Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN TEKNOLOGI ENERGI TERBARUKAN PADA SEKTOR PERTANIAN: TINJAUAN KRITIS Ropiudin, Ropiudin -; Syska, Kavadya; Soolany, Christian; Margiwiyatno, Agus
Journal of Agricultural and Biosystem Engineering Research Vol 5 No 2 (2024): Journal of Agricultural and Biosystem Engineering Research: Regular Issue
Publisher : Program Studi Teknik Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jaber.2024.5.2.14506

Abstract

Kajian ini berfokus tinjuan kritis pada pemanfaatan bioenergi sebagai alternatif sumber energi dalam sektor pertanian. Analisis dilakukan untuk mengevaluasi potensi teknologi seperti fotovoltaik, biogas, dan energi biomassa dalam memperkuat integrasi energi terbarukan di sektor ini. Selain itu, kajian ini juga mengidentifikasi dinamika konsumsi energi di sektor pertanian, termasuk tantangan utama dalam transformasi pertanian menjadi prosumer energi yang mandiri dan berkelanjutan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan teknologi energi terbarukan mampu meningkatkan efisiensi energi serta mengurangi ketergantungan pada energi fosil di sektor pertanian. Teknologi seperti biogas, yang berbasis pada pengelolaan limbah organik, terbukti dapat menyediakan energi yang berkelanjutan sekaligus mendukung pengelolaan lingkungan. Strategi yang melibatkan integrasi teknologi modern, efisiensi energi, dan kerjasama multisektor direkomendasikan untuk mempercepat transformasi sektor pertanian ke arah yang lebih ramah lingkungan. Kajian ini memberikan wawasan penting bagi pengembangan sektor pertanian yang berorientasi pada efisiensi energi dan keberlanjutan. Dampak hasil kajian ini diharapkan dapat menjadi panduan bagi pemerintah, akademisi, dan praktisi dalam mengintegrasikan energi terbarukan ke dalam sistem pertanian modern.
EFISIENSI SISTEM VENTILASI ALAMI DALAM PENGENDALIAN PM2.5 DAN PENINGKATAN KENYAMANAN TERMAL DI LABORATORIUM PROSES MANUFAKTUR FTI UNUGHA CILACAPEFISIENSI SISTEM VENTILASI ALAMI DALAM PENGENDALIAN PM2.5 DAN PENINGKATAN KENYAMANAN TERMAL DI LABORATORIUM PRO Soolany, Christian; Zakaria, Fajar; Azzizzah, Frida Amriyati
Journal of Agricultural and Biosystem Engineering Research Vol 5 No 1 (2024): Journal of Agricultural and Biosystem Engineering Research: Regular Issue
Publisher : Program Studi Teknik Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jaber.2024.5.1.13554

Abstract

Efisiensi ventilasi alami memiliki peran penting dalam menjaga kualitas udara dan kenyamanan termal di lingkungan kerja, terutama di laboratorium untuk proses Pendidikan. Salah satunya Laboratorium Proses Manufaktur FTI UNUGHA Cilacap menghadapi tantangan berupa tingginya konsentrasi PM2.5 serta kondisi termal yang tidak optimal. Kualitas udara yang buruk dan lingkungan yang tidak nyaman dapat berdampak negatif terhadap kesehatan pengguna dan kinerja operasional. Untuk mengukur efektivitas sistem ventilasi alami, dilakukan pengamatan dan pengukuran konsentrasi PM2.5, formaldehida (HCHO), suhu, dan kelembaban menggunakan Air Quality Meter dan Environment Meter. Selain itu, analisis Air Change per Hour (ACH) digunakan sebagai indikator aliran udara. Data yang diperoleh dibandingkan dengan standar yang ditetapkan oleh PERMENKES dan ASHRAE untuk menilai kinerja sistem ventilasi. Hasil pengukuran menunjukkan konsentrasi PM2.5 mencapai 155 µg/m³, melebihi batas aman 65 µg/m³. Konsentrasi HCHO berada dalam batas aman dengan nilai maksimum 0,01 mg/m³. Suhu rata-rata laboratorium sebesar 28,1°C dan kelembaban 76,6%, keduanya melampaui standar kenyamanan termal. ACH yang tercatat sebesar 68,9 kali per jam menunjukkan sirkulasi udara yang tinggi, melebihi rekomendasi ASHRAE sebesar 10–20 kali per jam. Meskipun ventilasi alami menunjukkan efisiensi dalam aliran udara, hasil pengamatan mengindikasikan perlunya optimisasi sistem untuk mencapai keseimbangan antara kualitas udara dan kenyamanan termal. Penyesuaian ukuran dan jumlah bukaan ventilasi direkomendasikan agar kondisi lingkungan dapat mendukung produktivitas dan kesehatan pengguna laboratorium.
Introduksi Konsep “Green Food Technology” untuk Meningkatkan Daya Saing dan Pembangunan Berkelanjutan di Desa Syska, Kavadya; Ropiudin, Ropiudin; Soolany, Christian; Budiyah, Feriani; Siswantoro, Siswantoro; Margiwiyatno, Agus; Priswanto, Priswanto
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 3, No 9 (2024): Desember
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.14874395

Abstract

Desa memegang peranan penting dalam ekosistem pangan nasional sebagai penghasil utama bahan pangan. Namun demikian, tantangan seperti rendahnya efisiensi produksi, penggunaan metode konvensional yang tidak berkelanjutan, dan pengelolaan limbah yang kurang optimum masih menjadi kendala. Konsep Green Food Technology (GFT) menawarkan solusi inovatif melalui pendekatan yang berfokus pada keberlanjutan, efisiensi sumber daya, dan pengelolaan limbah berbasis ekonomi sirkular. Kegiatan ini membahas potensi penerapan GFT di desa, yang mencakup penggunaan energi terbarukan, teknologi pengolahan pangan ramah lingkungan, dan diversifikasi produk berbasis bahan lokal. Melalui program pendidikan, pelatihan, dan pendampingan, masyarakat desa mulai memahami manfaat GFT dalam meningkatkan efisiensi produksi, mengurangi dampak lingkungan, dan meningkatkan daya saing produk lokal di pasar. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat, efisiensi produksi, dan diversifikasi produk yang mendukung pembangunan berkelanjutan. Kegiatan ini menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat guna menerapkan GFT sebagai strategi keberlanjutan di desa.
Introduksi Konsep “Green Food Technology” untuk Meningkatkan Daya Saing dan Pembangunan Berkelanjutan di Desa Syska, Kavadya; Ropiudin, Ropiudin; Soolany, Christian; Budiyah, Feriani; Siswantoro, Siswantoro; Margiwiyatno, Agus; Priswanto, Priswanto
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 3, No 9 (2024): Desember
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.14874395

Abstract

Desa memegang peranan penting dalam ekosistem pangan nasional sebagai penghasil utama bahan pangan. Namun demikian, tantangan seperti rendahnya efisiensi produksi, penggunaan metode konvensional yang tidak berkelanjutan, dan pengelolaan limbah yang kurang optimum masih menjadi kendala. Konsep Green Food Technology (GFT) menawarkan solusi inovatif melalui pendekatan yang berfokus pada keberlanjutan, efisiensi sumber daya, dan pengelolaan limbah berbasis ekonomi sirkular. Kegiatan ini membahas potensi penerapan GFT di desa, yang mencakup penggunaan energi terbarukan, teknologi pengolahan pangan ramah lingkungan, dan diversifikasi produk berbasis bahan lokal. Melalui program pendidikan, pelatihan, dan pendampingan, masyarakat desa mulai memahami manfaat GFT dalam meningkatkan efisiensi produksi, mengurangi dampak lingkungan, dan meningkatkan daya saing produk lokal di pasar. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat, efisiensi produksi, dan diversifikasi produk yang mendukung pembangunan berkelanjutan. Kegiatan ini menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat guna menerapkan GFT sebagai strategi keberlanjutan di desa.
Studi Perakitan Sepeda Listrik: Identifikasi Komponen Utama Dan Proses Untuk Kinerja Optimal Rokhim, Yunus Ari; Soolany, Christian; Permata Aji, Dhimas Oki; Suwarto, Sigit; Listanto, Virgiawan
AME (Aplikasi Mekanika dan Energi): Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/ame.v11i1.1402

Abstract

Perkembangan sepeda listrik sebagai solusi transportasi ramah lingkungan mendorong penelitian ini untuk menganalisis proses perakitan sepeda listrik tipe wheel hub dengan motor BLDC 1000 watt. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi komponen utama yang terlibat dalam perakitan dan mengevaluasi kinerja fungsional dari sepeda listrik yang dirakit. Metode penelitian meliputi tahapan: (1) analisis literatur untuk mendalami desain dan komponen sepeda listrik, (2) perancangan dan perakitan sepeda dengan motor BLDC 1000 watt tipe wheel hub, (3) pengujian kinerja yang melibatkan uji kecepatan maksimum, efisiensi energi, dan jarak tempuh per pengisian baterai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sepeda listrik ini mencapai kecepatan maksimum 40,2 km/jam, jarak tempuh per pengisian baterai sebesar 65 km, dengan efisiensi energi 87,5%. Pengujian kinerja motor BLDC menunjukkan daya tahan yang optimal dengan torsi maksimum 3,5 Nm dan kapasitas pengisian baterai mencapai 90% dalam 3,5 jam. Dapat disimpulkan bahwa perakitan sepeda listrik Vanjaril dengan motor BLDC 1000 watt berhasil dilakukan dan menghasilkan kendaraan efisien serta berperforma tinggi yang sesuai dengan standar yang ditetapkan untuk mobilitas berkelanjutan.
Pemberdayaan Kelompok Tani dalam Pengolahan Nira menjadi Gula Semut Berbasis Teknologi Tepat Guna Untuk Meningkatkan Hasil Produksi dan Hasil Penjualan Gula Semut di Desa Prapagan Kecamatan Jeruk Legi Kabupaten Cilacap Pamikatsih, Mutia; Soolany, Christian; Iswahyuni, Anisha Dian
Journal of Dedicators Community Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jdc.v7i1.3704

Abstract

Kelompok Tani Semi Rahayu Tanjungsari merupakan salah satu kelompok penderes didesa prapagan kecamatan jeruklegi kabupaten cilacap yang memiliki potensi gula semut 2-3 ton per bulan. Pangsa pasar utamanya adalah perusahan swasta yang akan melakukan eksport gula semut, setiap bulan gula semut yang tidak dapat terjual berkisar 50-100 Kg. permasalahan ketidak mampuan penderes dalam memasarkan produk gula gula semut secara mandiri, menyebabkan ketergantungan penderes kepada tengkulak atau perusahan pengepul masih tinggi. Permasalahan yang dihadapi secara terperinci meliputi: Kualitas produk gula semut kurang inovatif, Kemasan produk, pemasaran produk, belum memiliki pencatatan keuangan. Dari hasil pendampingan menghasilkan Adanya peningkatan pemahaman dan skiil penderes serta pengurus koperasi terkait inovasi produk, kemasan produk, pemasaran produk, perizinan usaha dan pembukuan laporan keuangan.
PENGARUH VARIASI KECEPATAN PEMAKANAN DAN KEDALAMAN POTONG TERHADAP KUALITAS PERMUKAAN ALUMUNIUM SERI 6061 PADA PROSES CNC MILLING Soolany, Christian; A’bas, Aziz Syamsudin
Journal of Agricultural and Biosystem Engineering Research Vol 5 No 2 (2024): Journal of Agricultural and Biosystem Engineering Research: Regular Issue
Publisher : Program Studi Teknik Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jaber.2024.5.2.15616

Abstract

Perkembangan industri manufaktur menuntut peningkatan kualitas dan presisi dalam proses pemesinan. Salah satu faktor kunci dalam menghasilkan permukaan yang halus adalah variasi kecepatan pemakanan dan kedalaman pemotongan. Dalam penelitian ini, dilakukan pengujian pada alumunium 6061 menggunakan mesin CNC Milling dengan variasi kecepatan 1500 rpm, 2000 rpm, dan 2500 rpm serta kedalaman pemotongan 0,5 mm dan 1 mm. Hasil menunjukkan bahwa kecepatan pemakanan yang lebih tinggi, terutama pada 2500 rpm dan kedalaman 1 mm, memberikan hasil kekasaran permukaan terendah, yaitu 1,596 mikrometer. Sebaliknya, kombinasi kecepatan 1500 rpm dan kedalaman pemotongan 0,5 mm menghasilkan kekasaran tertinggi sebesar 2,566 mikrometer. Kombinasi optimal untuk permukaan halus ditemukan pada kecepatan 2500 rpm dengan kedalaman pemotongan 1 mm
ANALISIS PENGARUH PANJANG PIPA INLET TERHADAP KINERJA DAN EFISIENSI POMPA HYDRAM BERBAHAN GALVANIS UNTUK APLIKASI IRIGASI Soolany, Christian; Setiawan, Agus
Journal of Agricultural and Biosystem Engineering Research Vol 5 No 2 (2024): Journal of Agricultural and Biosystem Engineering Research: Regular Issue
Publisher : Program Studi Teknik Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jaber.2024.5.2.15617

Abstract

Saat ini, sebagian besar sumber irigasi masih mengandalkan pompa diesel. Sebagai alternatif, pompa hydram menjadi solusi yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Pompa hydram memanfaatkan energi kinetik air untuk mengangkat air tanpa memerlukan sumber energi eksternal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi panjang pipa inlet terhadap kinerja dan efisiensi pompa hydram berbahan galvanis. Dua variasi panjang pipa inlet yang diuji adalah 3 meter dan 5 meter. Pengukuran debit output dan perhitungan efisiensi dilakukan untuk menilai kinerja pompa. Hasil menunjukkan bahwa pipa inlet sepanjang 3 meter menghasilkan debit 2,5 x 10⁻⁵ m³/s dengan efisiensi 12,3%, sedangkan pada pipa 5 meter debit menurun menjadi 2,17 x 10⁻⁵ m³/s dengan efisiensi 11,3%. Pipa inlet yang lebih pendek terbukti meningkatkan kinerja pompa hydram dalam hal debit dan efisiensi.
ANALISIS PENGARUH SUHU DAN KONSENTRASI LARUTAN CaCl2 TERHADAP KUALITAS FISIK TERUNG UNGU (Solanum melongena L.) SELAMA PENYIMPANAN Lestari, Hanis Adila; Prabowo, Amas Agung Pandu; Soolany, Christian; Kurniawan, Anri
Jurnal Agritechno Jurnal Agritechno Vol. 18, Nomor 1, April 2025
Publisher : Depertemen Teknologi Pertanian Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70124/at.vi.1340

Abstract

Purple eggplant (Solanum melongena L.) is a type of plant known as a vegetable that is used as a food ingredient. After purple eggplants are harvested, they still carry out metabolic processes such as respiration and transpiration. Inhibition of respiration in agricultural products can be done by cold air storage combined with dipped in CaCl2 as a pretreatment. The purpose of this study is to determine how the physical characteristics of purple eggplant are affected by temperature and CaCl2 solution concentration. The method used was a Completely Randomized Design (CRD) with two factors. The first factor is storage temperature, which consists of 9 °C and room temperature. The second factor is the CaCl2 concentration, consisting of 0%, 1%, and 2%. The parameters observed during storage were weight loss, texture, and total dissolved solids. This research was carried out for 4 days of storage and measured every day with 3 replication. The results show that dipping purple eggplant in CaCl2 and cold storage can inhibit the respiration and transpiration processes. The best treatment is to dip it in 2% CaCl2 and store it in the refrigerator.
RANCANG BANGUN DAN UJI KINERJA TUNGKU DRUM KILN PADA PROSES PRODUKSI ARANG KULIT DURIAN SEBAGAI ALTERNATIF BAHAN BAKAR Soolany, Christian; Fadly, Fadly
AME (Aplikasi Mekanika dan Energi): Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 6 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/ame.v6i2.3259

Abstract

Populasi manusia dan berkembangannya perekonomian berdampak terhadap meningkatnya konsumsi energi yang digunakan dalam kehidupan sehari - hari. Penggunaan konsumsi terbesar energi yang berasal dari bahan bakar fosil. Sumber bahan bakar fosil memiliki jumlah yang terbatas, apabila dikonsumsi secara terus menerus dalam jangka waktu yang lama akan mengakibatkan krisis energi. Hal ini dikarenakan sifat dari energi fosil yang membutuhkan waktu yang lama untuk dapat diperbaharaui. Oleh sebab itu, pemanfaatan bioenergi perlu dikembangkan secara optimal. Bionergi adalah energi terbarukan yang didapatkan dari sumber – sumber biologis, umunya adalah biomassa. Salah satu alternatif energi dari pengolahan biomassa adalah arang yang dapat digunakan untuk bahan bakar. Biomassa yang banyak digunakan saat ini adalah berasal dari kayu dan tempurung kelapa, potensi lain yang belum dioptimalkan yaitu limbah kulit durian. Pembuatan arang umumnya menggunakan drum kiln, namun drum kiln yang biasa digunakan oleh masyarakat mempunyai beberapa permasalahan, yaitu proses penyalaan awal yang sulit, waktu proses pengarangan yang lama, dan banyaknya panas yang hilang kelingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang drum kiln yang sesuai dengan karakteristik biomassa yang digunakan untuk proses pengarangan dan menghasilkan kualitas arang kulit durian yang sesuai dengan standar mutu yang ditetapkan. Penelitian ini menggunakan metode rancang bangun dengan melakukan identifikasi karakteristik kulit durian dan melakukan perancangan konsep drum kiln yang dirancang dan melakukan uji kinerja dengan variabel yang dihitung yaitu kadar air, kadar abu, senyawa volatil, dan nilai kalor. Nilai dari hasil uji kinerja drum kiln diperoleh nilai kadar air 14.53 %, kadar abu 12.06 %, senyawa volatile 18.44 %, nilai kalor 4648.46 kal/g