Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH VARIASI KECEPATAN PEMAKANAN DAN KEDALAMAN POTONG TERHADAP KUALITAS PERMUKAAN ALUMUNIUM SERI 6061 PADA PROSES CNC MILLING Soolany, Christian; A’bas, Aziz Syamsudin
Journal of Agricultural and Biosystem Engineering Research Vol 5 No 2 (2024): Journal of Agricultural and Biosystem Engineering Research: Regular Issue
Publisher : Program Studi Teknik Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jaber.2024.5.2.15616

Abstract

Perkembangan industri manufaktur menuntut peningkatan kualitas dan presisi dalam proses pemesinan. Salah satu faktor kunci dalam menghasilkan permukaan yang halus adalah variasi kecepatan pemakanan dan kedalaman pemotongan. Dalam penelitian ini, dilakukan pengujian pada alumunium 6061 menggunakan mesin CNC Milling dengan variasi kecepatan 1500 rpm, 2000 rpm, dan 2500 rpm serta kedalaman pemotongan 0,5 mm dan 1 mm. Hasil menunjukkan bahwa kecepatan pemakanan yang lebih tinggi, terutama pada 2500 rpm dan kedalaman 1 mm, memberikan hasil kekasaran permukaan terendah, yaitu 1,596 mikrometer. Sebaliknya, kombinasi kecepatan 1500 rpm dan kedalaman pemotongan 0,5 mm menghasilkan kekasaran tertinggi sebesar 2,566 mikrometer. Kombinasi optimal untuk permukaan halus ditemukan pada kecepatan 2500 rpm dengan kedalaman pemotongan 1 mm
ANALISIS PENGARUH PANJANG PIPA INLET TERHADAP KINERJA DAN EFISIENSI POMPA HYDRAM BERBAHAN GALVANIS UNTUK APLIKASI IRIGASI Soolany, Christian; Setiawan, Agus
Journal of Agricultural and Biosystem Engineering Research Vol 5 No 2 (2024): Journal of Agricultural and Biosystem Engineering Research: Regular Issue
Publisher : Program Studi Teknik Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jaber.2024.5.2.15617

Abstract

Saat ini, sebagian besar sumber irigasi masih mengandalkan pompa diesel. Sebagai alternatif, pompa hydram menjadi solusi yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Pompa hydram memanfaatkan energi kinetik air untuk mengangkat air tanpa memerlukan sumber energi eksternal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi panjang pipa inlet terhadap kinerja dan efisiensi pompa hydram berbahan galvanis. Dua variasi panjang pipa inlet yang diuji adalah 3 meter dan 5 meter. Pengukuran debit output dan perhitungan efisiensi dilakukan untuk menilai kinerja pompa. Hasil menunjukkan bahwa pipa inlet sepanjang 3 meter menghasilkan debit 2,5 x 10⁻⁵ m³/s dengan efisiensi 12,3%, sedangkan pada pipa 5 meter debit menurun menjadi 2,17 x 10⁻⁵ m³/s dengan efisiensi 11,3%. Pipa inlet yang lebih pendek terbukti meningkatkan kinerja pompa hydram dalam hal debit dan efisiensi.
ANALISIS PENGARUH SUHU DAN KONSENTRASI LARUTAN CaCl2 TERHADAP KUALITAS FISIK TERUNG UNGU (Solanum melongena L.) SELAMA PENYIMPANAN Lestari, Hanis Adila; Prabowo, Amas Agung Pandu; Soolany, Christian; Kurniawan, Anri
Jurnal Agritechno Jurnal Agritechno Vol. 18, Nomor 1, April 2025
Publisher : Depertemen Teknologi Pertanian Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70124/at.vi.1340

Abstract

Purple eggplant (Solanum melongena L.) is a type of plant known as a vegetable that is used as a food ingredient. After purple eggplants are harvested, they still carry out metabolic processes such as respiration and transpiration. Inhibition of respiration in agricultural products can be done by cold air storage combined with dipped in CaCl2 as a pretreatment. The purpose of this study is to determine how the physical characteristics of purple eggplant are affected by temperature and CaCl2 solution concentration. The method used was a Completely Randomized Design (CRD) with two factors. The first factor is storage temperature, which consists of 9 °C and room temperature. The second factor is the CaCl2 concentration, consisting of 0%, 1%, and 2%. The parameters observed during storage were weight loss, texture, and total dissolved solids. This research was carried out for 4 days of storage and measured every day with 3 replication. The results show that dipping purple eggplant in CaCl2 and cold storage can inhibit the respiration and transpiration processes. The best treatment is to dip it in 2% CaCl2 and store it in the refrigerator.
RANCANG BANGUN DAN UJI KINERJA TUNGKU DRUM KILN PADA PROSES PRODUKSI ARANG KULIT DURIAN SEBAGAI ALTERNATIF BAHAN BAKAR Soolany, Christian; Fadly, Fadly
AME (Aplikasi Mekanika dan Energi): Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 6 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/ame.v6i2.3259

Abstract

Populasi manusia dan berkembangannya perekonomian berdampak terhadap meningkatnya konsumsi energi yang digunakan dalam kehidupan sehari - hari. Penggunaan konsumsi terbesar energi yang berasal dari bahan bakar fosil. Sumber bahan bakar fosil memiliki jumlah yang terbatas, apabila dikonsumsi secara terus menerus dalam jangka waktu yang lama akan mengakibatkan krisis energi. Hal ini dikarenakan sifat dari energi fosil yang membutuhkan waktu yang lama untuk dapat diperbaharaui. Oleh sebab itu, pemanfaatan bioenergi perlu dikembangkan secara optimal. Bionergi adalah energi terbarukan yang didapatkan dari sumber – sumber biologis, umunya adalah biomassa. Salah satu alternatif energi dari pengolahan biomassa adalah arang yang dapat digunakan untuk bahan bakar. Biomassa yang banyak digunakan saat ini adalah berasal dari kayu dan tempurung kelapa, potensi lain yang belum dioptimalkan yaitu limbah kulit durian. Pembuatan arang umumnya menggunakan drum kiln, namun drum kiln yang biasa digunakan oleh masyarakat mempunyai beberapa permasalahan, yaitu proses penyalaan awal yang sulit, waktu proses pengarangan yang lama, dan banyaknya panas yang hilang kelingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang drum kiln yang sesuai dengan karakteristik biomassa yang digunakan untuk proses pengarangan dan menghasilkan kualitas arang kulit durian yang sesuai dengan standar mutu yang ditetapkan. Penelitian ini menggunakan metode rancang bangun dengan melakukan identifikasi karakteristik kulit durian dan melakukan perancangan konsep drum kiln yang dirancang dan melakukan uji kinerja dengan variabel yang dihitung yaitu kadar air, kadar abu, senyawa volatil, dan nilai kalor. Nilai dari hasil uji kinerja drum kiln diperoleh nilai kadar air 14.53 %, kadar abu 12.06 %, senyawa volatile 18.44 %, nilai kalor 4648.46 kal/g
RANCANG BANGUN PENCETAK BRIKET TIPE SCREW UNTUK PROSES PRODUKSI BRIKET PELET DARI ARANG CANGKANG KAKAO Soolany, Christian
AME (Aplikasi Mekanika dan Energi): Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 6 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/ame.v6i2.3260

Abstract

Indonesia merupakan Negara Agria yang mempunyai potensi biomassa yang tinggi. Potensi biomassa ini dapai dijadikan sebagai alternatif bahan bakar energi terbarukan untuk mendukung progam green energy dan mengatasi permasalahan kelangkaan energi. Biobriket merupakan energi alternatif subtitusi dari pengunaan gas LPG yang dihasilkan dari bahan – bahan organik atau biomassa yang tidak termanfaatkan. Salah satu limbah biomassa yang memiliki potensi adalah cangkang kakao. Limbah cangkang kakao jika tidak dilakukan secara cepat akan menimbulkan permasalahan baru bagi lingkungan seperti bau yang tidak sedap dan dapat merusak ekosistem. Salah satu cara mengatasinya dengan mengubah menjadi arang cangkang kakao dengan proses karbonisasi dan selanjutnya menjadi arang briket melalui proses densitifikasi. Penelitian ini bertujuan bagaimana menghasilkan alat pencetak briket  tipe screw yang kontinu dan menghasilkan briket arang dengan kualitas yang sesuai SNI. Metode yang digunakan pada penelitian ini dibagi menjadi dua tahap, tahap satu penelitian pendahuluan dengan melakukan pembuatan arang briket yang mutunya sesuai dengan SNI. Tahap dua berupa pembuatan rancangan pengempa arang briket semi mekanis tipe screw. Hasil penelitian ini diperoleh data analisis proksimat arang cangkang kakao, diperoleh nilai kadar air 5.60 %, kadar abu 33.87 %, senyawa volatil 30.03 %, kadar karbon 30.97 %. Briket pelet arang cangkang kakao menghasilkan nilai kadar air 7.76 %, kadar abu 5.12 %, uji tekan 15.09 kg/cm2, nilai kalor 5459.03 kal/g
DISAIN PENGERING BIJI KOPI BERENERGI LIMBAH BIOMASSA PERTANIAN UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS BIJI KOPI Soolany, Christian; Aji, Dhimas Oki Permata
AME (Aplikasi Mekanika dan Energi): Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 8 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/ame.v8i1.5395

Abstract

Kopi merupakan salah satu komoditas unggulan di Indonesia yang tumbuh dengan subur dantersebar di seluruh Pulau. Hampir disetiap daerah mempunyai ciri khusus dari penghasil kopi,salah satunya di desa Cilumping yang berada di Kecamatan Dayeuhluhur, Kabupaten CilacapPropinsi Jawa Tengah berada diketinggian antara 300 – 1.300 meter diatas permukaan laut.Mayoritas mata pencarian utama masyarkat desa Cilumping adalah perkebunan kopi. Kopimenjadi komoditas pertanian unggulan yang ditanam oleh kelompok tani desa Cilumping. Kopiyang ditanam oleh petani desa Cilumping adalah jenis kopi robusta. Bahkan kopi robusta desaCilumping sudah merambah pasar Eropa, dipromosikan pada pameran COTECA di Hamburg,Jerman. Kapasistas produksi kopi robusta mencapai 100 ton ketika musim panen tiba. Namunsarana produksi pasca panen yang dimiliki oleh kelompok tani yang belum memadai secaramenyeleruh menjadi permasalahan tersendiri oleh setiap kelompok tani. Salah satu kendala yangdihadapi oleh kelompok tani yaitu ketika proses pengeringan biji kopi hasil panen. Saat iniproses pengeringan biji kopi hasil panen masih dilakukan dengan menggunakan Pengeringanalami. Proses ini sangat bergantung kepada energi matahari sebagai sumber utama energi untukpengeringan. Pengering alami menjadi tidak efektif ketika musim penghujan tiba bersamaandengan bulan panen kopi. Oleh sebab itu, perlu dilakukan penerapan teknologi tepat gunadibidang pengeringan biji kopi. Tujuan dari penelitian ini yaitu menghasilkan alat pengering kopiyang efektif, efisien, dan menghasilkan biji kopi yang kering yang sesuai standar denganmemanfaatkan limbah biomassa pertanian sebagai sumber energi untuk pengeringan.Pemanfaatan limbah biomassa pertanian sebagai sumber energi alat pengering, dikarenakanpotensinya yang melimpah di Desa Cilumping.
ANALISA PENGARUH KECEPATAN PUTAR (RPM) DAN DEBIT ALIRAN FLUIDA PADA MESIN SPINNER MIYAK KELAPA Soolany, Christian; Azzizzah, Frida Amriyati
AME (Aplikasi Mekanika dan Energi): Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 8 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/ame.v8i1.5398

Abstract

Kelapa salah satu tanaman yang tumbuh subur di Indonesia, menurut data statistik [5] produksikelapa mencapai 2.798.980 ton. Kelapa biasa tumbuh didaerah pesisir pantai, salah satunya beradadi Kecamatan Cilacap Utara, Kabupaten Cilacap. Produksi kelapa di Kecamatan Cilacap Utaramenurut data statistik [1] mencapai 16 435 ton. Namun, saat ini hasil panen buah kelapa diKelurahan Tritih Kulon kurang diminati oleh pedagang, hal ini dilihat dari banyaknya kelapa yangsudah siap petik namun tidak ada pedagang yang membeli, jika ada yang membelipun harganyamurah. Salah satu cara untuk meningkatkan nilai ekonomi kelapa yaitu dengan membuat minyakkelapa. Selain itu, minyak kelapa ini diminati karena bermanfaat untuk kesehatan [1]antara lainmembantu mencegah infeksi virus dan mensupport sistem kekebalan tubuh. Minyak kelapa dengankomponen utamanya asam laurat juga mempunyai beberapa manfaat lain yaitu 1) mengurangiresiko aterosklerosis dan penyakit yang terkait, 2) menurunkan resiko kanker dan penyakitdegeneratif lainnya 3) membantu mencegah osteoporosis, 4) membantu mengontrol diabetes, 5)memulihkan kembali (kehilangan) berat badan, 6) menyediakan sumber energi yang cepat, 7)menyediakan sedikit kalori dibandingkan dengan lemak lain, 8) menyediakan nutrisi penting untukkesehatan, 9) memperbaiki sistem pencernaan dan penyerapan nutrisi, 10) membantu kulit tetaplembut dan halus, 11) membantu mencegah kanker kulit, 12) tidak mengandung kolestrol, 13) tidakmenaikkan kolestrol darah, dan 14) tidak menyebabkan kegemukan. Namun sebagaian prosesproduksi minyak kelapa saat ini masih dilakukan secara manual khususnya pada proses penirisanminyak kelapa. Proses ini menjadi kurang efektif karena tidak semua minyak kelapa dapat keluarsecara optimal sehingga perlu dilakukan rekayasa mesin untuk meningkatkan produktivitas minyakkelapa. Teknologi yang bisa diterapkan yaitu menggunakan mesin spinner.Mesin spinner minyak kelapa merupakan salah satu produk rekayasa mesin pengolah kelapayang dibutuhkan untuk mendapatkan hasil minyak kelapa yang terbaik serta mengefisiensikanwaktu dan tenaga saat proses produksi minyak kelapa. Oleh sebab itu, perlu adanya mesin spinneryang memiliki spesifikasi teknis yang teruji, agar produktivitas mesin yang optimal dapatditentukan. Untuk melihat produktivitas mesin perlu dilakukan penelitian analisis fisika dan ujikinerja mesin spinner yang meliputi kecepatan putar (rpm) dan debit aliran fluida.Metode penelitian yang digunakan adalah metode ekspeimental desain, yaitu melakukanpengukuran, pengamatan dan perhitungan terhadap spesifikasi teknis dari mesin,spinner kemudianmenganalisis data tersebut sehingga memperoleh gambaran mengenai kinerja mesin spinner yangpada akhirnya dapat memberikan gambaran tentang performansi dan kelayakan mesin. Luaran yangditargetkan publikasi ilmiah dalam jurnal nasional ber ISSN di Sinta 4 yaitu di jurnal AME(Aplikasi Mekanika dan Energi) dengan website http://ejournal.uika-bogor.ac.id/index.php/amedan mengeluarkan buku ajar. Mesin spinner pada penelitian ini diharapkan memiliki tingkatkesiapan teknologi ditingkat 3, dikaji dari aspek bagaimana prototipe mesin spinner yang dirancangberkesesuaian dengan karakteristik dari hasil pengolahan kelapa, dengan menghitung berbagaiindikator, dimulai dari kesiapan bahan material pembuatan mesin spinner sampai dengan ujiperformansi mesin spinner minyak kelapa.
PENGARUH PERBEDAAN TEKANAN ANGIN RODA TRAKTOR RODA DUA TERHADAP PEMADATAN TANAH Kuncoro, Purwoko Hari; Ramadhani, Primadi Surya; Sudarmaji, Arief Sudarmaji,; Wijaya, Krissandi; Sulistyo, Susanto Budi; Soolany, Christian
Journal of Agricultural and Biosystem Engineering Research Vol 6 No 1 (2025): Journal of Agricultural and Biosystem Engineering Research: Regular Issue
Publisher : Program Studi Teknik Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jaber.2025.6.1.16320

Abstract

Tekanan angin roda traktor roda dua dapat mempengaruhi pemadatan tanah yang berdampak negatif terhadap sifat fisik tanah. Namun demikian, penelitian sebelumnya lebih berfokus pada kedalaman tanah < 25 cm, meskipun dampak pemadatan berpotensi mencapai kedalaman > 25 cm. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh tekanan angin roda traktor roda dua terhadap dampak pemadatan tanah pada kedalaman 0 – 50 cm. Terdapat 4 taraf perlakuan tekanan angin roda traktor: tanpa perlintasan traktor (T0) sebagai kontrol, 7 psi (T7), 10 psi (T10), dan 12 psi (T12). Sampel tanah tidak terganggu diambil pada kedalaman 0 – 10, 10 – 20, 20 – 30, 30 – 40, dan 40 – 50 cm menggunakan standard soil ring sampler dengan jumlah ulangan 5 kali untuk setiap kedalaman (total 100 sampel). Sifat fisik tanah yang diukur adalah konduktivitas hidrolik jenuh (ks), dry bulk density (
Pendidikan Masyarakat Sehat Glikemik pada Keluarga Pengrajin Gula Kelapa Sari Manggar Desa Sunyalangu Kabupaten Banyumas Syska, Kavadya; Ropiudin, Ropiudin; Soolany, Christian; Budiyah, Feriani; Aji, Dhimas Oki Permata; Azzizzah, Frida Amriyati
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 11 (2024): February
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10694503

Abstract

Fokus kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu pendidikan kesehatan glikemik untuk keluarga pengrajin gula kelapa Sari Manggar di Desa Sunyalangu, Kabupaten Banyumas. Dengan pendekatan partisipatif, program ini berhasil meningkatkan pemahaman masyarakat tentang kesehatan glikemik dan mengurangi risiko diabetes mellitus. Kegiatan ini berkontribusi pada pengembangan pendidikan kesehatan masyarakat dengan menekankan gaya hidup sehat glikemik di kalangan keluarga pengrajin gula kelapa. Kegiatan ini menekankan pentingnya meningkatkan kesadaran akan kesehatan glikemik khusus pada keluarga pengrajin gula kelapa Sari Manggar Desa Desa Sunyalangu Kabupaten Banyumas, sebagai langkah krusial dalam mencegah dan mengelola diabetes mellitus di masyarakat. Selain itu, kegiatan ini memberikan wawasan berharga untuk program pendidikan kesehatan berbasis masyarakat lebih lanjut, khususnya yang menargetkan kesejahteraan glikemik dalam pengaturan sosio-kultural serupa. Berdasarkan hasil analisis evaluasi menggunakan model CIPP (Context,  Input,  Process, and Product) pencapaian pelaksanaan kegiatan dengan persentase  82,65%  termasuk  dalam  kategori sangat  baik dengan peningkatan pengetahuan sebesar 84,0%,  peningkatan sikap sebesar 82,0%, dan peningkatan psikomotor sebesar 81,0%.
Kajian Pengunaan Static Mixing Reactor Pada Proses Produksi Biodiesel Secara Katalitik Dengan Sistem Continue Christian Soolany; Armansyah H. Tambunan; R Sudradjat
Jurnal Penelitian Hasil Hutan Vol. 33 No. 3 (2015): Jurnal Penelitian Hasil Hutan
Publisher : BRIN Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20886/jphh.2015.33.3.261-272

Abstract

Production of biodiesel catalytically requires catalyst and stirring. Good stirring system will produce a homogeneous mixture between triglycerides and methanol. Good stirring can be generated with the use of static mixers. This paper studies the static mixing reactor with continuous system in production of biodiesel catalytically and optimizing the length of static mixer in order to obtain methyl ester level based on standard. The experiments were conducted with transesterification method using palm olein (RBDPO) and methanol with molar ratio 1:6, KOH catalyst of 0.5% and the reaction temperature of 65°C. Biodiesel production process used transient condition. Biodiesel production process with catalyst used two models of static mixer. The treatment was the length of the static mixer. The variations of the static mixer length were conducted by passing fluid one time through static mixer reactor after the temperature has been reached (A0 = 2 static mixer), passed two times through the static mixer reactor (A1 = 4 static mixers), passed three times through the static mixer reactor (A2 = 6 static mixers), and passed four times through the static mixer reactor (A3 = 8 static mixers). Results show that for each treatment had produced methyl ester content above the standard of 96.5% w/w. The determination of the best treatment was obtained based on the best value for parameters of methyl ester and total glycerol resulted was on the condition of 4 times passed in the static mixer reactor (A3 = 8 static mixers) which produced methyl ester content of 97.92% w/w, total glycerol of 0.85%, acid number of 0.31 mg KOH/g, saponification number of 202 mg KOH/g, the biodiesel yield of 98.26%, and reaction time 29 minute.