Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Kemampuan Mengulas Buku Akademik Mahasiswa pada Mata Kuliah Bahasa Indonesia Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin Murdianingsih, Arum; Luthfiyanti, Lita; Nurhikmah, Sherly
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 3 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali kemampuan mengulas buku akademik mahasiswa dan mendeskripsikan kemampuan yang belum dikuasai disetiap kriteria penilaian dalam mengulas buku akademik pada mata kuliah Bahasa Indonesia Universitas Lambung Mangkurat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes. Analisis data dilakukan dengan rumus hitungan (kuantitatif) dan analisis teks (kualitatif). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 86,13% atau 87 mahasiswa mampu mengulas buku akademik. Dari 101 mahasiswa hanya 13,86% atau 14 mahasiswa yang belum mampu mengulas buku akademik. Selain itu, jika dilihat dari kemampuan rata-rata mahasiswa meskipun mereka mampu, tetapi masih berada pada kualifikasi cukup. Kemampuan yang harus ditingkatkan terutama pada kriteria kaidah bahasa, struktur teks, dan sistematika urutan teks.
ANALISIS UNSUR WACANA PERCAKAPAN PADA PODCAST TAHAN SABAR EPISODE COKI PARDEDE Hany, Nydia Zulfa; Jumadi, Jumadi; Murdianingsih, Arum
Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 8 No. 3 (2025): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Komunikasi lisan dalam bentuk percakapan merupakan fenomena kebahasaan yang kompleks dan terstruktur. Meskipun tampak spontan, percakapan sebenarnya diatur oleh mekanisme pragmatik yang mencerminkan keteraturan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis lima unsur wacana percakapan, yaitu giliran tutur, pasangan berdekatan, saluran belakang, interupsi, dan hak bicara dalam podcast Tahan Sabar episode bersama Coki Pardede. Pendekatan yang digunakan ialah kualitatif deskriptif dengan metode analisis wacana percakapan berdasarkan teori Sacks, Schegloff, Jefferson, Levinson, Afandi, Eriyanto, dan Badara. Data dikumpulkan dari transkrip video podcast, kemudian dianalisis secara kontekstual untuk mengidentifikasi kemunculan dan fungsi masing-masing unsur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelima unsur wacana hadir secara aktif dan variatif dalam percakapan: giliran tutur berlangsung secara bergantian dan responsif; pasangan berdekatan muncul dalam bentuk pertanyaan-jawaban dan permintaan-respons; saluran belakang ditandai oleh ekspresi verbal singkat dan tawa; interupsi bersifat kooperatif; dan hak bicara didistribusikan fleksibel antara host dan narasumber. Temuan ini menegaskan bahwa percakapan dalam podcast, meskipun informal, tetap mengikuti pola komunikasi yang terstruktur. Penelitian ini berkontribusi pada kajian pragmatik dan analisis wacana dalam konteks komunikasi digital masa kini. Kata Kunci: Wacana Percakapan, Interupsi, Hak Bicara, Pragmatik Abstract Oral communication in the form of conversation is a complex and structured linguistic phenomenon. Although it appears spontaneous, conversation is actually governed by pragmatic mechanisms that reflect social order. This study aims to analyze five elements of conversational discourse, namely speech turns, adjacent pairs, back channels, interruptions, and speech rights in the podcast Tahan Sabar episode with Coki Pardede. The approach used is descriptive qualitative with conversational discourse analysis method based on the theories of Sacks, Schegloff, Jefferson, Levinson, Afandi, Eriyanto, and Badara. Data were collected from podcast video transcripts, then analyzed contextually to identify the occurrence and function of each element. The results show that all five elements of discourse are actively and variably present in the conversation: speech turns are alternating and responsive; adjacent pairs appear in the form of question-answer and request-response; backchannels are characterized by brief verbal expressions and laughter; interruptions are cooperative; and speaking rights are flexibly distributed between the host and the interviewee. The findings confirm that conversations in podcasts, although informal, still follow structured communication patterns. This research contributes to the study of pragmatics and discourse analysis in the context of contemporary digital communication. Kata Kunci: Conversational Discourse, Interruptions, Speech Rights, Pragmatics
ANALISIS UNSUR WACANA PERCAKAPAN PADA PODCAST TAHAN SABAR EPISODE COKI PARDEDE Hany, Nydia Zulfa; Jumadi, Jumadi; Murdianingsih, Arum
Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 8 No. 3 (2025): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Komunikasi lisan dalam bentuk percakapan merupakan fenomena kebahasaan yang kompleks dan terstruktur. Meskipun tampak spontan, percakapan sebenarnya diatur oleh mekanisme pragmatik yang mencerminkan keteraturan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis lima unsur wacana percakapan, yaitu giliran tutur, pasangan berdekatan, saluran belakang, interupsi, dan hak bicara dalam podcast Tahan Sabar episode bersama Coki Pardede. Pendekatan yang digunakan ialah kualitatif deskriptif dengan metode analisis wacana percakapan berdasarkan teori Sacks, Schegloff, Jefferson, Levinson, Afandi, Eriyanto, dan Badara. Data dikumpulkan dari transkrip video podcast, kemudian dianalisis secara kontekstual untuk mengidentifikasi kemunculan dan fungsi masing-masing unsur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelima unsur wacana hadir secara aktif dan variatif dalam percakapan: giliran tutur berlangsung secara bergantian dan responsif; pasangan berdekatan muncul dalam bentuk pertanyaan-jawaban dan permintaan-respons; saluran belakang ditandai oleh ekspresi verbal singkat dan tawa; interupsi bersifat kooperatif; dan hak bicara didistribusikan fleksibel antara host dan narasumber. Temuan ini menegaskan bahwa percakapan dalam podcast, meskipun informal, tetap mengikuti pola komunikasi yang terstruktur. Penelitian ini berkontribusi pada kajian pragmatik dan analisis wacana dalam konteks komunikasi digital masa kini. Kata Kunci: Wacana Percakapan, Interupsi, Hak Bicara, Pragmatik Abstract Oral communication in the form of conversation is a complex and structured linguistic phenomenon. Although it appears spontaneous, conversation is actually governed by pragmatic mechanisms that reflect social order. This study aims to analyze five elements of conversational discourse, namely speech turns, adjacent pairs, back channels, interruptions, and speech rights in the podcast Tahan Sabar episode with Coki Pardede. The approach used is descriptive qualitative with conversational discourse analysis method based on the theories of Sacks, Schegloff, Jefferson, Levinson, Afandi, Eriyanto, and Badara. Data were collected from podcast video transcripts, then analyzed contextually to identify the occurrence and function of each element. The results show that all five elements of discourse are actively and variably present in the conversation: speech turns are alternating and responsive; adjacent pairs appear in the form of question-answer and request-response; backchannels are characterized by brief verbal expressions and laughter; interruptions are cooperative; and speaking rights are flexibly distributed between the host and the interviewee. The findings confirm that conversations in podcasts, although informal, still follow structured communication patterns. This research contributes to the study of pragmatics and discourse analysis in the context of contemporary digital communication. Kata Kunci: Conversational Discourse, Interruptions, Speech Rights, Pragmatics