Claim Missing Document
Check
Articles

PENGGUNAAN MODEL LEARNING START WITH A QUESTION DAN SELF REGULATED LEARNING PADA PEMBELAJARAN KIMIA Susatyo, Eko Budi; Rahayu S, Sri Mantini; Yuliawati, Restu
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 3, No 1 (2009): January 2009
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengunakan model LSQ dan SRL. Permasalahan yang dikaji apakahada perbedaan hasil belajar antara siswa yang belajar menggunakan model LSQ dengansiswa yang belajar menggunakan model SRL pada pokok materi larutan penyangga danmanakah hasil belajar yang lebih baik dari keduanya. Populasi adalah siswa kelas XI programstudi ilmu alam (PSIA) semester 2 yang berjumlah 243 siswa. Dengan teknik cluster randomsampling diperoleh sampel kelas XI PSIA-1 yang berjumlah 41 siswa (kelompok eksperimen1) yang belajar menggunakan model LSQ dan kelas XI PSIA-2 yang berjumlah 42 siswa(kelompok eksperimen 2) yang belajar menggunakan model SRL. Hasil uji t pada uji duapihak nilai post test diperoleh thitung = 4,144 dan untuk α = 5% dan dk= (41+42-2)= 81 diperoleht(0,975)(81)= 1,994. Karena thitung≥ t(0,975)(81) maka H0 ditolak, hal ini berarti ada perbedaanhasil belajar antara kelompok eksperimen 1 dengan kelompok eksperimen 2. Pada uji t satupihak diperoleh thitung = 4,144 dan untuk α = 5% dan dk= (41+42-2)= 81 diperoleh t(0,95)(81)=1,665. Karena thitung t(0,95)(81) maka H0 ditolak, hal ini menunjukkan bahwa hasil belajarkimia siswa yang belajar menggunakan model LSQ lebih baik daripada siswa yang belajarmenggunakan model SRL. Kata Kunci: Learning Start With a Question, Self Regulated Learning
PENERAPAN PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION BERBASIS INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KOLOID Wijayanti, Arinda Dian; Susatyo, Eko Budi
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 8, No 1 (2014): January 2014
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine whether the implementation of inquiry-based learning Group Investigation Guided influential in improving learning outcomes of chemistry in competence of Colloid Systems and how the responses of teachers and students towards applied learning. Sampling used cluster random sampling technique, obtained class XI IPA 1 as the experimental class and the XI IPA 4 as control class. Retrieval of data used techniques: tests, observations, questionnaires, and documentation. The results showed that the average grade of experimental  class was higher than the control class based on the test of the right hand, with both of the posttest score of t count  6.89 over t table of 2.00. The results of the analysis of the magnitude of the effect between variables obtained coefficient of determination 73.38%, mean that the inquirybased learning Group Investigation Guided Contributed to increasing students cognitive learning outcomes of 73.38%. On Affective and psychomotor assessment, the average grades of the experimental class learning better than classroom control. Analysis of the questionnaire responses of teachers and students also indicated that inquiry-based learning Group Investigation Guided obtained a good response. This study concluded that the implementation of inquiry-based learning Group Investigation Guided influenced in improving learning outcomes chemistry class XI student with competencies related colloidal systems and obtained good response from teachers and students.Keywords: Group Investigation, Learning Outcomes, Inquiry-Guided
KOMPARASI HASIL BELAJAR DENGAN METODE TUTOR SEBAYA DAN TEAM WORK LEARNING DALAM PEMBELAJARAN KIMIA -, Soeprodjo; Susatyo, Eko Budi; -, Sukron
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 2, No 2 (2008): July 2008
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberdayaan siswa di dalam kelas dapat dilakukan dengan menggunakan metodetutor sebaya dan kerja kelompok. Permasalahannya apakah ada perbedaan signifi kan antarasiswa yang diajar menggunakan metode tutor sebaya dengan metode kerja kelompok. Hal iniuntuk mengetahui apakah ada perbedaan signifi kan antara kedua metode tersebut. Denganpopulasi 237 siswa diperoleh sampel kelas XI IPA 4 diberi pengajaran metode tutor sebayadan kelas XI IPA 6 dengan metode kerja kelompok. Pengujian meliputi uji perbedaan duarata-rata, uji estimasi rata-rata hasil belajar dan uji estimasi proporsi ketuntasan hasil belajar.Dari hasil penelitian diperoleh thit = -2,884 dengan α = 5% diperoleh t(0,95)(77) = 1,657. Karenathit ≤ - t(0,95)(77) maka H0 ditolak, hal ini berarti ada perbedaan signifi kan antara metode tutorsebaya dengan metode kerja kelompok. Rata-rata hasil belajar metode tutor sebaya 66,46 –71,1 dengan proporsi ketuntasan 65,7% - 89,3%. Sedangkan estimasi rata-rata hasil belajarmetode kerja kelompok 71,57–75,63 dengan proporsi ketuntasan 81% - 98,4%. Dari hasilperhitungan tersebut dapat disimpulkan bahwa hasil belajar dengan metode kerja kelompoklebih baik dari pada metode tutor sebaya.Kata Kunci: metode tutor sebaya, team work learning
PENGARUH PEMBELAJARAN TEAM GAMES TOURNAMENT BERBANTUAN CROSSWORD PUZZLE TERHADAP HASIL BELAJAR Munawaroh, Sopiyatun; Nuswowati, Murbangun; Susatyo, Eko Budi
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 10, No 1 (2016): January 2016
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran Team Games Tournament (TGT) berbantuan media crossword puzzle terhadap hasil belajar dan mengetahui tanggapan siswa. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MIA. Pengambilan sampel secara cluster random sampling yaitu kelas X MIA 2 sebagai kelas kontrol dan X MIA 3 sebagai kelas eksperimen. Berdasarkan hasil uji peerbedaan dua rata-rata hasil belajar yang diperoleh kelas eksperimen 54,73-78,06 dan kelas kontrol 49,65-72,06. Sedangkan uji ketuntasan hasil belajar kelas eksperimen mencapai 87,10% dan kelas kontrol 40,54%. Berdasarkan hasil uji peningkatan hasil belajar kelas eksperimen mencapai 16,30 dan kelas kontrol 12,80. Adapun hasil observasi terhadap aspek sikap diperoleh nilai rata-rata kelas eksperimen 84,21 dan kelas kontrol 82,08. Sedangkan untuk hasil observasi terhadap aspek keterampilan diperoleh rata-rata nilai siswa kelas eksperimen 79,66 dan kelas kontrol 72,70. Berdasarkan hasil angket tanggapan siswa, model pembelajaran Team Games Tournament memperoleh tanggapan positif yaitu siswa merasa senang dan dapat meningkatkan pemahaman pada materi tata nama senyawa. Simpulan dari penelitian ini yaitu model pembelajaran tipe Team Games Tournament berbantuan media crossword puzzle berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar dan mendapat tanggapan positif dari siswa.This research is experimental research. This study aims to determine the effect of learning Team Games Tournament (TGT) media-aided crossword puzzle on learning outcomes and determine responses that students. The population in this study were all students of X MIA class. The sampling is a cluster random sampling, they are the X MIA 2 class as a control class and X MIA 3 class as the experimental. Based on the test, the results of the difference of two average are 54.73-78.06 for the experimental class and 49.65-72.06 for the control class. While the result of the test is based on the learning completeness are 87.10% for the experimental class and 40.54% for the control class. Based on the learning outcome test, the results are the experimental class reached 16.30 and 12.80 the control class. The observation result of students attitude aspects are 82.07 for the experimental class and 84.21 for the control class. As for the results of the observations of the students skills aspects gained an average value are 73.15 for the experiment class and 80.73 for the control class. Based on the result of the questionnaire for the students responses, that the TGT learning technique get the positive responses that students feel happy and not boring and it can improve the understanding of the nomenclature of compound and material. The conclusions from this research that the type of learning technique, Team Games Tournament media-aided crossword puzzle influences thelearning outcomes significantly and get the positive responses from students.
HASIL BELAJAR BERBANTUAN SMALL NOTES PADA METODE PREVIEW QUESTION READ SUMMARIZE TEST Amalia, Luthfia Rizqy; Susatyo, Eko Budi
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 9, No 2 (2015): July 2015
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui keefektifan penggunaan Small Notes pada metode pembelajaran Preview Question Read Summarize Test (PQRST) terhadap hasil belajar siswa kelas X Sekolah Menengah Atas. Desain penelitian yang digunakan adalah Randomized Control-Group Only. Pengambilan sampel dilakukan secara acak. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode dokumentasi, observasi dan tes. Metode analisis data yang digunakan adalah uji-t, uji koefisien determinasi dan uji ketuntasan hasil belajar. Rata-rata hasil belajar kognitif yang diperoleh kelas eksperimen I dan eksperimen II adalah 76,48 dan 76,71. Data hasil uji-t adalah 0,07 dengan nilai tkritis sebesar 0,063 dan taraf signifikan 5% sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa nilai thitung lebih besar dari tkritis. Data uji koefisien determinasi sebesar 24,1%. Dari data tersebut memberi kesimpulan penggunaan Small Notes berpengaruh sebesar 24,1% dan sisanya ditentukan oleh faktor lain. Persentase ketuntasan hasil belajar klasikal pada kedua kelas sebesar 62,8 dan 65,7. Dari data tersebut kita dapat menarik kesimpulan bahwa metode pembelajaran PQRST belum efektif terhadap hasil belajar siswa kelas X MIPA pada materi pokok konsep reaksi reduksi-oksidasi. This research aims to determine the effectiveness of using Preview Queston Read Summarize Test learning method towards the outcome learning student in Xthgrade. The experimental design was used a randomized control-group. Data Collecton technique in this study are conducted by the documentation, observations and test method. Data analysis method used the t-count test, determination coefficient and completeness result tests. The average of cognitive learning outcomes which are obtained by experimental I and experimental II are at 76,48 and 76,71. The data from t-count test is 0,07 with tcritical 0,063 and siginificance level of 5% so it can be concluded that the value t-count is bigger than the critical t-value. The determination coefficient is 24,1%. It can be concluded that the use of Small Notes take the effect as 24,1% and the rest is determined by other factors. The percentage of classical learning completeness in both class are 62,8 and 65,7. The data on these results lead to conclusion that the PQRST method is not effectively yet to outcome learnings of student in Xth grade on the reduction-oxidation concept.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR KIMIA SISWA SMA DENGAN METODE PEMBELAJARAN MY REKAN EMPAT Susatyo, Eko Budi; Wahyuningrum, Noor
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 2, No 2 (2008): July 2008
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pembelajaran denganmetode “My Rekan Empat” terhadap kreativitas dan hasil pembelajaran kimia siswa kelasXI semester 2 SMA Institut Indonesia tahun pelajaran 2007/2008 pada materi larutan asambasa. Populasi adalah semua siswa kelas XI IPA semester 2 SMA Institut Indonesia tahunpelajaran 2007/2008 .Pengambilan sampel dilakukan dengan cluster random slampingsehingga didapatkan kelas XI IPA 1 sebagai kelas kontrol dan kelas XI IPA 2 sebagai kelaseksperimen.. Metode pengambilan data dalam penelitian digunakan metode dokumentasi,metode tes, metode observasi dan metode angket. Teknik analisa data yang digunakanadalah teknik uji t. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa rata-rata N-gain kelas eksperimenlebih baik daripada kelas kontrol yaitu sebesar 0,55 dan 0,44. Pembelajaran kimia denganmetode My Rekan Empat memberikan kontribusi sebesar 8,07% terhadap kreativitas, 10,62%terhadap kemampuan kognitif dan 15,54% terhadap kemampuan psikomotorik. Kata Kunci: hasil belajar kimia, my rekan empat
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN BERBALIK BERBANTUAN MEDIA PETA KONSEP TERHADAP HASIL BELAJAR KIMIA MATERI KELARUTAN DAN HASIL KALI KELARUTAN Susatyo, Eko Budi; Soeprodjo, Soeprodjo; Jumiati, Jumiati
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 5, No 2 (2011): July 2011
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada proses pembelajaran sering dijumpai siswa kurang siap dalam menerima pelajaran, sehingga diperlukan suatu model yang membuat siswa lebih aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran berbalik berbantuan media peta konsep terhadap hasil be/ajar kimia materi kelarutan dan hasil kali kelarutan siswa kelas XI SMA N 9 Semarang tahun pelajaran 2009/2010. Ke/as Sampel adalah kelas XI A-2 sebagai kelas kontrol dan XI A-4 sebagai kelas eksperimen. Variabel bebas adalah model pembelajaran berbalik dengan media peta konsep. Variabel terikat berupa hasi/ be/ajar kimia yang dinyatakan dengan nilai tes. Pada perhitungan uji ketuntasan diperoleh thitung (9,624) >- ttabe,(-2,026) untuk kelas eksperimen dan thitu (2, 798) > -ttabe,(-2,024) untuk kelas kontrol sehingga dapat disimpulkan bahwa hasi/ be/ajar kedua kelas setelah perlakuan lebih besar sama dengan 65. Hasil perhitungan uji proporsi kelompok eksperimen menunjukkan Zmtung (2,688) > z,0•451 (1,64) dan kelas kontrol diperoleh Zhitu = -1, 832 < z,0•451 = 1, 64 sehingga dapat disimpulkan siswa kelas eksperimen mencapai ket:lntasan proporsi sedangkan kelas kontrol be/um. Uji perbedaan rata-rata dihasilkan thitung (5,264) >-ttabe,(-1,99). Kedua kelas mengalami peningkatan hasil belajardan uji normal Gain menunjukkan peningkatan kelas eksperimen sebesar 0, 53 dan kelas kontrol sebesar 0, 44 dengan kategori sedang.
AKTIVITAS KATALIS CR/ZEOLIT ALAM PADA REAKSI KONVERSI MINYAK JELANTAH MENJADI BAHAN BAKAR CAIR Kadarwati, Sri; Susatyo, Eko Budi; Ekowati, Dhian
Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 8, No 1 (2010): June 2010
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sainteknol.v8i1.331

Abstract

Telah dipelajari aktivitas katalis Cr/Zeolit alam pada reaksi konversi minyakjelantah menjadi bahan bakar cair. Penelitian ini meliputi preparasi katalis Cr/zeolitalam dengan metode impregnasi, karakterisasi katalis, dan uji aktivitas katalisCr/Zeolit alam dalam reaksi konversi minyak jelantah menjadi bahan bakar cair.Reaksi dilakukan secara kontinyu pada fasa gas. Pada penelitian ini dipelajaripengaruh laju alir hidrogen dan waktu reaksi terhadap konversi minyak jelantahmenjadi bahan bakar cair. Hasil karakterisasi keasaman padatan menunjukkanpeningkatan keasaman total katalis. Analisis kualitatif menunjukkan peningkatankristalinitas katalis Cr/zeolit alam dan adanya spesi oksida dalam katalis seperti CrO2dan Cr2O3. Aktivitas terbaik ditunjukkan oleh kinerja katalis Cr/Zeolit alam padavariasi laju alir 5 mL/menit dan waktu 45 menit dengan konversi 75,23%.Berdasarkan analisis spektroskopi massa, produk mengandung senyawa pentana yangmuncul pada waktu retensi ( tR ) 14,566.Kata kunci : Cr/zeolit alam, minyak jelantah, bahan bakar cair
ANALISIS KETERAMPILAN DASAR LABORATORIUM DENGAN PEMBELAJARAN POGIL PADA MATERI TITRASI ASAM BASA Rosanti, Widya; Amalia, Nur Rizky; Harjito, Harjito; Susatyo, Eko Budi
Chemistry in Education Vol 8 No 1 (2019): Terbit bulan April 2018
Publisher : Chemistry in Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this research was to analyze the basic laboratory skills with environment-based POGIL learning on acid base titration materials. POGIL learning syntax consists of orientation, exploration, concept formation, application, and cover used to train basic laboratory skills. Skills analyzed are prediction skills, observation, measure, communication, and inference. The method used is descriptive qualitative with the results of each value gives an overview of the object under study through the subject data. The result of each basic skill has an average score of 3.66 for predictive skills, 4.11 for observation skill, 4.36 measure skill, 3.83 for communication skill, 3.50 on inference skills of total score 5. Overall this research can be concluded that environment-based POGIL learning on acid-base titration material is effective for training basic laboratory skills for students. There are 30 students got good grades and 2 students got very good grades.
Pemanfaatan Cangkang Kepiting Bakau Dan Plasticizer Gliserol Sebagai Edible Coating Buah Jambu Biji Merah Kinasih, Titisari Henggar; Sumarni, Woro; Susatyo, Eko Budi
Indonesian Journal of Mathematics and Natural Sciences Vol 42, No 1 (2019): April 2019
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kitosan adalah suatu polimer alami sehingga dapat digunakan sebagai edible coating pada makanan. Pembuatan edible coating kitosan memerlukan bahan tambahan berupa plasticizer. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan kondisi optimal konsentrasi kitosan dan plasticizer gliserol pada pembuatan edible coating yang diaplikasikan pada buah jambu biji merah. Transformasi kitin menjadi kitosan dengan proses deasetilasi cangkang kepiting bakau (Scylla sp) melalui proses demineralisasi dan deproteinasi. Kitin dan kitosan yang diperoleh diuji kadar air, kadar abu, dan nilai derajat deasetilasinya. Dalam pembuatan edible coating, kitosan dilarutkan dalam asam asetat 1% (v/v) dengan konsentrasi variasi 1; 1,5; 2, 2,5; dan 3% (b/v). Pada masing-masing variasi ditambahkan dengan gliserol 1%. Pelapisan buah dilakukan dengan teknik pencelupan selama 1 menit, dikeringkan dan disimpan dalam suhu ruangan. Sebagai kontrol digunakan buah jambu biji segar tanpa pelapisan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar air kitin dan kitosan sebesar 1,96% dan 7,22%, kadar abu 1,84% dan 0,90%, serta derajat deasetilasi 68,61% dan 74,94%. Hasil uji kualitas mutu pada buah jambu biji merah dengan perlakuan K5G1 yaitu dengan kitosan 3% dan gliserol 1% menunjukkan kualitas mutu terbaik dengan nilai susut bobot 0,42%, nilai penurunan vitamin C 4,42%, nilai Total Plate Count (TPC) 17x104 koloni/mL, serta mempertahankan mutu buah selama 3 hari penyimpanan.
Co-Authors Agung Tri Prasetya Agustina Edma Volla Tiara Putri, Agustina Edma Volla Tiara Alighiri, Dante Amalia, Nur Rizky Ana Yustika, Ana Anggriani, Frida Anisa, Rizqi Anugrah Tri Ilyasa, Anugrah Tri Arinda Dian Wijayanti, Arinda Dian Aris Wijayanti Azzahra, Yasmin Cepi Kurniawan Damanik, Yuli France Darmuah, Darmuah Denis Rahayu Yuna Pratama, Denis Rahayu Yuna Deny Nor Pratiwi, Deny Nor Dewi, Silmi Dalila Millatina Dhewi - Gandaningrum, Dhewi - Dhian Ekowati Diah Lestari, Diah Dina Amalina, Dina Dina Indah Marnia Dwi Nugroho Dyah Kristiyani, Dyah Dyah Setyaningrum, Dyah Edy Cahyono Eka Hartanti, Eka Ella Kusumastuti, Ella Emi Murwatiningsih, Emi Endang Susilaningsih Ersanghono Kusumo Ersanghono Kusumo, Ersanghono Etik Isman Hayati, Etik Isman F Widhi Mahatmanti Febriani, Wulan Firli Rahmatullah, Firli Fitriyani, Riska Gayuh Ganata Imam Sofyan, Gayuh Ganata Imam Harjito - Haryani, Sri Hidayah, Miftachul Hidayah, Miftachul Hidayatun Nafiah, Hidayatun Ida Rosida, Ida Idzati, Nur Rachmi Idzati, Nur Rachmi Istria Pijar Rizky, Istria Pijar Jumiati Jumiati Kasmui -, Kasmui Kharolinasari, Rachma Kharomah, Kharomah Kinasih, Titisari Henggar Kolilah, Liluk Kurniawati, Anindita Kusoro Siadi Kusumastusi, Ella Kusumastusi, Ella Larasati, Restu Indah Larasati, Restu Indah Luthfia Rizqy Amalia, Luthfia Rizqy Maghfiroh Maghfiroh Metta Sylviana Dewi, Metta Sylviana Miz Mazaya, Miz Mohammad Alauhdin, Mohammad Muhammad A’inni, Muhammad Muhammad Prio Bagus Santoso, Muhammad Prio Bagus Murbangun Nuswowati Nanik Wijayati Nariswara, Febrian Nestri Yunarti, Nestri Ni'ma, Neli Syahida Noor Wahyuningrum Nova Shintia Bokau, Nova Shintia Nuni Widiarti Nur Indah Aprilia, Nur Indah Nuril Huda Nurmala, Novera Ayang Nurmala, Novera Ayang Oktaviani, Sasnia Rahma Pawestri Farrah Diba, Pawestri Farrah Prasetyo Bayu Aji, Prasetyo Bayu Pujiati, Sri Ayu Pujiati, Sri Ayu Rahayu, Noviana Sri Ratnasari Ratnasari Restu Yuliawati Retno Yuni Hidayah, Retno Yuni Riyandino, Adyatma Rosanti, Widya Samuel Budi Wardhana Kusuma Sari, Nur Vita Sari, Nur Vita Sarwana, Sarwana Sarwi - Savitri, Annisa Aulia Seta Kahardian Ardana, Seta Kahardian Sigit Priatmoko Soeprodjo - Soeprodjo Soeprodjo, Soeprodjo Sopiyatun Munawaroh, Sopiyatun Sri - Lestari, Sri - Sri Haryani Sri Kadarwati Sri Mantini Rahayu S Sri Nurhayati Sri Nurini SRI WARDANI Sukarjo Sukarjo, Sukarjo Sukron - Suwardi, Erman Syafaatunniyah, Syafaatunniyah Syafaatunniyah, Syafaatunniyah Tania Prameswari, Tania Tjahyo Soebroto Tri Anjasmorowati, Tri Triastuti Sulistyaningsih Tutut Adi Putranto, Tutut Adi Tuyarni, Tuyarni Ulfa, Saidatul Varantika, Novanda Varantika, Novanda Wardatul Khoiriyah, Wardatul Willy Tirza Eden, Willy Tirza Winarni Pratjojo, Winarni Winarni Winarni Wisnu Sunarto Wiwin Umu Zulaechah Woro Sumarni Zahro, Ainu Ilmiatuz