Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

PEMANFAATAN LIMBAH PLASTIK JENIS POLYPROPYLENE SEBAGAI BAHAN UTAMA PAVING BLOCK PLASTIS DENGAN CAMPURAN ARANG SEKAM PADI MENGACU PADA SNI 03-0691-1996 Yusuf Amran; Arif Wahyu Permana; Septyanto Kurniawan
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 13, No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v13i2.3398

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah pemanfaatan limbah plastik jenis polypropylene dan arang sekam padi sebagai bahan penyusun paving block yang dapat memenuhi standar SNI-03-0691-1996 tentang bata beton (paving block). Penelitian ini menggunakan metode ekperimental yang dimulai dari komposisi campuran, pembuatan dan pengujian paving block, dengan berbagai varisi campuran serta pencetakan dilakukan secara manual tanpa menggunakan mesin. Paving block dengan bahan penyusun polypropylene dan arang sekam padi dengan variasi campuran 100% plastik mendapatkan nilai kuat tekan tertinggi sebesar 149,624 kg/cm2 dan nilai daya serap air sebesar 0,348%. Sementara syarat lulus pengujian menurut SNI-03-0691-1996 yaitu sebesar 86,68 kg/cm2 dengan penyerapan air maksimum sebesar 10%
MODIFIKASI CAMPURAN BATA MENGGUNAKAN TANAH LEMPUNG DAN ABU BATU APUNG Chica Oktavia; Indra Prabowo; Yusuf Amran
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 13, No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v13i2.3400

Abstract

Meningkatnya minat konsumen terhadap penggunaan bata, karena bata merupakan konstruksi yang ramah lingkungan. Bata sangat baik membantu konservasi air tanah, pelaksanaannya yang lebih cepat, mudah dalam pemasangan, pemeliharaan, dan memiliki aneka ragam bentuk yang menambah nilai estetika dari bangunan. Berdasarkan penjelasan diatas maka penelitian ini memodifikasi campuran bata dengan tanah lempung dan abu batu apung untuk meningkatkan kualitas bata yang digunakan sebagai pasangan dinding. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berdasarkan SNI 15-2094-2000. Variasi campuran tanah lempung dan abu batu apung untuk sampel 1, 2, 3 masing-masing 100% tanah lempung, 90% tanah lempung + 10% abu batu apung, 80% tanah lempung + 20% abu batu apung. Karateristik yang dilakukan terhadap benda uji yaitu karakteristik fisis (daya serap air) dan karateristik mekanis (kuat tekan) dengan suhu dan waktu pemanasan yang bervariasi (100˚ C waktu pemanasan 120 menit, 125˚ C waktu pemanasan 100 menit dan 150˚ C waktu 60 pemanasan menit). Secara mekanis bata dengan campuran tanah lempung dan abu batu apung belum memenuhi standar bata konvensional dikarenakan nilai hasil daya serap air yang tinggi mencapai 22,930% pada campuran 80% tanah lempung + 20% abu batu apung. Untuk kuat tekan masih terbilang rendah yaitu 26,959% kg/cm2 pada campuran 90% tanah lempung + 10% abu batu apung dengan suhu pemanasan 100°C dalam waktu pemanasan 120 menit.
Sosialisasi Pengolahan Sampah Organik dengan Menggunakan Maggot BSF (Black Soldier Fly) di RW 01 Kelurahan Hadimulyo Barat, Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro Siti Hajar Aswad; Septyanto Kurniawan; Leni Sriharyani; Yusuf Amran; Eri Prawati; Ida Hadijah; Chica Oktavia; Feby Aristia Putri
SINAR SANG SURYA Vol 8, No 1 (2024): FEBRUARI 2024
Publisher : UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/sss.v8i1.3187

Abstract

RW 01 Kelurahan Hadimulyo Barat, Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro merupakan salah satu RW yang telah melaksanakan program 3R (Reuse, Reduce, Recycle) dalam pengolahan sampah domestik (Rumah Tangga) non-organik. Hasil survei awal diketahui bahwa RW 01 Kelurahan Hadimulyo Barat mengalami kendala dalam hal pengolahan sampah organik. Hingga saat ini hasil dari pemilahan timbulan sampah domestik berupa sampah organik masih ikut dibuang menuju TPAS (Tempat Pembuangan Akhir Sementara) Karang Rejo Kota Metro. Berdasarkan hal tersebut, perlu dilakukan penyuluhan dan sosialisasi mengenai pengolahan sampah organik yang dapat membantu masyarakat khususnya RW 01 Kelurahan Hadimulyo Barat dalam mengolah timbulan sampah organiknya.Permasalahan dalam pengolahan sampah organik yang terdapat di RW 01 Kelurahan Hadimulyo Barat, Kecamatan Metro Pusat dapat diselesaikan dengan menerapakan penggunaan maggot BSF dalam proses pengolahan sampah organik warga. Berdasarkan hal tersebut diatas dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat terkait Sosialisasi Pengolahan Sampah Organik dengan Menggunakan Maggot BSF yang bertujuan untuk: (1) meningkatkan pengetahuan warga tentang pengolahan sampah organik dengan menggunakan maggot BSF, (2) meningkatkan keterampilan warga dalam pembuatan wadah tumpuk maggot BSF serta Biopond, (3) memberdayakan masyarakat untuk mengolah sampah organik agar dapat bernilai ekonomi tinggi.Metode yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini berupa sosialisasi, sharing knowledge dan praktik. Pada tahapan sosialisasi, narasumber menjelaskan mengenai maggot BSF yang meliputi siklus hidup, proses penguraian sampah organik, serta nilai ekonomis dari maggot BSF. Pada tahapan sharing knowledge masyarakat berkonsultasi mengenai jenis sampah organik yang dapat diolah, sedangkan pada tahapan praktik, dilakukan praktik pembuatan wadah tumpuk dan kolam biopond.Kegiatan pengabdian di RW 01 Kelurahan Hadimulyo Barat berlangsung dengan lancar dan memberikan hasil yang baik dan memuaskan. Antusiasme warga dalam sharing knowledge dan praktik menjadi tolak ukur keberhasilan kegiatan ini.
ANALISIS PEMANFAATAN SERBUK KAPUR DAN TANAH LEMPUNG SEBAGAI BAHAN SUBTITUSI PAVING BLOCK BERDASARKAN SNI 03-0691-1996 Taufig Hanafi; Yusuf Amran; Chica Oktavia
JUMATISI: Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Vol 4 No 2 (2023): JUMATISI: Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jumatisi.v4i2.5186

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh serbuk kapur terhadap sifat fisik dan mekanis paving block. Tanah yang dipakai berasal dari Gading Rejo, Pesawaran. Penelitian ini menggunakan campuran serbuk kapur 10% dan 20% sebagai pengganti semen. Benda uji yang digunakan berbentuk persegi panjang dimensi 20 x 10 x 6 cm, dan balok 5 x 5 x 6 cm. Pengujian daya serap air, beban kejut, kuat tekan dilakukan setelah dilakukan proses pemanasan dengan oven pada suhu 100˚C, 125˚C, 150˚C selama 120 menit, 100 menit, 60 menit. Hasil pengujian dari penelitian ini menunjukkan bahwa, pada penambahan 10% serbuk kapur daya serap air paving block 27,653%, beban kejut dengan suhu 125˚C dan waktu 100 menit sebesar 105,95 joule, dan kuat tekan tertinngi pada suhu 100˚C waktu 120 menit sebesar 32,351 Kg/cm². Pada campuran 20% serbuk kapur terjadi kenaikan pada daya serap air, pada kuat tekan terjadi kenaikan pada suhu 125˚C waktu 100 menit sebesar 31,003 Kg/cm², dan pada beban kejut terjadi penurunan. Hasil pengujian daya serap air dan kuat tekan belum memenuhi standar paving block sesuai SNI 03-0691-1996
ANALISIS DAYA DUKUNG TANAH DASAR PADA JALAN HASANUDDIN KOTA METRO Iang; Sriharyani, Leni; Amran, Yusuf
JUMATISI: Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Vol 5 No 2 (2024): JUMATISI : Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/jumatisi.v5i2.7954

Abstract

Tanah dasar (subgrade) merupakan bagian penting dari kontruksi jalan karena tanah ini berfungsi mendukung seluruh kontruksi jalan beserta muatan lalu lintas di atasnya sehingga tanah dasar harus mempunyai kapasitas dukung yang baik serta mempunyai stabilitas volume akibat pengaruh lingkungan terutama air. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan data dan rekayasa daya dukung tanah dasar pada jalan Hasanuddin Kota Metro dengan memanfaatkan gipsum sebagai bahan stabilisasi tanah. Data hasil penelitian ini didapat dari hasil pengambilan sampel tanah asli yang diambil di bahu Jalan Hasanuddin, Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro, Provinsi Lampung menggunakan alat bantu Hand bor pada lima titik kerusakan dengan kedalaman 1 meter. Kemudian tanah diuji di laboratorium mekanika tanah Universitas Muhammadiyah Metro untuk dilakukan pengujian sifat fisik dan sifat mekanis tanah. Dari hasil pengujian sifat fisik tanah asli diketahui kondisi eksisting tanah dasar pada ruas jalan Hasanuddin berdasarkan sistem klasifikasi tanah USCS memiliki nilai batas cair rata – rata 53.64% (>50%), dan nilai indeks plastisitas sebesar 14,27% pada diagram plastisitas berada dalam kelompok MH or OH yaitu Lanau anorganik dan pasir micaceous dengan plasitisitas tinggi. Dari hasil pengujian sifat mekanis tanah asli dan tanah campuran, dapat disimpulkan tanah dasar pada jalan Hasanuddin yang distabilisasi menggunakan gipsum pada kadar campuran 26% mampu meningkatakan nilai daya dukung tanah dasar dengan kenaikan presentase rata-rata mencapai 117,3% dari nilai CBR tanah asli (rata-rata 2,95%) menjadi (rata-rata 6,41%) setelah dilakukan stabilisasi menggunakan bahan campuran gypsum
Sosialisasi Pengolahan Sampah Organik dengan Menggunakan Maggot BSF (Black Soldier Fly) di RW 01 Kelurahan Hadimulyo Barat, Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro Aswad, Siti Hajar; Kurniawan, Septyanto; Sriharyani, Leni; Amran, Yusuf; Prawati, Eri; Hadijah, Ida; Oktavia, Chica; Putri, Feby Aristia
SINAR SANG SURYA Vol 8, No 1 (2024): FEBRUARI 2024
Publisher : UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/sss.v8i1.3187

Abstract

RW 01 Kelurahan Hadimulyo Barat, Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro merupakan salah satu RW yang telah melaksanakan program 3R (Reuse, Reduce, Recycle) dalam pengolahan sampah domestik (Rumah Tangga) non-organik. Hasil survei awal diketahui bahwa RW 01 Kelurahan Hadimulyo Barat mengalami kendala dalam hal pengolahan sampah organik. Hingga saat ini hasil dari pemilahan timbulan sampah domestik berupa sampah organik masih ikut dibuang menuju TPAS (Tempat Pembuangan Akhir Sementara) Karang Rejo Kota Metro. Berdasarkan hal tersebut, perlu dilakukan penyuluhan dan sosialisasi mengenai pengolahan sampah organik yang dapat membantu masyarakat khususnya RW 01 Kelurahan Hadimulyo Barat dalam mengolah timbulan sampah organiknya.Permasalahan dalam pengolahan sampah organik yang terdapat di RW 01 Kelurahan Hadimulyo Barat, Kecamatan Metro Pusat dapat diselesaikan dengan menerapakan penggunaan maggot BSF dalam proses pengolahan sampah organik warga. Berdasarkan hal tersebut diatas dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat terkait Sosialisasi Pengolahan Sampah Organik dengan Menggunakan Maggot BSF yang bertujuan untuk: (1) meningkatkan pengetahuan warga tentang pengolahan sampah organik dengan menggunakan maggot BSF, (2) meningkatkan keterampilan warga dalam pembuatan wadah tumpuk maggot BSF serta Biopond, (3) memberdayakan masyarakat untuk mengolah sampah organik agar dapat bernilai ekonomi tinggi.Metode yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini berupa sosialisasi, sharing knowledge dan praktik. Pada tahapan sosialisasi, narasumber menjelaskan mengenai maggot BSF yang meliputi siklus hidup, proses penguraian sampah organik, serta nilai ekonomis dari maggot BSF. Pada tahapan sharing knowledge masyarakat berkonsultasi mengenai jenis sampah organik yang dapat diolah, sedangkan pada tahapan praktik, dilakukan praktik pembuatan wadah tumpuk dan kolam biopond.Kegiatan pengabdian di RW 01 Kelurahan Hadimulyo Barat berlangsung dengan lancar dan memberikan hasil yang baik dan memuaskan. Antusiasme warga dalam sharing knowledge dan praktik menjadi tolak ukur keberhasilan kegiatan ini.
PERUBAHAN PERILAKU SIFAT MEKANIS BETON MUTU TINGGI AKIBAT PENGGUNAAN ABU CANGKANG KERANG SEBAGAI PENGGANTI ABU TERBANG MENGACU SNI 03- 6468-2000 Amran, Yusuf; Anggoro, Ilham Tri
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 14, No 1 (2024): November 2024
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v14i1.3832

Abstract

Di Indonesia banyak sekali bahan-bahan limbah yang dapat dijadikan sebagai bahan alternatif dalam campuran beton. Salah satunya adalah cangkang kerang yang banyak dijumpai di pesisir pantai labuhan maringgai. Dengan optimalisasi pemanfaatan limbah kulit kerang ini diharapkan mampu mengurangi limbah yang mencemari lingkungan dan memberikan nilai tambah tersendiri. Beberapa penelitian menunjukan bahwa cangkang kerang dapat dijadikan sebagai bahan penyusun dalam campuran beton. Sebelum dijadikan sebagai campuran dalam pembuatan beton mutu tinggi cangkang kerang terlebih dahulu dibersihkan, dihancurkan dan disaring menggunakan saringan no. 200. Komposisi penambahan serbuk cangkang kerang adalah 0%, 15%, 20% dan 25% menggunakan mutu beton rencana fc’ 41,5 Mpa, pengujian dilakukan pada umur beton 7 hari, 14 hari dan 28 hari. Hasil pengujian menunjukan bahwa pada usia 28 hari beton normal yaitu 26,10 Mpa, pada beton dengan campuran 15% abu cangkang kerang yaitu 26,46 Mpa, pada beton dengan campuran 20% abu cangkang kerang yaitu 29,71 Mpa dan pada beton dengan campuran 25% abu cangkang kerang yaitu 27,29 Mpa. Pada penelitian tersebut didapatkan nilai tertinggi pada pengujian kuat tekan beton pada campuran 20% abu cangkang kerang yaitu sebesar 29,71 Mpa.
Pendampingan Lanjutan Optimalisasi Pendampingan Paving Block Berbahan Baku Limbah Plastik Tertolak (Plastik LDPE) Kelurahan Yosodadi, Kecamatan Metro Timur, Kota Metro Oktavia, ST., MT, Chica; Amran, Yusuf; Kurniawan, Septyanto; Iskandar, Dadang; Sriharyani, Leni; Prawati, Eri; Rolia, Eva; Hadijah, Ida; Putri, Feby Aristia
SINAR SANG SURYA Vol 9, No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/sss.v9i1.3703

Abstract

Kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat memberikan dampak positif, baik dari segi lingkungan maupun pemberdayaan ekonomi masyarakat. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk menginspirasi dan mendorong terciptanya inovasi-inovasi lain dalam pengelolaan limbah plastik yang lebih luas di masa depan. Kondisi saat ini penyuluhan mengenai solusi pengolahan sampah domestik baik organik maupun non organik tingkat rumah tangga masih mengalami kendala baik terkait biaya maupun tim yang memiliki kapasitas dalam melakukan sharing knowledge mengenai pengolahan sampah tersebut. Berdasarkan hal tersebut, diperlukan upaya pendampingan lanjutan untuk membantu para pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) dalam mengoptimalkan proses produksi paving block berbahan limbah plastik ini. Metode yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini berupa sosialisasi, sharing knowledge dan praktek serta pendampingan pengembangan teknologi. Pada tahapan sosialisasi dan sharing knowledge narasumber menjelaskan mengenai sifat fisik dan mekanis paving block, pemilihan bahan baku utama dan tambahan serta pengetahuan dan keterampilan teknis terkait pembuatan paving block berbahan baku limbah plastik LDPE, termasuk konsultasi mengenai jenis sampah plastik yang dapat diolah, pada tahapan praktek, dilakukan praktek dan simulasi pembuatan sampel/contoh paving block, sedangkan pada tahap pendampingan dan pengembangan teknologi, narasumber memberikan bimbingan teknis lanjutan untuk mengoptimalkan penggunaan mesin dan teknologi dalam produksi paving block. Ini termasuk pemilihan alat yang tepat, pengaturan mesin, dan metode produksi yang efisien. Masyarakat setempat, khususnya anggota Karang Taruna, telah terlatih dalam pembuatan paving block berbahan dasar limbah plastik LDPE. Ini meliputi pengetahuan tentang pengolahan limbah, pencampuran bahan, hingga pencetakan paving block yang siap pakai. Limbah plastik jenis LDPE (Low-Density Polyethylene) yang sebelumnya mencemari lingkungan kini dimanfaatkan sebagai bahan baku utama dalam produksi paving block, sehingga mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.
Pelatihan Dan Pendampingan Pembuatan Paving Block Berbahan Baku Limbah Plastik HDPE Kelurahan Yosodadi, Kecamatan Metro Timur, Kota Metro Iskandar, Dadang; Kurniawan, Septyanto; Amran, Yusuf; Oktavia, Chica; Sriharyani, Leni; Prawati, Eri; Rolia, Eva; Hadijah, Ida; Putri, Feby Aristia; Permana, Arif Wahyu
SINAR SANG SURYA Vol 8, No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/sss.v8i2.3515

Abstract

Karang Taruna dan bank sampah Kelurahan Yosodadi Kecamatan Metro Timur Kota Metro merupakan salah satu Karang Taruna dan bank sampah yang telah melaksanakan program 3R (Reuse, Reduce, Recycle) sesuai dengan Peraturan Pemerintahan No 81 Tahun 2012 hal ini berlaku untuk pengolahan sampah domestik (Rumah Tangga) maupun no-domestik (industri) baik kategori organik maupun non-organik. Sudah banyak prestasi yang diperoleh oleh Karang Taruna Kelurahan Yosodadi Kecamatan Metro Timur Kota Metro, salah satunya adalah berhasil mewakili Kota Metro pada lomba desa tingkat Provinsi Lampung dimana karang taruna ini bekerjasama dengan bank sampah Mutiara 21 yang berada di Kelurahan Yosodadi Kota Metro dan Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Metro dalam pengembangan dan pemanfaatan limbah plastik jenis  HDPE yang dimanfaatkan sebagai bahan baku utama pembuatan paving block .Permasalahan dalam pengolahan dan pemanfaatan limbah sampah plastik jenis HDPE yang dapat membantu masyarakat khususnya Kelurahan Yosodadi dalam mengatasi permasalahan sampah plastik serta memberikan nilai tambah bagi masyarakat baik berupa edukasi maupun ekonomi.Metode yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini berupa sosialisasi, sharing knowledge dan praktek serta pendampingan pengembangan teknologi. Pada tahapan sosialisasi dan sharing knowledge narasumber menjelaskan mengenai sifat fisik dan mekanis paving block, pemilihan bahan baku utama dan tambahan,  termasuk konsultasi mengenai jenis sampah plastik yang dapat diolah, pada tahapan praktek, dilakukan praktek dan simulasi pembuatan sampel/contoh paving block, sedangkan padas tahap pendampingan dan pengembangan teknologi, nara sumber memberikan pemahaman terkait parameter dan standar mutu paving block serta pemaparan data-data hasil pengujian sifat fisik dan mekanis paving block di laboratorium. Kegiatan pengabdian masyarakat di karang taruna dan bank sampah mutiara 21 Kelurahan Yosodadi berlangsung dengan lancar dan memberikan hasil yang baik dan memuaskan. Antusiasme warga dalam sharing knowledge dan praktek menjadi tolak ukur keberhasilan kegiatan ini.
OPTIMALISASI PENGGUNAAN MATERIAL RAMAH LINGKUNGAN TERHADAP KINERJA BATA TAHAN API/FIRE BRICKS UNTUK KONSTRUKSI BERKELANJUTAN Amran, Yusuf; Pramono, Tedy; Oktavia, Chica
TAPAK [Teknologi Aplikasi Konstruksi] : Jurnal Program Studi Teknik Sipil Vol 14, No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/tp.v14i2.4184

Abstract

Tujuan utama peneliti dalam penelitian ini adalah ingin meningkatkan kualitas bata tahan api/fire bricks dengan menggunakan tambahan bahan berupa limbah batu bara dan serbuk daur ulang kaca. Selain meningkatkan kualitas bata tahan api/fire bricks, peneliti juga ingin mengurangi masalah limbah abu batu bara dan limbah kaca yang dapat menjadi bahaya lingkungan dan kesehatan jika tidak dikelola dengan benar. Pemanfaatan fly ash/limbah batu bara dan limbah kaca secara bijaksana serta penggunaan teknologi pengolahan yang tepat dapat membantu mengurangi bahaya yang ditimbulkan oleh limbah ini dimana nantinya juga mampu menekan biaya produksi yang otomatis juga dapat menghasilkan bata tahan api/fire bricks yang berkualitas, mudah dan murah.Berdasarkan pada hasil pengujian dan penelitian yang telah dilakukan, penambahan fly ash dan glass powder dengan komposisi 25% fly ash + 25% glass powder + 50% tanah lempung mampu menghasilkan bentuk fisik yang baik pada fire bricks berupa permukaan yang halus dan siku dibandingkan dengan bata konvensional. Fire bricks yang dihasilkan pada penelitian ini masih mempunyai kemampuan densitas, porositas dan penyerapan air yang cukup tinggi jika diparameterkan kepada standarisasi yang digunakan. Berdasarkan hasil pengujian kuat tekan yang telah dilakukan penggunaan fly ash dan glass powder  dengan komposisi 25% fly ash dan 25% glass powder serta 50% tanah lempung  mampu mengasilkan nilai kuat tekan rata – rata sebesar 169,267 kg/cm2 setara dengan 20,41 Mpa. Nilai ini sudah memenuhi kategori kelas I pada SNI 15-2094-2000 dimana fire bricks tipe/jenis ini sesuai/cocok untuk penggunaan/penerapan pada area konstruksi yang memerlukan ketahanan panas sedang, seperti dinding pembakaran boiler atau cerobong industri.  Sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan fly ash dan glass powder sesuai dengan komposisi disebutkan diatas mampu meningkatkan daya dukung fire bricks walaupun menggunakan metode produksi yang sangat sederhana/konvensional. Hal ini juga membuktikan bahwa penggunaan fly ash dan glass powder pada komposisi tertentu mampu memberikan dampak perubahan pada karakteristik fire bricks baik karakteristik fisik maupun mekanisnya.