Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Pengaruh Lama Waktu Fermentasi Kulit Pisang Siem (Musa x paradiciaca ABB (CV.”Pisang Siem”) terhadap Kadar Alkohol Jesica Ayu Indraswari; Maryanti Setyaningsih; Susilo Susilo
Al-Nafis: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 1, No 1 (2021): Al-Nafis: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : IAIN Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46339/al-nafis.v1i1.569

Abstract

This study aims to determine the effect of long fermentation time banana peel (Musa x paradiciaca ABB (cv. "Pisang Siem”) to the amount of alcohol. This research was conducted at Greenhouse FKIP UHAMKA in August-September 2015. The method used is experimental methods with completely randomized design (CRD). In this research there were 5 treatment each 6 replications. The treatment are P1, P2, P3, P4 and P5 with long fermentation time for 1 day, 3 days, 5 days, 7 days and 9 days. The results showed the level of alcohol in the treatment are 14,85% P1,19,33% P2,24,08% P3,28,23% P4 and17,21% P5.Statistical analysis showed that the treatment effect on parameters of alcohol. The high alcohol measure indicated in the treatment P4 is 28.23%. It can be concluded that the long fermentation time banana peel effect on alcohol measure. The results of the study of the effect of fermentation time on alcohol content showed a difference in the treatment. This may be because the microbes are in the exponential phase. The exponential phase is a phase when microbes experience rapid growth in which the number of cells increases exponentially with time. In the exponential phase, environmental conditions change, as substrates and nutrients are consumed while metabolism is produced.This study aims to determine the effect of long fermentation time banana peel (Musa x paradiciaca ABB (cv. "Pisang Siem”) to the amount of alcohol. This research was conducted at Greenhouse FKIP UHAMKA in August-September 2015. The method used is experimental methods with completely randomized design (CRD). In this research there were 5 treatment each 6 replications. The treatment are P1, P2, P3, P4 and P5 with long fermentation time for 1 day, 3 days, 5 days, 7 days and 9 days. The results showed the level of alcohol in the treatment are 14,85% P1,19,33% P2,24,08% P3,28,23% P4 and17,21% P5.Statistical analysis showed that the treatment effect on parameters of alcohol. The high alcohol measure indicated in the treatment P4 is 28.23%. It can be concluded that the long fermentation time banana peel effect on alcohol measure. The results of the study of the effect of fermentation time on alcohol content showed a difference in the treatment. This may be because the microbes are in the exponential phase. The exponential phase is a phase when microbes experience rapid growth in which the number of cells increases exponentially with time. In the exponential phase, environmental conditions change, as substrates and nutrients are consumed while metabolism is produced.
The Effect of Individual and Regional Characteristics on Commuting (Study on Gerbangkertosusila Area, East Java) Axellina Muara Setyanti; Khusnul Ashar; Susilo Susilo
e-2477-1929
Publisher : Institute of Research and Community Service, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.ijleg.2021.007.01.2

Abstract

Differences in economic opportunity, such as the difference between interregional wage gaps triggered the migration of workers to areas with higher wage rates, as happened in Gerbangkertosusila Area, East Java. In addition to economic factors such as wages, educational factor, age, marital status, unemployment and population number in many theories are also expressed to influence the tendency to migrate. On the other hand the denser urban area gives rise to commuting. Therefore, this study aims to determine the effect of individual and regional characteristics on labor migration in Gerbangkertosusila Area. Using multilevel binary logistic regression, the findings show that the variables significantly affecting commuting decision are age, marital status, secondary and higher education, wage gap and open unemployment rate. Furthermore, workers with a hingher tendency to commute are workers with individual characteristics of male, young, unmarried, highly educated, and self-employed, and with regional characteristics of smaller wage gap, higher open unemployment rate in the origin, and lower population on destination.
Hubungan antara Konsep Fisika dan Al-Quran: Analisis Pemahaman Siswa yang Berlatar Belakang Pondok Pesantren Hasbi Iskandar; Dody Rahayu Prasetyo; Sudarmin Sudarmin; Susilo Susilo; Mahardika Prasetya Aji
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pemahaman siswa yang berlatar belakang pondokpesantren dalam menghubungkan konsep fisika dan Al-Qur’an. Sebanyak 40 siswa madrasah aliyahyang terdiri dari 16 siswa laki-laki dan 24 siswa perempuan kelas XI di salah satu pondok pesantrendi Pati dijadikan sampel. Pengambilan data menggunakan tes pilihan ganda dengan satu jawabanterbuka dan alasan memilih jawaban. Tes ini berisi 2 premis yaitu terkait konsep fisika dan ayat AlQur’an dan disusun berdasarkan literatur. Selain itu, wawancara dibutuhkan untuk memperkuat data.Kemudian data tersebut dianalisis menggunakan teknik Miles dan Huberman. Hasil yang diperolehadalah pemahaman siswa dalam menghubungkan konsep fisika dan ayat Al-Qur’an terdapat empattipe yaitu: 1) bertolak belakang, 2) tidak berhubungan, 3) berhubungan secara tersirat, dan 4)berhubungan secara jelas. Pemahaman siswa yang menganggap sains dan Al-Qur’an bertolakbelakang dan tidak berhubungan dipengaruhi oleh sains lebih bersifat duniawi dan Al-Qur’an bersifatakhirati. Yang dominan salah satu diantaranya akan memiliki pemahaman “bertolak belakang”,sedangkan yang tidak membandingkan keduanya akan memiliki pemahaman “tidak berhubungan”.Untuk pemahaman siswa yang menganggap sains dan Al-Qur’an berhubungan secara tersiratdipengaruhi oleh keterkaitan secara bahasa sedangkan yang “berhubungan secara jelas”, dipengaruhioleh kuatnya doktrin dari guru/orang tua. Namun, pemahaman yang paling dominan di pondokpesantren adalah “berhubungan secara tersira"
KONTRIBUSI PENGAMATAN GEODESI MODERN DALAM MEMAHAMI DINAMIKA TEKTONIK DI INDONESIA: ESTIMASI KUTUB EULER LEMPENG MINOR SUNDA Dina Anggreni Sarsito; Susilo Susilo; Dhota Pradipta; Heri Andreas
Bulletin of Geology Vol 3 No 1 (2019): Bulletin of Geology
Publisher : Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB), Institut Teknologi Bandung (ITB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/bull.geol.2019.3.1.5

Abstract

Penentuan Kutub Euler Sesaat Resen pada saat ini adalah salah satu kontribusi bidang geodetik untuk penentuan geo-kinematik bumi menggunakan asumsi geometrik bola ideal. Parameter kutub Euler diestimasi berdasarkan perubahan kecepatan/ pergerakan minimal tiga stasiun GNSS-GPS yang terletak di zona rigid yang sama. Dengan menggunakan best fitting L2-Norm dari data observasi GNSS GPS pada tahun 1992-2017, hasil estimasi yang dihasilkan memberikan sensitivitas yang tidak homogen terhadap pola distribusi titik pengamatan. Residu absolut dari pengamatan terhadap hasil estimasi kecepatan kutub Euler akan menunjukkan keberadaan stasiun di dalam atau di luar zona rigid. Dengan menerapkan semua langkah yang disebutkan, nilai estimasi Kutub Euler Sesaat Resen dari blok mikro Sunda adalah di bawah 5mm/tahun untuk residu absolut dengan akurasi hingga 1mm/tahun, dengan demikian parameter ini dapat digunakan sebagai informasi geo-kinematik yang akurat. Kata kunci: Geodesi, Lempeng Minor, Sunda, Kutub Euler, L2-Norm Minimization
Membuat Kemasan pada Usaha Beras Jagung di Desa Pabuaran, Kec. Bantar Bolang, Kab. Pemalang Imam Gozali; Bambang Riyadi; Tasya Harsiami; Agus Wiyoso; Dwi Indah; Sisy Farah Adilah; Tanuri Tanuri; Rakiman Rakiman; RP Sigit Fiansyah; Susilo Susilo; Amalia Amalia; Syahrul Afifudin; Eko Supriyadi; Trista Rima Setya; Evi Nur Afidoh; Susi Afriyani; Lyan Audiah; Uci Tri Windarsih; Ilham Kurniawan; Ivan Kurniawan; Slamet Setia
Jurnal Kabar Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): JURNAL KABAR MASYARAKAT
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54066/jkb.v3i2.3059

Abstract

Community service activities (Abdimas) were carried out on July 30, 2023 with the topic of Making Packaging in the Business Jagung Rice in Pabuaran Village, Bantar Bolang District, Pemalang The background of the problems in this village is the lack of knowledge about techniques to market Corn Rice to a wider market. The purpose of this community service is to provide guidance on packaging techniques for homemade Jagung Rice products to become superior products of local wisdom of the Pabuaran community. The community service method is carried out with a participatory and educational approach, involving 10 residents, namely housewives. As a result of this service, the mothers can make better product packaging.
Peran Program Kepemudaan KIPAN Lampung dalam Pemberantasan Narkoba pada Generasi Muda Intan Rasita; Nayla Azizah; Mutiara Putri Syahrani; Teqi Prasetyo Sulaksono; Susilo Susilo
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 2 No. 5 (2025): Jurnal Ilmiah Nusantara
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v2i5.5302

Abstract

The Young Generation represents the future of the nation's struggle and human resources for national development. The young generation must be able to carry out roles and responsibilities that guarantee the sustainability of our nation and country, and act as agents of change. The study used a qualitative method with a descriptive approach as the main method in data collection, and the data in this method was collected through in-depth interview analysis with the general chairman of KIPAN Lampung as a resource person. The results of this study indicate that the involvement of the young generation in efforts to combat drugs shows their seriousness in facing this challenge, fighting to become a more positive group, and daring to voice the message "Say no to drugs.", excessive drug use causes significant changes in behavior and attitudes, resulting in reduced ability to reason, and emotional management, leading to deviant, and in overcoming these problems the government launched the anti-drug youth core cadre program (KIPAN), a leading initiative to prevent and eradicate drug trafficking in Indonesia, by involving the young generation as agents of change. This program provides training, education and services intended to prepare young leaders, who are committed to fighting drugs.
STRATEGI ADAPTIF UMKM KULINER DALAM MENGHADAPI TANTANGAN DIGITALISASI DI KOTA MEDAN Lokot Muda Harahap; Simon Herbeth Beekham Saragih; Susilo Susilo; Bintang Pajar Ramadhan; Agil Badawi
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 5 (2025): Oktober - November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital telah menjadi kekuatan utama yang mengubah struktur ekonomi global, termasuk sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menilai efektivitas strategi digital UMKM kuliner di Kota Medan dalam menghadapi tantangan digitalisasi berdasarkan kajian pustaka terbaru. Pendekatan penelitian ini bersifat kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data diperoleh dari berbagai jurnal nasional dan internasional periode 2023–2025 yang membahas strategi adaptif, digitalisasi, serta daya saing UMKM di era modern. Hasil kajian menunjukkan bahwa terdapat empat pilar utama strategi adaptif UMKM kuliner di Kota Medan, yakni: (1) penerapan pemasaran digital untuk memperluas jangkauan pasar, (2) inovasi produk dan diferensiasi yang relevan dengan tren konsumen, (3) kolaborasi dengan platform digital dan komunitas daring, serta (4) transformasi manajerial melalui peningkatan literasi digital dan kompetensi sumber daya manusia. Meskipun digitalisasi membuka peluang besar, masih terdapat kendala dalam aspek literasi, permodalan, dan kemampuan adaptasi. Penelitian ini menegaskan pentingnya pendekatan strategis yang holistik, yang tidak hanya mengandalkan teknologi, tetapi juga memperkuat faktor internal seperti kreativitas dan manajemen.
EVALUASI KEKUATAN STRUKTUR BANGUNAN TERHADAP BEBAN GEMPA DI WILAYAH RENTAN BENCANA DI KABUPATEN MAGETAN Susilo Susilo; Gamaliel K Jarek
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 10 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi kekuatan struktural bangunan terhadap beban gempa di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, yang terpapar risiko terkait Sesar Kendeng. Penelitian ini menggunakan wawancara, observasi lapangan, dan analisis dokumen untuk memperoleh data komprehensif mengenai desain struktur, kualitas material, kondisi tanah, dan penerapan standar ketahanan gempa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa banyak bangunan tua rentan terhadap gempa akibat distribusi beban horizontal yang tidak memadai dan penggunaan material yang tidak memenuhi standar SNI. Bangunan baru yang dirancang sesuai dengan SNI 1726:2019 menunjukkan peningkatan yang signifikan; namun, keterbatasan anggaran dan terbatasnya penerapan teknologi konstruksi modern, seperti isolator dasar dan sistem disipasi energi, masih menjadi tantangan. Kondisi tanah lunak dan potensi likuifaksi semakin memperparah kerusakan pada bangunan yang tidak dirancang dengan mempertimbangkan kondisi geologi setempat. Studi ini merekomendasikan penguatan pengawasan kepatuhan SNI, penerapan teknologi konstruksi modern, pelaksanaan evaluasi berkala terhadap bangunan yang ada, dan perencanaan berdasarkan studi geoteknik. Langkah-langkah ini diharapkan dapat meningkatkan ketahanan bangunan terhadap gempa bumi dan menjamin keselamatan penghuni di daerah rawan bencana.