Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search
Journal : Unnes Science Education Journal

PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN IPA TERPADU PADA TEMA SISTEM GERAK PADA MANUSIA Widayat, Widi; Kasmui, Kasmui; Sukaesih, Sri
Unnes Science Education Journal Vol 3 No 2 (2014): July 2014
Publisher : Department of Integrated Science, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang in Collaboration with Perkumpulan Pendidikan IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/usej.v3i2.3353

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kelayakan multimedia interaktif menurut tim ahli dan penggunaannya sebagai media pembelajaran di SMP N 3 Ungaran. Hasil penelitian menunjukkan, pada tahap validasi desain oleh tim ahli diperoleh persentase kelayakan dari aspek media, materi, dan keterpaduan, masing-masing sebesar 92%; 92,40%; dan 100% dengan kriteria sangat layak. Setelah direvisi, diperoleh peningkatan persentase untuk masing-masing aspek sebesar 94,44%; 93,93%; dan 100% dengan kriteria sangat layak dan multimedia interaktif siap diujicobakan pada skala terbatas. Pada uji coba skala terbatas, diperoleh hasil persentase keterbacaan oleh siswa sebesar 85,39% sedangkan oleh guru 98,61% dengan kriteria yang sama yaitu sangat baik dan tidak terdapat saran perbaikan sehingga multimedia dapat digunakan untuk uji coba skala luas. Pada uji coba skala luas, diperoleh hasil bahwa multimedia sangat baik untuk digunakan. Hal ini ditunjukkan dengan persentase penggunaan multimedia oleh siswa sebesar 89,5% dan oleh guru sebesar 95,2%. Hasil tersebut diperkuat oleh pencapaian hasil belajar siswa yang meningkat. Hal ini ditunjukkan dengan peningkatan persentase ketuntasan klasikal dari hasil pre-test 80,65% meningkat menjadi 100% pada post-test. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa multimedia ini sangat layak dan sangat baik untuk digunakan sebagai media pembelajaran IPA Terpadu pada tema sistem gerak pada manusia. The purpose of research is to know the feasibility of interactive multimedia according by expert team and its uses as learning media at SMP N 3 Ungaran. Research results show that in phase of the design validation by expert teams obtained the percentage of media feasibility from aspects of media, materials, and integration, respectively 92%, 92.40% and 100% with very feasible criteria. After revised, obtained the improvement of the percentage for each aspect respectively is 94.44%, 93.93% and 100% with very feasible criteria and the developed multimedia is ready been tested on a limited scale trials. On limited scale trial, obtained the results of legibility percentage by students is 85.39% while 98.61% by teacher with the same criteria that is very good and did not obtain suggestions for revision so that multimedia can be used for large scale trials. In large-scale trials, the results showed that multimedia is very good to use. This is indicated by the percentage of multimedia using by students is 89.5% and 95.2% by teachers. These results are strengthened by increasing the student achievement. This is showed by the percentage of students classical completeness is increase from pres-test result that is just 80,65% become 100% of pos-test. Based on that results, can be conclude that this multimedia is very feasible and very good to use as learning media of Integrated Sciences on the material of human motion systems.
PENGEMBANGAN LEMBAR KEGIATAN SISWA IPA TERPADU BERBASIS KONSTRUKTIVISME TEMA ENERGI DALAM KEHIDUPAN UNTUK SISWA SMP Alfana, Mila; Dewi, Novi Ratna; Sukaesih, Sri
Unnes Science Education Journal Vol 4 No 1 (2015): February 2015
Publisher : Department of Integrated Science, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang in Collaboration with Perkumpulan Pendidikan IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/usej.v4i1.4975

Abstract

Hasil Observasi di MTs Negeri Bonang Demak ditemukan bahwa pembelajaran IPA sudah diterapkan secara terpadu, namun lembar kegiatan siswa (LKS) belum terpadu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan LKS IPA terpadu berbasis konstruktivisme dan  pengaruh penggunaan LKS terhadap hasil belajar dan kemampuan berpikir kreatif siswa. Metode yang digunakan adalah penelitian pengembangan (R&D). Pada penelitian ini, produk yang telah dikembangkan divalidasi oleh pakar desain LKS dan pakar materi kemudian dilakukan pengujian skala terbatas dan skala luas. Data yang dianalisis adalah hasil validasi produk oleh pakar, angket tanggapan siswa, observasi kemampuan berpikir kreatif siswa, dan hasil belajar siswa. Hasil penilaian pakar materi dan desain memperoleh persentase rata-rata skor ≥ 81% dengan kriteria sangat layak sehingga LKS IPA Terpadu berbasis konstruktivisme sangat layak digunakan dalam pembelajaran. Pada uji keefektifan menunjukkan bahwa LKS IPA terpadu berbasis konstruktivisme efektif digunakan dalam pembelajaran dengan perolehan N-gain 0,52 dengan kriteria sedang dan persentase ketuntasan belajar siswa adalah 87% dengan KKM ≥ 70. LKS IPA Terpadu juga mampu mengembangkan kemampuan berpikir kreatif siswa dengan persentase rata-rata 67,50% dengan kriteria baik. Hasil penelitian disimpulkan bahwa LKS IPA Terpadu berbasis konstruktivisme sangat layak dan berpengaruh positif terhadap hasil belajar serta mampu mengembangkan kemampuan berpikir kreatif siswa sehingga dapat digunakan dalam pembelajaran. Observation result in MTs Negeri Bonang showed that already implemented in an integrated manner , but the learning support (worksheet) have not been integrated. This study aims to determine the feasibility of integrated science based contructivism worksheet  and its impact on learning outcomes and skills creative thinking. The method used was Research & Development (R&D). In this study, the products that have been validated by experts developed worksheet design and materials experts then testing a limited -scale and wide  scale . Data analysis used is the result of a product validation by experts, student questionnaire responses, students' observation skills creative thinking, and student learning outcomes. Theresults of study showed that Integrated Science Worksheets Based on constructivism  implied in the criteria very feasible with an average percentage score of ≥ 81% on the assessment of the feasibility of the design and material. In testing the effectiveness suggests that integrative science based contrukivism worksheets effective used in the learning acquisition N-gains of 0.52 with average criteria and percentage of student’s the classical learning mastery was ≥ 85% with ≥ 70 standart of minimum completeness. Integrated science worksheet also able to equip students with the skills of creative thinking with percentage score 67.50%  criteria undeveloped skills. It can be concluded that the integrated science worksheets based konstruktivism has been proven very feasible and positive effect on learning outcomes and creative thinking skills to equip students so that learning science can be used in learning activities.
PENGEMBANGAN ASESMEN AUTENTIK PADA MATERI INTERAKSI MAKHLUK HIDUP DENGAN LINGKUNGAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA Irsyad, Muhammad; Sukaesih, Sri
Unnes Science Education Journal Vol 4 No 2 (2015): July 2015
Publisher : Department of Integrated Science, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang in Collaboration with Perkumpulan Pendidikan IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/usej.v4i2.7940

Abstract

Implementasi kurikulum 2013 pada pembelajaran IPA mengharuskan agar pembelajaran IPA menerapkan penilaian yang komprehensif dan berimbang. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara di SMP Negeri 2 Kendal, didapatkan bahwa penilaian yang digunakan guru masih mengacu pada tingkatan kognitif rendah dengan menggunakan paper and pencil test, sedangkan aspek afektif dan psikomotorik belum terlaksana. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kelayakan asesmen autentik pada materi interaksi makhluk hidup dengan lingkungan dan mendeskripsikan keefektifan asesmen autentik dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D). Asesmen autentik dinyatakan sangat layak dengan rerata persentase skor oleh validator asesmen sebesar 91,18% dan validator bahasa sebesar 89,71%. Hasil tanggapan siswa mengenai keterbacaan asesmen autentik diperoleh rerata skor 86% dengan kriteria sangat baik. Uji n-gain digunakan untuk mengetahui efektivitas asesmen autentik dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Jumlah siswa yang mencapai n-gain dengan kriteria sedang dan tinggi sebanyak 27 siswa dari 30 siswa dengan persentase 90%. Hal tersebut menunjukkan bahwa penggunaan asesmen autentik efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Hasil tanggapan guru terhadap penggunaan asesmen autentik memperoleh rerata persentase 91,25% dengan kriteria sangat praktis. Curriculum implementation in 2013 on science learning requires that learning science implement a comprehensive and balanced assessment. Initial observation result on SMPN 2 Kendal shows that teachers use assessment still refers to the cognitive levels low by using a paper and pencil test, whereas affective and psychomotor aspects have not been implemented. This researches to determine the feasibility of authentic assessment in interaction of living organism with the environment theme and determine the effectivity of authentic assessment to improve student’s critical thinking skills. This research used Research and Development (R&D) method. Authentic assessment is stated very decent with the mean percentage substance validator score of 91.18% and language validator of 89.71%. The results of student’s responses on authentic assessment obtain a mean score of 86% with a very well criteria. N-gain test is used to determine the effectiveness of authentic assessment to improve student’s critical thinking skills. Students who achieve n-gain medium and high criteria is 27 students of 30 students with a percentage of  90%. It shows that the use of authentic assessment is effective to improve student’s critical thinking skills. The results of teacher’s responses on authentic assessment obtain a mean score of 91.25% with a very practical criteria.
PENDAMPINGAN GURU BIOLOGI KOTA SEMARANG DALAM MENGEMBANGKAN INSTRUMEN PENILAIAN OTENTIK PADA KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI Prasetyo, Andreas Priyono Budi; Sukaesih, Sri; Hadiyanti, Lutfia Nur
Unnes Science Education Journal Vol 5 No 1 (2016): February 2016
Publisher : Department of Integrated Science, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang in Collaboration with Perkumpulan Pendidikan IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/usej.v5i1.9652

Abstract

Abstrak ___________________________________________________________________ Berdasarkan diskusi awal dengan beberapa guru Biologi pada kegiatan MGMP, teridentifikasi bahwa  salah satu sebab mengapa instrumen penilaian masih lebih berfokus untuk menilai pengetahuan (aspek kognitif) adalah karena keterbatasan pengetahuan (lack of knowledge) dan keterbatasan keterampilan untuk berkreasi (lack of  skills)  untuk mengembangkan sendiri variasi jenis instrumen dan teknik penilaian otentik.  Oleh sebab itu, solusi yang tepat adalah pendampingan guru dalam bentuk pelatihan dalam jabatan (in service training). Pendampingan ini dilaksanakan dalam bentuk focus group discussion (FGD) dan model pendampingan partisiporis. Setelah kegiatan pendampingan guru lebih mengerti berbagai variasi AA untuk diaplikasikan dengan munculnya diagram Venn, diagram Vee, peta konsep, lembar observasi, penilaian diri, tes dan sebagainya dalam RPP. Hasi refleksi penerapan AA dalam pembelajaran menunjukkan bahwa siswa lebih aktif berpikir dan produktif. Abstract _______________________________________________________________ Pre-eliminary discussion with Biology teachers showed  that a reason why learning assessment is still focussing on cognitive aspect is because of lack of knowledge and skill to develop various authentic assessments (AA). The best solution to overcome this problem is conducting in-service training for the teachers community. This training was conducted by focus group discussion and participatory training. It is found that teachers developed more various AA in Biology learning  such as Venn diagram, Vee diagram,concept map, observation sheet, self assessment, test and others after training. Reflection of AA application in the classroom also showed that students became more actively thinking and were more productive when learning.  
THE EFFECTIVENESS OF CONSTRUCTIVISM APPROACH TOWARDS ACITIVITY AND LEARNING RESULT ON MICROSCOPE MATERIAL Rohaeni, Siti; Sukaesih, Sri; Martin H.B., Putut
Unnes Science Education Journal Vol 6 No 1 (2017): February 2017
Publisher : Department of Integrated Science, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang in Collaboration with Perkumpulan Pendidikan IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/usej.v6i1.13841

Abstract

Abstract ___________________________________________________________________ This study aimed to describe the effectiveness of a constructivism approach to the activity and student learning result in materials microscopy in SMP Negeri 2 Welahan, Jepara. This study is a pre-experimental research design one shoot case study. The study population was all students of class VII consists of six classes (VIIA-VIIF). Samples were taken using purposive sampling, consists of two classes, namely VIIE class consisting of 38 students and VIIF class consisting of 37 students. The independent variables in this study are materializing learning with a constructivism approach, and the dependent variable is the activity and student learning result. Data captured using student activity observation sheet, sheet materialize questionnaire study with a constructivism approach, interview teachers, and the post-test. Based on the results of the data, analysis, and discussion, student activities classically reached 89.5% (VIIE) and 86.5% (VIIF). Classical completeness of student learning result was 92.1% (VIIE) and 89.1% (VIIF). Materialize learning with a constructivist approach shows very good and good result, both in class VIIE and VIIF. Teachers give a positive response to a constructivism approach to learning. It can be concluded that effective learning with a constructivism approach to the activity and student learning result in materials microscopy.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN IPA TERPADU PADA TEMA SISTEM GERAK PADA MANUSIA Widayat, Widi; Kasmui, Kasmui; Sukaesih, Sri
Unnes Science Education Journal Vol 3 No 2 (2014): July 2014
Publisher : Department of Integrated Science, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang in Collaboration with Perkumpulan Pendidikan IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/usej.v3i2.3353

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kelayakan multimedia interaktif menurut tim ahli dan penggunaannya sebagai media pembelajaran di SMP N 3 Ungaran. Hasil penelitian menunjukkan, pada tahap validasi desain oleh tim ahli diperoleh persentase kelayakan dari aspek media, materi, dan keterpaduan, masing-masing sebesar 92%; 92,40%; dan 100% dengan kriteria sangat layak. Setelah direvisi, diperoleh peningkatan persentase untuk masing-masing aspek sebesar 94,44%; 93,93%; dan 100% dengan kriteria sangat layak dan multimedia interaktif siap diujicobakan pada skala terbatas. Pada uji coba skala terbatas, diperoleh hasil persentase keterbacaan oleh siswa sebesar 85,39% sedangkan oleh guru 98,61% dengan kriteria yang sama yaitu sangat baik dan tidak terdapat saran perbaikan sehingga multimedia dapat digunakan untuk uji coba skala luas. Pada uji coba skala luas, diperoleh hasil bahwa multimedia sangat baik untuk digunakan. Hal ini ditunjukkan dengan persentase penggunaan multimedia oleh siswa sebesar 89,5% dan oleh guru sebesar 95,2%. Hasil tersebut diperkuat oleh pencapaian hasil belajar siswa yang meningkat. Hal ini ditunjukkan dengan peningkatan persentase ketuntasan klasikal dari hasil pre-test 80,65% meningkat menjadi 100% pada post-test. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa multimedia ini sangat layak dan sangat baik untuk digunakan sebagai media pembelajaran IPA Terpadu pada tema sistem gerak pada manusia. The purpose of research is to know the feasibility of interactive multimedia according by expert team and its uses as learning media at SMP N 3 Ungaran. Research results show that in phase of the design validation by expert teams obtained the percentage of media feasibility from aspects of media, materials, and integration, respectively 92%, 92.40% and 100% with very feasible criteria. After revised, obtained the improvement of the percentage for each aspect respectively is 94.44%, 93.93% and 100% with very feasible criteria and the developed multimedia is ready been tested on a limited scale trials. On limited scale trial, obtained the results of legibility percentage by students is 85.39% while 98.61% by teacher with the same criteria that is very good and did not obtain suggestions for revision so that multimedia can be used for large scale trials. In large-scale trials, the results showed that multimedia is very good to use. This is indicated by the percentage of multimedia using by students is 89.5% and 95.2% by teachers. These results are strengthened by increasing the student achievement. This is showed by the percentage of students classical completeness is increase from pres-test result that is just 80,65% become 100% of pos-test. Based on that results, can be conclude that this multimedia is very feasible and very good to use as learning media of Integrated Sciences on the material of human motion systems.
PENGEMBANGAN LEMBAR KEGIATAN SISWA IPA TERPADU BERBASIS KONSTRUKTIVISME TEMA ENERGI DALAM KEHIDUPAN UNTUK SISWA SMP Alfana, Mila; Dewi, Novi Ratna; Sukaesih, Sri
Unnes Science Education Journal Vol 4 No 1 (2015): February 2015
Publisher : Department of Integrated Science, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang in Collaboration with Perkumpulan Pendidikan IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/usej.v4i1.4975

Abstract

Hasil Observasi di MTs Negeri Bonang Demak ditemukan bahwa pembelajaran IPA sudah diterapkan secara terpadu, namun lembar kegiatan siswa (LKS) belum terpadu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan LKS IPA terpadu berbasis konstruktivisme dan  pengaruh penggunaan LKS terhadap hasil belajar dan kemampuan berpikir kreatif siswa. Metode yang digunakan adalah penelitian pengembangan (R&D). Pada penelitian ini, produk yang telah dikembangkan divalidasi oleh pakar desain LKS dan pakar materi kemudian dilakukan pengujian skala terbatas dan skala luas. Data yang dianalisis adalah hasil validasi produk oleh pakar, angket tanggapan siswa, observasi kemampuan berpikir kreatif siswa, dan hasil belajar siswa. Hasil penilaian pakar materi dan desain memperoleh persentase rata-rata skor ≥ 81% dengan kriteria sangat layak sehingga LKS IPA Terpadu berbasis konstruktivisme sangat layak digunakan dalam pembelajaran. Pada uji keefektifan menunjukkan bahwa LKS IPA terpadu berbasis konstruktivisme efektif digunakan dalam pembelajaran dengan perolehan N-gain 0,52 dengan kriteria sedang dan persentase ketuntasan belajar siswa adalah 87% dengan KKM ≥ 70. LKS IPA Terpadu juga mampu mengembangkan kemampuan berpikir kreatif siswa dengan persentase rata-rata 67,50% dengan kriteria baik. Hasil penelitian disimpulkan bahwa LKS IPA Terpadu berbasis konstruktivisme sangat layak dan berpengaruh positif terhadap hasil belajar serta mampu mengembangkan kemampuan berpikir kreatif siswa sehingga dapat digunakan dalam pembelajaran. Observation result in MTs Negeri Bonang showed that already implemented in an integrated manner , but the learning support (worksheet) have not been integrated. This study aims to determine the feasibility of integrated science based contructivism worksheet  and its impact on learning outcomes and skills creative thinking. The method used was Research & Development (R&D). In this study, the products that have been validated by experts developed worksheet design and materials experts then testing a limited -scale and wide  scale . Data analysis used is the result of a product validation by experts, student questionnaire responses, students' observation skills creative thinking, and student learning outcomes. Theresults of study showed that Integrated Science Worksheets Based on constructivism  implied in the criteria very feasible with an average percentage score of ≥ 81% on the assessment of the feasibility of the design and material. In testing the effectiveness suggests that integrative science based contrukivism worksheets effective used in the learning acquisition N-gains of 0.52 with average criteria and percentage of student’s the classical learning mastery was ≥ 85% with ≥ 70 standart of minimum completeness. Integrated science worksheet also able to equip students with the skills of creative thinking with percentage score 67.50%  criteria undeveloped skills. It can be concluded that the integrated science worksheets based konstruktivism has been proven very feasible and positive effect on learning outcomes and creative thinking skills to equip students so that learning science can be used in learning activities.
PENGEMBANGAN ASESMEN AUTENTIK PADA MATERI INTERAKSI MAKHLUK HIDUP DENGAN LINGKUNGAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA Irsyad, Muhammad; Sukaesih, Sri
Unnes Science Education Journal Vol 4 No 2 (2015): July 2015
Publisher : Department of Integrated Science, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang in Collaboration with Perkumpulan Pendidikan IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/usej.v4i2.7940

Abstract

Implementasi kurikulum 2013 pada pembelajaran IPA mengharuskan agar pembelajaran IPA menerapkan penilaian yang komprehensif dan berimbang. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara di SMP Negeri 2 Kendal, didapatkan bahwa penilaian yang digunakan guru masih mengacu pada tingkatan kognitif rendah dengan menggunakan paper and pencil test, sedangkan aspek afektif dan psikomotorik belum terlaksana. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kelayakan asesmen autentik pada materi interaksi makhluk hidup dengan lingkungan dan mendeskripsikan keefektifan asesmen autentik dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D). Asesmen autentik dinyatakan sangat layak dengan rerata persentase skor oleh validator asesmen sebesar 91,18% dan validator bahasa sebesar 89,71%. Hasil tanggapan siswa mengenai keterbacaan asesmen autentik diperoleh rerata skor 86% dengan kriteria sangat baik. Uji n-gain digunakan untuk mengetahui efektivitas asesmen autentik dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Jumlah siswa yang mencapai n-gain dengan kriteria sedang dan tinggi sebanyak 27 siswa dari 30 siswa dengan persentase 90%. Hal tersebut menunjukkan bahwa penggunaan asesmen autentik efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Hasil tanggapan guru terhadap penggunaan asesmen autentik memperoleh rerata persentase 91,25% dengan kriteria sangat praktis. Curriculum implementation in 2013 on science learning requires that learning science implement a comprehensive and balanced assessment. Initial observation result on SMPN 2 Kendal shows that teachers use assessment still refers to the cognitive levels low by using a paper and pencil test, whereas affective and psychomotor aspects have not been implemented. This researches to determine the feasibility of authentic assessment in interaction of living organism with the environment theme and determine the effectivity of authentic assessment to improve student’s critical thinking skills. This research used Research and Development (R&D) method. Authentic assessment is stated very decent with the mean percentage substance validator score of 91.18% and language validator of 89.71%. The results of student’s responses on authentic assessment obtain a mean score of 86% with a very well criteria. N-gain test is used to determine the effectiveness of authentic assessment to improve student’s critical thinking skills. Students who achieve n-gain medium and high criteria is 27 students of 30 students with a percentage of  90%. It shows that the use of authentic assessment is effective to improve student’s critical thinking skills. The results of teacher’s responses on authentic assessment obtain a mean score of 91.25% with a very practical criteria.
PENDAMPINGAN GURU BIOLOGI KOTA SEMARANG DALAM MENGEMBANGKAN INSTRUMEN PENILAIAN OTENTIK PADA KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI Prasetyo, Andreas Priyono Budi; Sukaesih, Sri; Hadiyanti, Lutfia Nur
Unnes Science Education Journal Vol 5 No 1 (2016): February 2016
Publisher : Department of Integrated Science, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang in Collaboration with Perkumpulan Pendidikan IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/usej.v5i1.9652

Abstract

Abstrak ___________________________________________________________________ Berdasarkan diskusi awal dengan beberapa guru Biologi pada kegiatan MGMP, teridentifikasi bahwa  salah satu sebab mengapa instrumen penilaian masih lebih berfokus untuk menilai pengetahuan (aspek kognitif) adalah karena keterbatasan pengetahuan (lack of knowledge) dan keterbatasan keterampilan untuk berkreasi (lack of  skills)  untuk mengembangkan sendiri variasi jenis instrumen dan teknik penilaian otentik.  Oleh sebab itu, solusi yang tepat adalah pendampingan guru dalam bentuk pelatihan dalam jabatan (in service training). Pendampingan ini dilaksanakan dalam bentuk focus group discussion (FGD) dan model pendampingan partisiporis. Setelah kegiatan pendampingan guru lebih mengerti berbagai variasi AA untuk diaplikasikan dengan munculnya diagram Venn, diagram Vee, peta konsep, lembar observasi, penilaian diri, tes dan sebagainya dalam RPP. Hasi refleksi penerapan AA dalam pembelajaran menunjukkan bahwa siswa lebih aktif berpikir dan produktif. Abstract _______________________________________________________________ Pre-eliminary discussion with Biology teachers showed  that a reason why learning assessment is still focussing on cognitive aspect is because of lack of knowledge and skill to develop various authentic assessments (AA). The best solution to overcome this problem is conducting in-service training for the teachers community. This training was conducted by focus group discussion and participatory training. It is found that teachers developed more various AA in Biology learning  such as Venn diagram, Vee diagram,concept map, observation sheet, self assessment, test and others after training. Reflection of AA application in the classroom also showed that students became more actively thinking and were more productive when learning.  
THE EFFECTIVENESS OF CONSTRUCTIVISM APPROACH TOWARDS ACITIVITY AND LEARNING RESULT ON MICROSCOPE MATERIAL Rohaeni, Siti; Sukaesih, Sri; Martin H.B., Putut
Unnes Science Education Journal Vol 6 No 1 (2017): February 2017
Publisher : Department of Integrated Science, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang in Collaboration with Perkumpulan Pendidikan IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/usej.v6i1.13841

Abstract

Abstract ___________________________________________________________________ This study aimed to describe the effectiveness of a constructivism approach to the activity and student learning result in materials microscopy in SMP Negeri 2 Welahan, Jepara. This study is a pre-experimental research design one shoot case study. The study population was all students of class VII consists of six classes (VIIA-VIIF). Samples were taken using purposive sampling, consists of two classes, namely VIIE class consisting of 38 students and VIIF class consisting of 37 students. The independent variables in this study are materializing learning with a constructivism approach, and the dependent variable is the activity and student learning result. Data captured using student activity observation sheet, sheet materialize questionnaire study with a constructivism approach, interview teachers, and the post-test. Based on the results of the data, analysis, and discussion, student activities classically reached 89.5% (VIIE) and 86.5% (VIIF). Classical completeness of student learning result was 92.1% (VIIE) and 89.1% (VIIF). Materialize learning with a constructivist approach shows very good and good result, both in class VIIE and VIIF. Teachers give a positive response to a constructivism approach to learning. It can be concluded that effective learning with a constructivism approach to the activity and student learning result in materials microscopy.
Co-Authors Aditya Marianti Afifa Megantara, Afifa Al Hakim, M. Faris Alfiyana, Rifda Alfiyana, Rifda Amanda Putri, Vonny Andreas Priyono Budi P, Andreas Priyono Andreas Priyono Budi Prasetyo Ani Rusilowati Ari Yuniastuti Arumawati, Puspita Diana Asmara Bening, Roswita Atika Ristanti, Atika Bambang Eko Susilo Bambang Priyono Dewi Mustikaningtyas Dewi, Novi Ratna Dian Ariani Dian Dwi Hapsari, Dian Dwi Djuniadi Djuniadi Dwi Listyorini Dyah Rini Indriyanti Ela Rahmawati Ely - Rudyatmi, Ely - Ely Rudyatmi, Ely Endah Peniati F. Putut Martin Herry Bodijanto, F. Putut Martin Herry Fazat Azizah, Fazat Hafizhatunnisa, Aulia Hayati, Dwi Puji Hayati, Dwi Puji Hidayatiningtyas, Kumala Hidayatiningtyas, Kumala Husna, Fina Rizqotul Ibnul Mubarok Ika Nurdayanti, Ika Indah Susilowati Indah Urwatin Wusqo KARTIKA WIDYANINGRUM Kasmui -, Kasmui Krispinus Kedati Pukan Krispinus Pukan Lemmuela, Litania Hephzibah Lisdiana Lisdiana Listiaji, Prasetyo Lutfia Nur Hadiyanti, Lutfia Nur Mandasari, Winda Margareta Rahayuningsih Nugroho Edi K Martien Herna Susanti Masrikhah, Ririn Maulana, Faith Miftah Melvina Melvina, Melvina Mila Alfana, Mila Muhammad Irsyad Muspita Dewi, Muspita Ning Setiati Novi Ratna Dewi Novian Fitri Nurani, Novian Fitri Nugrahaningsih Wahyu Harini, Nugrahaningsih Wahyu Nugroho Edi Kartijono Nuni Widiarti Nur Jazilah, Nur Nur Rahayu Utami Pangastuti, Aulia Tirani Prihastuti, Emi Prihestiyani*, Rini Probowati, Desy Pukan, Krispinus Putut Martin H.B., Putut R Susanti Rahayu, Ida Putri Rahmawati, Ela Rahmawati, Rizqi Rahmawati, Rizqi Retno Sri Iswari Rezania - Setyandari, Rezania - Rina Wahyuningsih, Rina Risa Dwita Hardianti Rizki, Angela Dita Rosba, Evriliani Saadah, Dian Nailis Sabiliriski Ishari, Achmad Saiful Ridlo Sari, Virgania Setiyanda, Karista Gadis Sigit Saptono Siti Alimah Siti Harnina Bintari Siti Marpuah, Siti Siti Rohaeni, Siti Siti Wahyuni Siti Zubaidah Sri Endhes Isthofiyani, Sri Endhes Sri Khanifah, Sri Sri Mulyani E. Susilowati, Sri Mulyani E. Sri Mulyani Endang Susilowati, Sri Mulyani Endang Sri Ngabekti Sriyadi Sriyadi, Sriyadi Suharni Sumardani Susriyati Mahanal Sutiyani, Iis Sutiyani, Iis Talitha Widiatningrum Talitha Widiatningrum Tia Ristiasari, Tia Tri Novana, Tri Trida Ridho Fariz Ufi Saraswati, Ufi Ulhaq, Hasnaa’ Dhiya’ Vela, Anisa Vita Wardana, Irfan Ihza Widi Widayat Wiwi Isnaeni WULANDARI Yusuf Anggar Sasmito, Yusuf Anggar Yusuf Wisnu Mandaya Zahra, Siti Nur Fathimatuz