Claim Missing Document
Check
Articles

Comparison of K-Nearest Neighbor, Support Vector Machine, Random Forest, and C 4.5 Algorithms on Indoor Positioning System Astari, M Rizky; Nuruzzaman, Muhammad Taufiq; Sugiantoro, Bambang
IJID (International Journal on Informatics for Development) Vol. 12 No. 1 (2023): IJID June
Publisher : Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ijid.2023.3991

Abstract

Today’s most common Positioning System applied is the Global Positioning System (GPS). Positioning System is considered accurate when outdoors, but it becomes a problem when indoors making it difficult to read the GPS signal. Many academics are actively working on indoor positioning solutions to address GPS's drawbacks. Because WiFi Access Point signals are frequently employed in multiple studies, they are used as research material. This study compares the classification algorithms KNN, SVM, Random Forest, and C 4.5 to see which algorithm provides more accurate calculations. The fingerprinting method was employed in the process of collecting signal strength data in each room of the Terpadu Laboratory Building at UIN Sunan Kalijaga using 30 rooms and a total dataset of 5,977 data. The data is utilized to run experiments to determine the location using various methods. According to the experimental data, the Random Forest algorithm achieves an accuracy rate of 83%, C4.5 81%, and KNN 80%, while the SVM method achieves the lowest accuracy rate of 57%.
TRANSFORMASI AGRIBISNIS BERKELANJUTAN: PEMBERDAYAAN PETANI DURIAN DAN KOPI DI DESA BRONGKOL, KABUPATEN SEMARANG Pujiati, Amin; Sugiantoro, Bambang; Budiman, Kholiq; Retnoningsih, Amin
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 11 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i11.3187

Abstract

The purpose of the community service program under the Regional Empowerment scheme is to strengthen sustainable agribusiness for durian and coffee commodities through cultivation technology in Brongkol Village, Jambu District, Semarang Regency. The focus of the community service program is to address regional problems, namely economic problems. The problem-solving method is carried out in a participatory manner through socialization activities, training, technology application, mentoring, monitoring, and evaluation, as well as program sustainability in the Brongkol Village area. There are two target partners who receive benefits, namely Ajuning Tani (durian commodity) and Karya Bakti I Farmers Group (Robusta coffee commodity). The focus of the community service program for Ajuning Tani partners is addressing economic problems while Karya Bakti I Farmers Group partners are addressing tourism problems. The economic problem faced by partners is the lack of derivative products that can provide added value and increase income. The tourism problem faced by partners is the lack of readiness of superior products to become a pioneering tourism village. The solution designed to address the problem is carried out through several trainings, training in processing durian derivative products in the form of durian gelato, durian ice cream, durian candy and frozen durian. Coffee derivative products include dried coffee beans, ground coffee packaging, coffee perfume, and key chains made from coffee waste. Business management training, including digital business records and a coffee drying house, and marketing outside the region are expected to improve the quality and quantity of durian and coffee for target partners, positively impacting the environment and strengthening the economy of the Brongkol Village community, transforming it into an agrotourism village.
Analisis Risiko dan Solusi Keamanan Data pada Layanan Cloud Computing di Era Industri 4.0 Hanif, Hanif; Sugiantoro, Bambang
Jurnal Media Informatika Vol. 6 No. 6 (2025): Edisi Desember 2025
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jumin.v6i6.6754

Abstract

Era Industri 4.0 telah mendorong adopsi teknologi cloud computing secara masif sebagai fondasi transformasi digital di berbagai sektor industri, namun peningkatan penggunaan layanan ini juga memunculkan risiko keamanan data yang semakin kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasikan risiko keamanan data pada layanan cloud computing. Selain itu, penelitian ini juga mengeksplorasi solusi teknologis dan strategis yang relevan dalam konteks Industri 4.0. melalui studi literatur terhadap publikasi ilmiah lima tahun terakhir. Hasil studi menunjukkan bahwa risiko utama mencakup kebocoran data, serangan siber, akses tidak sah, dan ketidakpatuhan regulasi. Solusi yang menonjol antara lain penerapan enkripsi end-to-end, sistem deteksi intrusi berbasis kecerdasan buatan, dan penggunaan blockchain untuk audit data. Temuan juga mengungkapkan bahwa penerapan cloud computing masih menghadapi tantangan implementasi berupa keterbatasan sumber daya, anggaran, dan kesadaran keamanan, khususnya pada sektor industri kecil dan menengah (IKM). Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan strategi keamanan siber yang lebih adaptif dan terintegrasi di lingkungan cloud computing masa kini.
ANALISIS KOMPOSISI UNSUR PRODUK PIROLISIS BIOMASSA UNTUK APLIKASI CO-FIRING PLTU Sutarno, Sutarno; Mastur, Mastur; Hartono, Hartono; Warso, Warso; Sugiarto, Tris; Sugiantoro, Bambang
JURNAL CRANKSHAFT Vol. 8 No. 4 (2025): Jurnal Crankshaft Vol. 8 No. 4 (2025)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/cra.v8i4.15826

Abstract

Penelitian ini membahas penerapan pendekatan pirolisis terintegrasi untuk mengonversi biomassa dan sampah terpilah menjadi bahan bakar padat ramah lingkungan yang dapat dimanfaatkan dalam program co-firing PLTU. Bahan baku yang digunakan meliputi kayu limbah, cangkang kelapa, dan bubur sampah terpilah yang diproses pada variasi suhu dan waktu pirolisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis bahan baku berpengaruh signifikan terhadap karakteristik arang yang dihasilkan. Kayu limbah cenderung menghasilkan arang dengan kualitas stabil dan kadar air rendah, sedangkan cangkang kelapa menunjukkan performa terbaik dengan nilai kalor tinggi dan kadar abu lebih rendah. Sebaliknya, bubur sampah terpilah masih memiliki tantangan pada kandungan air dan nilai kalor, meskipun tetap berpotensi sebagai bahan baku energi alternatif. Analisis morfologi dan komposisi unsur mengonfirmasi bahwa kandungan karbon lebih dominan pada biomassa dibandingkan bursam, yang kaya mineral anorganik. Secara umum, tren hasil menunjukkan bahwa biomassa murni lebih unggul untuk produksi energi dengan kualitas tinggi, sementara bursam dapat difungsikan sebagai bahan substitusi tambahan. Temuan ini menegaskan peran pirolisis terintegrasi sebagai pendekatan berkelanjutan untuk mendukung diversifikasi energi dan pengelolaan sampah di Indonesia.Kata kunci: Pirolisis; biomassa; sampah terpilah; Kayu; cangkang kelapa; co-firing
TEKNOLOGI PENJERNIHAN MINYAK PIROLISIS PLASTIK DENGAN METODE ULTRAFILTRASI BERBASIS TEKANAN VACUUM KAPASITAS 50 LITER/JAM Mastur, Mastur; Sutisna, Utis; Sugiantoro, Bambang; Supriyana, Nana; Warso, Warso
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 6 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i6.26892

Abstract

Abstrak: Desa Panican merupakan salah satu desa yang berkomitmen untuk pengelolaan sampah mandiri khususnya sampah plastik dengan sistem barter dengan masyarakat untuk bahan proses pirolsisis dengan kapasitas 50 kg/proses. Unit ini dikelola oleh kelompok swadaya masyarakat (KSM) Bangun Utomo. Hasil minyak pirolisis berupa minyak setara solar 60%, 20 % setara minyak tanah dan 20% setara premium. Proses penjernihan selama ini menggunakan proses mixing dengan NaOH dan metanol yang diaduk mengggunakan mixer elektrik, tetapi hasil masih keruh dan banyak mengandung partikel, proses pemisahan minyak masih menggunakan tahapan pengendapan selama 2 hari, sehingga menghambat proses produksi. Untuk meningkatkan kejernihan membutuhkan prosesiltrasi membran yang cepat. Teknologi yang diterapkan menggabungkan filtrasi membran dan vacuum dalam satu proses dengan daya listrik yang rendah yaitu 250 watt. Peningkatan pengetahuan dilaksanakan dengan workshop 8 orang operator untuk memahami sistem operasi, fungsi komponen dan pemeliharaan. Minyak pirolisis, terutama fraksi solar yang mencakup 60% dari hasil produksi, menawarkan potensi pasar yang besar sebagai bahan bakar alternatif untuk mesin diesel di sektor pertanian dan industri kecil, Dengan harga jual Rp. 8000 per liter, produk ini mampu memenuhi 40% kebutuhan energi murah di desa ini. Selain itu, peningkatan harga sebesar 15% per liter meningkatkan pendapatan mitra, untuk mendukung pemasaran dilakukan pelatihan penjualan sebanyak 4 orang yang bertugas sebagai admin baik lokal maupun online. evaluasi berupa observasi performasi mesin sesuai jenis plastik menunjukkan bahwa penggunaan solar pirolisis lebih hemat dibandingkan biosolar, dengan efisiensi 5,5% pada mesin traktor, 7,23% pada mesin pemilah sampah, dan 6,5% pada mesin pencacah plastik. Fraksi minyak setara bensin dan minyak tanah dimanfaatkan untuk produksi thinner. Keberhasilan teknologi ini memberikan peluang signifikan produksi energi alternatif yang hemat biaya dan berkelanjutan, serta meningkatkan kesejahteraan ekonomi bagi mitra melalui penguatan pasar dan pendapatan.Abstract: The village of Panican is committed to independent waste management, particularly plastic waste, using a barter system with the community to gather raw materials for pyrolysis with a capacity of 50 kg per process. This unit is managed by the community self-help group (KSM) Bangun Utomo. The resulting pyrolysis oil includes diesel-equivalent oil at 60%, 20% kerosene-equivalent, and 20% gasoline-equivalent. The purification process has traditionally relied on mixing with NaOH and methanol, stirred by an electric mixer; however, the oil remains cloudy and contains numerous particulates. Oil separation still uses a two-day settling process, which slows down production. To improve clarity, a rapid membrane filtration process is needed. The technology implemented combines membrane filtration and vacuum in a single process with low electrical power, requiring only 250 watts. Knowledge enhancement was conducted through a workshop for eight operators to understand operational systems, component functions, and maintenance procedures. Pyrolysis oil, particularly the diesel fraction which comprises 60% of the production yield, offers significant market potential as an alternative fuel for diesel engines in agriculture and small industries. With a selling price of IDR 8,000 per liter, this product can fulfill 40% of the village’s demand for low-cost energy. Additionally, a 15% price increase per liter enhances partner income, and product marketing support is provided through training in local and online sales. An evaluation through machine performance observation, based on the type of plastic used, showed that pyrolysis diesel was more efficient than biodiesel, yielding 5.5% efficiency on tractors, 7.23% on waste sorting machines, and 6.5% on plastic shredders. Gasoline and kerosene-equivalent fractions are utilized for thinner production. The success of this technology offers a significant opportunity for the production of cost-effective, sustainable alternative energy, while enhancing economic well-being for partners through strengthened markets and increased revenue.
PENERAPAN TEKNOLOGI PIROLISIS PLASTIK DAN ORGANIK MELALUI REAKTOR GANDA UNTUK OPTIMALISASI PENGELOLAAN SAMPAH BERKELANJUTAN Sugiantoro, Bambang; Martuti, Nana Kariada Tri; Sutisna, Utis; Widowati, Widowati; Sunyoto, Sunyoto; Soleh, Muhamad
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 1 (2025): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i1.27833

Abstract

Abstrak: Desa Kemangkon di Purbalingga merupakan wilayah dengan tingkat kemiskinan tinggi dan rawan banjir yang berdampak pada produktivitas pertanian. Banjir menyebabkan degradasi unsur hara dan penurunan kualitas tanah sehingga memengaruhi ketahanan pangan. Untuk mengatasi permasalahan ini, diterapkan teknologi pirolisis plastik dan biomassa yang bertujuan meningkatkan keberlanjutan ekonomi, pengelolaan lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat. Permasalahan utama meliputi keterbatasan pengetahuan sumber daya manusia, teknologi pengolahan limbah yang masih sederhana, serta kurangnya strategi pengelolaan produksi berkelanjutan. Metode yang diterapkan mencakup pelatihan, penyuluhan, dan pendampingan sistem operasi reaktor pirolisis ganda untuk mengolah plastik menjadi minyak serta pembuatan biochar dari limbah organik guna memperbaiki struktur tanah. Evaluasi dilakukan melalui uji coba, validasi hasil, dan angket pretest serta post-test. Hasilnya menunjukkan peningkatan kapasitas mitra dalam pengelolaan limbah dan produksi biochar. Volume sampah plastik berkurang hingga 30%, sementara kualitas lahan pertanian meningkat. Gas metana juga dimanfaatkan untuk mengurangi penggunaan bahan bakar. Keberhasilan ini membuktikan bahwa teknologi berbasis masyarakat mampu menjadi solusi pengelolaan limbah yang efektif, mendukung pengurangan emisi karbon, dan mendorong pengelolaan limbah berkelanjutan.Abstract: Kemangkon Village in Purbalingga is a high-poverty area prone to flooding that affects agricultural productivity. Flooding causes soil nutrient degradation and reduced soil quality, which impacts food security. To address these issues, plastic and biomass pyrolysis technology was introduced to enhance economic sustainability, environmental management, and community empowerment. Key challenges included limited knowledge among human resources, basic waste processing technology, and the absence of sustainable production strategies. Methods implemented included training, counseling, and mentoring on operating dual-reactor pyrolysis technology to process plastic waste into oil and producing biochar from organic waste to improve soil structure. Evaluations were conducted through trials, result validation, and pre- and post-test surveys. The results showed increased partner capacity in waste management and biochar production. Plastic waste volume was reduced by 30%, while agricultural land quality improved. Methane gas was utilized to reduce fuel consumption. This success highlights the potential of community-based technology as an effective solution for waste management, supporting carbon emission reduction and promoting sustainable practices.
PENERAPAN TEKNOLOGI PEMILAH SAMPAH HELIX BERSUSUN UNTUK OPTIMASI DAUR ULANG DAN KOMERSIALISASI PRODUK ECOPRINT BERBASIS PEWARNA ALAMI Sugiantoro, Bambang; Martuti, Nana Kariada Tri; Praharto, YB.; Sutisna, Utis; Supriyana, Nana; Widowati, Widowati; Sunyoto, Sunyoto
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i1.20115

Abstract

Abstrak: Desa Kemutug Lor, Kabupaten Banyumas, Propinsi Jawa Tengah berlokasi diarea penyangga wisata ikonik baturaden, dengan banyaknya aktifitas wisata dan pengunjung dan industry wisata harus menjaga kebersihan lingkungan dan meningkatkan produktifitas Masyarakat. Upaya mengelola sampah dilakukan dengan memilah dengan mendirikan TPST, tetapi memiliki keterbatasan teknologi terutama proses pemilahan yang masih manual. Aktifitas ekonomi sesuai potensi wisata berupa produk unggulan yang dikembangkan berupa produk ecoprint masih terkendala model dan teknologi konvensional. Tujuan penerapan teknologi adalah untuk meningkatkan volume daur ulang sampah dan meningkatkan produktifitas produk ecoprint. Mitra kegiatan adalah Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Cemerlang, pengelola sampah wisata dan usaha rumahan di bawah pengelolaan BUMDES Wanatirta Mukti yang mengembangkan produk ecoprint. Upaya peningkatan keberdayaan kelompok terhambat permasalahan utama yaitu pengetahuan SDM, kebutuhan teknologi tepat guna dan pemasaran produk. Metode yang diaplikasikan adalah penerapan teknologi yang disesuaikan dengan kebutuhan mitra pengelola sampah berupa optimasi pemilahan dan daur ulang, sedangkan pada usaha ecoprint diterapkan penguatan corak tulang daun, model busana dan teknologi table - steamer kain. Hasil penguatan kelompok pengelola sampah dengan mesin pemilah 4 ton/jam mampu mendaur ulang sampah sebesar 95%, dari sebelumnya hanya 35%. Produksi ecoprint mampu meningkatkan kapasitas produksinya 60%, dan variasi produknya meningkat 55%. Pemasaran dengan website mampu mempromosikan produk dan layanan penjualan secara online.Abstract: Kemutug Lor Village, Banyumas Regency, Central Java Province is located in the iconic Baturaden tourist buffer area, with many tourist activities and visitors and the tourism industry must maintain environmental cleanliness and increase community productivity. Efforts to manage waste are carried out by sorting it by establishing a TPST, but this has technological limitations, especially the sorting process which is still manual. Economic activities in accordance with tourism potential in the form of superior products developed in the form of ecoprint products are still constrained by conventional models and technology. The aim of applying technology is to increase the volume of waste recycling and increase the productivity of ecoprint products. The activity partners are the Cemerlang Community Waste Manajemen, tourism waste management and home businesses under the management of Village Enterprise Wanatirta Mukti which develops ecoprint products. Efforts to increase group empowerment are hampered by the main problems, namely knowledge of human resources, the need for appropriate technology and product marketing. The method applied is the application of technology adapted to the needs of waste management partners in the form of optimizing sorting and recycling, while in the ecoprint business, strengthening leaf bone patterns, clothing models and table - fabric steamer technology are applied. The results of strengthening the waste management group with a 4 ton/hour sorting machine were able to recycle 95% of waste, from previously only 35%. Ecoprint production was able to increase production capacity by 60%, and product variety increased by 55%. Marketing with a website is able to promote products and sales services online.
Co-Authors Abdul Haris Muhammad Abdullah, Mohd. Fikri Azli bin Afrianto, Nurdi Agung Fatwanto Ahmad Luthfie Akbar, Bintang Faisal Akbar, Muhammad Tulus Akbar, Reonaldo Al Jum'ah, Muhammad Na'im Alfani, Muhammad Nur Alfarizi, Naufal Faiz Alifah Amalia Amalia, Alifah Amanulloh, Rivkih Amin Pujiati Amin Retnoningsih Anbari, Muhamad Zaki Arromdoni, Bad’ul Hilmi Astari, M Rizky Asyhab, Naufal bahary, muhammad syaiful Bahry, Muhammad Syaeful Budi Permana Putra Budiman, Kholiq Dewantara, Rizki Dori Gusti Alex Candra Efdika, Muhamad Fadil Efendi, Muhamad Masjun Elvanisa Ayu Muhsina, Elvanisa Ayu Endra Yuliawan Fahmi Romisa Gatra, Rahmadhan Gatra, Ramadhan Gunawan Gunawan Habibah, Berlian Ummu Habibullah, Ricky Hafizuddin, Faiz Akhmad Hakim, Fani Rakhman Hanif Hanif Hartono Hartono Helmi Rachman Hikmatyar, Firmansyah Gustav Idir Fitriyanto Idir Ika Arfiani Imtikhan Azmi, Himawan Istianto, Yudi Izdiharsant, Almaas Jazi Eko Istiyanto Karmesti, Danissa Wirna Kesumahadi, Lisdianto Dwi Khanif Setiyawan Khusna, Tachiyya Nailal Mahardhika, Yuha Bani Mahbub Puba Fawzan Mahbub Puba Fawzan, Mahbub Puba Mahmuda, Muhimmatul Mardlian, M. Sa’id Abdurrohman Kunta Maria Ulfa Siregar Maria Ulfah Siregar Maria Ulfah Siregar Mastur Mastur Meiditra, Irzon Merisa Kurniasari Fadilla Muhamad Fadli Muhamad Soleh Muhamad Zaki Anbari Muhammad Hambali, Muhammad Muhammad Reza Velayani Muhammad Taufiq Nuruzzaman Mujahidah, Latifatul Mulyana, Riyan Nana Kariada Trimartuti Nana Supriyana Ngisomudin, Ngisomudin Nora Lizarti Nugrah Rekto Prabowo Nur Wibowo, Trio Nuruzzaman, Muhammad Taufiq Panggih Gumelaring Praja Pomalingo, Suwito Praharto, YB. Prasdika, Prasdika Pratiwi, Millati Putry Wahyu Setyaningsih Qorry Aina Fitroh Rachman, Helmi Retantyo Wardoyo Rini Audia Rinny Asasunnaja Riwanto, Yudha Romisa, Fahmi Rusnaldhy, Rusnaldhy Sakuri, Sakuri Sakuri, Sakuri Shofwatul 'Uyun Shofwatul ‘Uyun Son’Aniy, Irham Sophan Sofian Sri Hartati Subki, Ahmad Sucinta, Hanny Handayani Sumarsono , Sumarsono Sunyoto Sunyoto Supiyana, Nana Supriyono, Abdul Rohman Susilo Adi Widyanto Sutarno Sutarno Tasya Kumala Dewi, Bella Tri Widodo Tris Sugiarto Utis Sutisna Warso Warso, Warso Wicaksono, Nur Kukuh widowati widowati Wildan Nadiyal Ahsan Winasis, Bima Putra Wishnu, Asep Yudi prayudi Yuha Bani Mahardhika