Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Pendampingan Ibu Hamil Risiko Tinggi Bersama Lintas Sektor di Wilayah Kerja Puskesmas Jeumpa Kabupaten Bireuen Muaddah, Muaddah; Sunartono, Sunartono; Hakim, Riska Ismawati
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 1 No. 7 (2024): Mei
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/5dbsz446

Abstract

Pendampingan ibu hamil adalah mendampingi dan memberikan asuhan kepada ibu hamil mulai dari masa kehamilan sampai selesainya masa nifas (42 hari setelah melahirkan). Pendampingan dilakukan kepada ibu hamil terutama ibu hamil berisiko tinggi sehingga ibu hamil dapat melalui kehamilannya dengan sehat, menjalani persalinan yang aman dan terhindar dari kematian ibu dan bayi.  Kehamilan dengan risiko tinggi akan memberikan ancaman pada kesehatan, keselamatan dan jiwa ibu maupun janin yang dikandungnya di karenakan faktor ketidakberdayaan dan ketidaktahuan wanita terhadap risiko kehamilannya, Sekitar 20 persen kehamilan akan mengalami risiko tinggi dan komplikasi obstetri yang dapat membahayakan kehidupan ibu maupun janinnya bila tidak ditangani dengan baik. Berdasarkan hal tersebut, tim pengabdi bermaksud untuk membantu mengatasi permasalahan mitra dengan  melakukan pendampingan kepada ibu hamil risiko tinggi dengan secara aktif  melibatkan lintas sektor  khususnya untuk penanganan hal-hal yang berhubungan dengan faktor sosial, tradisi dan budaya. Dalam kegiatan ini kepakaran yang kami gunakan adalah bidang ilmu Kebidanan sehingga dapat melakukan kegiatan yang berkolaborasi menangani permasalahan bidang kesehatan khususnya ibu hamil risiko tinggi diwilayah kerja puskesmas Jeumpa kabupaten Bireuen. Solusi yang ditawarkan berupa pendampingan secara ketat dan menyeluruh  kepada ibu hamil risiko tinggi dengan melibatkan secara aktif lintas sektor.
PENDAMPINGAN IBU HAMIL KURANG ENERGI KRONIK (KEK) DI UPTD PUSKESMAS MA’U Aprianti, Devi; Sunartono, Sunartono; Hakim, Riska Ismawati
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 No. 2 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i2.42946

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan berupa edukasi kepada ibu hamil kek dan juga menjelaskan tentang tanda-tanda hamil KEK dan cara memperbaiki gizi ibu hamil menyusui tentang melalui kegiatan penyuluhan berupa modul menu sehari-hari untuk ibu hamil KEK. Sasaran dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah ibu hamil KEK di UPTD Puskesmas Ma’u. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan menggunakan metode pemberian pre test berupa kuesioner terlebih dahulu selanjutnya penyuluhan kemudian baru melakukan pendampingan dari penyuluhan tersebut dan yang terakhir dilakukan post test berupa pengisian kuesioner pada semua ibu ibu hamil. Tujuan kegiatan ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan dan pendampingan ibu hamil kurang energi kronik. Hasil dan manfaaf yang didapatkan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini antara lain dapat mengedukasi tentang pemenuhan gizi seimbang dan perbaikan gizi, serta meningkatnya pengetahuan dan wawasan kepada masyarakat khususnya ibu hamil KEK. Kesimpulan dari kegiatan pengabmas ini yaitu dapat meningkatkan pengetahuan dan keberhasilan dalam program pemenuhan gizi pada ibu hamil KEK.
Stress Remaja Putri dalam Menghadapi Menstruasi Agustiani, Mia Dwi; Hakim, Riska Ismawati; Sunartono, Sunartono; Hadijono, Soerjo
Jurnal Keperawatan Mandira Cendikia Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jkmc.v1i1.22

Abstract

Menstruasi adalah siklus bulanan yang didapatkan oleh seorang wanita. Kesiapan seorang wanita dalam menghadapi menstruasi salah satunya dipengaruhi oleh faktor stress. Stress dan rasa malu mengakibatkan remaja purtri cenderung menutup diri dari jaringan sosialnya sehingga berpengaruh pada kondisi psikologinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan stres terhadap sikap remaja putri dalam menghadapi menstruasi. Metode Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Tehnik sampling menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 190 remaja putri. Analisa data univariat dengan tabel distribusi frekuensi, analisi bivariat dengan uji chi-square. Tingkat stres remaja putri dalam menghadapi menstruasi yaitu sebanyak 159 orang (83,7%). Terdapat hubungan stress remaja putri dalam menghadapi menstruasi menggunakan Uji Square dengan nilai Asimp.Sig sebesar 0, 05. Diharapkan stake holder dapat memberikan Tindakan edukasi pentingnya orangtua mempersiapkan putrinya dalam menghadapi masa remaja khususnya edukasi tentang menstruasi.
Survei Indeks Massa Tubuh dan Konsumsi Zat Gizi pada Masyarakat Desa Kepuharjo, Cangkringan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai Syarat Kelayakan Donor Darah : Sebuah Studi Spasial Ikrimah Nafilata; Widyaswara, Gravinda; Rahman, Aulia; Sepvianti, Wiwit; Tirtana, Arif; Zain, Kumara Rahmawati; Sunartono, Sunartono; Arifah, Siti; Fauzi, Ahmad
Varians Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Varians Statistik Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63953/vjkm.v3i2.60

Abstract

Konsumsi zat gizi dapat mempengaruhi IMT seseorang, seperti pada Dusun Kaliadem dan Petung yang merupakan dusun terdampak erupsi gunung Merapi pada tahun 2010. Kebijakan pasca erupsi harus merelokasi kedua dusun tersebut ke area yang lebih aman yaitu Hunian Tetap (Huntap), sehingga perlu adanya survei mengenai status gizi masyarakat serta pemetaan titik household, kaitannya dengan kelayakan syarat donor darah sukarela sebagai bagian pembentukan Desa Siaga Donor Darah. Penelitian merupakan survei observasional dengan desain cross-sectional pada 331 responden yang diambil berdasarkan tujuan estimasi proporsi. Pengumpulan data berupa wawancara, pengukuran tinggi badan, berat badan dan pengambilan titik household. Analisis data secara univariat dan persebaran household kategori IMT digambarkan menggunakan QGIS. Didapatkan hasil IMT kategori Normal mendominasi dibandingkan dengan kategori IMT Sangat kurus (3,3%), kurus (6,3%), overweight (14,8%), obesitas (22,4%), serta secara pemetaan persebaran kategori IMT yang bermasalah berdekatan karena masih dalam satu area Huntap. Disarankan agar instansi kesehatan setempat dapat melakukan edukasi mengenai konsumsi gizi berdasarkan titik household permasalahan kategori IMT, kaitannya dengan syarat kelayakan donor darah untuk pembentukan Desa Siaga Donor Darah.
Penyuluhan Pada Ibu Hamil Dengan Kekurangan Energi Kronik (KEK) di Wilayah Selebar Kota Bengkulu Zurni, Tina; Sunartono, Sunartono; Agustiani, Mia Dwi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 10 (2025): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i10.3648

Abstract

Kekurangan Energi Kronik (KEK) pada ibu hamil merupakan masalah gizi yang berdampak serius pada kesehatan ibu dan janin. KEK ditandai dengan lingkar lengan atas (LILA) < 23,5 cm yang menunjukkan kondisi kurang gizi kronis. Ibu hamil dengan KEK berisiko mengalami anemia, persalinan dengan komplikasi, serta melahirkan bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR) dan stunting, yang pada akhirnya dapat memengaruhi kualitas generasi mendatang. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai gizi selama kehamilan. Metode yang digunakan adalah penyuluhan langsung dengan media leaflet oleh Tim Pengabdi. Untuk menilai efektivitas edukasi, dilakukan pretest sebelum penyuluhan dan posttest setelah kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan ibu hamil yang signifikan, yaitu dari 26% menjadi 90% setelah diberikan edukasi. Temuan ini mengindikasikan bahwa penyuluhan gizi dengan media edukatif sederhana dapat meningkatkan pemahaman ibu mengenai kebutuhan gizi selama kehamilan. Kesimpulannya, tingginya prevalensi KEK di Kota Bengkulu serta rendahnya pengetahuan ibu hamil mengenai gizi merupakan masalah kesehatan yang penting untuk dikaji lebih lanjut. Penelitian dan intervensi berkelanjutan diperlukan untuk menggambarkan hubungan antara pengetahuan gizi ibu hamil dan kejadian KEK, serta sebagai dasar penyusunan program edukasi dan intervensi gizi di wilayah Kota Bengkulu.
ANALISIS FAKTOR DETERMINAN TERHADAP KUNJUNGAN BALITA (12 – 59 BULAN) KE POSYANDU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ARJASA Musrifah, Andriya Syahriyatul; Ba’diah, Atik; Maimunah , Siti; Hasnita, Evi; Sunartono, Sunartono
Jurnal Kebidanan VOLUME 17, NO.02 DESEMBER 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Estu Utomo Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35872/jurkeb.v17i02.889

Abstract

ABSTRAK : Pendahuluan: Keaktifan ibu pada setiap kegiatan di posyandu akan berpengaruh pada perkembangan status gizi anak balita, dimana salah satu tujuan dari posyandu adalah memantau peningkatan status gizi masyarakat terutama anak balita dan ibu hamil. Ibu yang memiliki anak balita diharapkan hendaknya aktif dalam pemanfaatan posyandu agar status gizinya terpantau. Tujuan: Menganalisis faktor determinan kunjungan balita (12 – 59 bulan) keposyandu di wilayah kerja puskesmas Arjasa. Metode: Jenis penelitian mix method. Populasi seluruh balita diwilayah kerja Puskesmas Arjasa sebanyak 728 orang. Data kuantitatif dikumpulkan dengan cara memberikan kuesioner terstruktur kepada responden, pengambilan data kualitatif dilakukan melalui wawancara mendalam dengan informan kunci, seperti kader posyandu, petugas kesehatan, dan ibu-ibu balita yang terlibat dalam kegiatan posyandu. Hasil: Terdapat faktor yang paling berpengaruh dalam kunjungan balita (12- 59 bulan) keposyandu diwilayah kerja Puskesmas Arjasa. Kesimpulan: bidan dan tenaga kesehatan diharapkan lebih rutin melakukan kunjungan rumah untuk memberikan penyuluhan langsung, memantau kesehatan balita, dan mengingatkan jadwal Posyandu yang disesuaikan dengan aktivitas harian ibu agar tidak mengganggu waktu mereka. Kata Kunci: Kunjungan, Balita, Posyandu