Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Penerapan Pendekatan Integratif untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Pemahaman Siswa pada Kelas IV SDN 45 Pappaka Reskiati Reskiati; Aliem Bahri; Anzar Anzar
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i2.1350

Abstract

Keterampilan membaca pemahaman siswa di kelas IV SDN 45 Pappaka umumnya belum optimal, dengan banyak siswa yang kesulitan menyampaikan pendapat atau gagasan dari sebuah wacana. Gejala yang terlihat adalah ketidakmampuan siswa untuk tenang atau gugup ketika diminta menjelaskan isi wacana, serta kesulitan dalam memilih kata yang tepat. Keterampilan membaca pemahaman dipengaruhi oleh faktor internal seperti kemampuan fisik dan nonfisik siswa, serta faktor eksternal seperti peran guru, materi, media pengajaran, dan kondisi tempat belajar. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa melalui penerapan pendekatan integratif di kelas IV SDN 45 Pappaka, serta untuk mengevaluasi efektivitas penerapannya. Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek 24 siswa. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan, di mana nilai rata-rata kelas pada siklus I mencapai 67,80% (ketuntasan klasikal 60%-69%), dan meningkat menjadi 82,91% pada siklus II (ketuntasan klasikal 70%-84%). Penelitian ini dinyatakan berhasil pada siklus II karena telah mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) sebesar 75, dengan persentase ketuntasan klasikal yang sangat baik.
TRANSFORMASI PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS CANVA DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK DI SDI PABAENG-BAENG Rafiah Tuzsaliha; Indra; Aliem Bahri; Muhammad Muzaini
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 In Press
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i04.4466

Abstract

This study aims to examine the improvement in student learning outcomes at SDI Pabaeng-Baeng through the use of Canva as an interactive medium in the learning process. Employing Classroom Action Research (CAR) with the Kurt Lewin model, the research follows the phases of planning, action, observation, and reflection. The study involved 27 third-grade students from class 3 Baji Pamaik at SDI Pabaeng-Baeng, Makassar City. Data were collected using pretest and post-test instruments, which were then analyzed descriptively. The results show that incorporating Canva as an interactive medium in Indonesian language learning positively impacted student learning outcomes. This is evidenced by an increase in completion rates, from 37% (10 students) in the pre-cycle to 56% (15 students) in the first cycle, and significantly rising to 81% (22 students) in the second cycle.
PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS WORDWALL DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS III PADA PEMBELAJARAN PPKN DI UPT SPF SDI PA’BAENG-BAENG Nurmidayanti; Nurwahyu Amaliah; Aliem Bahri
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 04 (2024): Volume 10 No. 04 Desember 2024 In Progress.
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i04.5534

Abstract

Penggunaan media pembelajaran berbasis wordwall untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran PPKN. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar PPKN siswa kelas III UPT SPF SDI Pa’baeng-Baeng. Penelitian ini dilaksanakan di UPT SPF SDI Pa’baeng-Baeng tahun ajaran 2024/2025 pada mata pelajaran PPKN yang dilakukan selama dua siklus. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas III SDI dengan jumlah siswa 25 orang yang terdiri dari 12 siswa laki-laki dan 13 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi,tes dan dokumentasi. Analisi data yang digunakan yaitu analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media pembelajaran berbasis wordwall dapat meningkatkan hasil belajar siswa dimana pada siklus I Presentase peserta didik memperoleh nilai tuntas 64% dengan nilai rata-rata 71 sedangkan pada siklus II mengalami peningkatan sebesar 24% sehingga persentase peserta didik memperoleh nilai tuntas 88% dengan nilai rata-rata 83,2. Dapat disimpulkan bahwa penerapan metode pembelajaran simulasi dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas III UPT SPF SDI Pa’baeng-Baeng pada mata pelajara PPKN
KEEFEKTIFAN PENGGUNAAN MEDIA FILM ANIMASI DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS CERITA SISWA KELAS IV SD INPRES TETE BATU KABUPATEN GOWA Amanda Awalia; Aliem Bahri; Anin Asnidar
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 01 (2025): Volume 11 No. 01 Maret 2025 In Proccess
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i01.5700

Abstract

Masalah utama dalam penelitian ini adalah rendahnya kemampuan siswa dalam keterampilan menulis cerita, hal ini terjadi karena pembelajaran yang dilakukan guru terkesan lebih monoton dengan minimnya pemanfaatan media pembelajaran yang sifatnya merangsang minat dan motivasi siswa dalam menulis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan penggunaan media Film Animasi dalam meningkatkan keterampilan menulis cerita siswa kelas IV SD Inpres Tete Batu Kabupaten Gowa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian Pre-Experimental dan menggunakan desain penelitian One Group Pretest-Posttest Design. Sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas IV A yang terdiri dari 18 siswa laki-laki dan 8 siswa perempuan. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi aktivitas siswa dan lembar tes keterampilan menulis cerita. Hasil statistik deskriptif menunjukkan bahwa skor rata-rata hasil belajar keterampilan menulis cerita siswa sebelum penggunaan media film animasi adalah 66,33. Sedangkan rata-rata hasil belajar keterampilan menulis cerita siswa setelah diterapkan penggunaan media film animasi yaitu 89,78. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar keterampilan menulis cerita siswa sebelum dan setelah diterapkan media film animasi dalam pembelajaran. Adapun hasil analisis uji-t tentang keefektifan penggunaan media film animasi dalam meningkatkan keterampilan menulis cerita siswa menunjukkan bahwa nilai thitung sebesar 96,5 lebih besar dari ttabel sebesar 2,05553 yang berarti H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media film animasi efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis cerita siswa kelas IV SD Inpres Tete Batu Kabupaten Gowa.
IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PENGAJARAN DI SD NEGERI TINDANG KEC.BONTONOMPO SELATAN KAB. GOWA: Penelitian Kualitatif Deskriftif suci nurabillah; Aliem Bahri; Kaharuddin
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 In Order
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i02.6107

Abstract

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Kurikulum Merdeka di SD Negeri Tindang, Kecamatan Bontonompo Selatan, Kabupaten Gowa, masih berada pada tahap awal dan menghadapi sejumlah tantangan. Kurikulum Merdeka di SD Negeri Tindang membawa dampak positif terhadap proses pembelajaran, terutama dalam meningkatkan partisipasi aktif dan keterlibatan siswa. Meskipun belum menunjukkan peningkatan yang signifikan, keterlibatan siswa mulai mengarah pada pola pembelajaran yang lebih aktif dan kolaboratif. Sekolah telah melakukan langkah awal yang baik melalui sosialisasi dan pemahaman tentang Kurikulum Merdeka kepada semua pemangku kepentingan. Guru mulai menunjukkan kesiapan dalam merancang pembelajaran, termasuk menyusun capaian pembelajaran, tujuan pembelajaran, dan modul ajar, serta melakukan asesmen diagnostik, formatif, dan sumatif. Dalam proses pembelajaran, peran guru berubah menjadi fasilitator yang mendukung siswa untuk berpikir kritis, mandiri, dan kolaboratif, sesuai dengan pendekatan konstruktivisme. Faktor pendukung utama dalam pelaksanaan kurikulum ini adalah dukungan kepala sekolah, kompetensi dan semangat guru, serta keterlibatan siswa. Untuk menyukseskan implementasi secara maksimal, peningkatan pelatihan guru dan penyediaan sarana prasarana yang bisa dikatakan sudah cukup memadai menjadi langkah strategis yang perlu diperkuat ke depannya.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA INTERAKTIF BERBASIS VIDEO ANIMASI TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS PARAGRAF DESKRIPSI SISWA KELAS IV SD INPRES SANGING-SANGING KABUPATEN GOWA Siti Iklimah; Aliem Bahri; Sri Rahayu
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 In Build
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i02.6312

Abstract

Masalah utama dalam penelitian ini yaitu pengaruh penggunaan media interaktif berbasis video animasi terhadap keterampilan menulis paragraf deskrispi siswa kelas IV SD Inpres Sanging-Sanging kabupaten Gowa. Dan tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan media interaktif berbasis video animasi terhadap keterampilan menulis paragraf deskrispi siswa kelas IV SD Inpres Sanging-Sanging kabupaten Gowa. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian Pre-eksperimental dengan menggunakan desain penelitian One-Grup Pretest-Posttest yang terdiri dari Pretest (tes awal), treatment, dan Posttest (tes akhir). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas IV SD Inpres Sanging-Sanging Kabupaten Gowa dan sampel penelitian ini yaitu, kelas IV A yang berjumlah 23 orang. Berdasarkan data yang diperoleh menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest memperoleh nilai 61.74 dan nilai rata-rata posttest memperoleh nilai 80.00 dengan kategori tuntas dan presentase 100%. Kemudian hasil perhitungan menggunakan IBM SPSS Versi 30 pada uji normalitas pretest diperoleh nilai sig 0,078 dan pada posttest diperoleh nilai sig 0,066. Kemudian pada uji hipotesis memproleh nilai sig <0,001 yang berarti lebih kecil dari 0,05 maka H1 diterima dan H0 ditolak.Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa ada Pengaruh Penggunaan Media Interaktif Berbasis Video Animasi Terhadap Keterampilan Menulis Paragraf Deskripsi Siswa Kelas IV SD Inpres Sanging-Sanging Kabupaten Gowa.
Pemberdayaan Guru Sekolah Dasar dalam Menciptakan Lingkungan Sekolah Ramah Anak Bebas Bullying di Desa Kalebentang Kabupaten Takalar. Apridayanti; Eka Pratiwi; Aliem Bahri; Sumang
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2026): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Build
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9384

Abstract

Bullying merupakan salah satu permasalahan serius yang dapat mengganggu perkembangan emosional dan sosial peserta didik di sekolah dasar. Kurangnya pemahaman guru terhadap bentuk, penyebab, dan penanganan bullying menyebabkan kasus ini sering tidak terdeteksi secara dini. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan guru sekolah dasar di Desa Kalebentang, Kabupaten Takalar, dalam menciptakan lingkungan sekolah yang ramah anak dan bebas dari perilaku bullying. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan guru secara aktif dalam setiap tahapan kegiatan. Tahapan kegiatan meliputi observasi awal, pelatihan tentang konsep dan pencegahan bullying, pendampingan penerapan di sekolah, serta evaluasi efektivitas program melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman guru mengenai konsep sekolah ramah anak, strategi pencegahan bullying, serta penguatan peran guru sebagai agen perubahan di lingkungan sekolah. Selain itu, kegiatan ini mendorong terbentuknya komitmen sekolah untuk menciptakan suasana belajar yang aman, inklusif, dan menyenangkan bagi seluruh peserta didik. Program pemberdayaan ini diharapkan dapat berlanjut secara berkesinambungan sebagai upaya mewujudkan sekolah dasar yang bebas dari kekerasan dan mendukung kesejahteraan anak.