Andri Suprayogi
Departemen Teknik Geodesi, Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Published : 133 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS PERBANDINGAN FLUKTUASI PERUBAHAN VOLUME WADUK PENJALIN DENGAN METODE PEMERUMAN DAN PENGUKURAN ELEVASI MUKA AIR Endang Purwati; Andri Suprayogi; Hani'ah .
Jurnal Geodesi UNDIP Volume 1, Nomor 1, Tahun 2012
Publisher : Departement Teknik Geodesi Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (927.806 KB)

Abstract

Waduk Penjalin terletak di wilayah Kabupaten Brebes, Provinsi Jawa Tengah, dibangun sekitar tahun 1930 –  1934. Waduk  Penjalin hanya dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan air irigasi seluas 29.000 Ha. Sumber airnya selain dari Kali Pemali juga berasal dari air hujan yang jatuh di Daerah Aliran Sungai (DAS) Waduk Penjalin dan yang jatuh langsung ke waduk. Curah hujan tahunan rata-rata di daerah ini berkisar antara 2.750 mm. Pemeliharaan Waduk Penjalin belum dilaksanakan secara serius oleh pengelola. Sejak dibangun tahun 1934 hingga sekarang, baru dilakukan dua kali pemeruman untuk mengontrol perubahan Waduk Penjalin, sehingga perubahan secara perodik tidak bisa dideteksi. Dengan kata lain, apabila terjadi perubahan tidak bisa dilakukan tindak lanjut secara berkala. Volume efektif waduk pada awal mula beroperasi sebesar 9,5 juta. Setelah beroperasi selama 76 tahun diperkirakan volume Waduk Penjalin kurang dari 50%, terbukti dari volumenya sudah tidak dapat lagi mengairi irigasi seluas 29.000Ha. Kata kunci : Waduk, Volume, Daerah Aliran Sungai
ANALISIS PENGARUH FENOMENA UPWELLING TERHADAP JUMLAH TANGKAPAN IKAN DENGAN PENGAMATAN TEMPORAL CITRA AQUA MODIS (Studi Kasus : Selat Bali) Hot Parningotan Banjarnahor; Andri Suprayogi; Nurhadi Bashit
Jurnal Geodesi UNDIP Volume 9, Nomor 2, Tahun 2020
Publisher : Departement Teknik Geodesi Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (479.819 KB)

Abstract

ABSTRAKPerairan Selat Bali merupakan daerah di selatan khatulistiwa yang terletak diantara Pulau Jawa dan Pulau Bali. Perairan Selat Bali memiliki potensi sumber daya perikanan yang cukup tinggi. Kelimpahan dan persebaran ikan dipengaruhi oleh produktivitas lingkungan seperti sebaran konsentrasi klorofil-a dan variasi suhu permukaan laut. Produktivitas lingkungan dipengaruhi oleh fenomena pembalikkan massa air (upwelling) yang diakibatkan oleh pergerakan angin yang melewati Selat Bali. Pada umumnya lokasi penangkapan ikan akan berpindah-pindah mengikuti pergerakan kondisi lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari fenomena upwelling terhadap jumlah tangkapan ikan dengan pengamatan parameter suhu permukaan laut, klorofil-a, dan angin. Metode yang digunakan untuk pengamatan fenomena upwelling adalah dengan memanfaatkan hasil perekaman citra satelit yaitu citra Aqua MODIS dan data angin ASCAT. Data harian satelit Aqua MODIS dan ASCAT dikompilasi kedalam bentuk musiman menggunakan pemograman IDLuntuk mendapatkan nilai rata-rata parameter upwelling. Hasil akhir dari penelitian ini berupa pola sebaran parameter upwelling serta nilai variabilitas setiap parameternya. Fenomena upwelling di Selat Bali terjadi pada musim Timur dan musim Peralihan II dengan puncak konsentrasi klorofil sebesar 1,870 mg/m3 dan suhu rata-rata terendah 25,366°C serta kecepatan angin tertinggi sebesar 8,808 m/s. Kategori upwelling yang terjadi di Selat Bali didominasi kategori medium yang terjadi pada bulan Mei sampai dengan November dengan luas 26.906 - 3.322,588 km2. Hasil regresi polinomial menunjukkan koefisien determinasi yang berbeda-beda. Tahun 2016 koefisien determinasinya 0,0445, dan 0,2847 yang menunjukkan tingkat hubungan yang rendah, sedangkan tahun 2018 koefisiennya sebesar 0,6823 dan 0,7513 yang menunjukkan hubungan tinggi.Kata kunci: Angin, Aqua Modis, Klorofil-a, Suhu Permukaan Laut, Upwelling.  ABSTRACTThe waters of the Bali Strait are areas south of the equator, located between Java and Bali. The waters of the Bali Strait have a high potential for fishery resources. Fish abundance and distribution are influenced by environmental productivity such as the distribution of chlorophyll-a concentrations and variations in sea surface temperature. Environmental productivity is influenced by the upwelling phenomenon caused by the movement of wind through the Bali Strait. In general, fishing locations will move around following the movement of environmental conditions. The purpose of this study was to determine the effect of the upwelling phenomenon on the number of fish catches by observing parameters of sea surface temperature, chlorophyll-a, and wind. The method used for observing the upwelling phenomenon is to utilize the results of recording satellite imagery, namely Aqua MODIS imagery and Ascat wind data. Daily data on Aqua MODIS and ASCAT satellites are compiled into a seasonal form using IDL programming to get the average value of the upwelling parameter. The final results of this study in the form of the distribution pattern of upwelling parameters and the value of the variability of each parameter. The upwelling phenomenon in the Bali Strait occurred in the East and Transition II seasons with peak chlorophyll concentrations of 1,870 mg/m3 and the lowest average temperature of 25,366 °C and the highest wind speed of 8,808 m/s. The upwelling category that occurred in the Bali Strait is dominated by the medium category which occurred in May to November with an area of 26.906 – 3.322,588 km2. Polynomial regression results show different coefficients of determination. In 2016 the coefficient of determination was 0,0445, and 0,2847, which showed a low level of relationship, while in 2018 the coefficients were 0,6823 and 0,7513, which showed a high relationship.Keywords: Aqua Modis, Chlorophyll-a, Sea Surface, Temperature, Upwelling, Wind.
PEMBUATAN APLIKASI SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PERSEBARAN LEMBAGA KURSUS BAHASA INGGRIS BERBASIS ANDROID (Studi Kasus Desa Tulung Rejo dan Desa Pelem Kecamatan Pare Kabupaten Kediri ) Fadhlan Hamdi; Andri Suprayogi; Bandi Sasmito
Jurnal Geodesi UNDIP Volume 4, Nomor 4, Tahun 2015
Publisher : Departement Teknik Geodesi Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (695.16 KB)

Abstract

ABSTRAKDesa Tulung Rejo dan Desa Pelem terletak di Kecamatan Pare Kabupaten Kediri, Jawa Timur.Dikedua desa yang lebih umum dikenal dengan nama Kampung Inggris ini, tersebar 104 lembaga kursus bahasa Inggris. Dengan  lokasi yang cukup luas dan padat serta banyaknya jumlah lembaga kursus yang ada, ketersediaan akan informasi mengenai nama lembaga, lokasi dan fasilitas masih sangat sedikit. Oleh karena itu diperlukan sistem informasi geografis dimana sistem ini memberikan  dan mengatur informasi baik data spasial ataupun non spasial.Penelitian ini menggunakan data koordinat yang diperoleh dari GPS Handheld. Proses pembuatan sistem informasi geografis dimulai dari perancangan aplikasi, yang terdiri dari perancangan dan skenario use case, activity diagram, class diagram dan perancangan user interface.Tahapan selanjutnya adalah pengkodean aplikasi dengan menggunakan bahasa pemrograman HTML5 menggunakan Framework Ionic. Tahapan akhir dari proses pembuatan aplikasi adalah dengan menguji coba aplikasi menggunakan emulator pada pc untuk memastikan aplikasi telah sesuai dengan rancangan, setelah uji coba tersebut berhasil dapat digunakan pada smartphone Android.     Penelitian tugas akhir ini menghasilkan sebuah aplikasi mobileGIS tentang lembaga kursus bahasa Inggris di Desa Tulung Rejo dan Desa Pelem.Pada aplikasi ini terdapat informasi mengenai lembaga kursus, lokasi, fasilitas dan beberapa informasi pendukung. Hasil akhir dari penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sumber informasi yang dapat dikembangkan untuk memberikan informasi- informasi lain dimasa yang akan datang.Kata kunci:Aplikasi  Mobile GIS, HTML5, Ionic, Kampung Inggris, Sistem Informasi Geografi,  ABSTRACTTulung Rejo village and Pelem village were located in Pare District, Kediri Regency, East Java. On these villages which were generally known as "Kampung Inggris", spreaded 104 english courses. By having wide-large area and large number of the courses, it still have less informations such as the names, locations, and facilities of those courses. In order to accomplish this problem, it was needed geographic information system to manage and provide spatial and non spatial data.This research used coordinate data which was gotten by GPS handheld. First step was by designing an application, which consisted of use case scenario, activity diagram, class diagram, and user interface. The second was by coding the application using HTML 5 by framework ionic. The last was by running the application using emulator of pc for ensuring the application was match with the first plan. After it perfectly fixed, it can be appropriately compatible on AndroidThe output of this research was a mobile GIS application which had an informations about the courses at Tulung Rejo Village and Pelem Village. It offered the names, locations, facilities, and some other supporting informations. It was expected this application can provide useful informations and hopefully this research can be developed in the future.Keywords: GIS, HTML5, Ionic, Kampung Inggris, Mobile GIS Application *) Penulis Penanggungjawab
APLIKASI PERSEBARAN OBJEK WISATA DI KOTA SEMARANG BERBASIS MOBILE GIS MEMANFAATKAN SMARTPHONE ANDROID Muhammad Rifqi Andikasani; Moehammad Awaluddin; Andri Suprayogi
Jurnal Geodesi UNDIP Volume 3, Nomor 2, Tahun 2014
Publisher : Departement Teknik Geodesi Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (525.667 KB)

Abstract

Abstrak Kota Semarang merupakan ibukota Provinsi Jawa Tengah. Dengan luas sekitar 373,70 Km2, Kota Semarang dapat digolongkan sebagai kota metropolitan di Provinsi Jawa Tengah. Sebagai ibukota provinsi tentu Kota Semarang menjadi parameter kemajuan bagi kota-kota lain di Provinsi Jawa Tengah.Dengan status sebagai kota metropolitan yang di penuhi oleh berbagai fasilitas dan objek wisata menarik, Kota Semarang menjadi salah satu tujuan wisata bagi para wisatawan. Dalam hal pariwisata, Kota Semarang sedang melakukan pengembangan dan promosi wisata dengan dicanangkannya program “Ayo Wisata ke Semarang” yang dimulai sejak akhir tahun 2011 lalu. Tentunya Pemerintah Kota Semarang telah menyiapkan beberapa objek wisata unggulan yang tersebar di sekitar Kota Semarang.Informasi mengenai objek wisata menuntut akan adanya ketersediaan sistem informasi yang tepat, salah satunya melalui  sistem informasi geografis berbasis mobile GIS dengan memanfaatkan smartphone Android. Dengan semakin meningkatnya penggunaan smartphone Android oleh masyarakat, maka dibuat sebuah aplikasi yang mengkombinasikan teknologi GPS (Global Positioning System) dan LBS (Location Based Service). Pembuatan aplikasi ini menggunakan App Inventor dengan bahasa pemrograman visual block, serta memanfaatkan Google Maps.Aplikasi mobile GIS persebaran objek wisata di Kota Semarang ini dapat dijadikan panduan wisata karena dilengkapi dengan fitur-fitur seperti posisi objek wisata, arah kemudi, dan informasi seputar objek wisata di Kota Semarang. Selain itu aplikasi ini dilengkapi dengan berbagai informasi pendukung pariwisata seperti sarana transportasi, rumah sakit, hotel, dan beberapa informasi lainnya. Kata Kunci : Kota Semarang, wisata, Aplikasi, GIS, Mobile GIS, GPS, LBS, Android Abstract Semarang City is the capital of Central Java Province. With an area of 373.70 Km2 Semarang City can be classified as a metropolitan city in Central Java. As the provincial capital Semarang City would be progress parameters for other cities in Central Java .Information about attractions will claim the availability of more precise information, one of them through based mobile - geographic information system GIS use Android smartphone . With the increasing use of Android smartphones by society , then made an application that combines GPS (Global Positioning System) technology and LBS (Location Based Service). Manufacturing applications using App Inventor to the programming language visual block , and using Google Maps.With status as a metropolitan city that is filled by a variety of amenities and exciting attractions, Semarang City be one destination for tourists . In the case of tourism , Semarang are doing development and tourism promotion the called program "Ayo Wisata ke Semarang" which started since the end of 2011. Of course, Semarang Municipality has completed some excellent attractions spread around the city of Semarang .Mobile GIS applications of attractions in Semarang City can use as tour guide equipped with features such as the position of Attraction , directions, and information about attractions around Semarang City. The application comes with a wide range of tourism supporting information such as a means of transport , hospitals, hotels , and other information .Keywords: Semarang City , attraction, application , GIS , Mobile GIS , GPS , LBS, Android*)Penulis Penanggung Jawab
PEMETAAN ZONA NILAI TANAH BERDASARKAN HARGA PASAR UNTUK MENENTUKAN NILAI JUAL OBJEK PAJAK (NJOP) MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (Studi Kasus : Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang) Meilina Fika Mayangsari; Sawitri Subiyanto; Andri Suprayogi
Jurnal Geodesi UNDIP Volume 4, Nomor 4, Tahun 2015
Publisher : Departement Teknik Geodesi Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (965.823 KB)

Abstract

ABSTRAKZona Nilai Tanah (ZNT) merupakan area yang menggambarkan nilai tanah yang relatif sama dan mempunyai perbedaan nilai antara yang satu dengan yang lainnya berdasarkan analisis perbandingan harga pasar dan biaya. Berdasarkan Perda Kota Semarang No. 13 Tahun 2011 tentang Pajak Bumi dan Bangunan, Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) merupakan dasar pengenaan Pajak Bumi dan Bangunan yang merupakan salah satu pendapatan daerah yang sangat penting untuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Oleh karena itu perlu diwujudkan informasi nilai tanah sebagai rujukan nasional untuk mewujudkan fungsi tanah. Salah satu perwujudan informasi nilai tanah adalah Peta ZNT (Zona Nilai Tanah).Peta ZNT dibentuk berdasarkan nilai tanah dengan penilaian massal (tidak memperhatikan properti dan karakteristik khusus dari objek pajak tersebut) dan menggunakan pendekatan perbandingan penjualan (sales comparative) dimana objek pajak yang akan dinilai dibandingkan dengan objek pajak lain sejenis yang sudah  diketahui nilai jualnya. Dalam penelitian ini pengolahan data menggunakan software ArcGis 10.1 dan Microsoft Office 2010.Hasil penelitian ini berupa Peta Zona Nilai  Tanah yang terdiri dari 54 zona dari data NJOP (Nilai Jual Objek Pajak) dan data Survei Transaksi Harga Tanah. Sedangkan peningkatan pendapatan daerah rata-rata yang dapat digali dari peta ZNT hasil penelitian yaitu sebesar  adalah 522,24%. Kata Kunci : Zona Nilai  Tanah (ZNT), Nilai Jual Objek Pajak (NJOP), Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). ABSTRACTLand Value Zone (ZNT) is an area that illustrates the value of land relatively same and have a difference value between the value of each other based on a comparative analysis of market prices and costs. Based on the Semarang City Regulation No. 13 of 2011 on Land and Building Tax, Tax Value of tax Object (NJOP) is the bases of land and building tax revenues, which is one area that is very important for the improvement of services to the community. Therefore, it is necessary to realize the information value of the land as a national reference for the realization of the functions of the land. One of realization the information value of land is a map of ZNT (Land Value Zone). Map of ZNT formed based on the appraisal value of the land mass (not paying attention to property and the specific characteristics of the tax object) and using the sales comparison approach (comparative sales) where the object of the tax is to be assessed in comparison to other similar tax objects already known resale value. In this study data processing using ArcGIS 10.1 software and Microsoft Office 2010.Results of this study are Land Value Zone Map that consists of 54 zones of the data NJOP (Value of tax Objects) and data transactions Land Price Survey. While the analysis of the increase in the average income of the magnitude of the increase in local revenues is 522.24%. Keywords: Land Value Zone (ZNT), the Value of the tax Object (NJOP), Land and Building Tax (PBB).  *) Penulis, Penanggungjawab
APLIKASI SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) PERSEBARAN HOTEL DI KOTA SEMARANG BERBASIS WEB Anisa Isna Yesiana; Andri Suprayogi; Haniah Haniah
Jurnal Geodesi UNDIP Volume 5, Nomor 2, Tahun 2016
Publisher : Departement Teknik Geodesi Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (797.928 KB)

Abstract

ABSTRAK                Hotel merupakan salah satu jenis akomodasi yang mempunyai fungsi bukan hanya untuk menginap, beristirahat, makan dan minum tetapi juga sebagai tempat melangsungkan berbagai macam kegiatan sesuai dengan tujuan pasar hotel tersebut. Kota Semarang sebagai salah satu kota besar memiliki perkembangan hotel yang cukup pesat, sehingga perlu diimbangi dengan pengadaan informasi berupa aplikasi berbasis webGIS.                WebGIS didefinisikan sebagai suatu jaringan berbasis layanan informasi geografis yang dapat diakses secara online melalui internet/web. Pembuatan aplikasi ini memanfaatkan software XAMPP sebagai server localhost,  Google Maps untuk peta online yang akan disajikan ditampilan website serta Dreamweaver dan Notepad++ untuk pembuatan desain website dan melakukan coding. Setelah itu, penggunggahan dapat dilakukan menggunakan Filezilla agar website bisa diakses melalui internet.                Hasil dari penelitian ini berupa sebuah aplikasi Sistem Informasi Geografis (SIG) persebaran hotel yang ada di Kota Semarang berbasis web yang dapat diakses oleh masyarakat secara online. Aplikasi ini dapat memberikan kemudahan masyarakat dalam melakukan pencarian sehingga kebutuhan informasi untuk setiap pengguna dapat terpenuhi. Kata Kunci : Hotel, Semarang, WebGIS                                                                                             ABSTRACTHotel is one type of accommodation that has a function not only to stay, relax, eat and drink but also as a place to carry out various activities in accordance with the purpose of the hotel market. Semarang City as one of the major cities have a fairly rapid development of the hotel, so it needs to be balanced with the provision of information in the form of web-based GIS applications.WebGIS is defined as a network-based geographic information services that can be accessed online via internet / web. Making these applications using software  XAMMP  as a server localhost, Google Maps for maps online that will be presented in website interface, as well as Dreamweaver and Notepad ++ for the manufacture of website design and coding. After that,  uploading can be performed using FileZilla so the website can be accessed via internet.The results of this study in the form of an application of Geographic Information Systems (GIS) distribution of hotel in Semarang City-based web that is accessible to the public online. This application can be provide convenience the society to searching so that the information needs for each user's can be fulfilled. Keyword : Hotel, Semarang, WebGIS *) Penulis Penanggung Jawab
IDENTIFIKASI DAN ESTIMASI TINGKAT PRODUKTIVITAS KELAPA SAWIT MENGGUNAKAN TEKNOLOGI LiDAR (Studi Kasus : Air Upas, Kabupaten Ketapang) Tsana’a Alifia Nauthika; Andri Suprayogi; Bambang Sudarsono
Jurnal Geodesi UNDIP Volume 6, Nomor 4, Tahun 2017
Publisher : Departement Teknik Geodesi Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (610.685 KB)

Abstract

ABSTRAK Data penginderaan jauh (inderaja) telah banyak digunakan untuk identifikasi dan pemantauan kondisi penggunaan lahan pertanian. Salah satu teknologi penginderaan jauh yang tengah berkembang sangat pesat ialah LiDAR. Kelapa sawit merupakan salah satu komoditas utama dalam bidang perkebunan di Indonesia. Sebagai komoditas unggulan, maka diperlukannya monitoring lahan secara akurat dan berkala untuk mengontrol produktivitas kelapa sawit. Untuk mengidentifikasi dan mengestimasi tingkat produktivitas kelapa sawit pada Kecamatan Air Upas dengan nomor lembar 17E, diterapkan menggunakan metode perhitungan pohon secara otomatis dan manual. Pada penelitian ini orthophoto menggunakan metode template matching untuk perhitungan ekstraksi otomatis pohon kelapa sawit dan perhitungan jumlah pohon manual dilakukan digitasi. Data LiDAR dilakukan pembuatan DEM, DSM dan CHM yang digunakan untuk menentukan tinggi masing-masing pohon kelapa sawit. Umur tanaman dapat diketahui berdasarkan hasil identifikasi tinggi pohon.Hasil ekstraksi otomatis identifikasi pohon kelapa sawit berjumlah 23.178 pohon dan hasil digitasi manual berjumlah 24.260 pohon. Hal ini berarti presentasi perhitungan tercapai >80% yaitu mencapai 95,53%. Perbedaan posisi antara kedua metode didapat nilai RMSe absis (X) sebesar 0,64 meter dan nilai RMSe ordinat (Y) sebesar 0,73 meter. Berdasarkan hasil identifikasi pohon, tinggi pohon yang paling dominan pada area Kecamatan Air Upas dengan nomor lembar 17E seluas ± 178,1 ha adalah berkisar antara 6,7 meter sampai dengan 8,4 meter dan estimasi umur pohon kelapa sawit yang paling dominan pada area studi penelitian adalah umur 10  tahun sebanyak 4.759 pohon, umur 11 tahun sebanyak 4.841 pohon dan umur 12 tahun sebanyak 4.684 pohon. Besarnya nilai kesalahan (RMSe) perbedaan antara titik manual dan titik otomastis pada tinggi pohon sebesar 0,76 meter. Estimasi tingkat produktivitas kelapa sawit berdasarkan umur untuk masing-masing kelas lahan adalah sebesar 5.545,6 ton untuk kelas lahan S1 (sangat sesuai); sebesar 4.970,3 ton untuk kelas lahan S2 (sesuai) dan sebesar 4.726,6 ton untuk kelas lahan S3 (kurang sesuai). Tinggi rendahnya produktivitas tanaman kelapa sawit sangat dipengaruhi oleh komposisi umur tanaman dan kesesuaian kondisi lahan.
APLIKASI PGROUTING UNTUK PENENTUAN JALUR OPTIMUM AMBULAN DALAM PROSES MOBILISASI KORBAN KECELAKAAN LALU LINTAS MENUJU UNIT GAWAT DARURAT BERBASIS DESKTOP (Studi kasus : Kota Semarang) Ratih Kumala Dewi; Andri Suprayogi; Bandi Sasmito
Jurnal Geodesi UNDIP Volume 4, Nomor 4, Tahun 2015
Publisher : Departement Teknik Geodesi Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (927.995 KB)

Abstract

ABSTRAKKecelakaan lalu lintas merupakan salah satu kejadian gawat darurat yang memerlukan pertolongan medis sesegera mungkin agar nyawa korban bisa tertolong dengan pertolongan Ambulan dalam pencarian rute optimum menuju ke Unit Gawat Darurat (UGD). Pgrouting merupakan fungsi routing yang terdapat pada postgreSQL yang dapat membantu dalam pencarian rute optimum. Untuk mendapatkan rute optimum dari lokasi kecelakaan menuju UGD dilakukan pemetaan lokasi sebaran lokasi kecelakan dengan menggunakan GPS navigasi dan didukung dengan data atribut lokasi kecelakaan seperti lokasi, fungsi jalan, alamat, dan lain-lain. Selanjutnya pembuatan basis data dari data spasial dan data atribut menggunakan software PostgreSQL versi 9.4.0 dan PostGIS versi 2.1 dengan fitur PgRouting dan disajikan dalam bentuk sebuah aplikasi menggunakan Microsoft Visual Studio. Dari beberapa metode tersebut diperoleh informasi mengenai jalur optimum Ambulan menuju UGD.Hasil dari penelitian ini berupa aplikasi SIG berbasis desktop yang memberikan kemudahan bagi instansi terkait yang mengatur proses mobilisasi Ambulan untuk mengetahui rute optimum yang disertai dengan rute yang dilewati, jarak, dan waktu tempuh dan dapat digunakan oleh pengguna untuk memperbarui data dan informasi secara lengkap.Kata Kunci : Ambulan, Aplikasi SIG, Rute Optimum, dan Sistem Informasi Geografis (SIG)   ABSTRACKTraffic accident is an incident that requires emergency medical services in order to save the victim. Pgrouting is one the best application to find the shortest route from the incident location to the nearest hospital. Therefore, the victim could be treated in quick. Pgroutingis a function contained in PostgreSQL that can help to search for the optimum route.First data from GPS Navigation, supported with attribute data such as incident location, road function, address are processed with PostgreSQL 4.4 version and PostGIS 2.1 version software to get the basic data Microsoft visual studio is applied to process basic data into an optimum route application.The result from this study is a desktop based GIS application. This application could ease to regulate the ambulance is mobilization process by giving the optimum route. The optimum route consist of route, distance and time frame. Keywords : Ambulance, Geographic Information System, GIS Application, and Optimum Route,  *) Penulis, Penanggungjawab
PEMBUATAN APLIKASI PEMBELAJARAN HITUNGAN GEODESI BERBASIS WEB Muhammad Iqbal Akhsin; Moehammad Awaluddin; Andri Suprayogi
Jurnal Geodesi UNDIP Volume 5, Nomor 4, Tahun 2016
Publisher : Departement Teknik Geodesi Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1093.857 KB)

Abstract

ABSTRAKIlmu Geodesi mempelajari mengenai pengukuran dipermukaan bumi, bentuk muka bumi sebagai geoid maupun ellipsoid serta berbagai macam jenis hitungan didalamnya. Sehingga mahasiswa ilmu Geodesi dituntut memiliki pemahaman yang mendalam mengenai berbagai macam jenis hitungan dasar. Umaryono sendiri berpendapat jika Geodesi merupakan salah satu cabang ilmu matematika terapan, sehingga selalu bersinggungan dengan berbagai macam jenis hitungan.Pada penelitian kali ini dirancang sebuah web yang memiliki fitur pembelajaran mengenai hitungan Geodesi yang dipelajari dalam mata kuliah Sistem Transformasi Koordinat, Proyeksi Peta dan Hitungan Proyeksi Geodesi. Beberapa hitungan yang dicantumkan dalam Web yakni konversi koordinat Geodetik - Geosentrik, Geodetik - UTM/TM3/TM serta hitungan penentuan posisi metode Gauss Mid Latitude dan Vincenty. Penyusunan berbasis web menggunakan bahasa PHP dan HTML.Aplikasi pembelajaran dan hitungan geodesi merupakan hitungan dan penjelasan tahapan hitungan disusun dengan menggunakan PHP dan HTML. Data hasil hitungan program penulis dibandingkan dengan hasil hitungan program Adjust memiliki selisih untuk hasil N (Northing) konversi Geodetik ke UTM/TM3/TM sebesar 0 – 0,0012 m dari 00 – 900 LU/LS dan selisih sebesar 0,02” untuk hasil reverse azimuth metode direct Gauss Mid Latitude dengan hitungan excel dan hasil selebihnya adalah sama. Nilai hasil dari hitungan dan proses hitungan ditampilkan di dua kolom  dalam satu halaman setelah data input dimasukkan. Tampilan mudah dipahami dan dimengerti dibuktikan dengan respon dua tahap hasil kuesioner dengan nilai tanggapan positif sebesar 96,55 % dan 97,92 %. Kata Kunci : Berbasis web, Hitungan Geodesi, HTML, Ilmu Geodesi, PHP ABSTRACTGeodetic Sciences study on the measurement of the earth's surface, the shape of the earth as geoid and ellipsoid and various types of problems in it. So that students of Geodesy science are required to have a deep understanding of various types of basic calculations. Umaryono himself thought if Geodesy is one branch of applied mathematics, so it is always in contact with a variety of counts.This final report designs a website which has features learning about Geodesy formula in subjects Coordinate Conversion System, Map Projection and Count Projections Geodesy. Some count included in the site geodetic coordinate conversion - geocentric, geodetic - UTM / TM3 / TM as well as a matter of positioning methods Gauss Mid Latitude and Vincenty. Program is web-based using PHP and HTMLApplication is a count and a step explanations prepared using PHP and HTML. The results compared with results of the program Adjust have a difference 0 – 0,0012 m for geodetic conversion to UTM / TM3 / TM and a difference of 0.02" for the results of reverse azimuth direct method Gauss Mid Latitude with a count of excel and the remaining results is the same. The results of the application is displayed in two columns on a page after the data input is entered. View is easy to understand and accept a two-stage response evidenced by results of a questionnaire with a positive feedback score of 96.55% and 97.92%. Keywords : Geodesy Formula,Geodesy Science, HTML,  PHP,  Web-based*)  Penulis, Penanggungjawab
KAJIAN DETEKSI DAN PENENTUAN GARIS PANTAI DENGAN METODE TERESTRIS DAN PENGINDRAAN JAUH Bandi Sasmito; Andri Suprayogi
Elipsoida : Jurnal Geodesi dan Geomatika Vol 2, No 02 (2019): Volume 02 Issue 02 Year 2019
Publisher : Department of Geodesy Engineering, Faculty of Engineering, Diponegoro University,Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.294 KB) | DOI: 10.14710/elipsoida.2019.6442

Abstract

Pemetaan pesisir meliputi wilayah daratan dan perairan, batas antara darat dan air (laut) disebut garis pantai. Permukaan laut secara periodik berubah atau yang umum disebut pasang surut air, sehingga batas darat dan air juga berubah. Pemetaan dengan data dasar citra satelit sekarang sudah umum dilakukan. Citra satelit merekam sesaat pada suatu waktu tertentu, jika pada wilayah pantai tentunya adalah batas darat dan laut adalah ketinggian air sesaat yang terekam oleh citra sehingga garis pantai akan berbeda antar perekaman. Kajian ini akan membahas bagaimana penentuan garis pantai dengan mengunakan metode gabungan terestris dan penginderaan jauh (data citra) dengan memperhatikan waktu perekaman dan tinggi air sesaat. Citra satelit yang digunakan adalah Landsat-8 dan pengukuran terestris menggunakan metode GNSS (Global Navigation Satelite System). Hasil yang diharapkan adalah metode hibrid dalam penentuan garis pantai sehingga dapat digunakan dalam produksi peta pada wilayah pesisir.
Co-Authors ., Hani'ah Abdi Sukmono, Abdi Adinda Thana A. Pertiwi ADYVICTURA TINAMBUNAN Agung Setiawan Ahmad Syauqani Akhmad Didik Prastyo Albertus Indra Bagus Cahyadi Amran Nur Utomo Andreas Ardianto Prodjo Koesoemo Angga Sapto Aji, Angga Sapto Anggoro Wahyu Utomo Anisa Isna Yesiana Antoneta Yuanita Arief Laila Nugraha Arief Waskito Aji Arif Witoko Arizal Kawamuna, Arizal Arlina . Arwan Putra Wijaya Ary Nurhidayati Sugianto ATIKA MARWATI Aufan Niam Aulia Rizky Auliannisa Auliannisa Bagas Arif Widyagdo Bagas Setia Aji Bambang Darmo Yuwono Bambang Darmo Yuwono Bambang Septiana Bambang Sudarsono Bambang Sudarsono Bandi Sasmito Bashit, Nurhadi Bodro Sisvinta hayu Briandana Januar Aji Gunadi Bunga Roliesta Sari Dafid Januar Damar Ismoyo Danang Budi Susetyo Daud Panji Permana David Beta Putra Demi Stevany Diah Ratna Setianingrum DONY AGIL PRASETYO Dwi Arini Edi Ikhsan Emeralda Amirul Ariefa Endang Purwati EVAN BRILLIANTO Fadhlan Hamdi Fadlila Ananingtyas, Fadlila Fahrunnisa Wulandari Adininggar Fajar Dwi Hernawan Fajar Rusdyanto Fauzi Janu Amarrohman, Fauzi Janu Febrina Mutiara Rosita Pane Galuh Fitriarestu Santoso Gigih Pradana Gilang Andhika Surya J. Gilang Diva Pradana Giustia Puspa Geoda Grivina Yuliantika Gunita Mustika Hati Hana Sugiastu Firdaus Hana Sugiastu Firdaus, Hana Sugiastu Handaru Aryo Suni Hani'ah . Hani'ah . . Hani'ah Hani'ah Hani'ah, Hani'ah Haniah Haniah Hasan Basyri Henndry . Hot Parningotan Banjarnahor Ibrohim Shiddiq Ika Rahayu Wulansari Ikhlasul Amal Ahyani INNEKE ASTRID PITALOKA Johan Irawan Kemala Medika Putri Kurnia Darmawan Laode M Sabri Lea Kristi Agustina LM. Sabri Lukman Maulana Lydia Fadilla M Khoirul Baihaqi Maulvi Surya Gustavianto Mega Dwijayanti Meilina Fika Mayangsari Moehammad Awaluddin Moehammad Awwaluddin Moehammad Awwaluddin Muhamad Arif Debalano Muhamad Salahuddin Muhammad Alimsuardi Muhammad Annis Wichi Luthfina Muhammad Fitrianto Muhammad Hakqi Muhammad Iqbal Akhsin Muhammad Rifqi Andikasani Muhammad Ulya Muhammad, Rido Mutiaraning Pertiwi Narendra Sava Hanung Nasytha Nur Farah Nathania, Jessica Nia Rahmadhani Nurhadi Bashit Nurhadi Bashit Nyoman Winda Novitasari Olivia Sinaga Paundra Ksatrio Wahyutomo Pran Shiska, Pran Raden Putra Raihan Virgatama Ramadhan Susilo Utomo Randy Alihusni Wardana Ratih Kumala Dewi Rian Yudhi Prasetyo Ridwan Ageng Ashari Ridwan Aminullah Rifky Satrio Utomo Rifqi Najib Muzaka Rizal Adhi Pratama Rizki Putra Agrarian Rizqi Umi Rahmawati Rizqie Irfan Ryadi, Michael Vashni Immanuel Ryandana Adhiwuryan Bayuaji Saraswati, Galuh Febriana Sawitri Subiyanto Septian Dewi Cahyani SILALAHI, ERTHA Singgih Wahyu Nugroho Suardi Lubis Sulaiman Hakim Sinaga Sutomo Kahar Sutomo Kahar Taufik Eka Ramadhan, Taufik Eka TAUFIQ FITRIANSYAH ADI PRADANA Tri Afiebbawa Exactanaya Tsana’a Alifia Nauthika Tyas Arni Putri Ulifatus Sa'diyah Veri Pramesto Wahyu Darmawan Wahyu Nur Rohim Wicke Widyanti Santosa Wisnu Hanggoro Yonanda Simarsoit Yudo Prasetyo Yudo Prasetyo