Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : National Multidisciplinary Sciences

Desa Ramah Perempuan: Pengembangan Kapasitas Perempuan Desa Sumberpakem dalam Implementasi SDG’s Diah Puspaningrum; Aryo Fajar Sunartomo
National Multidisciplinary Sciences Vol. 1 No. 2 (2022): Proceeding SEMARTANI 1
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (922.389 KB) | DOI: 10.32528/nms.v1i2.58

Abstract

Prioritas Penggunaan Dana Desa berdasarkan Permendesa PDTT 13 tahun 2020 Tahun 2021 menyebutkan bahwa SDGs Desa adalah upaya terpadu mewujudkan Desa tanpa kemiskinan dan kelaparan, Desa ekonomi tumbuh merata, Desa peduli kesehatan, Desa peduli lingkungan, Desa peduli pendidikan, Desa ramah perempuan, Desa berjejaring, dan Desa tanggap budaya untuk percepatan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Kontribusi mendasar yang diharapkan dengan adanya Program Pengabdian Kemitraan (PPK) adalah Bagi Pemerintah Desa Sumberpakem Kecamatan Sumberjambe Kabupaten Jember untuk dapat mengupayakan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat desa dengan adanya Program Desa Ramah Perempuan akan meningkatkan kesetaraan dan keadilan Gender dalam keluarga. Hasil Pelaksanaan Program Pengabdian Kemitraan ini adalah:1) Belum semua Indikator SDG’s dilaksanakan dalam Program Pembangunan di Desa Sumberpakem Kecamatan Sumberjambe Kabupaten Jember; 2) Sosialisasi SDG’s Desa terutama untuk indicator ke lima yaitu keterlibatan perempuan Desa dalam pembangunan Desa serta Desa Layak Anak; 3)Sosialisasi SDG’s Desa terutama terkait desa Ramah Perempuan dan Desa Layak Anak menambah pengetahuan perangkat desa juga perempuan desa dalam memahami Gender, pemberdayaan perempuan dan pentingnya kepedulian terhadap anak. Rekomendasi dalam Pelaksanaan PPK ini diharapkan agar Program Pengabdian Kemitraan yang dilaksanakan di Desa Sumberpakem Kecamatan Sumberjambe Kabupaten Jember perlu dilakukan secara berkelanjutan sehingga tidak hanya menambah pengetahuan tetapi dapat meningkatkan ketrampilan serta merubah perilaku dalam melakukan perencanaan pembangunan desa secara berkelanjutan khususnya mewujudkan kesetaraan gender.
Relasi Sosial Petani dalam Struktur Jaringan Kelembagaan Agribisnis Sayur Daun di Desa Sukorambi Kecamatan Sukorambi Kabupaten Jember Diah Puspaningrum; Sri Subekti; Lenny Luthfiyah; Aryo Fajar Sunartomo; Tazkia Nurfauziana
National Multidisciplinary Sciences Vol. 2 No. 3 (2023): Proceeding SEMARTANI 2
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/nms.v2i3.287

Abstract

Desa Sukorambi sebagai sentra komoditas unggulan sayur dan telah menjadi icon di Kabupaten Jember. Desa Sukorambi adalah pemasok atau supply tanaman sayur daun terbesar di Kabupaten Jember. Komoditas sayuran yang saat ini banyak dikembangkan di Desa Sukorambi adalah kangkung, sawi daging, kenikir, kemangi, sawi marakot, bayam. tujuan penelitian ini adalah: 1) menganalisis struktur jaringan kelembagaan agribisnis sayur daun di Desa Sukorambi Kecamatan Sukorambi Kabupaten Jember; 2) untuk menganalisis relasi sosial petani sayur daun pada struktur kelembagaan agribisnis sayur daun di Desa Sukorambi Kecamatan Sukorambi Kabupaten Jember. Metode penelitian dengan menggunakan deskriptif kualitatif dengan penentuan informan secara purposive dan metode pengumpulan data dengan wawancara mendalam (indepht interview), observasi, dan dokumen. Analisis data menggunakan analisis data interaktif dari Miles dan Hubberman. Keabsahan data dilakukan secara triangulasi. Adapun hasil penelitian ini adalah: 1. Kelembagaan agribisnis yang terlibat dalam usahatani sayur di Desa Sukorambi Kecamatan Sukorambi Kabupaten Jember yaitu i) Subsistem Sarana Produksi terdiri dari Kios Pertanian UD. Hidayah, Kelompok Tani, dan Gapoktan Sukorambi Bangkit; ii) Subsistem Produksi terdiri dari Kelompok Tani, Gapoktan Sukorambi Bangkit dan HIPPA Sukomakmur; iii) Subsistem Pasca Panen dan kegiatan Pengolahan Hasil terdiri dari Petani dan juga Tengkulak; iv) Subsistem Pemasaran terdiri dari Tengkulak; serta v). Subsistem Pendukung terdiri dari Pemerintah Desa Sukorambi dan Penyuluh Pertanian. Sedangkan 2. Relasi sosial petani dalam struktur kelembagaan agribisnis sayur buah adalah: 1) dalam subsistem sarana produksi terjadi relasi komunal, kolegal, dan dinamika kelompok dan antar kelompok; 2) dalam subsistem produksi adalah relasi kolegal, hirearkis dan dinamika kelompok; 3) dalam subsistem Pasca panen dan pengolahan hasil adalah relasi hirearkis; 4) dalam subsistem Pemasaran adalah relasi hirearkis serta 5) dalam subsistem penunjang relasi yang terjadi adalah relasi antar kelompok.