Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Peningkatan keterampilan motorik anak usia dini melalui pelatihan dan pendampingan pembuatan program aktivitas bermain experiental learning di Kabupaten Sijunjung Yanuar Kiram; Arsil; Gusril
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT OLAHRAGA DAN KESEHATAN (JASO) Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Olahraga dan Kesehatan
Publisher : DEPARTEMEN KESEHATAN DAN REKREASI UNIVERSITAS NEGERI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jaso.v3i2.47

Abstract

Penelitian ini menyoroti pentingnya pembelajaran motorik pada anak usia dini, yang memiliki dampak signifikan pada pertumbuhan, perkembangan, dan kemampuan mental anak. Motorik, sebagai proses konsekuensi sepanjang hidup, melibatkan koordinasi organ tubuh. Masa kecil dianggap sebagai waktu ideal untuk mengembangkan kemampuan motorik karena organ tubuh masih dalam fase pertumbuhan, anak belum memiliki banyak keterampilan, tingkat keberanian tinggi, dan kecenderungan suka melakukan pengulangan.Penelitian sebelumnya mengidentifikasi bahwa 18,8% murid SD memiliki keterampilan motorik yang kurang. Permasalahan utama terletak pada metode konvensional dalam pembelajaran motorik yang dilakukan oleh guru-guru PJOK di Kabupaten Sijunjung. Tim Program Kemitraan Masyarakat (PKM) menawarkan solusi, termasuk memberikan pengetahuan tentang pentingnya motorik dan metode pengembangan, melaksanakan pelatihan dan pendampingan dalam menyusun program Aktivitas Bermain berbasis experiential learning, serta memberikan pengetahuan dan keterampilan dalam metode tes gerak dasar.Dari kegiatan tersebut diharapkan terjadi peningkatan pengetahuan dan pemahaman guru tentang pentingnya motorik anak, peningkatan keterampilan dalam menyusun program Aktivitas Bermain dengan pendekatan experiential learning, dan menghasilkan modul berisikan program tersebut untuk meningkatkan kemampuan motorik anak.
Effects of circuit and interval training on Vo₂max in adolescent basketball athletes: The moderating role of body mass index Arsil Arsil; Muhammad Fakhrur Rozi; Ali Md Nadzalan; Sanjib Kumar Bhowmik; Firunika Intan Cahyani; Frizki Amra; Twinkle Duwarah; Rudyanto
Journal of Coaching and Sports Science Vol. 5 No. 2 (2026): Journal of Coaching and Sports Science
Publisher : CV. FOUNDAE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58524/jcss.v5i2.1158

Abstract

Background: Aerobic capacity (VO₂max) is a critical determinant of basketball performance due to the sport’s intermittent high-intensity demands. Although circuit training and interval training are widely used to improve aerobic fitness, limited evidence exists regarding the role of Body Mass Index (BMI) in moderating training outcomes among adolescent basketball athletes. Aims: This study aimed to examine the effects of training method (circuit vs. interval) and BMI category on VO₂max in adolescent basketball athletes, as well as the interaction between these variables. Methods: A 2×2 factorial experimental design was employed involving 40 basketball athletes aged 15–18 years. Participants were allocated to four groups based on training method (interval or circuit) and BMI category (low or high). VO₂max was assessed using the Beep Test, while BMI was calculated from height and weight measurements. Data were analyzed using two-way ANOVA at a significance level of 0.05. Result: No significant difference was found between interval and circuit training in VO₂max outcomes (p = 0.362), indicating that both methods produced comparable aerobic adaptations. A significant difference was observed between BMI categories (p = 0.036), with athletes in the low-BMI group demonstrating higher VO₂max values than those in the high-BMI group. No significant interaction between training method and BMI category was found (p = 0.685). Conclusion: Both interval and circuit training effectively improved VO₂max in adolescent basketball athletes. Nevertheless, BMI significantly affected the magnitude of improvement, suggesting that maintaining an optimal BMI may support better aerobic adaptation in youth basketball training programs.