories. One subject was taken in each category using purposive sampling. Tests and interviews were carried out for data collection. Data analysis consists of data reduction, presentation, and conclusions. The research results show that students in the high and medium prior knowledge categories wholly and correctly prove each computational thinking stage. Students can present problems visually, explain the flow of solution ideas used, write down the steps in detail and precisely, and check all solutions and final conclusions. Students in the low prior knowledge category need to improve at the design and algorithm stages—students' errors in interpreting the problem abstractly so that there is some misinformation. As a result, the completion steps and wrong results are obtained at the algorithm stage. The research results can be used to determine learning strategies in the classroom so that computational thinking skills increase.
Efektivitas Pendekatan Kontekstual, Open-Ended, dan STEM dalam Pengembangan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa: Systematic Literature Review Nurfitriani, Dian Ageng; Subekti, Fitrianto Eko
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 2 (2024): Menjembatani Matematika dan Pendidikan Matematika menuju Pemanfaatan Berkelanju
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/proximal.v7i2.4104

Abstract

Effective learning does not only aim to convey knowledge, but also to develop critical thinking skills that are important for students in facing various life challenges. Critical thinking skills enable students to analyze, evaluate and solve problems logically and independently. This article explores how contextual, open-ended and STEM learning approaches contribute to the development of students' critical thinking skills. Using the Systematic Literature Review (SLR) method, this research collected and evaluated journal articles from the Google Scholar database published between 2019 and 2024, focusing on these three approaches. The results of the analysis show that the contextual approach helps students relate the learning material to real situations, which enhances their understanding and application of knowledge. The open-ended approach encourages students to find multiple solutions and improve their analytical skills, while the STEM approach emphasizes the integration of disciplines to facilitate collaborative and creative learning. These three approaches are proven to be effective in improving students' critical thinking skills, which is reflected in their improved ability to identify, analyze and solve problems. This study provides important insights for educators and researchers to develop more effective learning strategies.
Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Berdasarkan Gaya Kognitif pada Siswa Azahra, Mayfiana; Subekti, Fitrianto Eko
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 1 (2024): Sustainable Development Goal in Mathematics and Mathematics Education
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/proximal.v7i1.4117

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah dibutuhkan untuk memahami dan memecahkan masalah yang tidak memiliki solusi langsung. Artikel ini berfokus pada upaya menemukan, mengevaluasi, dan menarik kesimpulan dari penelitian tentang pengaruh gaya berpikir kognitif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Systematic Literature Review. Untuk mengumpulkan data, dilakukan peninjauan terhadap sebuah artikel yang berkaitan dengan kemampuan pemecahan masalah matematika antara tahun 2016 hingga 2024. Penelitian ini menggunakan artikel jurnal nasional yang terakreditasi. Artikel-artikel ini ditemukan dengan bantuan pencari Google Cendekia, Publish or Perish, dan Mendeley. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan siswa dalam memecahkan masalah matematika dipengaruhi oleh gaya kognitifnya. Dalam studi ini, potensi dalam memecahkan masalah dieksplorasi dengan mempertimbangkan gaya kognitif pada Field Independent (FI) dan Field Dependent (FD). Tingkat kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dapat bervariasi sesuai dengan gaya kognitif siswa dalam mempelajari matematika. Sebagian besar siswa kategori FI memiliki kemampuan yang lebih unggul dalam menyelesaikan permasalahan matematika dibandingkan dengan siswa kategori FD.
IMPLEMENTASI PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN APLIKASI WEB UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS Fitriana, Eva; Subekti, Fitrianto Eko; Priyanto, Budi
JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) Vol 7 No 3 (2024): JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) November 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan yaitu meningkatkan kemampuan penalaran matematis peserta didikmelalui penerapan pembelajaran Problem Based Learning. Metode penelitian ini termasuk ke dalampenelitian tindakan kelas (classroom action research) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tiapsiklus terdiri dari empat tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek untukpenelitian adalah peserta didik kelas XI jurusan Farmasi Klinis dan Komunitas (FKK) sebanyak 17 orangdi SMK Muhammadiyah 3 Purwokerto. Peserta didik diberikan tes pada setiap akhir siklus untuk mengukurkemampuan penalaran matematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran matematika melaluipenerapan Problem Based Learning berbantuan aplikasi web dapat meningkatkan kemampuan penalaranmatematis dari pra penelitian sebesar 35,49; siklus I 56,71 mendai 81,11 pada siklus II. Kesimpulan daripenelitian ini adalah pembelajaran dengan menerapkan model Problem Based Learning berbantuanaplikasi web dapat meningkatkan kemampuan penalaran matematis peserta didik.
BERPIKIR REFLEKTIF SISWA DALAM PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF Nur Mafaza, Azkia; Eko Subekti, Fitrianto
Jurnal Edukasi dan Sains Matematika (JES-MAT) Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Edukasi dan Sains Matematika (JES-MAT)
Publisher : Department of Mathematics Education, Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/jes-mat.v10i1.8456

Abstract

This research aims to analyze the ability of reflective thinking in mathematical problem solving among 9th-grade students of SMP Negeri 3 Tanjung, focusing on curved surface solids from the perspective of cognitive styles. The sample selection was carried out using a purposive sampling technique, resulting in 6 participants, consisting of 3 students with a field-dependent cognitive style and 3 students with a field-independent cognitive style. Data collection techniques employed in this study include the GEFT test, a test of reflective thinking ability in mathematical problem solving, interviews, and documentation. Data analysis was conducted using the Miles and Huberman model, involving data reduction, data presentation, and conclusion. The results of this study indicate that among the four indicators of reflective thinking ability in mathematical problem solving, specifically in the elaborating stage, students with a field-dependent cognitive style have not fully grasped the ability to plan and execute solutions. They struggle to comprehend more complex problems presented in narrative form, leading to difficulties understanding the concepts and executing the solution process. Conversely, students with a field-independent cognitive style have successfully fulfilled all four indicators across the three stages of reflective thinking ability. They tackle problems methodically and accurately, following planned steps following pre-established concepts.