Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Prediksi Kuat Lentur Balok Beton dengan Menggunakan Program Response-2000 dan Persamaan Pendekatan Monika, Fanny; Muqorrobin, Kholil; Prayuda, Hakas; Zhafira, Talitha; Tiyani, Lilis
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 28, Nomor 1 (2022)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.459 KB) | DOI: 10.14710/mkts.v28i1.42017

Abstract

Kuat lentur beton merupakan salah satu sifat mekanik yang perlu di periksa khususnya untuk beton yang difungsikan sebagai balok yang menerima beban lentur. Namun demikian, seringkali pemeriksaan kuat lentur beton hanya menggunakan pendekatan persamaan yang telah ditemukan oleh beberapa peneliti. Seiring perkembangannya, inovasi konstruksi beton terus dilakukan khususnya inovasi bahan penyusun yang lebih bervariasi. Sementara itu, persamaan-persamaan yang telah dihasilkan pada umumnya menggunakan beton konvensional tanpa bahan-bahan penyusun tambahan. Oleh sebab itu, perlu dilakukan pemeriksaan apakah persamaan tersebut dapat memprediksi kuat lentur dengan material penyusun yang lebih bervariasi. Penelitian ini dilakukan dengan memeriksa 72 data dari hasil pengujian laboratorium yang dilakukan oleh peneliti terdahulu. Masing-masing data hasil pengujian akan dikomparasikan dengan persamaan yang telah ditemukan serta hasil ini juga dibandingkan dengan analisis menggunakan Response-2000. Hasil analisis kuat lentur aplikasi Response-2000 didapatkan korelasi R² terhadap pengujian kuat lentur laboratorium sebesar 0,8207 atau mendekati nilai kuat lentur pengujian laboratorium sebesar 82%, dengan persamaan regresi linier y = 1,1326x + 1,0016. Hasil analisis kuat lentur menggunakan berbagai metode pendekatan substitusi kuat tekan didapatkan rata-rata korelasi R² sebesar 0,8246, atau mendekati nilai kuat lentur pengujian laboratorium sebesar 82,46%.
Analisis Struktur Baja Portal Gable pada Bangunan Bentang Lebar di TPST Bali Rio Yulianto; Talitha Zhafira; Sutarno; Viriya Sasana
Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang Vol 13 No 2 (2026): Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang
Publisher : ITP Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21063/jts.2026.V1302.0274-279

Abstract

Perencanaan struktur baja pada bangunan bentang lebar memerlukan analisis yang komprehensif untuk menjamin keamanan, stabilitas, dan efisiensi struktur sesuai ketentuan yang berlaku. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan merencanakan struktur baja portal gable pada bangunan TPST di Bali dengan bentang 40 m. Perencanaan dilakukan menggunakan metode Load and Resistance Factor Design (LRFD) berdasarkan SNI 1727:2020 untuk pembebanan, SNI 1726:2019 untuk ketahanan gempa, dan SNI 1729:2020 untuk desain struktur baja. Tahapan penelitian meliputi analisis pembebanan, pemodelan struktur menggunakan SAP2000, serta perancangan elemen utama yang terdiri atas gording, batang tarik, ikatan angin, balok gable, kolom, base plate, dan sambungan. Hasil analisis menunjukkan bahwa seluruh elemen struktur memenuhi persyaratan batas layan, di mana lendutan gording sebesar 0,06 cm dan 0,04 cm masih di bawah batas izin, serta pemeriksaan simpangan struktur secara keseluruhan (drift) dinyatakan aman dan memenuhi standar SNI 1726:2019. Dimensi profil yang digunakan meliputi CNP 150.50.20.2,3 untuk gording, balok IWF 250.125.6.9, dan kolom WF 125.125.6,5.9. Secara keseluruhan, struktur mampu menahan kombinasi beban yang bekerja sehingga sistem portal gable menjadi alternatif yang efektif untuk fasilitas pengolahan sampah bentang lebar.
The Analysis of Prestressed Concrete Bridges in the Minister's Residence Area in IKN Talitha Zhafira; Rizal Alaika R; Sutarno; Muhamad Agus N
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION Vol. 9 No. 1 (2025): JCEBT MARET
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jcebt.v9i1.14145

Abstract

Jembatan Kawasan Rumah Menteri IKN memiliki desain struktur atas berupa girder atau balok prategang dengan tipe gelagar dan memiliki panjang bentang 70 m dan lebar 10 m. Berada pada Kawasan Rumah Menteri IKN Penajam Kalimantan Timur menghubungkan jalan utama menuju pintu masuk Rumah Menteri yang terpisah oleh sungai. Tujuan penelitian untuk mengetahui desain jembatan yang optimal sesuai dengan SNI 1725:2016. Metode penalitian menggunakn analisis perhitungan sesuai SNI 1725-2016 perencanaan mengacu Panduan Praktis Perencanaan Jembatan. Hasil penelitian dari analisis didapatkan struktur Perencanaan menggunakan Girder-I H-210 dengan mutu f’c = 50 Mpa dan dipergunakan 5 gelagar yang berjarak 2000 mm. Untuk bentang tengah digunakan 4 tendon dengan total 76 strands dan bentang ujung 1 tendon dengan total 12 strands. Kabel strands menggunakan tipe uncoated 7 wire strands ASTM A-416 grade 270. Pelat lantai mempunyai tebal 0,20 m lewat overlay diberi maskimum 10 cm. Struktur atas jembatan didukungkan lewat 2 abutment serta dua pilar. Pondasi yang digunakan adalah Bore Pile dengan diameter 0,5 m dan kedalaman 28 m.
ANALISIS STRUKTUR RUMAH SAKIT DI JALAN SARWO EDHIE KOTA SEMARANG DENGAN SISTEM GANDA Talitha Zhafira; Hani Purwanti; Muhammad Azis Arwidiansyah; Muhammad Alfian Rahmansyah
Wahana Teknik Sipil: Jurnal Pengembangan Teknik Sipil Vol. 30 No. 2 (2025): Wahana Teknik Sipil
Publisher : Politeknik Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32497/wahanats.v30i2.6342

Abstract

Semarang City is an area that has the potential to experience earthquakes with a significant level of risk of building damage, including health facilities such as hospitals. This study aims to assess the structural performance of a Hospital in Semarang by combining two systems, namely special moment frames and shear walls. The evaluation was carried out through dynamic response spectrum analysis referring to SNI 1726:2019 by examining parameters such as mass participation, shear force distribution, inter-floor displacement, P-Delta effect, and dual system control. 3D modeling using ETABS v18.1.1 to calculate various loads, including dead load, live load, and earthquake load. According to SNI provisions, the study results revealed that mass participation exceeded 90% in mode 12. The maximum deviation between floors was recorded at 25.16 mm (X direction) and 17.24 mm (Y direction), within the safe limit of 48.46 mm. The P-Delta value (0.0149 and 0.0102) is also below θ maks, indicating structural stability. In conclusion, the design of this dual-system hospital meets the earthquake-resistant criteria and can be a reliable alternative for construction in earthquake-prone areas such as Semarang.