Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

KONSTRUKSI SEDERHANA SISTEM RESAPAN AIR UNTUK PENGELOLAAN AIR BERSIH DAN SANITASI LINGKUNGAN Suciati, Herlina; Januarto, Januarto; Fauzan, Fauzan; Panusunan, Panusunan; Reinold, Albert; Subkhan, Subkhan; Yuristiary, Yelna; FD Sidabutar, Yuanita; Indera, Edi
Jurnal Pendekar Nusantara Vol. 3 No. 1 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : LPPM-Universitas Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37776/pend.v3i1.2025

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan untuk memberikan kontribusi nyata melalui implementasi keilmuan kepada masyarakat. Program PKM ini dilaksanakan di Kampung Tua Teluk Mata Ikan, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, yang menghadapi permasalahan keterbatasan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan air, minimnya sistem drainase, serta ancaman pencemaran dan intrusi air laut. Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi, penyuluhan, serta pelatihan teknis mengenai pengelolaan air berbasis teknologi sederhana tepat guna berupa sumur resapan dan lubang biopori. Metode pelaksanaan meliputi survei awal, pemetaan masalah, diskusi partisipatif, sosialisasi, serta pelatihan praktik. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman masyarakat terkait hubungan antara pengelolaan air, kualitas air tanah, kesehatan, dan sanitasi lingkungan. Masyarakat menunjukkan antusiasme tinggi dalam mempelajari teknis pembangunan konstruksi teknologi sederhana sumur resapan dan lubang biopori, serta mulai menginisiasi terbentuknya kelompok masyarakat untuk menerapkan konstruksi tersebut di fasilitas umum warga. Pendampingan lebih lanjut nantinya akan tetap diperlukan ketika praktek pelaksanaan pembangunan konstruksi akan dilakukan. Hal ini menegaskan pentingnya keberlanjutan program edukasi dan pendampingan, dengan sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat guna menjaga kualitas lingkungan pesisir, meningkatkan sanitasi, serta mencegah potensi bencana geologis.
Analysis of the Effect of Evaluation and Innovation in the Development of Construction Safety Culture on the Safety Leadership Model using SEM Approach Taqwa, Fadhila Muhammad Libasut; Priyambodo, Bambang; Subkhan, Subkhan; Naibaho, Pio Ranap Tua
Jurnal Komposit: Jurnal Ilmu-ilmu Teknik Sipil Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/komposit.v9i2.20134

Abstract

In the construction sector, the Construction Safety Management System (SMKK) has been determined by the Regulation of the Minister of Public Works No. 10 of 2021 as a reference for addressing the risk of industrial accidents and improving building safety. Full implementation of occupational safety (K3) can minimize the risk of work accidents. However, in reality, there are still many obstacles for companies and employees, and many accidents in the workplace are caused by unsafe behavior factors by the workers themselves. The methodology used in this study involves various approaches, such as literature review and primary data acquisition through questionnaires targeting respondents in construction project environments. The collected data will be analyzed using the Structural Equation Modeling method to identify important variables. Data processing was performed using the Smart-PLS version 4.1.0.1 application to determine the outer and inner models. Hypothesis testing was conducted using bootstrapping, considering the Original Sample values, T-statistics, and P-values. Based on the results, it is concluded that safety leadership has a significant indirect influence on improving safety performance. The strengthening of leadership aspects has the largest impact on improving safety culture, which then influences the improvement of construction safety performance, with an original sample (O) value of 0.273, a sample mean (M) of 0.277, a standard deviation (STDEV) of 0.177, a T-statistic value of 2.324, and a P-value of 0.001. Furthermore, effective safety evaluation (e.g., constructive and systematic evaluation) can help build a stronger safety culture, which in turn will improve overall safety performance. The implementation of innovation in construction processes or safety technology can also encourage better safety behavior among workers, which then contributes to improved safety performance.
PENERAPAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA PENGOLAHAN LIMBAH KELAPA MUDA SEBAGAI MEDIA PUPUK ORGANIK KELAPA SAWIT DI KABUPATEN BANGKA Napitupulu, Robert; Dharta, Yuli; Subkhan, Subkhan; Arsieka Putri, Diviya; Parlindungan, Devaned; Pratama, Aldi; Hasdiansah, Hasdiansah; Lavita Angelina, Clara
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i2.434-441

Abstract

Penerapan teknologi tepat guna pengolahan limbah kelapa muda sebagai media pupuk organik kelapa sawit di Kabupaten Bangka, merupakan kegiatan pengabdian dosen dan mahasiswa dengan melibatkan mitra, yaitu masyarakat yang peduli akan lingkungan dan aktif dalam pengembangan dan budidaya kelapa sawit di Kabupaten Bangka. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah sulitnya mendapatkan pupuk yang disebabkan karena mahalnya harga pupuk anorganik dipasaran dan berdampak pada pengurangan hasil panen buah sawit. Selain itu, limbah kelapa muda jumlahnya sangat besar, apalagi dikala bulan puasa. Ini menjadi masalah tersendiri karena berpotensi menyebabkan terjadinya pencemaran lingkungan dan menjadi sarang penyakit. Limbah kelamud ternyata bisa digunakan menjadi bahan baku pembuatan pupuk organik bagi tanaman kelapa sawit. Saat ini proses pengolahan limbah kelamut masih dilakukan dengan cara manual menggunakan parang. Untuk dapat memecahkan masalah Mitra tersebut, maka kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan berupa pemberian bantuan penerapan TTG dalam pengolahan limbah kelamud serta pemberian pelatihan berupa cara pengoperasian dan perawatan mesin pengolah limbah kelamud dalam bentuk ceramah, diskusi, praktek dan introduksi mesin pencacah limbah kelamud untuk dijadikan bahan baku pupuk organik. Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini nantinya diharapkan mitra mampu membuat pupuk organik dengan memanfaatkan limbah kelamud dan juga dapat mengurangi limbah kelamud yang tidak bermanfaat yang dapat menimbulkan berbagai penyakit. Hasil dari kegiatan ini mampu membantu IKM mengatasi persoalan pengolahan limbah kelamud menjadi lebih cepat dan efektif dengan kapasitasnya 201,04 Kg/jam sehingga mempercepat Proses pembuatan pupuk organik bagi tanaman kelapa sawit.
Analisis Pada Proses 3d Printer Terhadap Pengujian Tarik Menggunakan Filamen Pla Pro Dirga Trisaplin, Riskullah; Sirwansyah Suzen, Zaldy; Subkhan, Subkhan
Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 2 No. 12 (2021): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4828.582 KB) | DOI: 10.59141/jist.v2i12.301

Abstract

Hadirnya Revolusi Industri 4.0 menyebabkan teknologi di bidang industri manufaktur berkembang sangat pesat, salah satunya mesin Rapid Prototyping dengan teknologi FDM yang merupakan mesin cetak 3 dimensi dengan prinsip pencetakan secara additive manufacturing informasi mengenai sparameter proses yang dapat menghasilkan suatu produk 3D dengan kekuatan tarik secara ideal di Indonesia sangat minim, mengingat informasi tersebut sangat diperlukan dunia industri, sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai kekuatan tarik serta parameter proses yang ideal dengan menggunakan filamen PLA PRO Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimen faktorial, penelitian ini menggunakan mesin 3D printer Anet Et4, nozzle berukuran 0,4 mm, variasi parameter yang digunakan yaitu 3 level nozzle temperature, 15 infill pattern berdasarkan software Prusaslicer 2.3 dan orientasi sudut pencetakan vertikal 0ᵒ. Sehingga menghasilkan 45 kombinasi eksperimen. Hasil dari pengujian tarik tertinggi sebesar 44,2 yang terdapat pada eksperimen nomor 10 infill pattern 3D Honeycomb, Nozzle Temperature 210ᵒC, sudut pencetakan vertikal 0ᵒ. Sedangkan nilai kekuatan tarik terendah terdapat pada eksperimen nomor 43 dengan parameter infill Pattern Archimedean Chord, Nozzle Temperature 220ᵒC, sudut pencetakan vertikal 0ᵒ, dengan nilai kekuatan tarik sebesar 15,7 MPa. Sehingga dapat disimpulkan parameter proses tersebut mempengaruhi hasil dari pencetakan produk 3D printing.
Optimization of Probiotic Drinks Fermentation in Bidara (Ziziphus mauritiana) Fruit Juice with Lactobacillus plantarum InaCC B616 using Response Surface Methodology Subkhan, Subkhan; Sinaga, Ernawati; Ragamustari, Safendrri Komara; Sukara, Endang
Jurnal Kefarmasian Indonesia VOLUME 15, NUMBER 1, FEBRUARY 2025
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bidara fruit (Ziziphus mauritiana) is known to contain various bioactive phytochemicals, including phenolic acid, ascorbic acid, saponins, terpenoids, flavonoids, and tannins, making it highly promising for development into functional beverage products. Several studies state that fermentation with probiotic bacteria can improve the functional properties of products. This research aims to optimize the fermentation process of bidara fruit juice with Lactobacillus plantarum InaCC B616 using Response Surface Methodology and determine the effect of fermentation time on the content of bioactive compounds such as total phenols, total flavonoids, antioxidant capacity, and inhibition of the α-glucosidase enzyme. Optimization of fermentation was carried out using a Central composite design with 13 experimental samples and test data using Design Expert® 13 software, the optimization of fermentation time was conducted using a Completely Randomized Design (CRD) with four treatment groups and three replications per group, including a negative control treatment: no fermentation (F0), fermentation for 12 hours (F1), fermentation for 24 hours (F2), and fermentation for 48 hours (F3). The research results showed that 18.61% bidara fruit juice and 0.34% skim milk was the optimum formula for fermenting bidara fruit juice. The best fermentation duration was in the F3 group (fermentation for 48 hours), in this group the bacterial growth reached 3.1x109 cfu/mL with a total phenolic compound content of 81.80 mg GAE/mL, total flavonoids 2.81 mg QE/g, capacity antioxidant 99.28 µg AAE/mL, and inhibition of the α-glucosidase enzyme 87.42%. The fermentation of bidara fruit juice with Lactobacillus plantarum InaCC B616 has the potential to enhance total phenol content, total flavonoids, antioxidant capacity, and α-glucosidase enzyme inhibition, making it a promising candidate for probiotic beverages. This drink could be developed as an alternative treatment for type 2 diabetes mellitus due to its inhibitory activity against the α-glucosidase enzyme.
EFISIENSI BIAYA DAN WAKTU PELAKSANAAN PELAT LANTAI BETON DENGAN MENERAPKAN METODE HALF SLAB PADA PEMBANGUNAN GEDUNG BALOI APARTMENT – BATAM Laia, Plusmar; Yuristiary, Yelna; Panusunan, Panusunan; Suciati, Herlina; Subkhan, Subkhan
SIGMA TEKNIKA Vol 8, No 2 (2025): SIGMATEKNIKA, VOL. 8, N0. 2, NOVEMBER 2025
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/sigmateknika.v8i2.8390

Abstract

Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, telah menunjukkan laju pertumbuhan demografis dan kebutuhan hunian yang signifikan. Berdasarkan Sensus Penduduk 2020, jumlah penduduk Batam mencapai sekitar 1.196.396 jiwa, dan estimasi pertumbuhan populasi hingga pertengahan 2024 meningkat menjadi sekitar 1,29 juta jiwa. Persentase penduduk yang berada dalam usia produktif (15-64 tahun) mencapai sekitar 70,31%, mencerminkan potensi bonus demografi yang besar di wilayah tersebut. Kebutuhan hunian vertikal seperti apartemen menjadi semakin mendesak akibat beberapa faktor: migrasi ke Batam untuk pekerjaan industri, ketersediaan lahan yang terbatas, dan pengaruh perkembangan ekonomi Singapura yang meningkatkan permintaan residensial di daerah sekitarnya. Sementara persentase penduduk miskin di Batam pada Maret 2022 adalah 5,19%, yang meskipun relatif rendah dibanding beberapa wilayah lain, tetap menunjukkan adanya lapisan masyarakat yang memiliki keterbatasan daya beli hunian. Penelitian ini dimaksudkan untuk menganalisis efisiensi biaya dan waktu pelaksanaan pekerjaan pelat lantai beton pada Gedung Baloi Apartement dengan menerapkan metode Half Slab (precast) dibandingkan metode cast in situ (konvensional). Dengan latar belakang tingginya kebutuhan hunian vertikal dan kondisi demografis Batam yang mempercepat permintaan, studi ini memungkinkan pengambilan keputusan teknik konstruksi yang lebih optimal. Dengan menggunakan data populasi dan kebutuhan hunian sebagai motivasi, penelitian ini diharapkan memberikan gambaran seberapa besar penghematan waktu dan biaya yang dapat dicapai jika metode precast Half Slab diadopsi, termasuk implikasi terhadap penyediaan hunian yang lebih cepat dan terjangkau di Batam. Kata kunci: Metode Half Slab, Precast, Cast In-Situ, Manajemen Biaya dan Waktu