Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Determinan Faktor Keinginan UMKM Untuk Menggunakan Layanan Fintech Syariah; Studi Kasus UMKM Pontianak, Kalimantan Barat Dedy Susanto; M. Khairul Anwari; Fenni Supriadi; Sucipto Sucipto
Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam Vol. 9 No. 1 (2023): JIEI : Vol.9, No.1, 2023
Publisher : ITB AAS INDONESIA Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jiei.v9i1.7819

Abstract

Penetrasi pesat dari perkembangan teknologi telah merubah landskap wajah perekonomian Indonesia menuju digital ekonomi dan teknologi keuangan (fintech), termasuk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) terus menghadapi masalah klasik seperti pendanaan, marketing digital, bahkan sampai manajemen keuangan yang menghambat pertumbuhan usaha. Studi ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor intensi UMKM dalam mengadopsi layanan fintech syariah di Pontianak, Kalimantan Barat. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dimana data didistribusikan melalui kuesioner kepada 98 pedagang UMKM dan dianalisa dengan model Smart PLS-SEM (Partial Least Square- Structural Equation Modeling) dengan meleburkan dua teori terkenal dalam memprediksi perilaku individu dan penerimaan teknologi, Model Penerimaan Teknologi (Technology of Acceptance Model TAM) dan Teori Perilaku Terencana (Theory of Planned Behavio/TPB. Hasil nya Persepsi Kegunaan (PU), Persepsi Kemudahan Penggunaan (PEOU) berpengaruh signifikan pada Sikap Terhadap Perilaku (ATB). Hal sama Sikap Terhadap Perilaku (ATB), Persepsi Kontrol Perilaku (PBC) mempengaruhi Intensi Berprilaku (BI). Sebaliknya, Persepsi Kegunaan (PU), Persepsi Kemudahan Penggunaan (PEOU), Norma Subjektif (SN) tidak berpengaruh signifikan terhadap Intensi Berprilaku (BI). Penelitian ini berimplikasi pada kebutuhan kolaborasi antara regulator (OJK) dan seluruh stakeholder termasuk UMKM untuk meningkatkan literasi keuangan dengan terus melakukan edukasi produk dan layanan fintech syariah dengan harapan UMKM bisa berintegrasi dengan fintech syariah tidak hanya dalam pembiayaan, tetapi juga pada peningkatan skala usaha, keuangan, sumber daya manusia dan lainnya.
Dampak E-Commerce Tiktok Shop Terhadap Perilaku Konsumtif Mahasiswa Kalbar Berdasarkan Perspektif Ekonomi Islam Sabpira Ramatun; Anwari, Muhammad Khairul; Aiyub Anshori
Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam Vol. 11 No. 01 (2025): JIEI : Vol.11, No. 01, 2025
Publisher : ITB AAS INDONESIA Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In the increasingly developing digital era, e-commerce has become a significant phenomenon in the world of commerce. One e-commerce platform that is increasingly popular is TikTok Shop, which offers various products to users through shopping features integrated into the TikTok application. This phenomenon also has an impact on the consumption behavior of students, who are a group that is active in using the platform. This type of research uses a quantitative approach by analyzing numerical data using statistical methods. The data collection technique is by distributing questionnaires to respondents (students) via Google Form with a Likert scale assessment. Population and Sample The population of this research is all students in West Kalimantan Province and a sample of 132 respondents. Variables This research uses seven research variables where the exogenous variables are lifestyle motives (MGH), motivational motives (MM), advertising and promotion motives (MIP), entertainment motives (MH), information motives (MI), and trust motives (MK). Meanwhile, the endogenous variable is consumer behavior (PK). The analysis data used uses the Partial Least Squares – Structural Equation Modeling (PLS-SEM) model. Based on the research results, entertainment motives (MH), advertising and promotion motives (MIP), motivational motives (MM) significantly influence consumer behavior (PK), however lifestyle motives (MGH), information motives (MI), trust motives (MK) do not have a significant influence on consumptive behavior (PK) in the impact of Tiktok shop e-commerce.
the Persepsi Internal Masyarakat Muslim Kalimantan Barat Terhadap Minat Bertransaksi Cryptocurrency Dalam Perspektif Bisnis Syariah : Internal Perception of West Kalimantan Muslim Society Towards Interest in Cryptocurrency Transactions from a Sharia Business Perspective Akbar Ramadan, Jordan; M. Khairul Anwari; Dedy Susanto
Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam Vol. 11 No. 01 (2025): JIEI : Vol.11, No. 01, 2025
Publisher : ITB AAS INDONESIA Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh pengetahuan agama, literasi keuangan, sikap pribadi, faktor biologis, dan pengalaman pribadi terhadap minat umat Islam Kalimantan Barat dalam bertransaksi mata uang kripto. Fenomena ini relevan mengingat semakin populernya mata uang kripto di Indonesia, meskipun adopsinya terhambat oleh regulasi yang ketat dan persepsi kehalalan yang terkait dengan unsur gharar, maysir, dan riba. Dengan menggunakan metode survei kuantitatif dan pengambilan sampel secara aksidental, data dari 70 responden menunjukkan bahwa pengetahuan agama merupakan faktor dominan (koefisien jalur 0,450), diikuti oleh sikap pribadi (0,375), literasi keuangan (0,369), faktor biologis (0,300), dan pengalaman pribadi (0,175). Pengetahuan agama yang terkait dengan prinsip syariah sangat mempengaruhi keputusan bertransaksi, sedangkan literasi keuangan dan sikap terhadap inovasi teknologi memperkuat kepercayaan terhadap mata uang kripto. Penelitian ini memberikan kontribusi baru dengan mengontekstualisasikan mata uang kripto dalam perspektif syariah di Kalimantan Barat dan merekomendasikan pengembangan literasi keuangan berbasis syariah untuk mendukung adopsi teknologi keuangan yang lebih inklusif dan Islami.
PKM inovasi teknologi tepat guna dan e-Marketing pada UKM Chanda di Kota Pontianak Darusman Darusman; Eko Sarwono; M. Khairul Anwari; Selviana Selviana; Linda Suwarni
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i2.34964

Abstract

Abstrak UKM memberikan peranan yang positif dalam pemulihan perekonomian di suatu wilayah, termasuk UKM Chanda selaku mitra PKM dalam kegiatan ini. Masih terbatasnya peralatan produksi, dan pengetahuan tentang pemasaran digital menjadi masalah prioritas yang dihadapi. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk menerapkan hasil penelitian tim pengusul melalui PKM Penerapan Inovasi Teknologi Tepat Guna Dan E-Marketing Pada UKM Chanda untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produk, serta pengetahuan tentang pemasaran digital. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini terdiri dari 5 tahap, yaitu sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan pengabdian ini yaitu terlaksananya penerapan inovasi teknologi melalui mxer turbo, ampia, spinner, siller, oven pemanggang serbaguna ukuran besar. Selain itu, terjadi peningkatan pengetahuan mitra tentang manajemen kewirauhsaan dan pemasaran sebesar 60% antara sebelum dan setelah dilakukan kegiatan pengabdian. Saat kegiatan pengabdian selesai dilaksanakan, mitra sudah mampu melakukan memproduksi usahanya dengan menggunakan Teknologi tepat Guna yang telah diberikan sehingga mempercepat waktu produksi dan memperbanyak jumlah produksi. Kata kunci: PKM; teknologi tepat guna; e-Marketing; UKM. AbstractSMEs play a positive role in economic recovery in a region, including Chanda SME as the partner of this community service program. The limited production equipment and lack of knowledge about digital marketing remain the main problems faced. The objective of this program is to apply the research findings of the proposing team through the Community Service Program on the Application of Appropriate Technology Innovation and E-Marketing at Chanda SME to improve product quality and quantity, as well as knowledge of digital marketing. The implementation method of this program consists of five stages: socialization, training, technology application, monitoring, and evaluation. The outcomes of this community service include the successful application of technological innovations such as a turbo mixer, ampia, spinner, sealer, and a large multifunctional oven. In addition, the partner’s knowledge of entrepreneurship management and marketing increased by 60% between before and after the program. By the end of the program, the partner was able to produce using the provided appropriate technology, which accelerated production time and increased production capacity. Keywords: community empowerment; appropriate technology innovation; e-Marketing; SME.