Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

PERENCANAAN PRODUKSI UNTUK MENGURANGI OVERSTOCK PADA PROSES PRODUKSI AIR MINERAL DALAM KEMASAN (AMDK) Suhardini, Didien; Fachlevi, Muhammad Hasya; Azmi, Nora
JUSTI (Jurnal Sistem dan Teknik Industri) Vol 4 No 4 (2023): justi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/justicb.v4i4.8231

Abstract

Perencanaan produksi merupakan aspek krusial yang harus dilakukan untuk menghindari berbagai masalah yang ada pada perusahaan. PT. Indra Karya menghadapi masalah kelebihan stok atau yang biasa disebut dengan overstock dalam produksi InFresh, yang memerlukan perencanaan produksi untuk mengoptimalkan kapasitas produksi. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perencanaan produksi yang tepat guna meminimalkan overstock dan mengoptimalkan kapasitas produksi di masa mendatang. Proses perencanaan produksi dimulai dengan peramalan permintaan, diikuti oleh perencanaan agregat dan disagregat, serta penjadwalan produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode peramalan yang terpilih adalah Multiplicative Seasonal Method (MSM), karena memiliki nilai Mean Absolute Percentage Error (MAPE) terkecil, yaitu 9,56 untuk variasi 330ml, 37,76 untuk variasi 600ml, dan 17,44 untuk variasi galon. Hasil perencanaan agregat menunjukkan bahwa metode yang terpilih adalah Mixed Strategy. Metode penjadwalan yang terpilih adalah Earliest Due Date (EDD), dikarenakan urutan job dipilih berdasarkan tenggat waktu yang berjarak 7 hari dari waktu pemrosesan sehingga job yang dikerjakan adalah job yang tenggat waktunya tercepat. Setelah dilakukannya perencanaan produksi maka didapatkan pengurangan overstock untuk ketiga produk sebesar 105%.
Pelatihan Lean and Green pada Bisnis/Usaha di Rest Area Km 72A Tol Cipularang Rahmawati, Novia; Marie, Iveline Anne; Suhardini, Didien; Purwanto, Iwan
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan aplikasi Teknologi Vol. 1, No. 2: August 2022
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.adipati.2022.v1i2.3079

Abstract

Saat ini pemahaman mengenai sistem produksi yang efektif dan efisien menggunakan konsep lean dan konsep green telah menjadi isu penting.  Tren pasar global saat ini juga semakin mengarah pada produk ramah lingkungan (eco product). Kondisi ini menjadi hambatan dan peluang yang perlu segera diantisipasi sekaligus dimanfaatkan bagi para pelaku usaha/bisnis. Oleh karena itu, kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan bagi mitra yaitu Rest Area Km 72 A Tol Cipularang mengenai penerapan konsep lean dan konsep green pada tenant usaha/bisnis yang ada. Metode pelaksanaan kegiatan ini yaitu dengan penyampaian materi  oleh satu orang presenter secara online melalui zoom meeting. Kegiatan ini dihadiri oleh 21 peserta dari mitra yaitu karyawan dan pemilik usaha/bisnis. Hasil kegiatan pelatihan menunjukkan bahwa kegiatan yang diadakan sudah tepat sasaran dan penyampaian materi sudah baik. Hal ini dibuktikan denagn hasil kuisioner evaluasi yaitu 46,2% peserta menganggap pelatihan yang diberikan “sangat relevan” dengan usaha/bisnis mereka. Sedangkan terkait materi yang diberikan sebanyak 38,5% peserta menilai pemateri dalam menyampaikan materi sudah sangat baik. Kegiatan pelatihan juga memberikan dampak positif bagi peserta terbukti dengan antusiasme mengikuti pelatihan dan memberikan feedback positif pada bagian kuisioner evaluasi dengan memberikan saran berupa permintaan kegiatan sejenis diadakan kembali dan penambahan durasi waktu kegiatan.
PENGEMBANGAN KAPASITAS WBS MELALUI PELATIHAN PENGOLAHAN KOMPOS DI PSAA PU 3 CEGER JAKARTA Sari, Emelia; Ruhiyat, Ratnaningsih; Daihani, Dadan Umar; Suhardini, Didien; Suryana, Yunita Friscilia; Krismantan, Thalia Putri
Jurnal AKAL: Abdimas dan Kearifan Lokal Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal AKAL : Abdimas dan Kearifan Lokal
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/akal.v5i1.17417

Abstract

Panti sosial perlu meningkatkan kemandirian, sehingga bisa mengurangi ketergantungan terhadap pendanaan dari pemerintah. Capacity building yang berkelanjutan merupakan salah satu kegiatan yang dapat dilakukan dalam rangka pemberdayaan panti-panti sosial yang selama ini merupakan cost center. Berdasarkan hasil diskusi dan survey yang dilakukan secara langsung, maka diperoleh informasi bahwa sebagian besar panti sosial sudah berupaya membangun kemandirian melalui beberapa kegiatan, diantaranya adalah pengelolaan bank sampah, minyak jelantah, keterampilan bengkel, dan lain sebagainya. Dan yang sudah selesai dilakukan adalah kegiatan hibah Matching Fund Kedaireka yang berjudul Green-Techno Sosiopreneur Ternak Magot Bangkitkan Ekonomi Mandiri Panti-Panti Sosial. Salah satu luaran dari kegiatan ini adalah produk inovasi mesin pencacah. Dalam rangka meningkatkan utilitas penggunaan mesin pencacah, khususnya pada PSAA PU 3 Ceger, maka kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini difokuskan kepada pengolahan kompos. Kegiatan ini diharapkan mendatangkan keuntungan ekonomis berwawasan lingkungan terhadap panti. PkM ini diikuti oleh 47 orang peserta. Peserta memberikan nilai baik untuk pelaksanaan kegiatan ini. Pada PkM berikutnya peserta mengharapkan materi lanjutan tentang pengolahan sampah (waste to value) dan bagaimana cara memasarkan produk hasil pengolahannya.
Pelatihan Digitalisasi Perencanaan dan Pengendalian Produksi Batik di Sanggar Batik Kembang Mayang Mayusda, Idriwal; Akbari, Annisa Dewi; Sasongko , Agung; Suhardini, Didien; Ismail, Muhammad Luthfi; Kaban, Dion Timothy
Abdimas Universal Vol. 7 No. 1 (2025): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Balikpapan (LPPM UNIBA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/abdimasuniversal.v7i1.745

Abstract

The recognition of Batik as one of Indonesia's Oral and Intangible Heritage of Humanity by UNESCO has increased interest in batik products both locally and internationally. The batik industry has also developed into one of the development priorities because it has leverage for national economic growth. Sanggar Batik Kembang Mayang is one of the MSMEs that not only produces batik cloth but also provides educational tourism facilities for the batik-making process. Sanggar Batik Kembang Mayang faces problems related to less-than-optimal raw material management. This manual recording system is prone to errors and affects the production process. Therefore, the Faculty of Industrial Technology, Trisakti University, conducted a Community Service (PkM) program with the theme of Digitalization Training for Batik Production Planning and Control. The form of PkM activities is training on the process of planning and controlling batik production as well as the application of the process of managing raw materials and orders with the MS. Excel application. The training results showed that 67% of participants strongly agreed that the training was interesting and useful. In terms of understanding the material, 56% of participants also stated that they understood enough, and 33% answered that they understood production planning and control very well.
Evaluating music teacher performance through 360-Degree Feedback: A study in a music education institution Dewi, Amelia Miranti; Satitidjati Dewayana, Triwulandari; Suhardini, Didien
OPSI Vol 18 No 1 (2025): OPSI - June 2025
Publisher : Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknologi Industri UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/opsi.v18i1.11933

Abstract

Yayasan Pendidikan Musik Music School in Jakarta has been operating for years without a performance measurement system for its employees, which makes it difficult to improve service quality and efficiency, as well as the effectiveness of the activities carried out. This study aims to design and implement a performance measurement system for music teachers using the 360-degree feedback method. This method is used to provide an objective and comprehensive assessment of performance. Performance criteria are evaluated through a literature review that is tailored to the duties, responsibilities, and job descriptions of the teachers, and then weighted using Pairwise Comparison. The performance measurement tool is implemented in the evaluation of three teachers, assessed by superiors, colleagues, students or parents, and themselves. The assessment results are then analyzed to identify areas for improvement. The results of this study show that all teachers received an average final score of 4, indicating good performance.
Perancangan Model Pengukuran Kinerja Menggunakan Sustainability Balanced Scorecard di PT XYZ Raden Ilham Akbar; Didien Suhardini; Pudji Astuti
JURNAL TEKNIK INDUSTRI Vol. 12 No. 1 (2022): VOLUME 12 NO 1 MARET 2022
Publisher : Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknologi Indusri Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jti.v12i1.14029

Abstract

Intisari - PT XYZ bergerak di bidang manufaktur yang memproduksi pembatas jalan. Saat ini model pengukuran kinerja yang digunakan masih belum menggambarkan kinerja perusahaan secara menyeluruh. Model pengukuran kinerja menggunakan Sustainability Balanced Scorecard digunakan untuk mendapatkan ukuran keberhasilan strategi berkelanjutan ditinjau dari aspek keuangan dan non keuangan termasuk lingkungan dan sosial, baik secara internal maupun eksternal, jangka pendek maupun jangka panjang. Rancangan model Sustainability Balanced Scorecard diturunkan dari visi, misi dan perumusan strategi, kemudian tujuan strategis dalam 5 perspektif dilengkapi dengan, KPI, target dan inisiatif strategi. Hasil rancangan model Sustainability Balanced Scorecard berupa 14 tujuan strategis dalam 5 perspektif dilengkapi dengan 14 KPI, target, inisiatif strategis serta keterkaitan antara tujuan strategis dapat dilihat pada strategy map. Perspektif Keuangan memiliki lima tujuan strategis dan lima KPI , Perspektif Pelanggan memiliki tiga tujuan strategis dan tiga KPI, Perspektif Proses Bisnis Internal memiliki tiga tujuan strategis dan tiga KPI, Perspektif Pertumbuhan Pembelajaran memiliki dua tujuan strategis dan dua KPI dan Perspektif Lingkungan memiliki satu tujuan strategis dan satu KPI. Hasil rancangan model sustainability balanced scorecard perlu diverifikasi menggunakan data aktual hasil pengukuran yang dibandingkan dengan target. Perbaikan inisiatif strategi akan dilakukan untuk tujuan strategis yang tidak memenuhi target. Abstract - PT XYZ is engaged in manufacturing which produces road dividers. Currently, the performance measurement model used does not describe the company's overall performance. The performance measurement model using the Sustainability Balanced Scorecard is used to obtain a measure of the success of a sustainable strategy in terms of financial and non-financial aspects including environmental and social, both internally and externally, short-term and long-term. The design of the Sustainability Balanced Scorecard model is derived from the vision, mission and strategy formulation, then the strategic objectives in 5 perspectives are equipped with KPIs, targets and strategic initiatives. The results of the design of the Sustainability Balanced Scorecard model in the form of 14 strategic goals in 5 perspectives equipped with 14 KPIs, targets, strategic initiatives and the relationship between strategic objectives can be seen on the strategy map. The Financial Perspective has five strategic objectives and five KPIs, the Customer Perspective has three strategic objectives and three KPIs, the Internal Business Process Perspective has three strategic objectives and three KPIs, the Learning Growth Perspective has two strategic objectives and two KPIs and the Environmental Perspective has one strategic objective and three KPIs. one KPI. The results of the design of the sustainability balanced scorecard model need to be verified using the actual measurement data compared to the target. Improvements to strategic initiatives will be carried out for strategic objectives that do not meet targets.
Open Field Layout Problem Using Hybrid Approaches: A Systematic Review Montreano, Donny; Daihani, Dadan Umar; Septiani, Winnie; Suhardini, Didien
Spektrum Industri Vol. 23 No. 2 (2025): Spektrum Industri - October 2025
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/si.v23i2.439

Abstract

The Open Field Layout Problem (OFLP) is a free-configuration layout problem characterized by the absence of floor constraints and an unlimited number of potential solutions. This systematic literature review analyzed over 3,000 Scopus-indexed articles using the keyword "facility layout problem" and related terms, identifying 154 studies that applied hybrid approaches. Terms such as two-stage, multi-stage, or similar variations were classified accordingly. The review revealed that OFLP is not a monolithic concept but comprises five principal types: (1) layouts without aisles or floor boundaries, (2) tightly packed layouts with minimal spacing, (3) layouts with aisles and large residual space, (4) layouts with aisles and floor boundaries, and (5) layouts with aisles but no floor boundaries. The first type is most commonly addressed, while the fifth remains underexplored. This classification highlights a critical research gap and points to opportunities for advancing from low- to high-level hybrid strategies
Pelatihan Pengembangan Strategi Bisnis Sekolah Sepak Bola: Football School Business Strategy Development Training Habyba, Anik Nur; Akbari, Annisa Dewi; Dewayana, Triwulandari Satitidjati; Maulidya, Rahmi; Suhardini, Didien; Surjasa, Dadang; Sari, Indah Permata
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. Suppl-1 (2026): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v11iSuppl-1.10477

Abstract

"KR" is a service-based business, a soccer school (SSB). This business was established to help students who enjoy soccer develop and train physically. A sports teacher and his colleagues founded the SSB. The current limited number of students has resulted in a lack of profit from one of the rented field locations over the past 2 years of operation. The SSB business remains unstable but is expected to grow. The purpose of this community service activity is to equip SSB managers with the knowledge and skills to formulate effective business strategies by developing an innovative, sustainable SSB business model. The results show that partners have successfully improved their understanding of the BMC concept, customer segments, and cost strategies. This Community Service Program is expected to serve as teaching materials, obtain IPR, and be published in a Sinta 4-accredited journal.