Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MODEL INKUIRI TERBIMBING BERBASIS BLENDED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS XI Wahyuni Ayu; Tuti Kurniati; Raudhatul Fadhilah
Ar-Razi Jurnal Ilmiah Vol 11, No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Ar-razi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/ar-r.v11i2.4957

Abstract

Proses pembelajaran model inkuiri terbimbing berbasis blended learning melibatkan peserta didik berperan aktif karena adanya proses praktikum sederhana yang dilakukan di rumah. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan hasil belajar peserta didik yang diajarkan dengan model inkuiri terbimbing berbasis blended learning dan model pembelajaran konvensional pada materi asam basa. Jenis penelitian ini adalah penelitian semu (Quasi Experimental) dengan rancangan nonequivalent. Populasi pada penelitian ini adalah kelas XI IPA 1 dan XI IPA 2 yang berjumlah 70 peserta didik. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar antara kelas eksperimen dan kelas kontrol, dengan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05. Rata-rata hasil belajar peserta didik kelas eksperimen sebesar 84,43 lebih tinggi dibanding kelas kontrol sebesar 79,29 dengan nilai effect size sebesar 27,34% yang termasuk dalam kategori sedang. Dengan demikian model inkuiri terbimbing dapat digunakan sebagai alternatif pembelajaran karena dapat mendorong peserta didik lebih aktif dalam pembelajaran sehingga dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik.
Sintesis dan Karakterisasi Hidrogel Berbasis Selulosa dari Kulit Durian untuk Penjernihan Air Gambut Raudhatul Fadhilah; Doddy Irawan; Tuti Kurniati
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 8 (2025): August
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i8.11514

Abstract

Peat water in Indonesia, abundant in swamp regions, is acidic and rich in humic substances and Fe²⁺ ions, making it unsuitable for direct use. This study explores a sustainable approach to treating peat water using hydrogel synthesized from durian rind (Durio zibethinus), an agricultural waste rich in cellulose. Cellulose was extracted via alkali and bleaching treatment, then crosslinked with chitosan in a NaOH/urea solvent system to form a biodegradable, porous hydrogel. The hydrogel exhibited a swelling ratio of 857% and a gel content of 98.23%, indicating high hydrophilicity and network integrity. Adsorption experiments demonstrated removal efficiencies of 98.96% for methylene blue and 25% for Fe²⁺. The high dye removal at low concentrations suggests strong interaction between hydrogel functional groups (–OH, –NH₂) and organic molecules, while Fe²⁺ removal was attributed to electrostatic interaction and potential chelation. Adsorption followed pseudo-second-order kinetics, indicating chemisorption as the rate-limiting step. These results suggest that durian rind hydrogel is a promising low-cost material for organic and inorganic pollutant removal in acidic water systems. This study highlights the potential of agro-waste valorization in developing eco-friendly materials for water purification.