Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Konsumsi Tablet Fe pada Ibu Hamil di Puskesmas Botolinggo Susanti, Heni; Ekasari, Tutik; Supriyadi, Bagus
TRILOGI: Jurnal Ilmu Teknologi, Kesehatan, dan Humaniora Vol 5, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/trilogi.v5i3.8607

Abstract

Non-compliance of pregnant women in consuming iron tablets (Fe) is caused by several factors, such as forgetfulness, fear of large babies, low awareness of the importance of iron supplements, insufficient understanding of the dangers of anemia for pregnant women and infants, as well as side effects like nausea or dizziness after taking iron tablets. This study aims to determine the relationship between family support and compliance in consuming iron tablets among pregnant women at Botolinggo Health Center, Bondowoso Regency, in 2023. A cross-sectional design was used in this study, with a population of all pregnant women who underwent check-ups at Botolinggo Health Center, totaling 60 individuals. The sample consisted of 30 pregnant women, selected using accidental sampling. The results showed that pregnant women who complied with iron tablet consumption had good family support, while non-compliance was associated with a lack of family support. A total of 60% or 18 respondents who did not comply with iron tablet consumption reported insufficient family support. The Spearman's rho test results showed a P value of 0.003, indicating a significant relationship between family support and compliance with iron tablet consumption among pregnant women at Botolinggo Health Center.
HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERAN KADER DENGAN KELENGKAPAN IMUNISASI DI DESA SUMBER SECANG Rahayu, Puji; Ermawati, Iit; Ekasari, Tutik
Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan Vol. 2 No. 6 (2023): Volume 2, Nomor 6, Desember 2023
Publisher : STIKES Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56586/pipk.v2i6.327

Abstract

Imunisasi merupakan suatu upaya untuk menimbulkan/ meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit sehingga bila suatu saat terpajan dengan penyakit tersebut tidak akan sakit atau hanya mengalami sakit ringan. Imunisasi Dasar adalah Imunisasi yang diberikan kepada bayi sebelum berusia satu tahun. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi dan menganalisis hubungan pengetahuan terhadap kelengkapan imunisasi dasar, hubungan sikap terhadap kelengkapan imunisasi dasar dan hubungan peran kader dengan kelengkapan imunisasi dasar di Desa Sumber Secang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan 97 responden dengan total sampling menggunakan kuisioner tertutup.Pengolahan data melaluitahap editing, coding, scoring dan tabulating. Kemudian dianalisa menggunakan Uji Chi-square melaluiaplikasi SPSS versi 26.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden dengan pengetahuan baik 52 responden (53,6%), sebagian besar responden yang memiliki sikap mendukung imunisasi dasar lengkap berjumlah 55 responden (56,7%), dan sebagian besar responden menjawab kader berperan baik terhadap kelengkapan imunisasi dasar berjumlah 63 responden (65%). Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu dengan kelengkapan imunisasi dasar (p-value = 0,031), adahubungan yang signifikan antara sikap ibu dengan kelengkapan imunisasi dasar (p-value = 0,000), tidak da hubungan yang signifikan antara peran kader dengan kelengkapan imunisasi dasar (p-value = 0,237). Diharapkan kepada masyarakat khususnya ibu yang memiliki bayi agar lebih aktif dalam mencari informasi terkait imunisasi dasar yang seharusnya diberikan kepada anak sehingga tidak ada lagi anak yang mempunyai status imunisasi tidak lengkap
Hubungan Tingkat Kepatuhan Ibu Hamil Mengkonsumi Tablet Fe dengan Kejadian Anemia Nurfita, Roro; Sunanto, Sunanto; Ekasari, Tutik
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 11 No 1 (2024): Januari
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55500/jikr.v11i1.205

Abstract

Indonesia menandai kualitas sistem kesehatan dengan tingginya AKI/AKB. Data WHO, 40,1% penyebab AKI di negara berkembang pada kehamilan dengan anemia, salah satu penyebabnya adalah kekurangan zat besi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat kepatuhan ibu hamil mengkonsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia di PMB. S. Hartini, Amd.Keb. Desa Pasirian Kabupaten Lumajang. Pendekatan menggunakan kuantitatif, jenis penelitian observasional analitik, dengan desain penelitian cross sectional. Pelaksanaan penelitian di PMB S. Hartini Desa Pasirian Kabupaten Lumajang pada bulan Agustus – September 2022. Populasinya seluruh ibu hamil dengan UK 24-32 minggu yang melakukan pemeriksaan rutin di PMB S. Hartini, Amd. Keb Desa Pasirian Kabupaten Lumajang, jumlah sampel 62 ibu hamil dengan teknik Total Sampling. Terkumpulnya data melalui kuisioner dan observasi. Analisis data menggunakan uji chi- square. Hasil penelitian terlapir 45,5% ibu hamil yang patuh. Dari nilai ini, 42,65% yang tidak mengalami anemia dan 2,94% mengalami anemia. 22,06% ibu hamil tidak patuh dan mengalami anemia. Hasil uji statistik dilakukan dengan menggunakan uji chi square diperoleh nilai p-value = 0,001. Kesimpulannya bahwa risiko anemia 7,5 kali pada ibu hamil yang tidak patuh mengkonsumsi tablet Fe dibandingan dengan yang patuh. Ada hubungan tingkat kepatuhan ibu hamil mengkonsumsi Tablet Fe dengan kejadian anemia di PMB S. Hartini Desa Pasirian Kabupaten Lumajang. Diharapkan penelitian ini menjadi bahan evaluasi terkhusus bagi pihak PMB keterkaitan dengan rendahnya kepatuhan ibu hamil mengkonsumsi Tablet Fe, akibatnya perlu adanya edukasi kesehatan dalam memberikankan wawasan berkaitan dengan dampak yang disebabkan anemia pada ibu dan janin.
Hubungan Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) pada Ibu Hamil dengan Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) di Wilayah Kerja Puskesmas Klakah Suciati, Suciati; Sunanto, Sunanto; Ekasari, Tutik
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 15 No 2 (2023): JUNI
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v15i2.1161

Abstract

Nutrition is still a major health problem in Indonesia. The low nutritional status of pregnant women can result in various adverse effects for both mother and baby, including babies born with Low Birth Weight (LBW). One of the factors that influence LBW is Hb levels in pregnant women, therefore WHO recom-mends supplementation of iron tablets as part of ANC which can reduce the risk of LBW. The purpose is to determine the correlation between disciplinary of iron supplement consumption with LBW. This research uses spearman correlation studies. The samples are mothers whose babies under a year at Puskesmas Klakah area from July-August 2022 as 40 mothers. The data are acquired by using total sampling technique. The data used primary data (direct interview with the respondent) and secondary data. The result shows 14 babies with LBW and 26 babies born normally. The result of an interview about the discipline of iron supplement consumption during pregnancy shows that 16 mothers are disciplined and 24 mothers aren’t disciplined with iron supplement consumption. The Spearman test shows significant correlation between two variables with the α<0,05 (0,045). There is correlation between disciplinary of iron supplement consumption on pregnant mothers with babies born with LBW at Puskesmas Klakah Area.
PENGARUH PIJAT TUI NA TERHADAP PENINGKATAN NAFSU MAKAN BALITA DI POSYANDU DAHLIA DESA PULO KECAMATAN TEMPEH KABUPATEN LUMAJANG Azizah, Siti Nur; Ekasari, Tutik; Rohmatin, Homsiatur
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 15 No 4 (2023): DESEMBER
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v15i4.1385

Abstract

Salah satu masalah yang sering terjadi pada balita adalah gangguan nafsu makan yang berakibat pada penurunan berat badan, jika tidak tertangani segera penurunan berat badan atau berat badan balita tidak naik akan berakibat pada kasus stunting. Permasalahan penurunan nafsu makan/sulit makan pada balita dapat dilakukan dengan cara farmakologi (vitamin nafsu makan) maupun nonfarmakologi (Pijat Tui Na untuk nafsu makan).Tujuan Penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh Pijat Tui Na terhadap peningkatan nafsu makan balita di Posyandu Dahlia. Desain penelitian ini menggunakan kuantitatif. Jumlah poulasi 33 balita dan sample sebanyak 15 balita. Pengambilan sample menggunakan accidental sampling. Balita yang memiliki kriteria penurunan nafsu makan yang selanjutnya akan dilakukan treatmen Pijat Tui Na selama 6 hari berturut-turut. Data penelitian dianalisa menggunakan uji wilcoxon. Hasil penelitian didapatkan dari 15 balita setelah dilakukan Pijat Tui Na terdapat 13 balita (86,7%) mengalami peningkatan nafsu makan dan 2 balita (13,3%) nafsu makannya tetap kurang. Berdasarkan uji statistik dengan menggunakan uji wilcoxon, diperoleh p-value sebesar 0,001 karena p value < α (0,05) sehingga dapat diartikan Ada pengaruh Pijat Tui na terhadap peningkatan nafsu makan balita di Posyandu Dahlia. Dengan melakukan pijat Tui Na selama 6 hari berturut turut balita yang mengalami gangguan nafsu makan mengalami peningkatan pada nafsu makannya. Diharapkan penelitian ini menjadi bekal orang tua untuk bisa melakukan Pijat Tui Na secara mandiri supaya permasalahan nafsu makan pada anak dapat teratasi.
HUBUNGAN AKTIVITAS BERMAIN DENGAN STATUS GIZI ANAK USIA DINI (4-6 TAHUN) DI PUSKESMAS BANYUGLUGUR Agustinah, Henni; Sary, Yessy Nur Endah; Ekasari, Tutik
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 16 No 1 (2024): MARET
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v16i1.1829

Abstract

Playing is an activity that children do to make something fun.Playing can affect physical development communication drive channelling pent-up emotional energy channelling for needs and desires learning resources stimulation for creativity developing self-insight learning societal moral standards learning to play according to gender roles development of desired personality traits.Good nutritional intake with a healthy diet can also generate additional energy to use in daily activities.On the other hand,malnutrition results in a lack of substances the body needs so that it is susceptible to disease,in addition,it affects growth,physical health,body functions,behaviour and even mood.The purpose of this study was to determine the relationship between play activity and the nutritional status of early childhood (4-6 years) at the Banyuglugur Health Center. The research design is cross sectional. The population in this study were all children aged 4-6 years at the Banyuglugur Health Center as many as 216 people. The sample is 4-6 years old children at the Banyuglugur Health Center as many as 47 people using a purposive sampling technique. The instruments used were a play activity questionnaire and an observation sheet in the MCH book. Based on the Sperm statistical test, it is known that the P Value is 0.513 with an α of 0.05. Because the significance value is <α, then H1 is rejected, H0 is accepted, which means that there is a relationship between play activity and the nutritional status of early childhood (4-6 years) at the Banyuglugur Health Center. It is hoped that the results of this study can be used as input for people who have children aged 4-6 years.
FAKTOR-FAKTOR YANG DIPERTIMBANGKAN DALAM KEPUTUSAN PEMBELIAN MINYAK GORENG BIMOLI PADA IBU RUMAH TANGGA DESA KEBONAGUNG KECAMATAN PURWOREJO KOTA PASURUAN Bukhori, Mochamad; Ekasari, Tutik
Jurnal Ilmiah Bisnis dan Ekonomi Asia Vol 11 No 2 (2017): Jurnal Ilmiah Bisnis Dan Ekonomi Asia
Publisher : LP2M Institut Teknologi dan Bisnis Asia Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32812/jibeka.v11i2.40

Abstract

Consumer behavior towards purchasing decisions is something that should be studied by marketers to know and understand how consumers make decisions, and the extent to which marketing stimuli can provide stimulation to the purchasing decision. So they can know what are the factors that influence consumer purchasing decisions. The purpose of this study was to determine the factors that are considered in the purchase decision of cooking oil Bimoli housewives Kebonagung Village District Purworejo Pasuruan. Population and sample in this study were housewives Kebonagung Village District Purworejo Town of Pasuruan who bought and used cooking oil Bimoli. The number of samples is determined using a quota sampling of 50 respondents, the sampling technique used purposive sampling. Methods of data collection using observation, interviews, and questionnaires. Analyzed using factor analysis to test the hypothesis. The results showed that of the eight factors suspected to be considered in the purchase decision, there are five factors that influence purchasing decisions, namely: price factors, social factors, psychological factors, distribution factors, and personal factors.
Pengaruh pijat i love you terhadap konstipasi pada bayi usia 0-12 bulan Lestari, Dewi; Ekasari, Tutik; Ermawati, Iit
Jurnal Asuhan Kebidanan Vol 5 No 1 (2024): Journal of Midwifery Care
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jmc.v5i1.1282

Abstract

Latar Belakang: Penyakit pencernaan yang dikenal sebagai konstipasi ditandai dengan kesulitan atau penurunan frekuensi buang air besar, terjadi kurang dari tiga kali per minggu. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan pada tanggal 3 Maret 2023 dari 11 bayi terdapat  3 bayi yang mengalami konstipasi di klinik Yazara. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis adanya Pengaruh Pijat I Love You Terhadap Konstipasi Pada bayi usia 0 - 12 Bulan Di Klinik Yazara.Metode: Penelitian ini menggunakan metodologi One Group Pre Test Post Test menggunakan desain pree Experimental. Tes Wilcoxon adalah metode statistik yang digunakan. Dengan menggunakan teknik Accidental Sampling, 23 responden membuat sampel penelitian. SOP untuk I Love You Massage, bagan Bristol, dan lembar observasi adalah instrument yang digunakan dalam penelitian ini.Hasil: Analisis bivariat menunjukkan bahwa ada efek sebelum dan sesudah pijat I Love You terhadap konstipasi pada bayi usia 0-12 bulan.dengan nilai P value 0,000 α<0,05.Kesimpulan: Ada pengaruh pijat I Love You Terhadap Konstipasi pada bayi usia 0 hingga 12 bulan.
Pendidikan Kesehatan Tentang Pemantauan Perkembangan Bayi Prematur dengan Denver II Test: Health Education About Monitoring The Development of Premature Babies with The Denver II Test Ekasari, Tutik; Muthmainnah Zakiyyah
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat: Kesehatan Vol. 4 No. 3 (2024): September
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Notokusumo Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Kelahiran prematur hingga saat ini masih menjadi masalah baik di negara maju maupun negara berkembang. Bayi yang terlahir prematur seringkali memberikan efek jangka panjang maupun jangka pendek. Dampak yang mungkin terjadi pada bayi yang lahir prematur adalah menurunnya kualitas hidup karena berisiko mengalami gangguan pada pertumbuhan dan perkembangan di kemudian hari. Hal ini bisa menjadi faktor penyebab kecemasan orang tua untuk perkembangan anaknya. Tujuan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan orang tua dalam memantau perkembangan bayi terutama pada bayi premature. Metode Pengabdian Kepada Masyarakat ini yaitu pendidikan kesehatan tentang pemantauan perkembangan bayi premature dengan Denver II test. Peserta PKM ini adalah kader posyandu, ibu yang mempunyai bayi sebanyak 25 orang. Tempat pelaksanaan PKM yaitu di Posyandu Dusun Mudinan I dan II Desa Pajurangan Kecamatan Gending Kabupaten Probolinggo. Hasil kegiatan menunjukkan Peserta paham dan mampu menjelaskan kembali tentang pemantauan perkembangan bayi khususnya bayi prematur serta bisa mematau perkembangan bayinya secara mandiri sebagai deteksi dini adanya penyimpangan perkembangan pada bayi. PKM ini diharapkan bisa memberikan pemahaman dan perubahan perilaku masyarakat.   Abstract: Preterm birth is still a problem in both developed and developing countries. Babies born prematurely often have long-term and short-term impacts. The impact that may occur in babies born prematurely is a decrease in the quality of life because they are at risk of experiencing growth and development disorders later in life. This can be a contributing factor to parents' anxiety about their child's growth and development. The purpose of this Community Service (PKM) is to increase parents' knowledge in monitoring the growth and development of babies, especially in premature babies. The method of this Community Service is health education about monitoring the development of premature babies with the Denver II test. The participants of this PKM are posyandu cadres, mothers who have babies as many as 25 people. The place of PKM implementation is at the Posyandu Mudinan I and II Hamlets, Pajurangan Village, Gending District, Probolinggo Regency. The results of the activity showed that the participants understood and were able to explain again about monitoring the development of babies, especially premature babies and could monitor their babies' development independently as an early detection of developmental deviations in babies. This PKM is expected to provide understanding and changes in community behavior
HUBUNGAN STRES DENGAN SIKLUS MENSTRUASI PADA MAHASISWA TINGKAT AKHIR DI INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI PONTIANAK Solehah, Imroatus; Hikmawati, Nova; Ekasari, Tutik
ASSYIFA : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Forind Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/ajk.v3i1.125

Abstract

The ideal menstrual cycle is regular every month with a range of 24-35 days for each menstrual period. Many factors can influence the menstrual cycle, and one of them is stress. Stress involves the neuroendocrine system, which can affect the menstrual pattern. The aim of this research is to determine the relation between stress level and menstrual cycle among senior female students at the State Islamic Institute of Pontianak. This research is a correlation study with a cross-sectional design using accidental sampling technique, involving 62 respondents who met the inclusion and exclusion criteria. Based on the Chi-Square test results, P Value of 0.189 was obtained, which means P Value is bigger than 0.05. Therefore, it can be concluded there is no significant relation between stress level and menstrual cycle among senior female students at the State Islamic Institute of Pontianak. The result of this study indicate that there is no significant relation between stress level and menstrual cycle among senior female students at the State Islamic Institute of Pontianak. Therefore, it is recommended for students to conduct self-evaluation and increase their knowledge about menstruation and stress to avoid stress and irregular menstrual cycle.