Claim Missing Document
Check
Articles

Berijtihad dan Spirit Islam di Kampus Babarsari Fikri Aqilah Syarif; Mochammad Sinung Restendy; Adin Novitasari; Latif Syaipudin
Jurnal Ilmiah Pengayaan Pembelajaran dan Pendidikan Islam Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : Penerbit Hellow Pustaka In Collaboration PT Birendra Research and Survey

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61166/jippp.v2i2.17

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi konsep ijtihad dan spirit Islam dalam menjawab tantangan modernitas di lingkungan akademik, khususnya di Kampus Babarsari UPN "Veteran" Yogyakarta. Masalah utama yang diangkat adalah bagaimana nilai-nilai dasar Islam yang bersifat tetap dapat beradaptasi dengan perubahan zaman tanpa kehilangan esensinya. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus melalui observasi partisipatif dan studi literatur yang menelaah pemikiran tokoh hukum Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ijtihad berfungsi sebagai metode adaptasi teknologi dan sosial, seperti dalam penggunaan platform digital untuk pembelajaran dan respons terhadap kesetaraan gender. Sementara itu, spirit Islam termanifestasi dalam praktik disiplin ibadah dan manajemen diri mahasiswa.
Kontradiksi Pendidikan Dasar di Era Digital dan Periode 1990-an Latif Syaipudin; Idah Nurfajriya Awwalin
Jurnal Ilmiah Pengayaan Pembelajaran dan Pendidikan Islam Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : Penerbit Hellow Pustaka In Collaboration PT Birendra Research and Survey

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61166/jippp.v2i2.22

Abstract

Dunia pendidikan dasar mengalami transformasi paradigma yang radikal, beralih dari metode konvensional berbasis cetak pada periode 1990-an menuju ekosistem digital yang serba instan di masa kini. Perubahan ini menciptakan kontradiksi dalam metodologi, interaksi sosial, hingga ketahanan mental siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pergeseran paradigma pendidikan dasar dan mengeksplorasi peran agama serta moralitas sebagai navigasi etis (kompas moral) bagi siswa dan guru di tengah arus globalisasi dan digitalisasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Jenis penelitian adalah studi pustaka (library research) dengan teknik analisis isi (content analysis) terhadap literatur sejarah pendidikan, psikologi perkembangan, dan dampak teknologi terhadap spiritualitas. Temuan penelitian menunjukkan bahwa era 1990-an unggul dalam membangun ketahanan mental dan kedalaman konsentrasi melalui keterbatasan akses, sementara era digital unggul dalam efisiensi informasi namun berisiko pada penurunan rentang perhatian (attention span). Transformasi peran guru dari otoritas tunggal menjadi fasilitator menuntut profesionalisme yang menggabungkan literasi IT dengan integritas moral. Tantangan utama era digital adalah "jihad" melawan distraksi algoritma, di mana nilai kejujuran (shidq) menjadi instrumen penting dalam menjaga kualitas karakter. Harmonisasi antara efisiensi teknologi digital dan nilai-nilai ketekunan tradisional merupakan kunci pendidikan dasar masa depan. Agama berfungsi sebagai kompas moral yang menjaga identitas spiritual siswa agar tetap kokoh secara integritas di tengah kebisingan arus informasi global.
Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) sebagai Media Pembelajaran di Lembaga Pendidikan Islam Idah Nurfajriya Awwalin; Latif Syaipudin
Jurnal Ilmiah Pengayaan Pembelajaran dan Pendidikan Islam Vol. 3 No. 1 (2026)
Publisher : Penerbit Hellow Pustaka In Collaboration PT Birendra Research and Survey

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61166/jippp.v3i1.28

Abstract

Penelitian ini menganalisis pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) sebagai media pembelajaran di lembaga pendidikan Islam melalui metode studi literatur (library research). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi peluang inovasi teknis sekaligus membedah tantangan epistemologis dan etis yang muncul akibat integrasi kecerdasan buatan dalam lanskap instruksional keagamaan. Pengumpulan data sekunder bersumber dari artikel jurnal bereputasi, buku teks, dan dokumen kebijakan terkait dalam kurun waktu lima tahun terakhir, yang kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis) dan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI memberikan peluang akselerasi yang besar melalui sistem pembelajaran yang dipersonalisasi (personalized learning) serta otomatisasi administratif yang meningkatkan efisiensi pendidik. Namun, teknologi ini juga memicu tantangan serius berupa krisis otoritas keagamaan akibat pergeseran sumber informasi keagamaan ke platform digital, serta potensi reduksi peran guru dari pembimbing spiritual (murabbi) menjadi fasilitator teknis belaka. Sebagai solusi konseptual, penelitian ini merumuskan pentingnya penerapan model pembelajaran hibrida, di mana AI diposisikan secara proporsional sebagai alat bantu kognitif-teknis, sedangkan pembentukan akhlak, transfer nilai, dan kedewasaan moral tetap dipertahankan sebagai otoritas mutlak guru manusia di bawah panduan etika digital Islami yang ketat.
Penerapan IFRS Terhadap Laporan sesuai PSAK Yulia Puspitasari; Ahmad Alfarizi; Latif Syaipudin
Almawarid: Journal of Management and Business Sciences Vol. 2 No. 2 (2026)
Publisher : Penerbit Hellow Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61166/almawarid.v2i2.50

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi, memetakan, dan mensintesis secara mendalam peran pemberian insentif, komitmen kerja, dan disiplin kerja dalam menggerakkan prestasi kerja karyawan berdasarkan akumulasi kajian teoretis dan empiris terdahulu. Menggunakan metode studi kepustakaan (systematic literature review) dengan pendekatan kualitatif, data sekunder dikumpulkan secara sistematis dari berbagai artikel jurnal ilmiah terakreditasi melalui pangkalan data digital seperti Google Scholar, ScienceDirect, dan Garuda dengan teknik analisis isi (content analysis) yang ketat. Hasil analisis sintesis menunjukkan bahwa prestasi kerja karyawan tidak dapat dicapai secara parsial, melainkan digerakkan oleh konvergensi tiga pilar utama: pemberian insentif yang adil bertindak sebagai stimulus eksternal yang responsif dalam meningkatkan kesejahteraan dan kepuasan material, komitmen kerja berfungsi sebagai motor emosional yang menumbuhkan rasa memiliki (sense of belonging) terhadap perusahaan, serta disiplin kerja sebagai koridor regulasi yang menjaga stabilitas dan efisiensi operasional. Meskipun terdapat variasi implementasi pada sektor lembaga pendidikan dan pengaruh adopsi teknologi digital dalam pengawasan kinerja, studi ini menyimpulkan bahwa pengonsolidasian skema insentif yang transparan, penguatan ikatan psikologis karyawan, dan penegakan regulasi kepatuhan secara simultan merupakan kunci utama praktisi MSDM dalam melahirkan ekosistem kerja berkinerja tinggi demi keberlanjutan organisasi.
Analysis Traditional Market Revitalization For Economic Improvement of Kras Market Kediri Latif Syaipudin; Idah Nurfajriya Awwalin
MAR-Ekonomi: Jurnal Manajemen, Akuntansi Dan Rumpun Ilmu Ekonomi Vol. 1 No. 02 (2023): Jurnal Manajemen, Akuntansi dan Rumpun Ilmu Ekonomi (MAR-Ekonomi), April 2023
Publisher : SEAN Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58471/mar-ekonomi.v1i02.105

Abstract

This study explains the problem of the unfavorable image of traditional markets in the eyes of society. special attention from the government for traditional markets, namely through revitalization as a form of market development to become a more organized and attractive location or area for the community. This research uses a qualitative approach with a descriptive type, namely research that prioritizes observing phenomena and requires sharp instincts in making decisions. Data collection techniques with interviews, observation and documentation. The results of this study, are: 1) The impact of the revitalization program on the economic conditions of traders is that it has a good impact on the community, through this revitalization it will remove the impression of a smelly, dirty and dirty traditional market. 2) Constraints and solutions for revitalization programs for merchant sales turnover, namely obstacles related to HR management that are still not qualified to compete with the modern market, the solution for traders must keep up with the times, namely by providing good service and cleanliness.
Tinjauan Literatur UMKM dan Digitalisasi Pemasaran Subagiya Subagiya; Eko Yuliono; Latif Syaipudin
Almawarid: Journal of Management and Business Sciences Vol. 2 No. 2 (2026)
Publisher : Penerbit Hellow Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61166/almawarid.v2i2.46

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan pilar utama perekonomian nasional yang memiliki kontribusi besar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan penyerapan tenaga kerja. Di era industri 4.0, UMKM dihadapkan pada tantangan saturasi pasar serta tuntutan akselerasi adopsi teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik model bisnis UMKM, faktor keperilakuan konsumen, efektivitas integrasi pemasaran digital, strategi bersaing, serta pola inovasi dalam mempertahankan keberlanjutan usaha. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui penelusuran, anotasi, dan reduksi terhadap dokumen-dokumen ilmiah terindeks, buku teks kewirausahaan, serta laporan data institusional yang relevan. Analisis data menggunakan teknik analisis isi (content analysis) dan sintesis komparatif pustaka untuk menarik kesimpulan yang valid. Hasil kajian literatur menunjukkan bahwa fleksibilitas operasional dan struktur organisasi yang ramping menjadi kekuatan inheren UMKM dalam beradaptasi dengan volatilitas pasar. Pemasaran digital melalui media sosial dan platform niaga elektronik terbukti efektif meningkatkan brand awareness, memangkas biaya promosi, dan memperluas jangkauan pasar secara efisien. Namun, strategi tradisional seperti pelayanan prima dan promosi dari mulut ke mulut (word of mouth) tetap krusial dalam mempertahankan loyalitas pelanggan dan mendorong keputusan pembelian ulang. Lebih lanjut, di tengah ketatnya persaingan, keberlanjutan siklus hidup bisnis UMKM sangat bergantung pada penerapan strategi diferensiasi produk serta kelincahan melakukan inovasi atau reposisi merek (rebranding). Penelitian ini menyimpulkan bahwa transformasi digital yang disinergikan dengan penguatan kapasitas tata kelola internal dan konsistensi inovasi merupakan kunci utama dalam membangun keunggulan kompetitif UMKM yang mandiri dan berkelanjutan.