Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

COMPUTATIONAL THINKING ABILITY STUDENTS BASED ON GENDER IN CALCULUS LEARNING Triana Harmini; Pradipta Annurwanda; Siti Suprihatiningsih
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 9, No 4 (2020)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.276 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v9i4.3160

Abstract

The purpose of this study was to determine differences in the computational thinking skills of first students of the Department of Informatics Engineering based on genders. This study uses quasi-experimental methods. The subjects in this study were semester two students of the Department of Informatics Engineering in 2019/2020. The research subjects were 34 male students and 23 female students. Methods of data collection using tests and observations. The research instrument used was a computational thinking ability test and an observation sheet. Data analysis using a t-test (independent sample) with analysis prerequisites in normality and homogeneity tests. Test analysis utilizing the help of IBM SPSS Statistics 20. The study of research data shows that there are significant differences between the computational thinking ability of male and female students. The average results of the computational thinking ability test showed that male students' computational thinking ability is better than the female students' computational thinking ability. The male and female students' computational thinking skills reach the generalization stage, where male students can find solutions directly through easy-to-understand and straightforward ideas. Meanwhile, female students can explain the flow and concepts used to solve problems.  AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kemampuan berpikir komputasi mahasiswa semester awal jurusan Teknik Informatika berdasarkan jenis kelamin. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester 2 jurusan Teknik Informatika tahun ajaran 2019/2020. Subjek penelitian adalah 34 siswa laki-laki dan 23 siswa perempuan. Metode pengumpulan data menggunakan tes dan observasi. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes kemampuan berpikir komputasi dan lembar observasi. Analisis data menggunakan uji-t dengan prasyarat analisis berupa uji normalitas dan homogenitas. Uji analisis menggunakan bantuan IBM SPSS Statistics 20. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan berpikir komputasi siswa laki-laki dan perempuan. Hasil rata-rata tes kemampuan berpikir komputasi diperoleh bahwa kemampuan berpikir komputasi siswa laki-laki lebih baik daripada kemampuan berpikir komputasi siswa perempuan. Kemampuan berpikir komputasi mahasiswa putra dan putri mencapai tahap generalisasi, dimana mahasiswa putra mampu mencari penyelesaian secara langsung melalui ide sederhana dan mudah dipahami. Sedangkan mahasiswa putri mampu menjelaskan alur dan konsep yang digunakan untuk menyelesaikan masalah.
PENGUATAN KONSEP MATEMATIKA DASAR PADA ANAK USIA SEKOLAH DASAR Rizki Nurhana Friantini; Rahmat Winata; Pradipta Annurwanda; Siti Suprihatiningsih; Muhammad Firman Annur; Bernadeta Ritawati; Iren
Jurnal Abdimas Bina Bangsa Vol. 1 No. 2 (2020): Jurnal Abdimas Bina Bangsa
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (76.27 KB) | DOI: 10.46306/jabb.v1i2.55

Abstract

Konsep pada matematika saling berkaitan dan menjadi prasyarat satu dengan lainnya. Oleh karena itu pmahaman konsep dasar sangat penting untuk dikuasai anak. Penguasaan konsep sebaiknya dimulai dari dini yaitu pada anak usia sekolah dasar, karena konsep yang tertanam kuat pada anak sejak dini dapat membuat anak mudah mengikuti pembelajaran matematika dan menguasai konsep yang lebih kompleks selanjutnya. Hal ini tentunya membantu anak untuk menghindari kesulitan dalam belajar matematika dan justru meningkatkan keberhasilan belajar matematika. Oleh karena itu kegiatan penguatan konsep matematika dasar menjadi penting dan perlu untuk dilakukan. Anak usia sekolah dasar yang yang berada pada usia dimana masih membutuhkan bimbingan dan motivasi sangat memerlukan adanya kegiatan semacam ini untuk membantu mereka dalam belajar matematika. Kegiatan penguatan konsep matematika dasar ini dilakukan di Perpustakaan Daerah Kabupaten Landak dengan sasaran kegiatan adalah anak-anak usia sekolah dasar yang tinggal di sekitar perpustakaan daerah. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua bulan dari bulan Oktober-November 2020 terhadap sekitar 38 anak usia sekolah dasar. Dari hasil evaluasi diperoleh persentase ketuntasan belajar sebesar 82% yang menunjukkan bahwa kegiatan penguatan konsep matematika dasar pada anak usia sekolah dasar ini efektif dilaksanakan dengan hasil yang memuaskan.
INSTRUCTIONAL LEARNING DEVELOPMENT ASSISTANCE PROGRAM FOR ELEMENTARY SCHOOL TEACHERS THROUGH ASSISTED SCHOOL PROGRAM Pradipta Annurwanda; Rahmat Winata; Siti Suprihatiningsih; Rizki Nurhana Friantini; Bernadeta Ritawati; Rian Rian
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 4, No 2 (2021): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v4i2.4109

Abstract

Abstrak: Seorang guru dituntut untuk mampu menyusun tujuan pembelajaran secara jelas dan lugas agar proses pembelajaran dapat terkonsepsikan dengan baik. Namun beberapa guru masih mengalami kesulitan dalam menyusun perangkat pembelajaran sesuai dengan pedoman yang ada. Hal ini mengakibatkan guru belum sepenuhnya menjadikan perangkat pembelajarannya sebagai kendali dan pedoman dalam melaksanakan pembelajaran di kelas. Oleh karena itu kegiatan pendampingan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun perangkat pembelajaran. Kegiatan pendampingan ini dilaksanakan di SDN 04 Sepahat, Menjalin, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat selama 10 bulan yaitu dari tanggal 30 Januari 2020 sampai dengan 30 November 2020. Peserta pendampingan adalah 9 guru tingkat sekolah dasar. Metode pelaksanaan kegiatan pendampingan terbagi menjadi 3 tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan guru dalam menyusun perangkat pembelajaran. Selain itu, kegiatan pendampingan ini menambah pengalaman, wawasan dan pengetahuan guru dalam menyusun perangkat pembelajaran. Pelaksanaan kegiatan pendampingan penyusunan perangkat pembelajaran mendapatkan respon positif dari guru.Abstract: A teacher is required to be able to formulate clear and straightforward learning objectives so that the learning process can be well conceptualized. However, some teachers still have difficulty arranging learning tools. This results in teachers not yet perfect in making learning tools as control and implementing them in classroom learning. Therefore this mentoring activity aims to improve the ability of teachers to arrange learning tools. This mentoring activity was carried out at SDN 04 Sepahat, Menjalin, Landak Regency, West Kalimantan for 10 months, from January 30 to November 30, 2020. Mentoring participants were 9 elementary school level teachers. The method of implementing mentoring activities is divided into 3 stages of preparation, implementation, and evaluation. The results of this activity indicate that the increase in the ability of teachers to arrange learning tools. Besides, this mentoring activity adds to the experience, insight, and knowledge of teachers in preparing learning tools. The implementation of assistance activities for the preparation of learning tools received a positive response from the teacher.
PELATIHAN PENGGUNAAN E-BOOK MATEMATIKA BERBASIS TERBIMBING PADA SISWA SMP DAERAH 3T (TERLUAR, TERDALAM, TERDEPAN) Siti Suprihatiningsih; Nugroho Arif Sudibyo
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 3, No 2 (2020): JULI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.494 KB) | DOI: 10.31764/jces.v3i2.2354

Abstract

Abstrak: Tujuan dari kegiatan  pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk melatih penggunaan e-book siswa dalam mempelajari matematika dengan pendekatan terbimbing pada materi sistem persamaan linear dua variable (SPLDV). Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah metode demonstrasi, tanya jawab dan diskusi. Peserta pelatihan adalah 35 siswa-siswi SMP Negeri 5 Ngabang. Analisis data hasil pelatihan ini di analisis menggunakan uji prasyarat yaitu uji normalitas dan uji homogenitas selanjutnya uji hipotesis menggunakan t sampel berpasangan. Hasil analisis menunjukkan data berdistribusi normal dan homogen, hasil pelatihan ini dapat disimpulkan bahwa dengan adanya pelatihan e-book matematika berbasis terbimbing, dapat meningkatkan pemahaman siswa pada materi sistem persamaan linear dua variable (SPLDV).Abstract: The aim of this community service activity is to train students' use of e-books in learning mathematics with a guided approach to the material system of two-variable linear equations (SPLDV). The method used in this training is the method of demonstration, question and answer and discussion. The training participants were 35 students of SMP Negeri 5 Ngabang. Data analysis of the results of this training was analyzed using prerequisite tests namely normality test and homogeneity test then hypothesis testing using paired t samples. The results of the analysis show that the data are normally distributed and homogeneous, the results of this training can be concluded that with the existence of a guided-based mathematics e-book training, it can improve students' understanding of the material system of two-variable linear equations (SPLDV).
PENALARAN MATEMATIS SISWA DALAM PEMECAHAN MASALAH PADA MATERI POKOK FAKTORISASI BENTUK ALJABAR DI KELAS VIII SMP NEGERI 1 SURAKARTA Siti Suprihatiningsih; Imam Sujadi; Dewi Retno Sari S
Jurnal Pembelajaran Matematika Vol 2, No 7 (2014): Pembelajaran Matematika
Publisher : Jurnal Pembelajaran Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The purposes of this study were to describe: (1) the students with high-ability mathematical reasoning on problems solving of algebra factorization in eighth grade students of SMP Negeri 1 Surakarta, (2) the students with  moderate-ability mathematical reasoning in problem solving of algebra factorization of eighth grade students of SMP Negeri 1 Surakarta, (3) the students with low-ability mathematical reasoning in problem solving of the algebra factorization material in eighth grade students of SMP Negeri 1 Surakarta. This research was a qualitative case study type. The research subjects were taken from eighth grade students of SMP Negeri 1 Surakarta. The subjects amounted to 9 students consisting of 3 students with high ability, three students with moderate ability, and 3 students with low ability. The research data were in the form of written and oral data. Written data were obtained from the research subject test on written test instruments. The oral data obtained from the think aloud verbal conducted by researchers to the study subject. The techniques of analyzing the data were: (a) data reduction (b) presention of data (c) conclusion. The results showed that the students with high-ability reasoning mathematical were: (a) understand the problem, the students read the questions carefully and write down the information that is known of the problem and write down what was being asked of the problem; (b) present the mathematical expressions and perform calculations, students write a mathematical equation to calculate by used the operations of addition, subtraction and multiplication algebra fluently; (c) submit the notion and manipulation of mathematics, students write the answer to determine the length and width of the rice field by factoring and write down the factoring results that obtained; (d) drawn the conclusions, students write the length and width of the rice fields and multiplying the factoring results obtained to convince answers that obtained. The students with moderate-ability reasoning mathematical were: (a) understand the problem, students read the question after it write down the information that was known from the problem and write down what was being asked of the problem; (b) present the mathematical expressions and perform calculations, students write a mathematical equation to calculate by using the operations of addition, subtraction and multiplication algebra although this was used long time to write mathematical expressions and perform calculation, but students were get the expected rice fields wide. The students with low-ability mathematical reasoning were: understand the problem, students read again and again but still confused after it write down the information that was known from the problem and write down what was being asked of the problem. Keywords: mathematics, reasoning, problem solving
Eksperimentasi Mobile Learning Pada Mata Kuliah Kalkulus Integral Ditinjau Dari Kemampuan Bekerjasama Siti Suprihatiningsih; Nugroho Arif Sudibyo; Triana Harmini
Buana Matematika : Jurnal Ilmiah Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 10 No 1 (2020)
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/buanamatematika.v10i1.2488

Abstract

The covid-19 pandemic period like now requires to find an alternative learning that is effectively used. It drives a changing method of learning from face-to-face to online. One alternative in learning today is the use of smartphones or commonly referred to as mobile learning. This study aims to determine: 1) differences in student mathematics learning achievement with learning through mobile learning and google classroom, 2) interaction between learning through mobile learning and the ability to work together with students towards mathematics learning achievement, 3) differences in student mathematics learning achievement at the level of ability cooperate. The subjects of this study were students of the Mathematics Education Study Program STKIP Pamane Talino who took 68 Integral Calculus courses consisting of 2 classes. The research was conducted in 5 meetings. Each group was taught with the same material. The instruments in this study were test and questionnaire. The research method used was quasi experiment with 2x3 factorial design approach. The data analysis test used was the two-way ANAVA test with the analysis prerequisites in the form of a normality test and a homogeneity test. The results of data analysis show that the data are normally distributed and homogeneous. Thus, it can be concluded that: (1) learning with Mobile Learning media is more effective than learning with Google Classroom media, (2) the level of ability to work together high, medium and low gives different effects on student mathematics learning achievements and (3) students with all levels of ability to work with learning media Mobile Learning and Google Classroom provide equally good learning achievements.
PENERAPAN DATA MINING PADA JUMLAH PENDUDUK MISKIN DI INDONESIA Nugroho Arif Sudibyo; Ardymulya Iswardani; Kartika Sari; Siti Suprihatiningsih
Jurnal Lebesgue : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, Matematika dan Statistika Vol. 1 No. 3 (2020): Jurnal Lebesgue : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, Matematika dan Statistik
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/lb.v1i3.42

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menerapkan data mining pada jumlah penduduk miskin di Indonesia dengan data 2006 sampai Maret 2020. Akan dilakukan analisis cluster dengan metode k-menas kemudian dilakukan prediksi pada jumlah penduduk miskin di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan analisis cluster metode k-means diperoleh dua cluster. Selanjutnya, berdasarkan prediksi yang telah dilakuakan dengan double exponential smoothing dengan nilai Alpha 1,094 dan Gamma 0,539, diprediksi periode selanjutnya terdapat 27,4405 juta jiwa penduduk miskin di Indonesia.
Studi Komparasi Metode Student Teams Achievement Divisions dan Metode Jigsaw terhadap Prestasi Belajar Selvinus Lando Panyule; Siti Suprihatiningsih; Rizki Nurhana Friantini
Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2019): March
Publisher : IPTPI Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/edudikara.v4i1.143

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil belajar matematika tentang metode Student Teams Achievement Divisions (STAD) dan Jigsaw terhadap prestasi belajar matematika siswa pada materi pokok soal persamaan garis dan sudut kelas VII SMP Negeri 3 Sengah Temila pada akademik 2017/2018 kabupaten landak. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif studi penelitian komparatif. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 3 Sengah Temila pada 13 Maret - 22 Maret 2018. Sampel penelitian adalah siswa kelas VIIA dan VIIB SMP Negeri 3 Sengah Temila yang terdiri dari 57 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode Student Teams Achievement Divisions (STAD) lebih baik daripada Jigsaw. Berdasarkan nilai rata-rata kelas VIIA menggunakan Metode STAD 80,55 dan kelas VIIB menggunakan model pembelajaran Jigsaw 75,71. Pengujian hipotesis terhadap hasil uji-t diperoleh thitung = 2,153 sedangkan ttabel = 2,004. Ini menunjukkan t hitung> t tabel atau 2,153> 2,004. H0 ditolak yang berarti bahwa ada perbedaan antara penggunaan metode Student Teams Achievement Divisions (STAD) dan Jigsaw pada prestasi belajar matematika siswa pada garis subjek dan sudut kelas VII di SMP Negeri 3 Sengah Temila 2017/2018 tahun ajaran Kabupaten Landak
Optimalisasi Perpustakaan Desa Untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Masyarakat Desa Nyiin Kecamatan Jelimpo Pradipta Annurwanda; Siti Suprihatiningsih; Aprilia Mercy; Zakaria Susanto; Sri Maya Lestari
Dedikasi:Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2022): Jurnal Dedikasi
Publisher : Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31479/dedikasi.v2i2.161

Abstract

Perpustakaan desa merupakan suatu wadah penyediaan bahan bacaan bagi masyarakat dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat akan akses informasi dan pengetahuan serta meningkatkan kegemaran membaca. Keterbatasan sarana dan prasarana di desa menjadikan manfaat perpustakaan desa tidak dirasakan secara optimal. Hal ini menyebabkan kurangnya minat dan motivasi untuk belajar melalui membaca. Padahal perkembangan literasi masyarakat sangat bergantung pada kegemaran membaca masyarakatnya. Desa Nyiin merupakan desa yang berada di Kecamatan Jelimpo Kabupaten Landak yang memiliki potensi untuk mengembangkan perpustakaan desa. Oleh karena itu solusi yang ditawarkan adalah melalui program pengabdian kepada masyarakat yaitu optimalisasi perpustakaan desa untuk meningkatkan kemampuan literasi masyarakat desa Nyiin. Program Program ini dilaksanakan selama 6 bulan dari bulan Juli hingga Desember 2021. Pelaksanaan program meliputi penataan layout perpustakaan desa, pembentukan kelompok belajar dan pelaksanaan pendampingan belajar membaca, menulis, dan berhitung. Sasaran program ini adalah 38 anak-anak TK dan SD di desa Nyiin. Program ini dapat meningkatkan keterampilan anak-anak TK dan SD untuk membaca, menulis dan berhitung. Perpustakaan desa dapat menarik atensi masyarakat desa Nyiin untuk mengajak anak-anak TK dan SD mengikuti bimbingan belajar membaca, menulis dan berhitung.
Mengelola Kecerdasan Emosional dalam Pembelajaran Matematika Kintoko Kintoko; Siti Suprihatiningsih; Triana Harmini
Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Budaya Vol 9 No 1 (2023): Ideas: Pendidikan, Sosial, dan Budaya (Februari)
Publisher : Ideas Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32884/ideas.v9i1.1152

Abstract

Teaching and learning activities in schools only emphasize students' academic results which prioritize cognitive abilities so that students are only used to memorizing formulas and do not know the understanding of the concept, while affective abilities have not been developed, one of which is emotional intelligence. This research aims to find out how to manage emotional intelligence in learning mathematics. The method used for this assessment is a literature study. Emotional intelligence must be instilled in students from an early age by healthily managing emotions, therefore learning mathematics is said to be successful if students have positive emotional intelligence. Emotional factors have a big influence on better learning outcomes in a lesson.