Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

EVALUASI TINGKAT PELAYANAN RUAS JALAN PERKOTAAN MENGACU PADA PEDOMAN KAPASITAS JALAN INDONESIA (PKJI 2023) Prabowo, Prabowo; Arifin, Achmad Saiful; Pranoto, Pranoto; Revantoro, Nemesius Bambang; Supriyanto, Bambang; Rochman, Salamur
Prosidia Widya Saintek Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ruas Jalan Gajah Mada di Kota Tarakan merupakan jalan perkotaan yang melayani kawasan pasar dengan tingkat aktivitas tinggi, sehingga menimbulkan hambatan samping yang signifikan, terutama akibat parkir kendaraan di badan jalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja ruas jalan berdasarkan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023. Metode penelitian dilakukan melalui survei volume lalu lintas, kondisi geometrik jalan, dan hambatan samping. Analisis kinerja dilakukan dengan menentukan kapasitas, derajat kejenuhan (DJ), dan tingkat pelayanan (Level of Service/LoS). Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai DJ mencapai 0,81 dengan tingkat pelayanan LoS D, serta pada kondisi tertentu diperoleh nilai DJ sebesar 0,75 dengan tingkat pelayanan LoS C. Tingginya hambatan samping akibat aktivitas pasar dan parkir di badan jalan menjadi faktor utama penurunan kinerja ruas jalan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar pertimbangan dalam upaya peningkatan kinerja lalu lintas di kawasan pasar perkotaan.
Pengembangan Pupuk Hayati Mikoriza oleh Petani Hutan Cisangku, Desa Malasari, Kabupaten Bogor Anen, Nengsih; Sasongko, Dwi Agus; Gunawan, Azi; Supriyanto, Bambang; Setyaningsih, Luluk
Agrokreatif: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2023): Agrokreatif Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agrokreatif.9.2.206-215

Abstract

The success of revegetation in the context of forest land rehabilitation and post-mining land reclamation is often often caused by constraints due to marginal land conditions, such as high acidity/alkalineity, low organic matter content, and low availability of macro nutrients. Mycorrhiza Biofertilizer (MB) is one alternative technology that has been reported to be able to increase the success of the rehabilitation. Forest farmers, as one of the actors in forest rehabilitation activities, do not yet have sufficient knowledge and skills in developing biofertilizer such as MB. The objectives of theis community services were to introduce and improve forest farmer about the MB, as well as to establish the demonstration plot for MB development. The result showed that field training and counseling on mycorrhiza and its benefits, as well as the manufacture of mycorrhizal biofertilizers have been carried out in Cisangku, Malasari village, Bogor Regency involving Forest Farmers Model Conservation Village (KTH MKK). The counseling and training were attended by 25 forest farmer participants. Based on the postest carried out after the implementation of counseling and training, there was an increase in farmers' knowledge about mycorrhizal and its benefits as well as procedures for developing mycorrhizal fertilizers. The participants wer also satisfied and increased their skill in preparing mycorrhizal culture materials and caring for their selves. The participating farmers were even willing to develop MB independently if they have sufficient skills and know the benefits. The increasing knowledge and skills of forest farmers had an impact on improving the quality of forest farmers in supporting forest rehabilitation and becomes an alternative of additional income.