Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Explore

Bandwidth Dengan Filtering Akses Menggunakan Metode Schedular Nur Rahmat Prasetya; Subektiningsih; Pramudhita Ferdiansyah
Explore Vol 13 No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Universitas Teknologi Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35200/ex.v12i1.32

Abstract

SMK Muhammadiyah 1 Playen yang berada di daerah Playen merupakan salah satu SMK Swasta terbesar di daerah Gunung Kidul, karena dari tahun ke tahun Perkembangan teknologi semakin meningkat membuat sekolah harus menyediakan fasilitas berupa internet yang dapat di akses oleh civitas sekolah, digunakan untuk mencari referensi materi ataupun tugas untuk siswa, diperlukannya kualitas internet yang baik agar mempermudah jalan nya pembelajaran. Di satu sisi SMK Muhammadiyah 1 Playen belum menerapkan manajemen bandwidth dan Filtering yang mengakibatkan siswa mendapat internet yang tidak merata serta bebas dalam mengakses kontenkonten pada sosial media yang mengganggu konsentrasi pada saat pembelajaran. Dari permasalah tersebut dilakukan penelitian karya ilmiah untuk membantu mengoptimalkan kinerja kualitas internet serta membatasi penggunaan sosial media pada saat jam pembelajaran. Menggunakan metode Queue Tree dan PCQ untuk manajemen bandwidth serta Filtering menggunakan metode Schedular dan Layer7 Protocol menggunakan Mikrotik RB1100AHx.
Perbandingam Metode LSB, MSB, dan EoF pada Implementasi Steganografi Citra dengan Format JPEG Rini Indrayani; Subektiningsih Subektiningsih
Explore Vol 12 No 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Universitas Teknologi Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35200/ex.v12i1.85

Abstract

– Pertukaran data dan informasi digital merupakan aktivitas primer manusia di era teknologi modern. Komunikasi digital menjadi aktivitas yang lumrah dengan memanfaatkan layanan telekomunikasi yang terus mengalami perkembangan. Namun seiring dengan perkembangan keamanan digital produsen dan pemerintah, pelaku kejahatan juga terus mencari celah keamanan. Salah satu upaya pengamanan data dan informasi digital yang dapat dilakukan oleh pengguna secara mandiri adalah menerapkan proses steganografi. Steganografi adalah sebuah metode pengamanan data dan informasi dengan cara menyisipkan data atau informasi pada sebuah media penampung. Berbagai metode steganografi juga terus mengalami perkembangan penelitian. Setiap metode memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Oleh karena itu dibutuhkan penelitianpenelitian lebih lanjut mengenai perbandingan performa metode-metode steganografi sebagai referensi penggunaan metode berdasarkan situasi dan media yang dibutuhkan. Penelitian melakukan perbandingan 3 metode diikuti dengan berbagai analisis pengujian. 3 metode tersebut adalah metode Least Significant Bit (LSB), Most Significant Bit (MSB), dan End of File (EoF). Hasil implementasi dan pengujian merekomendasikan metode EoF yang unggul dari aspek kapasitas steganografi dan minim dampak penurunan kualitas akibat proses steganografi, namun diikuti dengan saran penggunaan kriptografi agar metadata pesan rahasia tidak mudah terbaca.
Analisis Perbandingan Parameter QoS Standar TIPHON Pada Jaringan Nirkabel Dalam Penerapan Metode PCQ Subektiningsih Subektiningsih; Renaldi Renaldi; Pramudhita Ferdiansyah
Explore Vol 12 No 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Universitas Teknologi Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35200/ex.v12i1.88

Abstract

Kantor Kecamatan S menggunakan jaringan nirkabel untuk mendukung kinerja para pegawai. Namun, setiap pengguna belum mendapatkan kecepatan akses yang merata untuk unggah maupun unduh data. Sehingga, dilakukan pengalokasian bandwidth menggunakan metode PerConnection Queue (PCQ). Penggunaan metode PCQ karena ingin membagi bandwidth dengan sama rata untuk pengguna yang aktif. Kecepatan unggah dan unduh data sebelum dilakukan alokasi bandwidth mempunyai selisih kecepatan akses yang signifikan, sehingga para pengguna tidak mendapatkan alokasi bandwidth yang adil dan merata. Namun, setelah dilakukan manajemen bandwidth setiap pengguna aktif mendapatkan alokasi bandwidth yang adil, dibuktikan dengan nilai rata-rata kecepatan unggah dan unduh data yang serupa, yaitu 8.34 Mbps untuk unggah dan 8.45 untuk unduh. Tahap berikutnya dilakukan analisis Quality of Service (QoS) untuk melihat kinerja dari atribut jaringan sebelum dan sesudah dilakukan manajemen bandwidth dengan PCQ. Pada parameter throughput dan delay berada dalam kategori standar TIPHON Sangat Bagus, pada kondisisebelum maupun sesudah dilakukan konfigurasi PCQ. Parameter Jitter juga memberikan hasil yang sama antara sebelum dan sesudah, yaitu ada di dalam kategori ”Bagus”. Parameter yang berubah antara sebelum dan setelah konfigurasi adalah packet loss. Sebelum dikonfigurasi PCQ berada dalam kategori Bagus dan setelah dikonfigurasi dengan PCQ menjadi Sangat Bagus. Hal tersebutmenjadikan kecil kemungkinan atau meminimalkan hilangnya paket selama transmisi data berlangsung. Sehingga, paket dapat diterima dengan sangat baik dari pengirim kepada penerima.Dukungan keamanan juga diterapkan dengan mac filtering. Hal ini bertujuan untuk memberikan izin akses hanya pada perangkat yang sudah terdaftar dalam sistem jaringan. Pembatasan penggunaditujukan juga untuk menjaga kestabilan akses internet.Kata kunci: manajemen bandwidth; QoS; PCQ