Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Survei Indeks Massa Tubuh dan Konsumsi Zat Gizi pada Masyarakat Desa Kepuharjo, Cangkringan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai Syarat Kelayakan Donor Darah : Sebuah Studi Spasial Ikrimah Nafilata; Widyaswara, Gravinda; Rahman, Aulia; Sepvianti, Wiwit; Tirtana, Arif; Zain, Kumara Rahmawati; Sunartono, Sunartono; Arifah, Siti; Fauzi, Ahmad
Varians Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Varians Statistik Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63953/vjkm.v3i2.60

Abstract

Konsumsi zat gizi dapat mempengaruhi IMT seseorang, seperti pada Dusun Kaliadem dan Petung yang merupakan dusun terdampak erupsi gunung Merapi pada tahun 2010. Kebijakan pasca erupsi harus merelokasi kedua dusun tersebut ke area yang lebih aman yaitu Hunian Tetap (Huntap), sehingga perlu adanya survei mengenai status gizi masyarakat serta pemetaan titik household, kaitannya dengan kelayakan syarat donor darah sukarela sebagai bagian pembentukan Desa Siaga Donor Darah. Penelitian merupakan survei observasional dengan desain cross-sectional pada 331 responden yang diambil berdasarkan tujuan estimasi proporsi. Pengumpulan data berupa wawancara, pengukuran tinggi badan, berat badan dan pengambilan titik household. Analisis data secara univariat dan persebaran household kategori IMT digambarkan menggunakan QGIS. Didapatkan hasil IMT kategori Normal mendominasi dibandingkan dengan kategori IMT Sangat kurus (3,3%), kurus (6,3%), overweight (14,8%), obesitas (22,4%), serta secara pemetaan persebaran kategori IMT yang bermasalah berdekatan karena masih dalam satu area Huntap. Disarankan agar instansi kesehatan setempat dapat melakukan edukasi mengenai konsumsi gizi berdasarkan titik household permasalahan kategori IMT, kaitannya dengan syarat kelayakan donor darah untuk pembentukan Desa Siaga Donor Darah.
Penyuluhan Pada Ibu Hamil Dengan Kekurangan Energi Kronik (KEK) di Wilayah Selebar Kota Bengkulu Zurni, Tina; Sunartono, Sunartono; Agustiani, Mia Dwi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 10 (2025): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i10.3648

Abstract

Kekurangan Energi Kronik (KEK) pada ibu hamil merupakan masalah gizi yang berdampak serius pada kesehatan ibu dan janin. KEK ditandai dengan lingkar lengan atas (LILA) < 23,5 cm yang menunjukkan kondisi kurang gizi kronis. Ibu hamil dengan KEK berisiko mengalami anemia, persalinan dengan komplikasi, serta melahirkan bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR) dan stunting, yang pada akhirnya dapat memengaruhi kualitas generasi mendatang. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai gizi selama kehamilan. Metode yang digunakan adalah penyuluhan langsung dengan media leaflet oleh Tim Pengabdi. Untuk menilai efektivitas edukasi, dilakukan pretest sebelum penyuluhan dan posttest setelah kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan ibu hamil yang signifikan, yaitu dari 26% menjadi 90% setelah diberikan edukasi. Temuan ini mengindikasikan bahwa penyuluhan gizi dengan media edukatif sederhana dapat meningkatkan pemahaman ibu mengenai kebutuhan gizi selama kehamilan. Kesimpulannya, tingginya prevalensi KEK di Kota Bengkulu serta rendahnya pengetahuan ibu hamil mengenai gizi merupakan masalah kesehatan yang penting untuk dikaji lebih lanjut. Penelitian dan intervensi berkelanjutan diperlukan untuk menggambarkan hubungan antara pengetahuan gizi ibu hamil dan kejadian KEK, serta sebagai dasar penyusunan program edukasi dan intervensi gizi di wilayah Kota Bengkulu.
Stunting Effect of Stimulation with Animation Video on the Development of Stunted Children Sulistyani, Ika Agustina; Kusmiyati, Yuni; Sunartono, Sunartono; Sari, Fatimah
Journal of Maternal and Child Health Vol. 11 No. 2 (2026)
Publisher : Masters Program in Public Health, Universitas Sebelas Maret, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26911/thejmch.2026.11.02.02

Abstract

Background: Stunting is a condition of failure to thrive in children under five as a result of chronic malnutrition so the child is too short for his age which has an impact on child development disorders. The right stimulation will stimulate the toddler's brain. Learning/stimulation media that combines text learning instructions with model illustrations or visualizations in the form of figures will be better than just containing words. This study aimed to determine the effect of animated video stimulation applications on the development of stunted toddlers Subjects and Method:  This type of research is quantitative research with a quasi-experimental design. The sample size in this study was 30 people, 15 people in the animation video intervention group and 15 people in the standard method intervention group. The dependent variable was the development of stunted toddlers. The independent variable was animation video application. The data were collected by Functionality and Usability Questionnaire. Data analysis carried out in this research was univariate analysis and bivariate analysis using the paired t-test. Results: The video group showed an increase in the mean developmental score from 6.80 to 9.20 (Mean difference = 2.40), and this result was statistically significant (p= 0.007). The standard group also demonstrated an increase in the mean score from 7.80 to 8.47 (Mean difference = 0.60), and this result was statistically significant (p<0.001). However, the increase in the mean score was greater in the video group compared to the standard group, suggesting that animated video stimulation had a greater effect on the development of stunted children than the standard method. Conclusion: The application of animated video stimulation has an effect on the development of toddlers who experience stunting.