Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP PADA PEMBELAJARAN LARUTAN PENYANGGA MODEL DISCOVERY LEARNING MENGGUNAKAN TES CBT Rosida, Ida; Susatyo, Eko Budi; Darmuah, Darmuah
Chemistry in Education Vol 10 No 2 (2021): Terbit bulan Oktober 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/chemined.v10i2.43848

Abstract

Penelitian ini dilakukan di kelas XI MIPA 4 SMA Negeri 1 Moga. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pemahaman konsep peserta didik pada pembelajaran Larutan Penyangga menggunakan model Discovery Learning berdasarkan indikator pemahaman konsep (IPK) dan indikator kompetensi dasar (IKD). Pemilihan sampel dilakukan menggunakan teknik purposive sampling dan desain penelitian berupa sequential explanatory design. Data diperoleh dengan menggunakan instrumen tes diagnostik yang telah dinyatakan valid oleh validator dan didukung dengan lembar wawancara. Soal tes diagnostik yang digunakan adalah jenis soal three tier multiple choice berbasis CBT (Computer Based Test). Setelah dilakukan tes diagnostik yang didukung dengan wawancara diperoleh profil pemahaman konsep peserta didik pada materi larutan penyangga. Hasil analisis pemahaman konsep peserta didik yang didapat yaitu sebanyak 20 anak (56,74%) paham konsep, 8 anak (23,41%) miskonsepsi, 3 anak (8,33%) untung-untungan, 4 anak (9,99%) kurang paham, dan 1 anak (3,24%) tidak paham. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pada pembelajaran larutan penyangga menggunakan model Discovery Learning menunjukkan bahwa berdasarkan IPK dan IKD belum semua indikator terpenuhi secara maksimal oleh peserta didik.
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Berbasis Design Based Learning (DBL) pada Materi Sistem Koloid Rahayu, Noviana Sri; Cahyono, Edy; Susatyo, Eko Budi; Harjito, Harjito
Chemistry in Education Vol 10 No 2 (2021): Terbit bulan Oktober 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/chemined.v10i2.45063

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Design Based Learning (DBL) pada materi sistem koloid yang layak dan diterima dengan baik oleh guru untuk digunakan dalam pembelajaran kimia. Jenis penelitian ini yaitu R&D dengan model 3D yang merupakan penyederhanaan model 4D dari Thiagarajan. Tahapan penelitian terdiri dari tahap Define, Design, dan Develop. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, kajian pustaka, lembar validasi ahli, dan angket tanggapan. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil validasi ahli dilakukan uji kesepakatan rater menggunakan indeks Aiken’s V. Hasil validasi diperoleh rerata skor 57,5 (82,14%) pada aspek kualitas isi, 46,5 (84,54%) pada aspek kelayakan kebahasaan, 76,5 (90%) pada aspek kegrafikan, dan 25,5 (85%) pada aspek penyajian yang masing-masing berada pada kategori sangat layak. Hasil uji kesepakatan dengan indeks Aiken’s V menunjukkan bahwa LKPD berbasis desain memiliki tingkat validitas tinggi untuk aspek kualitas isi, kelayakan kebahasaan, kegrafikan, dan penyajian. Hasil tanggapan guru diperoleh rerata skor 67 (83,75%) dengan kategori sangat baik. Berdasarkan analisis hasil validasi ahli dan angket tanggapan maka LKPD berbasis DBL memenuhi kriteria layak dan diterima dengan baik oleh guru. Kata kunci : Lembar Kerja Peserta Didik, DBL, Koloid
SINTESIS SILIKA-KITOSAN BEAD UNTUK MENURUNKAN KADAR ION Cd(II) DAN Ni(II) DALAM LARUTAN Ardana, Seta Kahardian; Susatyo, Eko Budi; Mahatmanti, Fransisca Widhi
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 3 No 3 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v3i3.4107

Abstract

Telah dilakukan sintesis silika-kitosan bead yang digunakan sebagai adsorben untuk mengurangi kadar ion logam Cd(II) dan Ni(II) dalam larutan. Kajian yang dilakukan meliputi optimasi adsorben pada variasi pH, waktu kontak, dan konsentrasi logam. Silika-kitosan bead dibuat dengan variasi komposisi silika dan kitosan 2:0; 2:1; 2:2; 1:2; dan 0:2. Metode yang digunakan dalam interaksi adsorben dengan larutan yaitu metode batch. Pada penentuan pH optimum diperoleh pH 5 sebagai pH optimum untuk kedua larutan logam. Waktu kontak optimum untuk larutan logam Cd(II) yaitu 60 menit dan untuk larutan logam Ni(II) yaitu 50 menit. Kapasitas adsorpsi untuk logam Cd(II) sebesar 7,31797x10-5 mol/g pada adsorben dengan komposisi silika-kitosan 1:2 dan logam Ni(II) sebesar 7,61441x10-5 mol/g pada adsorben dengan komposisi silika-kitosan 1:2.
PERBANDINGAN DESTRUKSI KERING DAN BASAH UNTUK ANALISIS Pb PADA SEDIMEN SUNGAI KALIGELIS Murwatiningsih, Emi; Sunarto, Wisnu; susatyo, Eko Budi
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 4 No 1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v4i1.4768

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk membandingkan teknik destruksi kering dan basah dalam penentuan logam Pb pada sedimen sungai Kaligelis Kudus. Destruksi kering diawali dengan pengeringan sampel dengan muffle furnace pada suhu 500 °C, sedangkan pada destruksi basah, sampel sedimen langsung didestruksi menggunakan aqua regia tanpa dikeringkan terlebih dahulu. Pengukuran kandungan logam Pb dilakukan dengan AAS pada panjang gelombang 283,3 nm. Validasi metode pengukuran meliputi uji akurasi, presisi, linearitas, penentuan LoD dan LoQ. Sampel penelitian diambil pada tiga titik, dimana lokasi I diambil di sekitar pemukiman desa Demaan, lokasi II diambil setelah bendung tambak Lulang desa Ploso, dan lokasi III diambil setelah pabrik kertas di desa Jati Wetan. Konsentrasi Pb dalam sedimen dengan destruksi kering pada lokasi I 51,082 ppm, pada lokasi II 46,917 ppm dan pada lokasi III 47,777 ppm. Sedangkan konsentrasi Pb dalam sedimen dengan destruksi basah pada lokasi I 73,491 ppm, pada lokasi II 63,006 ppm dan pada lokasi III 79,812 ppm. Hasil uji-t menunjukkan adanya perbedaan hasil yang signifikan. Konsentrasi Pb dalam sedimen sungai Kaligelis Kudus masih dibawah nilai ambang batas yang diijinkan yaitu 127 ppm. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan destruksi kering lebih baik daripada destruksi basah.
PENURUNAN KADAR ION Pb2+ DAN Cd2+ PADA KERANG DENGAN MENGGUNAKAN FILTRAT KULIT NANAS Ilyasa, Anugrah Tri; Susatyo, Eko Budi; Prasetya, Agung Tri
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 5 No 3 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v5i3.9276

Abstract

Adanya kandungan asam sitrat dalam kulit nanas digunakan untuk pelepasan ion Pb2+ dan Cd2+. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  pengaruh konsentrasi filtrat kulit nanas dan waktu perendaman terhadap penurunan Pb2+ dan Cd2+ dan mengetahui penurunan kadar Pb2+ dan Cd2+ dalam kerang. Kerang didestruksi menggunakan HNO3 dan diberi perlakuan dengan konsentrasi filtrat kulit nanas (1x, 2.5x, 5x, 7.5x, dan 10x pengenceran) dan lama perendaman (15, 30, 45, 60, dan 90 menit). Kadar Pb2+ dan Cd2+ diukur menggunakan SSA. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi optimum kadar Pb2+ dan Cd2+ pada pengenceran 7,5x dan 5x sebesar 13,020 mg/kg/mL dan 5,915 mg/kg/mL. Hasil yang diperoleh untuk perendaman optimum untuk menurunkan kadar Pb2+ dan Cd2+ adalah 60 menit. Perlakuan pada kondisi optimum menunjukkan rata-rata penurunan kandungan Pb2+ dan Cd2+ sebesar 2,9960 ± 0,3111 mg/kg dan 2,008 ± 0,5706 mg/kg. Perbedaan konsentrasi dan lamanya perendaman dengan filtrat kulit nanas berpengaruh terhadap kadar Pb2+ dan Cd2+.
SINTESIS ARANG AKTIF KULIT KACANG TANAH UNTUK MENURUNKAN KADAR SULFIDA INTERFERENSI SIANIDA Lestari, Sri -; Susatyo, Eko Budi; Prasetya, Agung Tri
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 6 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v6i1.11139

Abstract

Penelitian ini mengkaji mengenai adsorpsi ion sulfida (S2-) menggunakan arang kulit kacang tanah yang teraktivasi asam sulfat 2,5 M. Tujuan penelitian ini adalah menentukan karakteristik arang aktif kulit kacang tanah, menentukan pH, waktu kontak, konsentrasi optimum, kapasitas serta energi adsorpsinya dan pengaruh interferensi dengan ion sianida. Hasil karakteristik arang kulit kacang tanah teraktivasi asam sulfat 2,5 M adalah dengan daya serap sebesar 282,5695 mg/g, kadar air sebesar 3,96%, kadar abu sebesar 3,03%. Kondisi optimum adsorpsi sulfida terjadi pada pH 12, waktu kontak adsorpsi yang dibutuhkan adalah 30 menit, dan konsentrasi optimum pada adsorpsi ion sulfida dalam larutan oleh arang aktif terjadi pada 6 ppm. Adsorpsi ion sulfida oleh arang aktif kulit kacang tanah sesuai dengan isoterm adsorpsi Langmuir dengan kapasitas sebesar 2,5615 mg/g dan energi adsorpsi sebesar 37,0584 kJ/mol. Kajian tentang interferensi dengan ion sianida menunjukan ion sianida berpengaruh terhadap adsorpsi ion sulfida.  
SINTESIS ARANG AKTIF KULIT KACANG TANAH SEBAGAI ADSORBEN SULFIDA TERINTERFERENSI NITRIT Gandaningrum, Dhewi -; Susatyo, Eko Budi; Prasetya, Agung Tri
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 6 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v6i1.11142

Abstract

Penelitian ini bertujuan penentuan sintesis arang aktif kulit kacang tanah dalam menurunkan kadar ion sulfida. Arang aktif kulit kacang tanah ini diaktifkan menggunakan asam sulfat 2,5 N. Penentuan karakteristik arang aktif kulit kacang tanah kadar air, kadar abu dan daya serap iodin. Hasil karakteristik arang aktif kulit kacang tanah adalah kadar air sebesar 3,96%, kadar abu sebesar 3,03% dan daya serap iodin sebesar 281,3015 mg/g. Optimasi yang dilakukan yaitu pH, waktu kontak dan konsentrasi ion sulfida optimum. Hasil penentuan optimasi didapatkan pH 12, waktu kontak 30 menit dan konentrasi ion sulfida 6 ppm dengan kapasitas sebesar 2,5615 mg/g. Adanya interferensi ion nitrit tidak menjadi pengaruh dalam proses adsorpsi ion sulfida oleh arang aktif kulit kacang tanah karena ion nitrit lebih kuat dibanding ion sulfida maka ion nitrit tidak mengalami hidrolisis dalam air. Dilakukan aplikasi dalam limbah industri tekstil didapatkan daya adsorpsi sebasar 0,7945 mg/g. Kajian kesetimbangan adsorpsi yang diperoleh sesuai dengan adsorpsi isoterm Langmuir.
Penurunan Nilai COD Air Limbah Pabrik Tahu Menggunakan Reagen Fenton Secara Batch Aji, Prasetyo Bayu; Sunarto, Wisnu; Susatyo, Eko Budi
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 5 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v5i2.11429

Abstract

Limbah cair yang dihasilkan dari industri tahu masih mengandung padatan tersuspensi dan terlarut yang dapat mencemari perairan dengan kadar awal limbah sebesar 7482,30 mg/L, Sehingga harus diturunkan kadarnya sebelum dibuang ke perairan. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan cara sistem AOP (Advanced Oxidation Processes). sistem AOP (Advanced Oxidation Processes) menggunakan Reagen Fenton yang bertujuan untuk mengetahui penurunan optimum kadar COD pada limbah cair tahu. Hasil penelitian menunjukkan penurunan kadar COD pada industri tahu dengan variasi waktu didapatkan waktu optimum selama 240 menit dengan nilai COD sebesar 530,93 mg/L dan dengan presentase penurunan COD sebesar 92,90 %. variasi konsentrasi FeSO4:H2O2 didapatkan konsentrasi optimum sebesar 0,8M : 0,3M dalam menurunkan nilai COD sebesar 666,41 dan 412,88 mg/L dan presentase penurunan COD sebesar 91,09 % dan 94,48 % . setelah didapatkan waktu optimum dan konsentrasi optimum variasi pH pada limbah dan mendapatkan hasil pH optimum sebesar 6 dengan penurunan konsentrasi COD sebesar 339,43 mg/L dan presentase penurunan COD sebesar 95,46 %
AKTIVASI ARANG TONGKOL JAGUNG MENGGUNAKAN HCl SEBAGAI ADSORBEN ION Cd(II) Rizky, Istria Pijar; Susatyo, Eko Budi; Susilaningsih, Endang
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 5 No 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v5i2.11446

Abstract

Telah dilakukan sintesis arang aktif tongkol jagung melalui aktivasi HCl dan dijadikan sebagai adsorben ion Cd(II). Tujuan dari penelitian ini untuk menentukan pH, massa adsorben, waktu kontak, konsentrasi logam optimum untuk adsorpsi dan mengetahui konsentrasi akhir ion Cd(II) dalam limbah. Penentuan kondisi optimum ditentukan dengan memvariasikan pH (3,4; 4; 4,5; 5; dan 5,5), massa adsorben (0,3; 0,4; 0,8; 1,2; 1,6 dan 2,0)g, waktu kontak (10, 30, 60, 90 dan 120) menit, konsentrasi larutan logam (10, 50, 100, 170dan 200) ppm. Kondisi optimum diperoleh pada pH 4, massa adsorben 0,4 g, waktu kontak 60 menit dan konsentrasi logam pada 178,2912 ppm. Konsentrasi awal ion Cd(II) dalam 50 mL limbah yaitu 93,5639 ppm terjerap oleh arang aktif tongkol jagung sebesar 30,5681 ppm, dan persentase adsorpsinya sebesar 32,67%.
IMOBILISASI DITIZON PADA KITOSAN DAN APLIKASINYA UNTUK PENURUNAN KADAR ION Pb2+ Amalina, Dina; Susatyo, Eko Budi; Kusumastuti, Ella
Indonesian Journal of Chemical Science Vol 6 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijcs.v6i1.11533

Abstract

Ion Pb2+ adalah ion logam berat beracun dan berbahaya. Kitosan dapat berfungsi sebagai adsorben namun kapasitas adsorpsinya masih cenderung kecil. Salah satu usaha untuk meningkatkan kapasitas adsorpsinya adalah dengan mengimobilisasi ditizon pada kitosan karena terdapat gugus S=C dan –NH yang berperan sebagai pembentuk kelat. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari karakteristik kitosan, kitosan terimobilisasi ditizon, dan kitosan terimobilisasi ditizon setelah mengadsorpsi ion Pb2+ menggunakan FT-IR, dan aplikasi kitosan terimobilisasi ditizon untuk penurunan kadar ion Pb2+ pada pH, waktu kontak, dan konsentrasi optimum. Metode adsorpsi yang digunakan adalah metode batch. Hasil spektra kitosan terimobilisasi ditizon muncul gugus S=C dari ditizon pada bilangan gelombang 1380,77 cm-1 dan pada kitosan terimobilisasi ditizon setelah mengadsorpsi ion Pb2+, terjadi pergeseran bilangan gelombang dari 1380,77 cm-1 menjadi 1354 cm-1 karena gugus S=C telah mengikat ion Pb2+, yaitu C=S-Pb. Proses adsorpsi ion Pb2+ diperoleh kapasitas adsorpsi sebesar 17,54 mg/g untuk kitosan dan 27,03 mg/g untuk kitosan terimobilisasi ditizon.
Co-Authors Agung Tri Prasetya Agustina Edma Volla Tiara Putri, Agustina Edma Volla Tiara Alighiri, Dante Amalia, Nur Rizky Ana Yustika, Ana Anggriani, Frida Anisa, Rizqi Anugrah Tri Ilyasa, Anugrah Tri Arinda Dian Wijayanti, Arinda Dian Aris Wijayanti Azzahra, Yasmin Cepi Kurniawan Damanik, Yuli France Darmuah, Darmuah Denis Rahayu Yuna Pratama, Denis Rahayu Yuna Deny Nor Pratiwi, Deny Nor Dewi, Silmi Dalila Millatina Dhewi - Gandaningrum, Dhewi - Dhian Ekowati Diah Lestari, Diah Dina Amalina, Dina Dina Indah Marnia Dwi Nugroho Dyah Kristiyani, Dyah Dyah Setyaningrum, Dyah Edy Cahyono Eka Hartanti, Eka Ella Kusumastuti, Ella Emi Murwatiningsih, Emi Endang Susilaningsih Ersanghono Kusumo Ersanghono Kusumo, Ersanghono Etik Isman Hayati, Etik Isman F Widhi Mahatmanti Febriani, Wulan Firli Rahmatullah, Firli Fitriyani, Riska Gayuh Ganata Imam Sofyan, Gayuh Ganata Imam Harjito - Haryani, Sri Hidayah, Miftachul Hidayah, Miftachul Hidayatun Nafiah, Hidayatun Ida Rosida, Ida Idzati, Nur Rachmi Idzati, Nur Rachmi Istria Pijar Rizky, Istria Pijar Jumiati Jumiati Kasmui -, Kasmui Kharolinasari, Rachma Kharomah, Kharomah Kinasih, Titisari Henggar Kolilah, Liluk Kurniawati, Anindita Kusoro Siadi Kusumastusi, Ella Kusumastusi, Ella Larasati, Restu Indah Larasati, Restu Indah Luthfia Rizqy Amalia, Luthfia Rizqy Maghfiroh Maghfiroh Metta Sylviana Dewi, Metta Sylviana Miz Mazaya, Miz Mohammad Alauhdin, Mohammad Muhammad A’inni, Muhammad Muhammad Prio Bagus Santoso, Muhammad Prio Bagus Murbangun Nuswowati Nanik Wijayati Nariswara, Febrian Nestri Yunarti, Nestri Ni'ma, Neli Syahida Noor Wahyuningrum Nova Shintia Bokau, Nova Shintia Nuni Widiarti Nur Indah Aprilia, Nur Indah Nuril Huda Nurmala, Novera Ayang Nurmala, Novera Ayang Oktaviani, Sasnia Rahma Pawestri Farrah Diba, Pawestri Farrah Prasetyo Bayu Aji, Prasetyo Bayu Pujiati, Sri Ayu Pujiati, Sri Ayu Rahayu, Noviana Sri Ratnasari Ratnasari Restu Yuliawati Retno Yuni Hidayah, Retno Yuni Riyandino, Adyatma Rosanti, Widya Samuel Budi Wardhana Kusuma Sari, Nur Vita Sari, Nur Vita Sarwana, Sarwana Sarwi - Savitri, Annisa Aulia Seta Kahardian Ardana, Seta Kahardian Sigit Priatmoko Soeprodjo - Soeprodjo Soeprodjo, Soeprodjo Sopiyatun Munawaroh, Sopiyatun Sri - Lestari, Sri - Sri Haryani Sri Kadarwati Sri Mantini Rahayu S Sri Nurhayati Sri Nurini SRI WARDANI Sukarjo Sukarjo, Sukarjo Sukron - Suwardi, Erman Syafaatunniyah, Syafaatunniyah Syafaatunniyah, Syafaatunniyah Tania Prameswari, Tania Tjahyo Soebroto Tri Anjasmorowati, Tri Triastuti Sulistyaningsih Tutut Adi Putranto, Tutut Adi Tuyarni, Tuyarni Ulfa, Saidatul Varantika, Novanda Varantika, Novanda Wardatul Khoiriyah, Wardatul Willy Tirza Eden, Willy Tirza Winarni Pratjojo, Winarni Winarni Winarni Wisnu Sunarto Wiwin Umu Zulaechah Woro Sumarni Zahro, Ainu Ilmiatuz