Claim Missing Document
Check
Articles

Optimalisasi Jumlah Produksi Menggunakan Fuzzy Inference System Metode Min-Max Susetyo, Joko; Asih, Endang Widuri; Raharjo, Heharuman
JURNAL REKAYASA INDUSTRI (JRI) Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (444.706 KB) | DOI: 10.37631/jri.v2i1.126

Abstract

Perencanaan produksi yang tepat dapat diterapkan The GDL Konveksi guna meminimalisir over production dan stock out yang sudah terjadi sebelumnya. Fuzzy Inference System Metode Min-Max dapat digunakan dalam penentuan jumlah produksi kaos guna mencapai produksi yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendapat output produksi yang optimal untuk bulan Juli 2019 dan membandingkan produksi perusahaan dengan produksi Fuzzy Inference System yang telah dibangun sehingga dapat mengetahui presentase kesalahan rata-rata dan nilai kebenaran prediksi. Produksi yang optimal bermanfaat untuk mengefisienkan sumber daya yang dimiliki perusahaan. Berdasarkan hasil pengolahan Fuzzy Inference System Metode Min-Max  dengan variabel permintaan sebesar 2016 pcs dan  variabel persediaan bulan sebelumnya (Juni 2019) sebesar 60 pcs dihasilkan jumlah produksi yang optimal sebesar 1980 pcs. The GDL Konveksi dapat memproduksi sebesar 1980 pcs untuk mendapat kondisi optimal Perhitungan presentase kesalahan MAPE sebesar 6,64% dengan nilai kebenaran mencapai 93,36%, hal ini menunjukkan bahwa Fuzzy Inference System  Metode Min-Max dapat diterapkan untuk memprediksi jumlah produksi kaos di The GDL Konveksi dengan catatan sangat baik.
PENERAPAN METODE SQC (STATISTICAL QUALITY CONTROL) DAN FTA (FAULT TREE ANALYSIS) SEBAGAI USULAN PENGENDALIAN DAN PERBAIKAN KUALITAS PRODUK PADA USAHA PENGECORAN ALUMINIUM Susetyo, Joko; Wisnubroto, Petrus; Kurnia, Alif
Jurnal Teknologi Vol 12 No 2 (2019): Jurnal Teknologi
Publisher : Jurnal Teknologi, Fakultas Teknologi Industri, Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha pengecoran alumunium bapak santoso merupakan usaha yang bergerak dibidang pengecoran alumunium dengan produk yang dihasilkan adalah cetakan telur puyuh. Berdasarkan hasil studi pendahuluan kecacatan produk masih terdapat pada usaha ini yaitu cetakan bolong, cetakan pecah, dan cetakan bentuk tidak sempurna. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor penyebab cacat dan melakukan upaya pengendalian dan perbaikan kualitas menggunakan metode Statistical Quality Control (SQC) dan Fault Tree Analysis (FTA). Terdapat dua data yang melampaui batas Upper Control Limit (UCL) yaitu data ke 9 dan data ke 13 dengan nilai masing masing sebesar 0,38 dan 0,365 sehingga perlu dilakukan perbaikan terhadap proses produksi agar kecacatan berada dalam batas kontrol. Hasil dari metode FTA diperoleh 21 basic event dari penentuan minimum cut set yaitu [25 + 26 + 47 + 48 + (29 + 49)] + [31 + 42 + 33 +50 + 51 + 51] + [(37 + 38) + (42 + 52) + (53 +54) +(41 + 42)] + [(43 + 44) + 45] + [46] yang menjadi penyebab cacat pada produk, yaitu adonan belum matang, penggunaan garam terlalu sedikit, menggunakan alumunium bekas, penuangan kurang tinggi, tidak memisahkan saat penuangan, penggunaan blower yang kuranng maksimal, lubang tungku yang terlalu besar, pemasangan kup tidak tepat, kurang pengawasan, dikejar target produksi, ingin cepat selesai, badan tidak fit, kurangnya ventilasi, lubang siraman terlalu besar, adonan berada di luar tungku, tidak memilah bahan baku dengan baik, terlalu fokus dalam penuangan, bekerja tidak sesuai prosedur, tidak menepuk cetakan dasar terlebih dahulu, pola kunci cetakan yang rumit, dan kurang konsentrasi.
ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PLASTIK DENGAN METODE STATISTIC PROCESS CONTROL (SPC) DAN FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA) PADA PT KUSUMA MULIA PLASINDO INFITEX Insani, Virginia Putri; Susetyo, Joko; Yusuf, Muhammad
Jurnal Rekavasi Vol 8 No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Teknik Industri, Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Kusuma Mulia Plasindo Infitex adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang tekstil dan produksi plastik. Jenis plastik yang diproduksi ada dua jenis yaitu plastik jenis Polypropylene (PP) dan Hard Density (HD). Untuk menjaga kepercayaan konsumen perusahaan berusahan menghasilkan produk yang memiliki kualitas yang baik. Perusahaan selalu berupaya agar dapat menghasilkan produk yang berkualitas dan dapat menekan jumlah cacat pada produk dengan mentapkan toleransi cacat sebesar 2,5% dari jumlah produksi. Namun perusahaan masih menghasilkan cacat pada produk yang melebihi batas toleransi mencapai 3,48%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengendalian kualitas plastik jenis PP menggunakan metode SPC. Metode FMEA digunakan untuk mengidentifikasi jenis dan faktor penyebab terjadinya cacat pada produk yang kemudian akan dilakukan tindakan perbaikan yang paling prioritas berdasarkan nilai RPN terbsesar. Hasil pengolahan dengan metode SPC menunjukkan pengendalian kualitas plastik jenis PP belum terkendali atau masih mengalami penyimpangan, dimana masih berada diluar batas kendali. Terdapat 6 jenis cacat pada plastik PP yaitu, getas, bergaris, tebal/tipis, buram, lengket dan tepi melinting. Jumlah terbanyak pada getas (4.952,55 kg) dan jumlah paling sedikit pada lengket (1.037,02 kg). Dengan menggunakan metode FMEA diketahui faktor penyebab cacat disebabkan oleh faktor manusia/pekerja, mesin produksi, metode kerja dan material/bahan baku. Berdasarkan nilai RPN jenis cacat yang priortitas dilakukan perbaikan adalah getas dengan nilai 245, tebal/tipis 168, dan bergaris 105, sehingga perusahaan dapat melakukan tindakan pencegahan serta perbaikan yang telah diusulkan untuk meminimalisir tingkat kecacatan dan dapat meningkatkan kualitas produk.
ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS MELALUI EVALUASI DAN PERBAIKAN PROSES PRODUKSI DENGAN PENDEKATAN METODE CONTROL CHART DAN METODE TAGUCHI Susetyo, Joko; Yusuf, Muhammad; Saputro, Ardi
JURNAL TEKNOLOGI TECHNOSCIENTIA Technoscentia Vol 1 No 2 Februari 2009
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), IST AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34151/technoscientia.v1i2.397

Abstract

Quality is the most important thing in business to get more consumers. Quality will be better if those kinds of processes produced with good constancy. Research was held in Coca Cola Bottling Company Indonesia, problems which were emerging are the sweet disposal (ºBrix) from the product is unstable. Control Chart Method is used to get the condition of production process which is moving, than improvement will be done through Taguchi Method approach. Improvement start from election of factors which influence for those quality’s characteristic as well as level value, and than will be basic for the Orthogonal Array election. Result of analysis is processed through noise signal to ratio (SNR) and Analysis of Variance. Based on research, it was got result that is the best setting level for control factor which is influenced to stability sweet disposal value (ºBrix) are first setting of sweetness disposal simple syrup is 59 ºBrix, addition of concentrate is 1.25 units, and water disposal is 80 %. Quality is the most important thing in business to get more consumers. Quality will be better if those kinds of processes produced with good constancy. Research was held in Coca Cola Bottling Company Indonesia, problems which were emerging are the sweet disposal (ºBrix) from the product is unstable. Control Chart Method is used to get the condition of production process which is moving, than improvement will be done through Taguchi Method approach. Improvement start from election of factors which influence for those quality’s characteristic as well as level value, and than will be basic for the Orthogonal Array election. Result of analysis is processed through noise signal to ratio (SNR) and Analysis of Variance. Based on research, it was got result that is the best setting level for control factor which is influenced to stability sweet disposal value (ºBrix) are first setting of sweetness disposal simple syrup is 59 ºBrix, addition of concentrate is 1.25 units, and water disposal is 80 %.
ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS DAN EFEKTIVITAS DENGAN INTEGRASI KONSEP FAILURE MODE & EFFECT ANALYSIS DAN FAULT TREE ANALYSIS SERTA OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS Susetyo, Joko
JURNAL TEKNOLOGI TECHNOSCIENTIA Technoscientia Vol 2 No 1 Agustus 2009
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), IST AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34151/technoscientia.v2i1.414

Abstract

Effective measurement with Overall Equipment Effectiveness (OEE) method and concept of Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) and Fault Tree Analysis (FTA) is hoped able to in crease production volume and quality. OEE method is based on three factors, they are: availability, performance and quality. OEE value is got by multiplying the three factors. FMEA concept is carried out to decide the critical rating, evidence, and defection rating. RPN calculation is the result of those three rating multiplication shows the risk level of a failure. FTA concept is carried out by using OR gate to know the probability of failure evidence. The analysis that is got show OEE value of Paper Machine in two year: first year 60%, in crease to 83% in the second year. Cutter Asahi’s OEE value, in the first year, is 67%, in the second year become 73%. The first cause of low OEE is PLN drop power energy. The FMEA result identification is got highest RPN value that is 245 at Paper Machine process, with failure mode dirty, the main cause is dirt that dissolved in its production process and the screen that does not work maximally. To handle that cause needs a routine checking and cleaning in the process and screen by Paper Machine operator. Identification result of FTA indicates that highest failure probability on Paper Machine part is 0.01145.
APLIKASI GROUP TECHNOLOGY BERDASARKAN ANALISIS PART DAN MESIN UNTUK MENENTUKAN ONGKOS PERPINDAHAN MATERIAL Susetyo, Joko
JURNAL TEKNOLOGI TECHNOSCIENTIA Technoscientia Vol 3 No 2 Februari 2011
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), IST AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34151/technoscientia.v3i2.475

Abstract

Bond Energy Algorithm (BEA) is a method that used in this group technology. This method is used for analyzing and for group is machine-part into manufacture cell. Euclidean distance is used for measuring material handling distance. BEA method becomes a model on stating the expense. The choice is done with performance measure calculation. Based or grouping result using Bond Energy Algoritm method produce five manufacture cell, they are cell 1 from machine 1 and part 14-12, cell 2 from machine 2-3-8-9 and part 4-11-13, cell 3 from machine 4 and part 10-1, and cell 4 from machine 5 and part 6-2. Cell 5 machine 7-6 and part 5-3-9-7-8. The result of material handling distance measurement is 220.97 meters with material handling cost Rp 12,245,832.57 per month. Based on the result of group technology lay out produce or yield material handling cost that can be used as new alternative on designing lay out.
PERANCANGAN ULANG TATA LETAK FASILITAS PRODUKSI DENGAN METODE SYSTEMATIC LAYOUT PLANNING (SLP) DAN PETA TANGAN KANAN TANGAN KIRI PROSES PERAKITAN Kurniawan, Ilham Dwi; Susetyo, Joko; Simanjuntak , Risma Adelina
Jurnal Rekavasi Vol 8 No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Teknik Industri, Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

V. Astoetik Indonesia merupakan sebuah perusahaan manufaktur yang memproduksi produk inovasi kompor batik listrik hemat energi. Perusahaan yang berlokasi di Bantul ini ditemukan kelemahan mengenai tata letak yang tidak tertata dengan baik dikarenakan adanya langkah backtracking, area kerja yang tidak tetap dan tata cara kerja proses perakitan terjadi gerakan – gerakan tangan yang tidak diperlukan sehingga terjadi peningkatan jarak dan bertambahnya waktu produksi. Penelitian ini bertujuan memberikan usulan alternatif tata letak fasilitas produksi dengan metode Systematic Layout Planning (SLP), dan tata letak kerja proses perakitan yang lebih efisien dengan Peta Tangan Tangan Kiri. Hasil perhitungan jarak perpindahan bahan pada layout sebelum perbaikan sebesar 35,02 m, pada usulan tata letak alternatif 1 memilki jarak sebesar 24,27 m, dan pada usulan tata letak alternatif 2 memiliki jarak 29,49 m. Hasil perhitungan waktu standar pada proses perakitan tungku sebelum perbaikan sebesar 428,22 detik setelah perbaikan menjadi 271,73 detik, proses perakitan/pemasangan PCB sebesar 184,05 detik setelah perbaikan menjadi 144,04 detik , dan proses perakitan tutup body sebesar 59 detik setelah perbaikan menjadi 41 detik. Hasil jumlah gerakan perakitan tungku sejumlah 105 gerakan menjadi 95 gerakan, perakitan/pemasangan PCB sejumlah 57 gerakan menjadi 50 gerakan, dan perakitan tutup body sejumlah 18 gerakan menjadi 14 gerakan.
PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK MENGGUNAKAN METODE SIX SIGMA DAN FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA) PADA PT. PAPERTECH INDONESIA UNIT II MAGELANG Setiawan, Arief Yuliandri; Susetyo, Joko; Simanjuntak , Risma Adelina
Jurnal Rekavasi Vol 9 No 1 (2021)
Publisher : Jurusan Teknik Industri, Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Papertech Indonesia Unit II Magelang adalah sebuah perusahaan yang memproduksi daur ulang kertasdengan bahan baku mix (kertas serat pendek seperti majalah, koran, buku), occ (kertas serat panjang seperti dos,karton) dan bahan tambahan lainya seperti tepung tapioka. Produk utama adalah chip board yang di produksisetiap hari dan selalu ditemukan cacat setiap bulan, sehingga mengakibatkan penurunan kualitas yang di alamiperusahaan yaitu downgrade. Metode Six Sigma merupakan metode yang digunakan untuk mengukur SigmaQuality Level (SQL) bedasarkan nilai dari Defect per Million Opportunity (DPMO) terhadap proses produksikertas chip board. Metode (FMEA) digunakan untuk usulan perbaikan diprioritaskan berdasarkan nilai RiskPriority Number (RPN) terbesar. Berdasarkan hasil analisis penelitian terdapat 7 kecacatan yang timbul diperusahaan yaitu: Oil Drops 73.431 Kg, Torn 86.528 Kg, Dirty 102.109 Kg, Creasing 94.814 Kg, Size Veriation211.992 Kg, Foreign Contamination 189.863 Kg, dan Wet Paper 70.718 Kg dengan total cacat 829.455 Kg.Dari hasil perhitungan, rata-rata nilai Defect per Million Opportunity (DPMO) sebesar 8.879, sehingga rata-rataSigma Quality Level (SQL) PT. Papertech Indonesia Unit II Magelang adalah, 3,87. (FMEA) menunjukkan 13mode kegagalan, tetapi terdapat 9 mode kegagalan yang menjadi prioritas perbaikan berdasarkan nilai RiskPriority Number (RPN) yaitu: suhu ruangan (294), kelelahan (280), konsentrasi menurun (210), kurang teliti(210), dryer kotor (210), trim masuk ke cutter (210), kebisingan (180), kurang inspeksi (180), kertas lembab(168).
Optimalisasi Distribusi Tabung Gas Dengan Metode Clarke & Wright Saving Heuristik dan Generalized Assigment Hartien, Turid Hijri; Susetyo, Joko; Asih, Endang Widuri
JURNAL REKAYASA INDUSTRI (JRI) Vol 3, No 2 (2021)
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/jri.v3i2.483

Abstract

PT. Boemi Surya Perkasa merupakan perusahaan yang bergerak dibidang distributor tabung gas LPG yang melakukan pendistribusian produknya kepada para pelanggan yang tersebar diwilayah Bantul. Berdasarkan hasil wawancara yang telah dilakukan, ternyata penentuan rute yang digunakan perusahaan hanya mempercayakan kepada sopir. Sehingga rute yang digunakan tidak tetap dan berubah-ubah. Hal tersebut dapat membuat jarak pendistribusian menjadi lebih panjang, sehingga biaya yang dikeluarkan untuk distribusi menjadi mahal. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis perbandingan hasil metode penyelesaian dalam Supply Chain Management (SCM) yaitu Clarke & Wright Saving Heuristik dan Generalized Assignment. Tujuan utama dari metode ini adalah perencanaan rute dan penugasan kendaraan dengan biaya distribusi yang optimal. Hasil dari penelitian yang dilakukan pada 38 retailer diketahui bahwa biaya yang dikeluarkan metode Clarke & Wright Saving Heuristik sebesar Rp. 1.353.346 per hari dapat memberikan penghematan sebesar Rp. 120.777 per hari (8 %) dibandingkan dengan penggunaan metode Generalized Assignment Rp. Rp. 1.314.365 per hari dengan penghematan sebesar Rp. 159.758 per hari (11%) dari biaya sebelumnya sebesar Rp. 1.474.123 per hari. Rute usulan yang optimal dihasilkan oleh metode Generalized Assignment (12 rute dengan total jarak tempuh sebesar 403,34 km) dibandingkan rute usulan yang dihasilkan dengan clarke & wright saving heuristik (12 rute dengan total jarak tempuh sebesar 489,93 km) dari 16 rute sebelumnya dengan total jarak tempuh 539,621 km. Rute yang dimiliki oleh Generalized Assignment lebih sederhana, fleksibel dan mempunyai kecepatan tinggi daripada Clarke & Wright Saving Heuristic.
ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS SEBAGAI UPAYA PENGURANGAN PRODUK CACAT DENGAN PENDEKATAN SIX SIGMA, POKA-YOKE DAN KAIZEN Cyrilla Indri Parwati; Joko Susetyo; Andi Alamsyah
JURNAL GAUNG INFORMATIKA Vol 12 No 2 (2019): Jurnal Gaung Informatika Vol.12 No 2 Juli 2019
Publisher : Universitas Sahid Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47942/gi.v12i2.376

Abstract

CV. Cita Nasional is a company engaged in processing pure milk into pasteurized fresh milk and homogenization. This research was conducted to analyze defective products using the Six Sigma, Poka -Yoke and Kaizen approaches. Defective products in cup packaging from July 2017 to July 2018 is 20.71% with a target of a maximum of 3% product defects. The purpose of the research is to find out the company’s process capability with DPMO and the level of sigma capability, analyze the factors that cause product disability along with proposed improvements. The method used with Poka-Yoke and determine the action plan in quality control efforts with the Kaizen approach. The result obtained based on the Six Sigma state, namely the Define stage, obtained quality characteristics or CTQ in the form of attribute data 7 characteristic of the causes of disability. The results of the company’s perpormance baseline measurement at the Measure stage of the company were in the condition of 3.383 sigma with DPMO 29.586. The analyze phase is made control map, pareto diagram and makes fish bone diagram to obtain the factors that cause disability. During the improve phase an action plan was developed using the Poka-Yoke approach. In the control phase continuous improvement is done with the Kaizen approach which includes the Five-M checklist concept, 5W+1H (What, Why, Where, When, Who, How) and the Five Step Plan.