Claim Missing Document
Check
Articles

Deteksi cepat dan murah untuk keluhan pekerja angkut cat PT XYZ guna menghindari cedera lanjut Sulistiarini, Emma Budi Sulistiarini; Cahyo Utomo; Bambang Suhardi
JENIUS : Jurnal Terapan Teknik Industri Vol 4 No 2 (2023): JENIUS: Jurnal Terapan Teknik Industri
Publisher : LPPMPK - Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/jenius.v4i2.622

Abstract

Di lingkungan industri menengah di Indonesia, masih banyak aktivitas mengangkut barang secara manual atau yang disebut dengan Manual Material Handling. Manual Material Handling merupakan aktivitas pekerjaan sederhana yang dilakukan manusia, yang sering dan banyak dijumpai. Namun, Manual Material Handling merupakan aktivitas yang diindikasikan menyebabkan nyeri otot. Hal ini dikenal dengan MSDs (Muscolesceletel Disorder). MSDs dalam aktivitas manual, dikarenakan adanya pembebanan, sikap tubuh yang keliru, aktivitas berulang sepanjang waktu kerja. Manual Material Handling dapat menjadi masalah kesehatan, sumber cedera jika tidak dilakukan dengan benar. Kondisi ini jika dibiarkan berlarut akan menyebabkan penyakit pada pekerja, dan akan menyebabkan tidak produktif bagi manajemen industri. Oleh karena itu, sangat bijak apabila manajemen melakukan deteksi secara cepat dan murah, terhadap kemungkinan keluhan yang dirasakan oleh pekerja angkut. Karena pekerja umumnya tidak berani mengungkapkan keluhan. Jadi manajemen yang harus mengambil inisiatif, dan untuk lebih awalnya, maka perlu deteksi cepat dan murah. Metode yang sesuai untuk itu adalah Nordic Body Map. Yaitu suatu metode pemetaan area tubuh untuk mengidentifikasi bagian yang rentan terhadap sakit atau cedera otot. Dari Nordic Body Map yang diisi oleh 8 pekerja angkut cat di PT. XYZ, diketahui bahwa 7 diantaranya mengalami keluhan-keluhan otot. Sedangkan 1 pekerja tidak ada keluhan, hal tersebut karena 1 pekerja angkut cat tersebut masih baru setahun bekerja, sehingga belum merasakan keluhan-keluhan nyeri otot. Peta diisi pada kondisi pekerja selesai ishoma. Dan pekerja angkut cat berangkat dari asumsi awal bahwa semua sehat tegap dengan Body Mass Index normal
Kajian Beban Kerja Mental Admin Financial Control berdasarkan NASA-TLX dan RSME untuk Perbaikan Kerja Mindandi, Zati Hulwani; Astuti, Rahmaniyah Dwi; Suhardi, Bambang
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2023: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Admin Financial Control (FC) merupakan divisi yang bertanggung jawab dalam verifikasi dokumen pengajuan pembayaran di wilayah PT XYZ. Pengajuan pembayaran yang dilakukan mendekati tenggat waktu pembayaran menyebabkan kesalahan verifikasi dan menjadi tanggung jawab admin FC. Tingginya tanggung jawab admin FC dapat menimbulkan beban kerja mental yang berlebih. Beban kerja mental yang berlebih dapat menyebabkan penurunan produktivitas, kualitas, dan kinerja karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk menilai beban kerja mental admin FC dengan metode NASATLX dan RSME sekaligus menentukan usulan perbaikan berdasarkan akar masalah yang ditemukan. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata beban kerja mental berada pada tingkat tinggi berdasarkan NASA-TLX dan berada pada tingkat usaha mental yang cukup besar berdasarkan RSME. Beban kerja mental yang tinggi disebabkan oleh tingginya skor own performance (OP), effort (EF), mental demand (MD), dan temporal demand (TD). Keempat dimensi tersebut memiliki skor yang tinggi karena adanya delapan poin akar masalah yang menjadi penyebabnya. Beberapa usulan yang diberikan untuk mengurangi beban kerja mental admin FC adalah pemanfaatan fitur Microsoft Excel, melakukan istirahat dengan metode 20-20-20, membuat lembar ceklis kesesuaian dokumen, membuat poster imbauan akses repository, dan membuat notifikasi pengingat pembayaran sebelum jatuh tempo pembayaran. Salah satu usulan perbaikan dipilih untuk dirancang, yaitu pemanfaatan fitur Microsoft Excel dengan membuat format perhitungan pertanggungjawaban perjalanan dinas.
Implementation of Label Cutting Workstations Improvement in The Jago Jaya Shuttlecock Industry to Increase Productivity Based on Ergonomic Aspects Dwi Astuti, Rahmaniyah; Suhardi, Bambang; Iftadi, Irwan; Galda Nadhira, Afra; Syahliantina, Annisa
Engagement: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 1 (2024): May 2024
Publisher : Asosiasi Dosen Pengembang Masyarajat (ADPEMAS) Forum Komunikasi Dosen Peneliti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29062/engagement.v8i1.1514

Abstract

Jago Jaya Shuttlecock Industry is an MSME in Jagalan, Surakarta, that produces shuttlecocks. Based on these conditions, a study was conducted in 2020 by Sherlinta Kaban, which produced a label cutting tool tested on a label cutting workstation. However, in the trial, there are several obstacles found in using the label cutting tool, so follow-up study to analyze and improve the label cutting tools in previous studies to produce a new design that can be re-implemented. Ergonomics aspects used in this study are analysis of work posture using REBA, measurement of standard time with Westinghouse adjustments, the study of left and right-hand map movements, and tool redesign using the Reverse Engineering method. The improvements include implementing a new label cutting tool that can improve the operator's work posture, reduce standard time, increase the number of standard outputs, and improve operator hand movements to increase productivity at label cutting work stations.
Systematic Review of Kansei Engineering Method Developments in the Design Field Hakim, Afif; Suhardi, Bambang; Laksono, Pringgo Widyo; Ushada, Mirwan
Jurnal Optimasi Sistem Industri Vol. 23 No. 1 (2024): Published in July 2024
Publisher : The Industrial Engineering Department of Engineering Faculty at Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/josi.v23.n1.p92-108.2024

Abstract

Kansei engineering is a critical method for designing products that meet functionality, usability, and pleasurability, essential elements for business success. Despite its significance, there is limited understanding of how this method has evolved in recent years. This study aims to analyze the development of Kansei Engineering research from 2018 to 2022 using the Scopus database. The research methodology involved stages of identification, screening, filtering, and inclusion, resulting in 41 articles for detailed analysis out of an initial 215. The results indicate that 85% of Kansei Engineering research focuses on tangible products, with 83% categorized as type 1 studies, and 56% not integrating other methods. Additionally, 88% of the studies use only Kansei words, and 41% visualize design results as 3D images, with 95% not considering unique aspects. is dominance of tangible product design and the lack of integration with other methods suggest a need for diversification in research approaches. Furthermore, the high reliance on Kansei words and 3D visualizations points to a potential area for innovation and expansion in research techniques. This review highlights a significant research gap in Kansei Engineering studies, emphasizing the need for more diversified approaches. By identifying these gaps, the study provides a clear direction for future research, recommending that Kansei Engineering should explore beyond the predominant trends and consider integrating with other methods and unique aspects. This can enhance the method's application in industrial engineering and lead to more comprehensive and innovative product designs. Future research should aim to fill these gaps, ensuring that Kansei Engineering continues to evolve and contribute effectively to the field of product design and development.
Penilaian Postur Kerja Menggunakan Metode Quick Exposure Checklist (QEC) di IKM Tahu Sari Murni Dian Pambayung; Bambang Suhardi; Rahmaniyah Dwi Astuti
Performa: Media Ilmiah Teknik Industri Vol 17, No 1 (2018): PERFORMA Vol. 17, No 1 Maret 2018
Publisher : Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (632.425 KB) | DOI: 10.20961/performa.17.1.18984

Abstract

Working in a standing position consumes energy by 10% -15% compared to work done in a sitting position. If the posture stays for a prolonged period, then the health of the worker may be disrupted and affect production activity.IKM (Small and Medium Industry) Tahu Sari Murni is one of the tofu processing industries located in Krajan RT.03 / RW.03 Mojosongo, Surakarta. All workers, working on a standing position with awkward posture such as lifting, bending, and standing for 7-8 hours. Therefore, an awkward posture risk assessment using the QEC method needs to be done to determine the occupational risks faced by the worker.The results show that only the soybeans washing station that categorized at the "safe" level while the other six stations are at level 3 which means it needs improvement because workers also have musculo sceletal disorder in the upper body
Transforming Food Packaging Labels in Food MSMEs through Community Counseling: A Case from Purwodiningratan, Surakarta Suhardi, Bambang; Dwi Astuti, Rahmaniyah; Aisyah Arifna Putri, Ade; Iftadi, Irwan; Liquiddanu, Eko; Suletra, Wayan
SPEKTA (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat : Teknologi dan Aplikasi) Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/spekta.v6i1.12163

Abstract

Background: Many MSMEs in Indonesia struggle to comply with the packaging label standards from the Indonesian Food and Drug Authority (BPOM). The root of this problem is knowledge gaps among MSME owners about labeling standards. Contribution:  This community services program contributes to enhance awareness of BPOM-compliant food packaging among MSMEs through counseling programs.  This program differs from previous counseling programs by incorporating digital aids, specifically in redesigning packaging that complies with BPOM standards. Method: Thirty participants attended an interactive discussion and counseling session in Purwodiningratan Village, Surakarta. Using visual aids and digital packaging design examples to show compliance, the session discussed BPOM's standards. Semi-structured interviews and post-session assessments were done to assess influence; descriptive analysis was then used for interpretation. Results:  Showed that 80% of the participants engaged actively in conversations, and 70% desired to implement what they learned in the counseling session. Conclusion: The counseling session increased participants' understanding of standard food packaging regulations and shifted their perceptions. Early signs of behavioral change supported the efficiency of participatory counseling in improving MSMEs' compliance with regulations.
ANALISIS SENTIMEN KOMENTAR YOUTUBE TERHADAP ISU KESEHATAN MENTAL MENGGUNAKAN ALGORITMA NAÏVE BAYES DAN K-NEAREST NEIGHBOR (KNN) Hayati, Nur; Tri Nowo, Suryandika; Suhardi, Bambang; Rosnelly, Rika
Syntax : Journal of Software Engineering, Computer Science and Information Technology Vol 6, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/syntax.v6i1.6060

Abstract

Kesehatan mental merupakan salah satu isu yang semakin mendapat perhatian di seluruh dunia. Masalah kesehatan mental sering kali diabaikan, namun dampaknya dapat merusak kualitas hidup individu dan masyarakat secara keseluruhan. Faktor lain yang mempengaruhi upaya penyuluhan kesehatan mental adalah pemahaman yang kurang baik dan kesadaran yang rendah tentang kesehatan mental. Dari penjelasan permasalahan tersebut maka perlu adanya analisis sentimen untuk mengetahui opini masyarakat terhadap kesehatan mental di media sosial youtube. Analisis sentimen merupakan suatu proses untuk memahami emosi atau sentimen dari suatu teks yang ditulis oleh pengguna baik berupa sentimen positif, netral ataupun negatif.  Proses pengambilan dataset dilakukan mengunakan platform Google Colab untuk crawling data dan terkumpul sekitar 2.703 komentar. Setelah dilakukan proses cleaning dan preprocessing jumlah data yang tersisa adalah sebanyak 1700. Metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan algoritma Naïve Bayes dan K-Nearest Neighbor (k-NN).  Dalam penelitian ini, dua metode yang digunakan yaitu pelabelan manual dan pelabelan otomatis menggunakan tools RapidMiner. Pada tahap pertama, pelabelan manual dilakukan pada 305 data menghasilkan nilai akurasi 95% untuk algoritma Naïve Bayes dan nilai akurasi 85.88% untuk algoritma k-NN. Pada tahap kedua, pelabelan otomatis digunakan dengan data latih sebanyak 305 data dan data uji 1.395 data menghasilkan nilai akurasi 68.01% untuk algoritma Naïve Bayes dan nilai akurasi 48.97% untuk algoritma k-NN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma Naïve Bayes memiliki akurasi yang lebih tinggi dibandingkan dengan algoritma K-Nearest Neighbor dalam mengklasifikasikan sentimen dari komentar YouTube terkait isu kesehatan mental.
Kinematic Analysis of Wrist and Elbow Angles in Badminton Serve Techniques Based on IMU Sensors Larasaty, Perwita Aura; Laksono, Pringgo Widyo; Suhardi, Bambang
Applied Research in Science and Technology Vol. 5 No. 1 (2025): Applied Research in Science and Technology
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/areste.v5i1.66

Abstract

Background: Motion capture technology is essential in sports biomechanics for analyzing human movement. Inertial Measurement Unit (IMU) sensors offer a practical alternative to camera-based systems, providing real-time motion analysis. While previous studies in badminton biomechanics have largely focused on stroke phases or lower-limb movements using optical systems, few have investigated the detailed angular behavior of upper-limb joint-particularly the wrist and forearm during specific serve types. Moreover, existing research rarely compares different serve techniques in terms of kinematics using wearable IMU-based methods.Aims: This study aims to analyze angular movement patterns of the wrist and forearm during different badminton serve techniques using IMU sensor. Understanding the wrist and forearm movements is crucial, as they directly affect shuttle control, serve conssitency, and injury risk- especiaally in high-spedd, repetitive motions like the badminton serve.Methods: Sensors were placed on the dorsum of the hand and the forearm near elbow to measure angular motion in three serves: backhand, short forehand, and long forehand.Result: Results indicate that the centroid calculation results showed that each type of serves had a different angular distribution pattern, with varying contributions from the forearm and wrist. The forearm plays a dominant role in generating power, while the wrist contributes more to directional control and stabilization. Results indicate that forearm movement is more dominant in forehand serves, while wrist movement is more pronounced in backhand serves. These findings suggest that IMU-based motion analysis can optimize badminton techniques, prevent injuries, and enhance training programs.
A systematic review of safety issues in tourism: Identifying emerging threats and proactive responses Daeng Masiki, Andri; Suhardi, Bambang; Laksono, Pringgo Widyo
International Journal of Applied Sciences in Tourism and Events Vol. 9 No. 1 (2025): June 2025
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah, P3M, Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31940/ijaste.v9i1.79-84

Abstract

The study conducted a systematic review of seven scientific articles published between 2014 and 2024 to uncover emerging safety concerns in the tourism industry and suggest preventive measures. The identified safety threats in the sector include environmental risks, health issues, crime, terrorism, and digital dangers. Solutions like mobile safety apps and smart devices are being utilized to address these risks. The research aligns tourism safety strategies with Protection Motivation Theory (PMT) and proposes a multi-level intervention framework encompassing individual, organizational, and government actions. The study aims to contribute both theoretically by linking safety strategies with PMT and practically through the development of a comprehensive safety planning approach for sustainable tourism.
Penilaian Kesiapan Kerja dengan Model Fitness for Duty pada Pengemudi Truk Ekspedisi Angkutan Darat PT. Lookman Djaja Berdasarkan Aspek Fisik, Mental, dan Pekerjaan Tua, Timothy Gunung; Suhardi, Bambang; Astuti, Rahmaniyah Dwi
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 37 No. 1 (2025): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v37i1.2392

Abstract

Penilaian kesiapan kerja menggunakan model kesesuaian untuk tugas (Fitness for Duty) pada pengemudi truk berdasarkan aspek fisik, mental, dan kerja memiliki signifikansi yang penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesiapan kerja menggunakan model kesesuaian untuk tugas pada pengemudi truk PT. Lookman Djaja dengan menggunakan Tugas Kewaspadaan Psikomotor (PVT), Skala Analog Visual (VAS), Skala Kantuk Karolinska (KSS), dan regresi logistik untuk pengolahan data. Lima belas pengemudi truk PT. Lookman Djaja dengan dua waktu kerja yang berbeda mendukung penelitian dengan usia, berat badan, tinggi badan, kualitas tidur, konsumsi rokok, konsumsi kafein, waktu kerja, perhatian, kelelahan, dan kantuk sebagai variabel independen. Untuk variabel dependen digunakan FFD dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian dan evaluasi tingkat kesesuaian untuk tugas cukup baik. Berdasarkan model yang telah dibuat, 90,9% pengemudi siap untuk bertugas. Sebanyak 80% pengemudi truk diprediksi sesuai. Nilai adjusted R2 pada model adalah 56,40%. Kemampuan model untuk memprediksi nilai pengamatannya termasuk tinggi (72,10%). PVT dapat digunakan untuk menilai kesesuaian untuk tugas pengemudi truk, sedangkan VAS dan KSS tidak dapat digunakan. Perhatian mempengaruhi kesiapan kerja pengemudi truk, sedangkan kelelahan dan kantuk berpengaruh tetapi kurang signifikan. Waktu kerja pengemudi tidak secara signifikan mempengaruhi kesiapan kerja pengemudi, tetapi waktu kerja mempengaruhi perubahan tingkat perhatian pengemudi sebelum dan setelah bekerja.