Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Laju Erosi dan Sedimentasi Lahan pada DAS Batang Kuranji Kota Padang Bambang Sujatmoko; Zikron Hirvan
JURNAL TEKNIK Vol. 16 No. 1 (2022): Edisi April 2022
Publisher : JURNAL TEKNIK UNILAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/teknik.v16i1.8952

Abstract

Batang Kuranji merupakan salah satu DAS yang ada di Kota Padang. Padahal, di bagian hulu DAS Kuranji sudah mulai terjadi pemanfaatan/degradasi lahan. Perubahan tata guna lahan dapat menyebabkan tingginya limpasan permukaan yang nantinya dapat menimbulkan bencana seperti banjir, tanah longsor dan erosi tanah. Erosi tanah menghasilkan partikel-partikel halus yang terbawa aliran kemudian mengendap di dasar sungai menjadi sedimen. Oleh karena itu, dilakukan penelitian yang bertujuan untuk menghitung potensi erosi menggunakan metode MUSLE dan besarnya erosi yang masuk ke sungai menggunakan metode NDVI dan SDR. Berdasarkan hasil kajian, potensi erosi di DAS Batang Kuranji sebesar 3371,065 ton/ha/tahun. Jumlah erosi yang masuk ke sungai dengan menggunakan metode SDR adalah sekitar 23,20% dari potensi erosi yang terjadi, sedangkan jika menggunakan metode NDVI nilainya sebesar 16,95%.
IMPLEMENTATION OF RAPID SAND FILTER FOR GROUNDWATER TREATMENT IN KULIM TENAYAN RAYA, PEKANBARU Yohanna Lilis Handayani; Bambang Sujatmoko; Sigit Sutikno
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol 1, No 2 (2017): April
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem of the groundwater in the peat areas is the low acidity (pH) and the high content of organic matter (KMnO4). One of the relatively simple water treatment methods is to use rapid sand filter. The purpose of this community service activity is to socialize and apply rapid sand filter technology to farmer group in Kulim, Tenayan Raya, Pekanbaru. The method of socialization to farmer groups is done by making and installing rapid sand filter equipment in the location, water quality test and counseling about rapid sand filter technology. As a result, 4 rapid sand filter have been built and installed in 3 locations. Based on the parameters of pH, color and odor, the organic content of ground water quality in the area is not in accordance with the quality of clean water. The water quality after being processed in rapid sand filter has increased quality based on pH, color, odor, and KMnO4 parameters test.Keywords: peat water, rapid sand filter, water quality
Identification of Coastal Damage Along the Coast of Riau Muhardi Muhardi; Aminaton Marto; Manyuk Fauzi; Bambang Sujatmoko; Malik Habibillah; Mohd Syarwan
Lowland Technology International Vol 23 No 3 (2021): Lowland Technology International Journal
Publisher : International Association of Lowland Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0001/ialt_lti.v23i3.909

Abstract

Riau Province has a broad coastline along its territory and it directly meeet the Malacca Strait. Costal, marine and island areas in Riau Province are currently of serious concern due to problems such as the reduction and addition of coastline (abrasion, erosion and sedimentation). This research aims to examine the extent of coastal damage that has occurred so far in reducing abrasion and priorit determination to the beach to be handled based on the level of coastal damage associated with the level of coastal importance. The areas that have the highest level of weighting (priority level A and B) are coastal areas in Bengkalis Regency (Api-api Beach, Tanjung Leban Beach, Muntai Beach and Senekip Beach), Dumai City (Purnama Beach and Bahtera Alam Beach) adn Indragiri Hilir Regency (Kuala Enok Beach). Meanwhile in Meranti Regency all the beaches reviewed have a high weighting value.
Penerapan teknologi pemanenan air hujan menuju desa mandiri air bersih di Pulau Merbau Joleha Joleha; Bambang Sujatmoko; Sri Djuniati; Haji Gussafri; Bochari Bochari; Andy Hendri; Suprasman Suprasman
Unri Conference Series: Community Engagement Vol 1 (2019): Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/unricsce.1.317-324

Abstract

One of the efforts to overcome the clean water crisis in the archipelago, one of them is Merbau Island, is to make a simple technology that is used to accommodate excess water during the rainy season and next, the water can be utilized for various purposes when it has been needed. The technology is rainwater storage building (PAH). This community service activity was conducted by making a model of PAH building at one of the residents’ houses and conducting a counselling activity to residents in relation to both of calculation and planning of the PAH building, and also the importance of consuming clean water. The purposes of this community service are to give an understanding and increasing knowledge about the needed for rainwater harvesting technology so that daily clean water needs will be fulfilled by basic infrastructure of the ideal PAH system based on independent-communities. The volume of this rainwater reservoir is needed at 3 m3 (3,000 litres) from the roof area of 36 m2. This rainwater is used to meet the needs of drinking, cooking and washing of 15 litres/person/day. The number of residents in the house is 5 people. The results obtained from this activity are the construction of rainwater reservoirs with a volume of 1,000 litres with good and correct rainwater harvesting system equipment. Thus the lack of 2,000 litres of rainwater storage must be managed independently by the homeowner.
Analisis Model Ketersediaan Air Pada Sungai Siak Bagian Hulu Dengan Menggunakan Model GR2M (Studi Kasus: Daerah Aliran Sungai Siak Bagian Hulu, AWLR Pantai Cermin) Raeni Evanta Br. Tarigan; Manyuk Fauzi; Bambang Sujatmoko
Sainstek (e-Journal) Vol. 7 No. 2 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengalihragaman hujan menjadi debit merupakan suatu proses untuk menghitung debit dengan data masukan berupa data hujan di lapangan. Terdapat beberapa metode perhitungan transformasi hujan – debit yang digunakan dalam penelitian di Indonesia seperti Mock, NRECA dan Tank Model. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode GR2M karena lebih sederhana dibanding dengan metode lainnya. GR2M hanya memiliki dua variabel yang akan digunakan dalam perhitungan. Lokasi penelitian di DAS Siak Bagian Hulu AWLR Pantai Cermin. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efektifitas model GR2M dalam analisis hujan- aliran pada DAS Siak Bagian Hulu AWLR (Automatic Water Level Recorder) stasiun Pantai Cermin. Hasil penelitian menunjukkan keefektifan metode GR2M yang sangat efisien dengan nilai ketelitian efiseinsi sebesar 90%.
Pembangkitan Data Debit Daerah Aliran Sungai Batang Arau Menggunakan Metode Thomas Fiering (Studi Kasus : Pos Duga Air Batang Arau) Bunga Rabby Zalfi; Bambang Sujatmoko; Manyuk Fauzi
SAINSTEK Vol. 11 No. 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35583/js.v11i1.180

Abstract

Ketersediaan data debit sungai yang panjang diatas 10 tahun masih merupakan masalah yang sulit dan kompleks bagi negara seperti Indonesia. Data debit aliran sungai merupakan informasi yang penting bagi perencanaan, pengelolaan dan pengembangan sumber daya air. Data debit air sungai memerlukan deret yang panjang untuk keperluan perencanaan dan pengelolaan sumber daya air. Salah satu metode yang digunakan dalam pembangkitan data adalah metode Thomas-Fiering. Metode Thomas-Fiering adalah metode yang digunakan untuk mengetahui atau meramalkan ketersediaan air pada tahun-tahun mendatang. Output dari pehitungan dengan metode ini ialah menghasilkan debit sintetis. Hasil perhitungan dari uji korelasi terhadap skema I-VI data observasi dengan data bangkitan menunjukkan bahwa hasil korelasinya sedang, untuk skema VII hasil korelasinya kuat. Hasil dari uji koefisien Nash untuk semua skema masih kurang memuaskan. Hasil perhitungan untuk nilai t hitung menunjukkan nilai yang lebih kecil dari nilai t tabel. Hal ini membuktikan bahwa H0 dapat diterima, yaitu tidak cukup bukti untuk menyatakan adanya perbedaan antara data observasi dengan data bangkitan. Secara statistik tidak ada perbedaan antara data observasi (asli) dengan data bangkitan oleh karena itu metode Thomas Fiering untuk data debit DAS Batang Arau ini dapat digunakan.
Mendeteksi kejadian banjir di sungai Tande Kabupaten Lingga dengan simulasi HEC-RAS Bambang Sujatmoko; Manyuk Fauzi; Syarifah Sophia Vinka Zafani
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sipil Vol. 1 No. 1 (2022): VOL 1 NO 1 (JULI 2022)
Publisher : Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.809 KB) | DOI: 10.56208/jtrs.v1.i1.hal28-36

Abstract

Sungai Tande merupakan sungai yang terletak di desa Daik Kabupaten Lingga dengan total panjang 9,41 km dan memiliki luas daerah aliran sungai (DAS) sebesar 3.170,42 ha. Penelitian ini bertujuan menentukan profil tinggi muka air banjir di Sungai Tande sehingga dapat dijadikan acuan oleh pihak terkait untuk mendeteksi kejadian banjir yang berpotensi terjadi di kawasan pemukiman di sekitar Sungai Tande. Analisis profil muka air banjir di Sungai Tande dilakukan menggunakan program HEC-RAS dengan asumsi aliran tetap, sehingga dapat dideteksi lokasi dan besarnya ketinggian kejadian banjir pada ruas sungai yang disimulasi. Perhitungan debit banjir rencana dilakukan dengan metode hidrograf satuan sintetik (HSS) Nakayasu. Besarnya debit banjir kala ulang 1,01 tahun adalah 16,191 m3/s; 1,25 tahun (23,9 m3/s), 2 tahun (28,9 m3/s), 5 tahun (34,2 m3/s), 10 tahun (37,2 m3/s), 25 tahun (40,3 m3/s), 50 tahun (42,4 m3/s), dan 100 tahun (44,2 m3/s). Menggunakan data debit kala ulang dan data penampang sungai Tande, simulasi muka air sungai dengan aplikasi HEC-RAS menghasilkan : tidak terjadi banjir pada debit kala ulang 1.01 tahun dan mulai terjadi pada debit kala ulang 1,25 tahun (penampang D38 kanan setinggi 14 cm). Deteksi kejadian banjir pada debit kala ulang 2 tahun (penampang D38 setinggi 17 cm); 5 tahun (ada 17 penampang dengan kisaran banjir setinggi 8-35 cm); 10 tahun (ada 20 penampang dengan kisaran banjir setinggi 12-40 cm); 25 tahun (ada 24 penampang dengan kisaran banjir setinggi 14-46 cm); 50 tahun (ada 30 penampang dengan kisaran banjir setinggi 14-55 cm); dan 100 tahun (ada 32 penampang dengan kisarang banjir setinggi 18-59 cm).
Penanganan Banjir pada Drainase Kota (Studi Kasus DPS Senapelan 1 Pekanbaru) Bambang Sujatmoko; Muhammad Sukri; Andy Hendri
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sipil Vol. 1 No. 2 (2022): VOL 1 NO 2 (NOVEMBER 2022)
Publisher : Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1686.668 KB) | DOI: 10.56208/jtrs.v1.i2.hal67-76

Abstract

Sistem jaringan drainase pada DPS Senapelan 1 masih belum memadai, sehingga jaringan yang ada tidak berfungsi maksimal. Penelitian banjir pada drainase di DPS Senapelan 1 bertujuan untuk mengevaluasi kemampuan kapasitas saluran yang ada dan menentukan alternatif penanganan masalah banjir. Penelusuran banjir dilakukan dengan menganalisa masing-masing kapasitas saluran dan membandingkanya dengan debit rencana yang dihitung dengan metode Rasional. Analisa kapasitas sungai Senapelan 1 dihitung dengan prinsip hidrolika menggunakan software HEC-RAS. Berdasarkan luas DPS, maka input hujan sebagai boundary condition dilakukan pada kala ulang 25 tahun. Analisis profil dilakukan pada kondisi eksisting dan pada kondisi rencana. Hasil penelitian saluran sekunder menunjukan bahwa daerah yang mengalami banjir adalah jalan kenanga, jalan Melati, jalan Cempaka, jalan Teratai dan jalan Seroja. Upaya penanganan yang dilakukan adalah dengan melakukan pembesaran dimensi saluran dan pembersihan saluran. Simulasi HEC-RAS di sungai Senapelan 1 pada kondisi eksisting, dengan hujan kala ulang 25 tahun, terjadi banjir dengan ketinggian genangan bervariasi antara 0,10 m – 0,20 m. Penanganan yang dilakukan adalah dengan melakukan normalisasi sungai dan saluran drainase.
Water and Reinforced Effects on Slope: Case Study on District Koto Panjang, Riau, Indonesia Nugroho, Soewignjo Agus; Yusa, Muhamad; Sujatmoko, Bambang; Ongko, Andarsin
Journal of Geoscience, Engineering, Environment, and Technology Vol. 9 No. 2 (2024): JGEET Vol 09 No 02 : June (2024)
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jgeet.2024.9.2.12604

Abstract

This paper discussed a study case related to slope stability and its analysis. The observation and also research object was a hill side on border area between West Sumatera-Riau, Indonesia. This border area consists of numerous slopes with heterogeneous soil characteristics. This location is also susceptible for having landslides, especially on rainy season. The schemes of this research consisted of collecting samples, laboratory tests, finite element method analysis, and slope`s reinforcement planning with anchors or geosynthetic plates. The soil samples were tested on their actual condition and liquid limit condition. This purposed to predict the failures on slope. Afterwards, some reinforcement plannings need to be done. The results of this researach have shown that on existing condition, the safety factor was 1.262. If the soil reach its liquid limit, the safety factor decreased to 0.568. After the reinforcement planning was done, the safety factor went up to 1.120 and the slope stability could be maintained.
Analisis Pengaruh Perubahan Tata Guna Lahan Terhadap Saluran Drainase Jalan Dorak Berdasarkan Pola Rencana Tata Ruang Tata Wilayah Kabupaten Meranti Tahun 2013-2032 Menggunakan Model Epa Swmm 5.0 Suprayogi, Imam; Sujatmoko, Bambang; Morena, Yenita; Ghofirin, Khoirul
JURNAL SAINTIS Vol. 17 No. 1 (2017)
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.821 KB)

Abstract

Tujuan utama penelitian ini adalah melakukan suatu analisis pengaruh perubahan tata guna lahan terhadap Saluran Drainase pada kawasan Jalan Dorak Kota Selatpanjang berdasarkan Pola Rencana Tata Ruang Tata Wilayah (RTRW) Kabupaten Meranti tahun 2013-2032. Metode pendekatan penelitian yang digunakan untuk kebutuhan simulasi menggunakan pendekatan program bantu model matematik EPA SWMM dengan input model data curah hujan bulanan Stasiun Curah Hujan Buatan tahun 2001-2015 dari BWS III Sumatera, peta topografi dan peta penggunan tata lahan dari BP-DAS Indragiri Rokan Provinsi Riau. Hasil utama penelitian membuktikan bahwa terjadinya peningkatan nilai parameter (% impervious) akibat perubahan tata guna lahan dengan mengacu pola RTRW Kabupaten Meranti tahun 2013-2032 di Kawasan Jalan Dorak. Kondisi di atas mengindikasikan perlunya perubahan dimensi saluran utama drainase dengan cara melakukan pelebaran saluran pada kondisi eksisting dari 1.4 m x 1.2 m menjadi 3.7 m x 1.2 m sehingga akan meningkatkan luas penampang basah saluran akibat meningkatnya volume limpasan air yang masuk ke ke saluran utama drainase pada kawasan Jalan Dorak sampai tahun 2032.
Co-Authors ', Rinaldi AA Sudharmawan, AA Aisah kurnia utami amad, Ali Aminaton Marto Andika Satria Agus Andy Hendri, MT, Andy Anggraini Lenry Rahman Ari Sandhyavitri Bochari - Buchori Buchori Buchori Buchori, Buchori Bunga Rabby Zalfi Citra Dewi Simbolon Darmawan, Igeny Dwiana Dedi Lesmana, Dedi Devita, Venni Doli Ananta Putra Elianora - Elsa Rina S Ermiyati Ermiyati, Ermiyati Fatharani, Aghnia Fauzi, Manyuk Ferdina, Muthia Ferry Virgiawan Firdaus Firdaus Freester, Joy Garsia, Dafit Ghofirin, Khoirul Ghofirin, Khoirul Gopal Adya Ariska Hadthya, Reinhart ' Hafiz Catur Anggoro Haji Gussafri Hendra Mulyadi Muslim Hugo Pratama Imam Suprayogi Irpan, Apdani Isdianto Isdianto Isdianto, Isdianto Ismeddyanto, Ismeddiyanto Joleha, Joleha Khairullah, M Khoirul Ghofirin Lita Darmayanti M Fadhil Nur M Rizal Zarkani M. Rizki E. Janrosl Malik Habibillah Mardani Sebayang Mathias Robianto Mega Putri Komalasari Meiki Prayudi Mintio, Reygi Raica Mohd Syarwan Mudjiatko Mudjiatko Mudjiatko, Mudjiatko Muhamad Yusa Muhammad Hadi Hasibuan Muhammad Khalilullah Muhammad Sukri Muhardi Nerrissa Arfiana Ongko, Andarsin Pratama, Rizki Putra, Jasman Adi Putri, Jeffilianti Tri Raeni Evanta Br. Tarigan Rahmad Sandi Rakhmad Ramadhan Randa Kurniawan Rellyadi Saputra Laset Reza Ahmad Fadhli Reza Ahmad Fadhli, Reza Ahmad Riandi, Daly Rianty Sihaloho Rinaldi Rinaldi Rinaldi Rinaldi Ririn Rindayani Robby Aulia Syuhada Rohman Rosyid Rosyid, Rohman S Siswanto Soewignjo Agus Nugroho Sovia Revina Sri Djuniati Suprasman Suprasman Sutikno, Sigit Sutopo Sutopo Syamsul Arifin Syarifah Sophia Vinka Zafani Vito Charly Wahyudi, Rioza Wendi Nofriandi Yenita Morena Yohanna Lilis H Yudha Andestian Yudha Andestian, Yudha Zahra, Vivi Widia Zahri, Rifqi Zikron Hirvan