Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Digital Based Sustainable Tourism Village Brand as a Village Economic Driver Farhan, Raihan Muhammad; Sunuantari, Manik
WACANA: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Volume 23, No. 2 December 2024
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/wacana.v23i2.3534

Abstract

Rural tourism branding is one of the efforts that can generate a major contribution to Indonesian tourism. The variety of cultures and characteristics of Indonesian villages have opportunities in the development of sustainable tourist destinations. However, various fundamental problems have caused many tourist villages to have not maximized their potential. One of the main problems in developing villages as tourist destinations is the lack of promotional activities and branding for differentiation between villages. This study aims to examine digital rural branding activities in Batu Malang City through digital media platforms to form village economic resilience. This study uses the Pentahelix concept with a case study research method in Batu City, Malang. The results of this study indicate that one of the communities that actively carries out branding activities through digital media is the KIM (Community Information Group). KIM uses TV Desa as a rural tourism village branding platform in collaboration with the government, academics, media, and business people. KIM's partnerships with various stakeholders are able to drive opportunities to improve the village economy. Collaboration between elements has encouraged the development of Micro, Small and Medium Enterprises (UMKM) in Batu Malang City so that they can drive the village economy.
Citra Crazy Rich Indonesia Di Instagram Melalui Prespektif Structuralism Pierre Bourdieu Wibowo, Ganjar; Sunuantari, Manik; Annisarizki, Annisarizki; Soraya, Iin; Gunawan, Imsar
Jurnal Cyber PR Vol 5, No 1 (2025)
Publisher : University of Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/cyberpr.v5i1.5333

Abstract

Media sosial telah menjadi ruang penting bagi individu untuk berkomunikasi, berbagi aktivitas, dan membentuk citra diri, baik melalui tulisan maupun visual. Instagram, sebagai salah satu platform jejaring sosial yang paling populer, menjadi etalase digital bagi berbagai ekspresi kehidupan, termasuk gaya hidup mewah. Dalam konteks ini, istilah “crazy rich” muncul sebagai label simbolik yang melekat pada individu-individu yang menampilkan kekayaan dan kemewahan secara mencolok. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji praktik sosial yang dibangun oleh empat figur publik Indonesia yang dikenal sebagai crazy rich melalui akun Instagram mereka: @juragan_99, @raffinagita1717, @_rudysalim, dan @ahmadsaroni88. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teori praktik sosial Pierre Bourdieu sebagai landasan analisis, khususnya konsep habitus, ranah, dan kekerasan simbolik. Penelitian ini menyoroti bagaimana keempat akun membangun personal branding melalui visualisasi aset, aktivitas dan jejaring sosial, yang kemudian memunculkan dominasi simbolik di ruang digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan berbagai bentuk modal secara strategis berkontribusi pada terbentuknya citra sebagai individu sukses dan kaya. Citra tersebut mendapatkan pengakuan sosial dari publik, tercermin melalui interaksi digital serta pelabelan simbolik sebagai crazy rich.
Impression Management In Building Personal Branding Marco Randy Dimas Rahmatulah; Manik Sunuantari; Tamara Klicek
INJECT (Interdisciplinary Journal of Communication) Vol. 9 No. 2 (2024)
Publisher : FAKULTAS DAKWAH UIN SALATIGA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/inject.v9i2.2165

Abstract

Public figures employ various strategies to elevate their popularity and cultivate a specific public image. A key tactic is effective impression management. Through strategic impression management, individuals can optimize the results of their personal branding endeavors. Marco Randy, a prominent figure in the entertainment industry as an influencer, host, and radio personality, exemplifies this concept. He has successfully crafted a distinctive personal brand that sets him apart from his peers.This qualitative study, grounded in theories of impression management and personal branding, is based on in-depth interviews and observations. The research findings reveal a dichotomy in Marco Randy's personality. While he presents a public persona that is engaging and extroverted, his private self often exhibits introverted tendencies. This duality becomes apparent when he interacts with large crowds, as he may experience energy depletion and seek solitude afterward. Despite this, he is widely perceived as a friendly and approachable public figure, though he is selective about his interactions with unfamiliar individuals.
Monitoring Komunikasi Program MBKM pada Mahasiswa Universitas Al Azhar Indonesia Gunawan, Imsar; Sunuantari, Manik; Santi, Kussusanti; Soraya, Soraya; Hasna, Safira; Sepang, Nurul Robbi
Jurnal Al Azhar Indonesia Seri Ilmu Sosial Vol 3, No 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Universitas Al Azhar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jaiss.v3i1.994

Abstract

Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) program aims to prepare students to achieve careers in the future according to their aspirations. With MBKM, students have the opportunity to be independent in building their competencies by learning directly from practical experience in the industry in synergy with the campus academic system. This study aims to measure the quality of communication in the MBKM program, using the concepts of comprehension, conviction, and satisfaction. The research method used is descriptive quantitative, with 65 respondents participating in the MBKM Universitas Al Azhar Indonesia in 2021. The results show that students understand well the information about MBKM delivered by the supervisor and the organizing committee. They believe that the information is appropriate, clear, and correct, and have satisfaction with the MBKM information they receive.Keyword: MBKM; Monitoring; Communication quality; Communication satisfaction
MENUMBUHKAN JIWA ENTREPRENEUR GENERASI MUDA MENUJU INDONESIA EMAS Wibowo, Ganjar; Manik Sunuantari; Imsar Gunawan; Untung Subroto
JP2N : Jurnal Pengembangan Dan Pengabdian Nusantara Vol. 2 No. 1 (2024): JP2N :September - Desember 2024
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/qpn8f954

Abstract

Menumbuhkan jiwa entrepreneur pada generasi muda merupakan investasi jangka panjang dalam menciptakan Generasi Indonesia Emas. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah membentuk calon pemimpin. Berbagai upaya dilakukan dalam rangka mencetak pemimpin masa depan, pemimpin yang inovatif dan cakap membaca peluang. Generasi muda harus disiapkan sebagai entrepreneur berdasarkan skala prioritas sesuai dengan pengalaman dan kesiapan masing-masing. Aktivitas yang dapat dilakukan adalah melalui ekstra kurikuler atau proyek sukarela. Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas Pondok Pesantren Yatim Piatu Dan Dhuafa Al-Aziz, Kel. Jatimekar, Kec. Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat, merupakan lembaga yang memberikan ilmu Tahfiz Alquran secara gratis kepada santri/santriwati. Sekolah tersebut juga memberikan beasiswa pendidikan umum mulai SMP, SMA/sederajat hingga bangku kuliah. Jiwa entrepreneur harus diolah dan dikembangkan secara bertahap, sehingga generasi muda benar-benar siap sebagai pemimpin masa depan. Program pengabdian masayrakat yang dilaksanakan dirancang untuk memberikan pemahaman kepada generasi muda akan pentingnya komunikasi  inovatif dalam mencetak jiwa kepemimpinan. Kecakapan dalam hal pengenalan diri, kemampuan berkomunikasi dan arti kepemimpinan menjadi hal dasar yang dibentuk sebagai  seorang entrepreneur. Pengenalan diri bertujuan untuk mengenali diri sendiri agar memahami diri tentang kelemahan dan kelebihan diri sendiri. Pentingnya menanamkan empati juda dapat memberikan dampak psikologis untuk memahami orang lain. Sejak dini anak-anak muda harus mampu mengenali dirinya sendiri, bahkan mampu meraih cita cita yang diinginkan dengan memanfaatkan peluang yang ada. Generasi muda juga harus diajarkan menentukan pengambilan keputusan yang tepat sesuai situasi dan kondisi. Kata Kunci: Komunikasi Inovatif, Generasi Muda, Jiwa Entrepreneur, Indonesia Emas  
Tourism Communication Policy in Sustainable Tourism and Climate Change in Garut Regency Sunuantari, Manik; Klicek, Tamara
Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol. 9 No. 1 (2024): June 2024 - Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/jkiski.v9i1.1048

Abstract

The tourism sector as one of the drivers of the Indonesian economy is also affected by natural and non-natural disasters. Climate change and disasters encourage the government of Garut Regency in West Java, Indonesia, to carry out various tourism communication policies  as part of the effort to increase sustainable tourism activities in the face of climate change and disasters. This research aims to find a model of sustainable tourism communication policy in the face of climate change in Garut Regency. This research uses symbolic interactionism theory, growth pole theory and Community Based Tourism (CBT). The exchange of symbols between tourism actors will build a common meaning in making sustainable tourism communication policies. The type of research used a case study with a research location in Garut Regency, a tourist site as well as a disaster-prone area. Data collection techniques were carried out through observation, interviews and documentation. Data validity used data triangulation, investigator triangulation, and theory triangulation. The results showed that the policy used in the development of sustainable tourism in Garut Regency emphasizes collaboration and communication of all stakeholders. The involvement of all stakeholders will encourage the realization of community welfare. The focus of sustainable tourism development is the community. Community welfare will be achieved if the community is fully involved in all tourism activities.
Analisis Komunikasi Publik Perbankan Indonesia dalam Mewujudkan Program Ekonomi Berkelanjutan Agus Prakarsa; Sunuantari, Manik
MUKASI: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 4 No. 4 (2025): November 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/mukasi.v4i4.5418

Abstract

This study analyzes the sustainability communication strategies of key actors in Indonesia, consitstsof Bappenas, the Financial Services Authority (OJK), Bank Mandiri, and Bank Central Asia (BCA). The research examines how each institution formulates and manages communication related to sustainable finance and assesses the alignment of these practices with Stakeholder Theory and Excellence Theory. Using a qualitative approach, the study employs qualitative content analysis and comparative document analysis of SDGs communication guidelines, sustainable finance roadmaps, regulations, annual reports, and sustainability reports. The findings reveal that sustainability communication in Indonesia remains fragmented. Bappenas provides a macro-level and normative communication framework but lacks operational stakeholder segmentation. OJK adopts a primarily one-way communication model centered on regulatory dissemination, with limited mechanisms for public engagement. At the industry level, Bank Mandiri demonstrates a more advanced approach, supported by a dedicated ESG unit and comprehensive stakeholder mapping, whereas BCA integrates ESG issues into broader corporate communication, resulting in a more compliance-oriented practice. The study concludes that organizational structure, communication models, and stakeholder management strongly influence the effectiveness of sustainability communication. Strengthening cross-actor harmonization and enhancing dialogic, two-way communication are recommended to improve Indonesia’s national sustainability communication ecosystem.
Pemberdayaan Anak dan Remaja Depok Melalui Public Speaking dan Storytelling Hasna, Safira; Arindita, Ruvira; Sunuantari, Manik; Dinda, Tarisha; Anita, Adella
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v7i1.6093

Abstract

Pendidikan inklusif menjadi salah satu alternatif bagi komunitas marjinal dalam meningkatkan kemampuan diri. Komunitas Gerakan Suka Baca yang berlokasi di Kota Depok merupakan komunitas yang bertujuan untuk membantu kelompok marjinal mendapatkan keseteraan pendidikan. Komunitas marjinal, yang sering kali kekurangan kekuatan dan sumber daya, memerlukan dukungan untuk membangun keterampilan dan memperoleh kapasitas yang dibutuhkan guna menghadapi berbagai tantangan. Salah satu keterampilan penting yang dapat mendukung masa depan adalah public speaking, yang dapat meningkatkan kepercayaan diri. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah memberdayakan remaja marjinal di Depok dengan meningkatkan keterampilan berbicara di depan umum melalui metode storytelling. Kegiatan ini melibatkan 20 peserta dari komunitas Gerakan Suka Baca yang mayoritas berasal dari latar belakang kurang mampu. Metode yang digunakan adalah jenis partisipatif, fokus pada praktik langsung, dan pendampingan personal public speaking berbasis storytelling. Program ini dilaksanakan dalam beberapa tahap, yaitu analisis kebutuhan, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi akhir. Hasil pengabdian masyarakat dalam bentuk pealtihan menunjukkan adanya peningkatan keberdayaan komunitas marjinal melalui public speaking dengan teknik storytelling. Hal ini mendorong meningkatnya kepercayaan diri remaja dalam mengembangkan keterampilan berbicara di depan umum untuk mendukung kompotensi diri
MEMBANGUN GENERASI TANGGUH MELALUI PROGRAM “ESOK HARI LEBIH BAIK” Sunuantari, Manik; Nasucha, Muchammad; Mandjusri, Alma
Jurnal Kreativitas dan Inovasi (Jurnal Kreanova) Vol 1 No 1 (2021): Januari
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (573.748 KB) | DOI: 10.24034/kreanova.v1i1.4865

Abstract

Generasi muda sebagai generasi penerus bangsa menjadi tonggak keberhasilan suatu negara mencapai cita-cita mulia bangsa Indonesia, mewujudkan masyarakat adil dan makmur. Berbagai upaya terus dilakukan untuk membentuk generasi penerus bangsa yang tangguh, kreatif, inovatif, dan selalu mampu beradaptasi sesuai perkembangan jaman. Sebagai salah satu wilayah padat di Jakarta Selatan, wilayah Karang Tengah Lebak Bulus seluas 4,11 km2 dihuni 41.775 jiwa lebih menyebabkan rawannya kondisi lingkungan. Dukungan orang tua terhadap anak menjadi salah satu kunci sukses membentuk generasi muda yang tangguh. Maraknya informasi yang beredar di masyarakat menyebabkan masyarakat seringkali mengalami kebingungan. Selektivitas informasi harus dilakukan, sehingga orang tua dapat mengarahkan anak informasi yang layak dikonsumsi anak. Literasi digital menjadi salah satu usaha untuk membangun keberdayaan masyarakat terhadap media digital yang saat ini marak berkembang. Harus dimulai sejak dini, komunikasi keluarga menjadi penting dalam proses pembentukan mental anak. Program Esok Hari Lebih Baik dimaksudkan dengan tujuan untuk meningkatkan kepedulian terhadap sesama menuju kehidupan lebih baik. Dengan hidup bahu membahu dan gotong royong maka akan terwujud Esok Hari Lebih Baik. Untuk itu perlu digalakkan berbagai kegiatan yang mendukung terbangunnya generasi tangguh yang selalu memiliki motivasi bahwa hari esok harus lebih baik dari hari ini. Program Pengabdian Masyarakat dirancang untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya komunikasi keluarga dalam era globalisasi saat ini.
PENDAMPINGAN DIGITALISASI PEMASARAN PRODUK USAHA DONAT SINGKONG DI KAMPUNG CAHAYA, SETIABUDI, JAKARTA SELATAN Maksum, Asep; Mara Adelina, Nadya; Emil Rachman, Muhamad; Sunuantari, Manik; Galuh Wiresi, Trinindyan
Jurnal Kreativitas dan Inovasi (Jurnal Kreanova) Vol 6 No 1 (2026): Januari
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24034/kreanova.v6i1.7514

Abstract

Kegiatan Pengabdian Masyarakat Tahun 2024 di Kampung Cahaya di Kawasan Setia Budi, Jakarta Selatan masih belum selesai terutama untuk penyempurnaan label produk dan pemasaran produk donat singkong. Label produk sudah mendapatkan izin edar P-IRT dan belum mendapatkan legalitas untuk informasi nilai gizi. Selain itu pemasaran produk masih dilakukan secara tradisional melalui penjualan door to door dan terbatasnya segmen pelanggan. Untuk itu diperlukan penambahan label informasi produk yang lebih terstandar dan cara pemasaran yang lebih efektif dengan pemanfaatan pemasaran digital. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pendampingan dalam pembuatan label produk terutama informasi nilai gizi dan pendampinngan pemasaran digital sederhana untuk produk donat singkong di Kampung Cahaya, Setiabudi, Jakarta Selatan. Metode pelaksanaan dari kegiatan ini meliputi sosialisasi, praktek kerja lapangan dan pendampingan di mitra dengan langkah kegiatan berupa perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi setiap tahapan kegiatan. Hasil dari kegiatan yaitu penambahan nilai informasi nilai gizi pada label produk, pembuatan instagram dan WhatsApp Business untuk promosi produk. Nilai gizi per 100gram donat singkong yaitu protein 3 gram, lemak pangan 6 gram dan karbohidrat 17 gram sedangkan hasil pemasaran digital melalui konten dari IG Donat Kampung Cahaya yaitu terdapat 5.294 tayangan iklan, dan iklan dilihat 4.963 kali olah pengguna instagram lain dan konten iklan menjangkau 3.873 profil.