Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pemberdayaan UMKM Makanan Olahan Khas Tawangmangu Kabupaten Karanganyar Menuju Kemandirian Usaha Rahayu, Endang Siti; Irianto, Heru; Handayani, Sugiharti Mulya; Sundari, Mei Tri; Setyowati, Setyowati; Widadie, Fanny
PRIMA: Journal of Community Empowering and Services Vol 7, No 2 (2023): December
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/prima.v7i2.74883

Abstract

UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) adalah bisnis yang dijalankan secara individu, rumah tangga, atau badan usaha ukuran kecil. UMKM berguna dalam menaikkan harga jual bahan baku mentah untuk dipasarkan dalam bentuk produk jadi. Tawangmangu merupakan kecamatan yang berada di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Tawangmangu berada di daerah pegunungan dengan ketinggian rata-rata 1.000 mdpl sehingga cocok untuk ditanami tanaman, baik berupa tanaman pangan, sayuran, maupun buah-buahan. Beberapa tanaman yang sering dimanfaatkan sebagai bahan dasar produk olahan pangan UMKM seperti pisang, ubi jalar, ubi kayu, wortel, jagung, dan lainnya. Tawangmangu yang menjadi daerah wisata diharapkan mampu dijadikan peluang bagi masyarakat khususnya UMKM dalam memasarkan hasil olahannya. Bentuk dukungan yang dapat diberikan adalah dengan melakukan pelatihan kewirausahaan bagi UMKM dalam membangun branding produk olahanya sehingga mampu bersaing dengan kompetitor. Berdasarkan survey yang dilakukan, keberadaan UMKM di Tawangmangu cukup banyak namun branding yang dilakukan kurang maksimal. Pelatihan branding produk olahan berguna dalam menarik konsumen dan menjaga keberlanjutan usaha yang nantinya berdampak dalam menyediakan lapangan pekerjaan, serta meningkatkan perekonomian masyarakat di Tawangmangu. Melihat potensi, prospek, dan peluang usaha tersebut maka pelatihan kewirausahaan pada UMKM Tawangmangu Karanganyar perlu dilakukan, karena hal ini dapat membantu UMKM dalam mengembangkan usahannya. Pelaksanaan kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan beberapa kegiatan yaitu penyuluhan mengenai kewirausahaan, branding, dan pengemasan produk olahan UMKM. Dari permasalahan yang ada, perlu kiranya dilakukan pendampingan kepada UMKM Akar Mulya Desa Karanglo, Tawangmangu, khususnya mengenai kegiatan dalam melakukan manajemen usaha, mengembangkan branding dan kemasan produk olahan sehingga mampu mengembangkan UMKM. Dari kegiatan persiapan dan diskusi dengan Kelompok UMKM Akar Mulya di Desa Karanglo Kecamatan Tawangmangu Kabupaten Karanganyar mereka sangat mengharapkan bantuan dan pelatihan untuk kewirausahaan, branding dan pengemasan produk olahan UMKM hasil produksi yang dihasilkan dari Desa Karanglo itu sendiri.
Membangun Jiwa Wirausaha Santri Melalui Peningkatan Kemampuan Manajerial Dan Pengolahan Pangan Di Ponpes Al Miftah Yogyakarta Handayani, Sugiharti Mulya; Sundari, Mei Tri; Ariviani, Setyaningrum
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 13, No 2 (2024): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v13i2.79825

Abstract

Pondok Pesantren Al Miftah adalah pondok pesantren yang beralamat di Desa Mlangi, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta. Permasalahan yang dihadapi oleh pondok pesantren Al Miftah adalah keterbatasan sumberdaya yang bisa memberikan materi untuk meningkatkan ketrampilan santri. Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Sebelas Maret terpanggil untuk berkontribusi berbagi ilmu dan ketrampilan kepada para santri untuk meningkatkan kapasitas mereka agar lebih siap ketika harus kembali ke masyarakat. Solusi untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi mitra adalah memberikan pelatihan untuk menumbuhkan jiwa wirausaha, melalui pelatihan ketrampilan mengolah bahan pangan sebagai bekal wirausaha. Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Sebelas Maret juga memberikan pemahaman terkait manajemen pemasaran untuk mendukung semangat berwirausaha. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan pada bulan Mei 2023 di Pondok Pesantren Al Miftah diikuti 42 santri putri dari berbagai umur dan tingkat pendidikan (SD sampai PT). Sebelum dan sesudah pelatihan diadakan pretest dan post-test untuk mengukur dampak dan manfaat pelatihan bagi peserta. Hasil prestest dan posttest menunjukkan bahwa 100% peserta menyatakan pelatihan ini memberikan manfaat baik dalam meningkatkan kemampuan mengolah bahan pangan maupun kemampuan manajerial (manajemen pemasaran). Selain itu 67 % peserta termotivasi untuk menjadi wirausaha dan 97% menginginkan ada pelatihan lanjutan. Kata kunci:  jiwa wirausaha, pondok Al Miftah, santri.
Strategi Pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah Jenang Kudus Di Kabupaten Kudus Murtadho, Muhammad 'Irfan; Rahayu, Endang Siti; Sundari, Mei Tri
Agricultural Socio-Economic Empowerment and Agribusiness Journal Vol 3, No 2 (2024): December 2024
Publisher : Program Studi Magister Agribisnis, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/agrisema.v3i2.85904

Abstract

Kudus Regency is one of the districts in Central Java where the industrial sector is the primary sector that supports Gross Regional Domestic Income (GRDP). Small-scale producers of holy jenang have several problems that hinder business development. This research aims to identify the internal and external factors of Jenang Kudus micro, small, and medium enterprises (MSMEs) and determine alternative and priority development strategies. The basic method of this research is descriptive. Location determination was carried out purposively. The research key informants were six people to determine internal and external factors and 31 people to determine weights and ratings. The analysis uses the IFE EFE Matrix, IE Matrix, SWOT Matrix, and QSPM. There are 60 MSMEs in Jenang Kudus. The research results show that Jenang Kudus MSMEs can be maintained and maintained. Strategies that can be implemented include strengthening partnerships with distributors, maintaining brand image through improving product quality, diversifying flavor variants and packaging, and increasing product durability. Also, MSMEs can optimize online promotions, improve service quality to strengthen customer loyalty, and develop human resources through collaboration with the Kudus Regency Trade, Industry, and Cooperatives Service. The strategy that is the main priority is optimizing online promotions.
Analisis Preferensi Konsumen Terhadap Pembelian Dimsum Uma Yum Cha di Kota Surakarta Putri, Nataya Nirmala; Sutrisno, Joko; Sundari, Mei Tri
Agricultural Socio-Economic Empowerment and Agribusiness Journal Vol 2, No 1 (2023): June
Publisher : Program Studi Magister Agribisnis, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/agrisema.v2i1.73867

Abstract

The increase in public interest in consuming ready-made foods such as street food culinary and the number of street vendors in the food or beverage sector is quite high in Surakarta City making more diversity of consumer tastes in choosing snacks, one of the street foods is Uma Yum Cha dim sum. It is necessary to know about consumer preferences so that business owners are able to meet consumer expectations to provide satisfaction to consumers. This study aims to determine consumer preferences and what attributes are considered by consumers in purchasing Uma Yum Cha dim sum in Surakarta City.  Sampling using purposive sampling method with 100 respondents. The analysis methods used are chi-square analysis and fishbein multiattribute analysis. The results showed that the categories of each attribute of Uma Yum Cha dim sum that became consumer preferences included dim sum with a slightly spicy savory taste, a quantity of 4 pcs, a soft texture, medium dim sum size, and promotion through internet media and the most considered attribute by consumers in purchasing Uma Yum Cha dim sum consecutively are taste, texture, quantity, size, and promotion