Claim Missing Document
Check
Articles

SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING Adelia; Iswahyudi Joko Suprayitno; Martyana Prihaswati
Symmetry: Pasundan Journal of Research in Mathematics Learning and Education Vol. 10 No. 2 (2025): Symmetry: Pasundan Journal of Research in Mathematics Learning and Education
Publisher : Mathematics Education Study Program, FKIP, Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/symmetry.v10i2.35439

Abstract

Keterampilan pemecahan masalah merupakan aktivitas kognitif yang mendorong siswa untuk berpikir aktif dan menemukan solusi atas permasalahan yang dihadapinya. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan pemecahan masalah matematika pada siswa, yang disebabkan oleh dominasi model pembelajaran yang diterapkan guru yang masih mengandalkan metode ceramah dan hafalan rumus untuk menghadapi permasalahan rutin. Integrasi model Problem Based Learning dapat dijadikan alternatif solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tren, jenjang pendidikan, dan jenis penelitian yang paling dominan dalam studi peningkatan keterampilan pemecahan masalah matematika melalui model PBL. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review dengan pendekatan PRISMA, yang meliputi beberapa tahapan seperti identifikasi, penyaringan, penilaian kelayakan, dan inklusi 10 artikel ilmiah terpilih yang terbit antara tahun 2020 dan 2025. Artikel-artikel tersebut ditelusuri menggunakan basis data jurnal nasional dan internasional seperti Google Scholar, PubMed, dan ERIC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tren penelitian untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika melalui model PBL meningkat secara signifikan dari tahun 2020 hingga 2024, dengan fokus utama pada jenjang SMP. Jenis penelitian yang dominan adalah kuantitatif, terutama metode kuasi eksperimen, sementara pendekatan kualitatif dan campuran masih terbatas. Temuan ini menunjukkan bahwa model PBL efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika, sekaligus membuka peluang untuk penelitian lebih lanjut di jenjang pendidikan lain dengan metode yang lebih beragam.
Systematic Literature Review: Pengaruh Model Think Pair Share Berbantuan Media Edukasi Terhadap Pemahaman Konsep Matematis Umaroh, Anisa; Suprayitno, Iswahyudi Joko; Prihaswati, Martyana
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 1 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i1.3620

Abstract

Rendahnya pemahaman konsep matematis siswa masih menjadi permasalahan utama dalam pembelajaran matematika, khususnya akibat dominannya pembelajaran yang berorientasi pada hafalan prosedur tanpa pemaknaan konsep. Salah satu upaya yang banyak dikaji untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah penerapan model pembelajaran tipe Think Pair Share (TPS) yang dikombinasikan dengan media edukasi.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji secara sistematis publikasi ilmiah mengenai pengaruh model Think Pair Share berbantuan media edukasi terhadap pemahaman konsep matematis siswa pada periode 2018–2025. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan mengacu pada pedoman PRISMA. Penelusuran artikel dilakukan melalui database Google Scholar menggunakan aplikasi Publish or Perish, sehingga diperoleh 50 artikel awal. Setelah melalui tahap identification, screening, eligibility, dan included, terpilih 9 artikel yang dianalisis lebih lanjut. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan model Think Pair Share berbantuan media, baik media digital maupun media konkret, secara konsisten memberikan dampak positif terhadap peningkatan pemahaman konsep matematis siswa. Mayoritas penelitian dilakukan pada jenjang SMP dan didominasi oleh metode Penelitian Tindakan Kelas. Selain itu, tren penelitian menunjukkan fluktuasi jumlah publikasi setiap tahun dengan puncak pada tahun 2024. Dengan demikian, model Think Pair Share berbantuan media edukasi terbukti relevan dan efektif untuk dikembangkan sebagai strategi pembelajaran inovatif dalam meningkatkan pemahaman konsep matematis siswa.
INTEGRASI MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING DENGAN PENDEKATAN RME UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH Cahya Nilam Maharani; Eko Andy Purnomo; Iswahyudi Joko Suprayitno
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.40355

Abstract

Students are required to process mathematical problem-solving skills to meet the demands of 21St- century education. Various instructional models have been developed to enhance these skills, including the integration of Discovery Learning (DL) and Realistic Mathematics Education (RME). This study employed a Systematic Literature Review (SLR) approach by examining sixteen Sinta – indexed articles (levels 2-5) relevant to the topic of mathematical problem – solving abilities. The findings reveal that most studies applied Polya’s problem – solving strategy and emphasized the importance of contextual learning and systematic thinking processes. The integration of DL and RME has been Shown to be effective in optimizing problem – solving through independent concept discovery connected to real-life context. In addition to improving conceptual understanding, this combination also fosters students’ independence, creativity, and reflective thinking skills. Therefore, integrating DL and RME can serve as an innovative instructional alternative that support the strengthening of Higher – Order Thinking Skills (HOTS) in alignment with the goals of the Merdeka Curriculum
Systematic Literature Review: E-Modul Augmented Reality Pendekatan Open-Ended Untuk Meningkatkan Berpikir Kreatif Siswa SMP Syahdia, Sefitra Syahdia; Sulisyaningsih, Dwi; Suprayitno, Iswahyudi Joko
Jurnal PEKA (Pendidikan Matematika) Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal PEKA (Pendidikan Matematika)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/z3b4cs16

Abstract

ABSTRACT: The advancement of educational technology has encouraged the integration of Augmented Reality (AR) as an instructional medium capable of enhancing interactivity and the overall learning experience. Nevertheless, students’ creative thinking skills in geometry remain suboptimal, and studies examining the integration of AR with an open-ended approach are still limited. This study aims to evaluate the effectiveness of an AR-based e-module employing an open-ended approach in improving the creative thinking skills of junior high school students. The research adopts a Systematic Literature Review (SLR) guided by the PRISMA framework, encompassing the stages of identification, screening, eligibility, and inclusion. The findings indicate that AR-based e-modules with an open-ended approach contribute positively to the development of creative thinking, particularly in fluency, flexibility, originality, and elaboration. These results suggest that integrating AR with an open-ended approach constitutes an effective and relevant strategy for strengthening higher-order thinking skills in mathematics learning.    ABSTRAK: Perkembangan teknologi pendidikan mendorong pemanfaatan AR sebagai media pembelajaran yang dinilai mampu meningkatkan interaktivitas serta mutu pengalaman belajar. Meskipun demikian, kemampuan berpikir kreatif siswa SMP pada materi geometri masih menunjukkan hasil yang belum optimal, dan kajian yang menelaah integrasi AR dengan pendekatan open-ended masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas e-modul berbasis AR dengan pendekatan open-ended dalam mengembangkan kemampuan berpikir kreatif siswa. Metode yang digunakan ialah Systematic Literature Review (SLR) yang mengacu pada pedoman PRISMA melalui tahapan identifikasi, penyaringan, kelayakan, dan inklusi. Hasil analisis menunjukkan bahwa e-modul berbasis AR berpendekatan open-ended berkontribusi positif terhadap peningkatan aspek kelancaran, keluwesan, orisinalitas, dan elaborasi. Temuan tersebut mengindikasikan bahwa integrasi AR dengan pendekatan open-ended merupakan strategi yang efektif dan relevan untuk memperkuat kemampuan berpikir tingkat tinggi dalam pembelajaran matematika.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN LUSIO (LUDO RASIO) TERINTEGRASI REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH Nadiah, Sifatun; Suprayitno, Iswahyudi Joko; Aziz, Abdul
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 1 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/1cpahw68

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah siswa pada materi rasio masih dikatakan rendah dan menjadi permasalahan dalam pembelajaran matematika di SMP. Pembelajaran yang berorientasi pada prosedur dan kurang mengaitkan konsep dengan konteks nyata menyebabkan siswa kesulitan untuk menyelesaikan permasalahan kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran LUSIO (Ludo Rasio) yang terintegrasi dengan pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) guna mendukung kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan menggunakan model 4D yang dibatasi pada tahap define, design, dan develop. Subjek penelitian meliputi ahli materi, ahli media, peserta didik kelas VII SMP, dan guru matematika. Data dikumpulkan menggunakan teknik wawancara, observasi, dan angket. Analisis data dilakukan untuk mengetahui tingkat kevalidan dan kepraktisan media. Hasil penelitian menunjukkan media pembelajaran LUSIO memperoleh kategori sangat valid berdasarkan penilaian ahli media sebesar 91% dan ahli materi sebesar 87%, serta kategori sangat praktis berdasarkan respon peserta didik sebesar 85% dan guru sebesar 90%. Media LUSIO dinilai menarik, mudah digunakan, dan sesuai untuk pembelajaran kontekstual pada materi rasio. Dengan demikian, media LUSIO layak digunakan sebagai media pendukung pembelajaran matematika. Saran bagi peneliti selanjutnya untuk menguji efektivitas media LUSIO terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah siswa.
PENGEMBANGAN E-MODUL AUGMENTED REALITY DENGAN PENDEKATAN OPEN-ENDED UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF Izma Syahdia, Sefitra; Sulistyaningsih, Dwi; Suprayitno, Iswahyudi Joko
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 1 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/d8d07p93

Abstract

Pembelajaran matematika khususnya pada materi bangun ruang sisi datar masih menghadapi kendala pada saat penyampaian materi secara visual dan pengembangan kemampuan berpikir kreatif siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul digital berbasis augmented reality dengan pendekatan open-ended serta menilai kevalidannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah ADDIE yang meliputi tahapan analisis, design dan development. Uji validitas melibatkan enam validator yang terdiri atas tiga ahli media dan tiga ahli materi dengan menggunakan instrumen berupa lembar validasi. Analisis data dilakukian secara deskriptif kuantitatif.  Hasil validasi menyatakan bahwa E-Modul memperoleh skor rata-rata 3,5 berdasarkan ahli media dan 3,3 berdasarkan ahli materi berada pada kategori valid. Berdasarkan hasil tersebut, E-Modul yang dihasilkan memenuhi standar kelayakan sebagai bahan ajar matematika guna mendukung pembelajaran yang interaktif serta peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa.
Pengaruh Model Open Ended Berbantuan E-Modul Etnomatematika Tari Gambyong terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Kelas IX Amelia Maulida; Suprayitno, Iswahyudi Joko; Prihaswati, Martyana
Mandalika Mathematics and Educations Journal Vol 8 No 1 (2026): Edisi Maret
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jm.v8i1.11357

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran open ended berbasis etnomatematika yang terintegrasi dengan e-modul interaktif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas IX SMP pada materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Pretest-Posttest Control Group, melibatkan 60 siswa yang dipilih secara acak dari populasi 180 siswa. Kelompok eksperimen diberikan perlakuan melalui model open ended berbantuan e-modul berbasis etnomatematika, sedangkan kelompok kontrol menerima pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan pemecahan masalah, angket motivasi, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji-t, serta penghitungan effect size Cohen’s d. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor posttest kelas eksperimen sebesar 86,37, lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol yang memperoleh 80,60. Hasil uji-t menunjukkan t_hitung = 2,202 > t_tabel = 2,00172, sehingga terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Nilai effect size Cohen’s d = 0,57 termasuk kategori sedang, yang menunjukkan pengaruh positif model pembelajaran ini terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Temuan ini memberikan kontribusi ilmiah dengan membuktikan efektivitas integrasi model open ended, media digital, dan pendekatan budaya lokal dalam pembelajaran matematika berbasis indikator NCTM. Secara teoretis, penelitian ini memperkuat pendekatan konstruktivistik dan pembelajaran kontekstual, sedangkan secara praktis, hasil ini menegaskan bahwa guru matematika dapat memanfaatkan model open ended berbasis etnomatematika untuk meningkatkan keterlibatan, motivasi, kreativitas, dan kemampuan berpikir kritis siswa. Meskipun pengaruhnya sedang, penerapan jangka panjang diharapkan dapat memperkuat hasil pembelajaran dan generalisasi temuan.
Development of the Silindar E-Module Based on Problem Based Learning with a STEM Approach on SPLDV to Enhance Students Problem Solving Skills Tamam, Muhammad Farkhan; Suprayitno, Iswahyudi Joko; Purnomo, Eko Andy
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 6 No. 1 (2026): January - March 2026
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v6i1.4752

Abstract

Mathematics learning in schools should be able to optimally stimulate these higher-order thinking skills to meet the demands of 21st-century competencies. However, conditions in the field show that learning still tends to be teacher-centered and the availability of contextual teaching materials is limited. This condition triggers students' difficulties in formulating mathematical models, especially in the SPLDV material, so that students' problem-solving abilities are not optimally honed. This development research is specifically limited to the objective of developing and testing the level of validity and practicality of the Silindar E-Module on SPLDV material based on Problem Based Learning (PBL) and the STEM approach. The method used is development research with the Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation (ADDIE) model. Data collection uses validation sheets from media experts and material experts, as well as questionnaire responses from teachers and students. The results of the study show that the Silindar E-module meets the criteria of being very valid in terms of design and material substance with an average overall validity score of 3.68 consisting of a media expert assessment of 3.76 and a material expert assessment of 3.60. The Silindar E-module was also declared very practical when applied in learning based on an average combined practicality of 3.56 with the results of the teacher response questionnaire with an average of 3.73 and a student response of 3.39. These findings confirm that the Silindar E-module is suitable for use as an interactive learning tool to facilitate the improvement of students' mathematical problem-solving abilities and support the implementation of the independent curriculum.
Systematic Literature Review: Pengaruh Model Think Pair Share Berbantuan Media Edukasi Terhadap Pemahaman Konsep Matematis Umaroh, Anisa; Suprayitno, Iswahyudi Joko; Prihaswati, Martyana
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 1 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i1.3620

Abstract

Rendahnya pemahaman konsep matematis siswa masih menjadi permasalahan utama dalam pembelajaran matematika, khususnya akibat dominannya pembelajaran yang berorientasi pada hafalan prosedur tanpa pemaknaan konsep. Salah satu upaya yang banyak dikaji untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah penerapan model pembelajaran tipe Think Pair Share (TPS) yang dikombinasikan dengan media edukasi.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji secara sistematis publikasi ilmiah mengenai pengaruh model Think Pair Share berbantuan media edukasi terhadap pemahaman konsep matematis siswa pada periode 2018–2025. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan mengacu pada pedoman PRISMA. Penelusuran artikel dilakukan melalui database Google Scholar menggunakan aplikasi Publish or Perish, sehingga diperoleh 50 artikel awal. Setelah melalui tahap identification, screening, eligibility, dan included, terpilih 9 artikel yang dianalisis lebih lanjut. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan model Think Pair Share berbantuan media, baik media digital maupun media konkret, secara konsisten memberikan dampak positif terhadap peningkatan pemahaman konsep matematis siswa. Mayoritas penelitian dilakukan pada jenjang SMP dan didominasi oleh metode Penelitian Tindakan Kelas. Selain itu, tren penelitian menunjukkan fluktuasi jumlah publikasi setiap tahun dengan puncak pada tahun 2024. Dengan demikian, model Think Pair Share berbantuan media edukasi terbukti relevan dan efektif untuk dikembangkan sebagai strategi pembelajaran inovatif dalam meningkatkan pemahaman konsep matematis siswa.