Claim Missing Document
Check
Articles

Systematic Literature Review: Pengaruh Model Think Pair Share Berbantuan Media Edukasi Terhadap Pemahaman Konsep Matematis Umaroh, Anisa; Suprayitno, Iswahyudi Joko; Prihaswati, Martyana
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 1 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i1.3620

Abstract

Rendahnya pemahaman konsep matematis siswa masih menjadi permasalahan utama dalam pembelajaran matematika, khususnya akibat dominannya pembelajaran yang berorientasi pada hafalan prosedur tanpa pemaknaan konsep. Salah satu upaya yang banyak dikaji untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah penerapan model pembelajaran tipe Think Pair Share (TPS) yang dikombinasikan dengan media edukasi.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji secara sistematis publikasi ilmiah mengenai pengaruh model Think Pair Share berbantuan media edukasi terhadap pemahaman konsep matematis siswa pada periode 2018–2025. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan mengacu pada pedoman PRISMA. Penelusuran artikel dilakukan melalui database Google Scholar menggunakan aplikasi Publish or Perish, sehingga diperoleh 50 artikel awal. Setelah melalui tahap identification, screening, eligibility, dan included, terpilih 9 artikel yang dianalisis lebih lanjut. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan model Think Pair Share berbantuan media, baik media digital maupun media konkret, secara konsisten memberikan dampak positif terhadap peningkatan pemahaman konsep matematis siswa. Mayoritas penelitian dilakukan pada jenjang SMP dan didominasi oleh metode Penelitian Tindakan Kelas. Selain itu, tren penelitian menunjukkan fluktuasi jumlah publikasi setiap tahun dengan puncak pada tahun 2024. Dengan demikian, model Think Pair Share berbantuan media edukasi terbukti relevan dan efektif untuk dikembangkan sebagai strategi pembelajaran inovatif dalam meningkatkan pemahaman konsep matematis siswa.
EKSPERIMENTASI METODE PEMBELAJARAN BRAINSTORMING TERHADAP PRESTASI BELAJAR RISET OPERASI POKOK BAHASAN PROGRAM LINEAR Abdul Aziz; Iswahyudi Joko Suprayitno
Jurnal Karya Pendidikan Matematika Vol 4, No 2 (2017): Jurnal Karya Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Semarang
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (103.483 KB) | DOI: 10.26714/jkpm.4.2.2017.39-48

Abstract

Abstrak Berdasarkan data yang dirilis oleh Program for International Student Assessment (PISA) pada awal Bulan Desember Tahun 2013 menunjukkan kemampuan matematika siswa-siswi di Indonesia menduduki peringkat 64 dari 65 negara. Di samping itu, menurut Third In International Mathematics Science and Studies (TIMSS) Tahun 2011 menunjukkan peringkat anak-anak Indonesia berada di posisi 38 dari 42 negara.Riset Operasi dengan pokok bahasan Program Linear merupakan salah satu mata kuliah yang sangat berkaitan dengan ilmu matematika. Setelah dilakukan pengamatan pada saat proses pembelajaran, kebanyakan mahasiswa belum begitu memahami dengan baik konsep materi ini dan bagaimana pengaplikasiaannya dalam kehidupan nyata.Penerapan pembelajaran yang dipadukan dengan penggunaan alat bantu berupa teknologi (software) akan sangat membantu mahasiswa untuk dapat memahami konsep materi secara menyeluruh, karena pada dasarnya pengembangan metode pembelajaran berbasis teknologi dibuat sesuai dengan konsep aslinya dan ditampilkan dengan cara yang mudah dipahami.Graphmatica merupakan suatu perangkat lunak pembuat grafik yang dibuat oleh k.soft, Inc. Software Graphmatica memiliki kelebihan dalam mengetahui letak (posisi) gambar dari suatu persamaan atau pertidaksamaan linear, fungsi kuadrat,dll. Dengan diterapkannya software Graphmatica akan mampu meningkatkan spatial quotient, yang mana spatial quotient merupakan salah satu kecerdasan majemuk yang lebih menitikberatkan pada kemampuan penganalisaan gambar ataupun ruang dan pokok bahasan Program Linear merupakan salah satu materi yang mengedepankan penganalisaan gambar atau grafik. Berdasarkan uraian di atas maka dalam penelitian ini akan menggunakan metode Brainstorming berbasis Software Graphmatica.Melalui uji wilcoxon pada program studi statistika dengan jumlah mahasiswa 19 orang diperoleh data uji Z statistik yaitu -2.992 dan asymp sig.2 tailed 0.003. Hal ini berarti nilai Z lebih kecil dari asymp sig. 2 yang dapat disimpulkan terdapat pengaruh yang efektif dalam penggunaan produk yang dikembangkan melalui software graphmatica berbantu metode Brainstorming.Perhitungan yang sama juga terlihat dari uji Wilcoxon pada program studi pendidikan matematika yang nilai Z lebih kecil dari asymp sig. 2 yaitu Z = -3.774 dan asymp. Sig 2 = 0 yang menyatatakan terdapat keefektifan pengembangan produk software graphmatica dengan metode Brainstorming dalam peningkatan prestasi belajar pendidikan matematika.  Kata kunci : Brainstorming, Spatial Quotient, Graphmatica 
PEMANFAATAN MEDIA BENDA KONGKRIT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TENTANG PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN OPERASI HITUNG MATEMATIKA SISWA KELAS I SEMESTER 2 SDN1 BANYUTOWO KECAMATAN KENDAL KABUPATEN KENDAL TAHUN PELAJARAN 2014/2015 Iswahyudi Joko Suprayitno; eko wahyu hidayati
Jurnal Karya Pendidikan Matematika Vol 2, No 1 (2015): Jurnal Karya Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.58 KB) | DOI: 10.26714/jkpm.2.1.2015.%p

Abstract

ABSTRAKDari hasil ulangan mata pelajaran Matematika bab Penaksiaran di kelas 1 pada SDN 1 Banyutowo diperoleh data dari 33 siswa yang mencapai KKM 67 yaitu  sebanyak  15 siswa dan siswa yang mendapat nilai dibawah KKM sebanyak 18 siswa. Berdasarkan hasil belajar tersebut dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah pemanfaatan  media benda kongkrit dapat meningkatkan hasil belajar tentang penjumlahan dan pengurangan hitung matematika siswa kelas I semester 2 tahun pelajaran 2014/2015 SDN 1 Banyutowo kecamatan Kendal kabupaten Kendal dan bagaimanakah perubahan sikap siswa setelah menggunakan media benda kongkrit Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas I SD N 1 Banyutowo  yang berjumlah 33 siswa. Metode pengumpulan data menggunakan metode tes dan metode observasi. Metode tes digunakan untuk mengumpulkan data hasil belajar  matematika, metode observasi digunakan untuk mengumpulkan data berupa aktivitas guru dan siswa selama proses pembelajaran. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif untuk menganalisis data prestasi belajar dan analisis deskriptif kualitatif untuk menganalisis data hasil observasi. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan pada hasil belajar siswa dengan nilai rata-rata kelas dan prosentase ketuntasan, pra siklus 32%, siklus I  64%, dan siklus  92%.Hal ini menunjukkan bahwa pemanfaatan media pipa plastik dapat meningkatkan hasil belajar siswa dan proses pembelajarannya.  Kata kunci: Media benda kongkrit, Hasil belajar, dan Matematika    
KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK DIPADU STRATEGI TURNAMEN BELAJAR UNTUK MENCAPAI KETUNTASAN BELAJAR Iswahyudi Joko Suprayitno
Jurnal Karya Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Karya Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkpm.1.1.2014.%p

Abstract

Ranah pendidikan terbagi menjadi kognitif, afektif, dan psikomotorik. Ranah kognitif masih lebih diutamakan. Apabila hal tersebut dibiarkan terus menerus tanpa sama sekali memperhatikan domain yang lain, kiranya mudah dipahami kalau hasil pendidikan itu mungkin mencapai tingkat kecerdasan yang tinggi, tetapi tidak menunjukkan sikap-sikap yang diharapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan adanya hal tersebut peneliti ingin mencobakan suatu strategi dalam pelaksanaan pembelajaran matematika menggunakan pendekatan realistik dipadu strategi turrnamen belajar dengan media LKS. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sejauh mana pencapaian ketuntasan belajar siswa, meneliti pengaruh dari keaktivan siswa dan keterampilan proses terhadap kognitifnya, kemudian akan diuji perbedaan antara hasil belajar pembelajaran matematika realistik dipadu strategi turnamen belajar dengan pendekatan ekspositori. Hasil penelitian ini (1) siswa sudah tuntas dalam keaktivan (72,87 %), keterampilan proses (73,40%), dan kognitif (70%), (2) keaktivan siswa mempengaruhi kognitif sebesar 58,9%, sedangkan keterampilan proses mempengaruhi kognitif sebesar 53,3%, (3) uji rata-rata pihak kanan menunjukkan bahwa hasil belajar dengan pembelajaran matematika realistik dipadu strategi turnamen belajar dengan media LKS lebih baik dibandingkan pendekatan pembelajaran ekspositori. Dengan adanya pembelajaran ini diharapkan guru dapat mengembangkan kreatifitasnya dan dapat memotivasi siswa dalam mengikuti pembelajaran.
PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING Tsania Ismi Fauzia; Iswahyudi Joko Suprayitno; Padmi Susilawati
Journal of Lesson Study in Teacher Education Vol. 4 No. 1 (2025): Volume 4 No 1 2025
Publisher : LitbangMu Jawa Tengah and Teacher Professional Education UNIMUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51402/jlste.v4i1.151

Abstract

The aim of this study is to determine the improvement in students' mathematical problem-solving abilities using the Problem Based Learning model in Class XI-6 of SMA Negeri 11 Semarang. This study is a Classroom Action Research (CAR) involving 36 students of Class XI-6 as subjects. The research was conducted in two cycles, with each cycle consisting of one meeting and each meeting comprising two hours of instruction. To assess the improvement in students' mathematical problem-solving abilities, evaluations were conducted at the end of each cycle. The data obtained show that there was an improvement in students' mathematical problem-solving abilities before and after the implementation of the intervention. This is evidenced by the consistent increase in students' academic performance. The average problem-solving ability in Cycle 2, using the Problem-Based Learning model, reached the Minimum Competency Criteria (KKTP) of 75. The proportion of students achieving mastery in problem-solving abilities based on the KKTP standard also reached 75%.