Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pengembangan Media Pembelajaran Bina Purak (Bahasa Indonesia Puisi Rakyat) Berbantuan Lumio Pada Materi Puisi Rakyat Siswa Kelas VII Sekolah Menengah Pertama Desri Yana Ranap Lumbantoruan; Harry Andheska; Siti Habiba; Legi Elfitra; Isnaini Leo Shanty; Asri Lolita; Yunisa Oktavia
Widya Accarya Vol. 15 No. 2 (2024): Widya Accarya
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46650/wa.15.2.1555.99-104

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu mengembangkan media pembelajaran Bina Purak (bahasa Indonesia puisi rakyat) pada materi puisi rakyat siswa kelas VII sekolah menengah pertama. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan produk media Bina Purak (bahasa Indonesia puisi rakyat) .Model yang digunakan dalam penelitian ini 4D hingga tahap pengembangan. Ahli Media pembelajaran telah dinilai oleh dua ahli, yaitu ahli media dan ahli materi. Uji coba media ini dilakukan pada dua kelompok siswa, yaitu 5 siswa untuk kelompok kecil dan 33 siswa untuk kelompok besar. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini, yaitu wawancara, angket validasi media oleh ahli media dan ahli materi, serta angket kepraktisan media oleh siswa. Teknik analisis data pada penelitian ini dilakukan dengan dua teknik, yaitu deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah produk media Bina Purak (bahasa Indonesia puisi rakyat) dengan persentase validasi ahli media mendapat rata-rata 90% dengan kualifikasi “sangat valid” dan validasi materi mendapat rata-rata 82% dengan kualifikasi “sangat valid”. Selain itu, penelitian ini dilakukan uji coba kepada siswa dengan persentase 92% dengan kualifikasi “sangat praktis” pada kelompok kecil dan persentase 86% dengan kualifikasi “sangat praktis” pada kelompok besar.
Model Pembelajaran Paired Story Telling dalam Pembelajaran Menulis Cerita Fantasi Siswa Kelas VII Sekolah Menengah Pertama Enggy Oktavyani; Harry Andheska; Asri Lolita
Widya Accarya Vol. 15 No. 2 (2024): Widya Accarya
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Dwijendra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46650/wa.15.2.1562.129-138

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh model pembelajaran paired story telling terhadap kemahiran menulis cerita fantasi sederhana siswa kelas VII SMP Negeri 7 Tanjungpinang tahun ajaran 2023/2024. Jenis penelitian yang dilakukan adalah quasi eksperimen dengan metode yang digunakan adalah kuantitatif. Data pada penelitian ini berupa kemahiran menulis cerita fantasi siswa menggunakan model pembelajaran paired story telling di SMP Negeri 7 Tanjungpinang. Sumber data penelitian adalah kemahiran menulis pretest dan posttest peserta didik yang diberi perlakuan berupa model pembelajaran paired story telling dan tidak diberi perlakuan. Adapun subjek peserta didik dalam penelitian ini berjumlah 27 orang dan sampel penelitian dua kelompok yaitu eksperimen dan kontrol. Hasil yang didapatkan dalam penelitian ini adalah terdapat pengaruh penggunaan model pembelajaran paired story telling terhadap kemahiran menulis cerita fantasi, yang ditunjukkan dengan uji non parametric menggunakan uji mann whitney dengan taraf Asymp. Sig (2-tailed) 0,045<0,05 yang berrati Ho ditolak Ha diterima. Dengan Demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan terhadap kemahiran menulis cerita fantasi siswa kelas VII SMP Negeri 7 Tanjungpinang tahun ajaran 2023/2024.
The Phenomenon of Generation Z's Loss of Appreciation for Original Literary Works: A Phenomenological Study of Adaptations Aulia, Violla Dwi Tuti; Malik, Abdul; Dwi Leoni, Tessa; Elfitra, Legi; Lolita, Asri; Musliha, Musliha
Journal of English Language and Education Vol 11, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jele.v11i2.2113

Abstract

The transformation of Indonesian literature in the digital era through adaptation shifts Generation Z's appreciation from original text-based works to digital adaptations such as films and podcasts, particularly for prospective literature educators at Raja Ali Haji Maritime University. This qualitative descriptive study using a phenomenological approach aims to describe the phenomenon of loss of appreciation among 10 Generation Z students (class of 2022) of the Indonesian Language and Literature Education Study Program through purposive sampling. In-depth interviews, participant observation, and documentation were analyzed via phenomenological reduction covering five aspects: aesthetic experience, subjective awareness, transformation of experience, interpretation of meaning, and the creator-audience relationship. The results show that Generation Z appreciates digital adaptations more due to their practicality, visual-audio entertainment, concrete experiences, simple interpretations, and the incompatibility of the packaging of original works with modern technology. In conclusion, adaptation significantly influences Generation Z's aesthetic awareness, recommending a blended digital-traditional pedagogy for the preservation of in-depth literary appreciation.
RESPON SISWA TERHADAP PENGGUNAAN MEDIA CLASSPOINT DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS ARGUMENTASI Silvia Permatasari; Anisa Putri Rahayu; Rina Sartika; Asri Lolita
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i1.686

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan respon siswa terhadap penggunaan media ClassPoint dalam pembelajaran menulis teks argumentasi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perlunya media interaktif yang mampu meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa dalam pembelajaran menulis. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa angket yang diberikan kepada 30 siswa kelas XI di SMA Negeri 2 Tambang. Instrumen angket disusun berdasarkan lima aspek, yaitu motivasi belajar, keterlibatan aktif, pemahaman materi, kenyamanan, dan efektivitas media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa memberikan tanggapan positif terhadap penggunaan media pembelajaran berbasis ClassPoint. Aspek kenyamanan dan efektivitas media memperoleh skor tertinggi (masing-masing 82%), diikuti oleh pemahaman materi (80%), motivasi belajar (78,7%), dan keterlibatan aktif (76%). Temuan ini menunjukkan bahwa media interaktif seperti ClassPoint mampu meningkatkan kualitas pembelajaran menulis teks argumentasi melalui peningkatan motivasi, kenyamanan, pemahaman, partisipasi siswa, dan efektivitas media.